cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 90 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI MELALUI PENGGUNAAN OBJEK LANGSUNG DAN KARTU KATA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI PADA SISWA KELAS XI IPB 1 DI SMA N 1 SAWAN ., Putu Ayu Mertasari Pinatih; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2946

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mengetahui dapat tidaknya penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMA IPB 1 Negeri 1 Sawan, (2) mengetahui aktivitas siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam keterampilan menulis paragraf deskripsi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, aktivitas siswa, dan respons siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis paragraf deskripsi siswa berkat diterapkannya model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata, yakni pada siklus I memperoleh skor rata-rata 75,86, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 80,55, (2) siswa terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan (3) siswa sangat setuju terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan model pembelajaran SAVI pada mata pelajaran yang lain.Kata Kunci : SAVI, objek langsung, kartu kata, paragraf deskripsi. Classroom Action Research (CAR) was aims to (1) determine whether or not the application of the SAVI learning model with the direct object and word cards improve the writing skills of a paragraph description in class XI SMA Negeri 1 Sawan IPB 1, (2) determibe the activity of the students in the application of the SAVI learning model with the use of the direct object and word cards in an effort to improve the skills of writing a paragraph description, and (3) describe the respons of the students in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in the description of paragraph writing skills. Subjects in this study were teachers and students of class XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Object of this study was the increasing of the result, student activities, and student responses in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards. Data collections methods that used in this study was a method of testing, observation, questionnaire, and interviews. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The result of this study were (1) the achievement of mastery of learning outcomes students to write a paragraph description because the implementation of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards, namely the first cycle gained an average score of 75,86, while in the second cycle the average value of the students was 80,55, (2) students were active in carrying out learning activities, and (3) students strongly greed to the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in learning to write a paragraph description. Based on these results, other researchers suggersted to apply the learning model on the other subjects.keyword : SAVI, direct object, word cards, paragraph description.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT BERPENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) PADA SISWA KELAS X TATA KECANTIKAN KULIT 1 DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Komang Ayu Damayanti; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3283

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif de¬ngan tujuan memaparkan (1) perencanaan pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek, (2) langkah-langkah pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek, dan (3) penilaian pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X Tata Kecantikan Kulit 1. Objek peneli¬tian ini adalah pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek. Metode yang digunakan da¬lam penelitian ini ialah metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bah¬wa perencanaan pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang telah yang dirancang oleh guru, sudah mencakup komponen – komponen RPP yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Namun, terdapat beberapa komponen yang masih perlu untuk diperbaiki dan dikembangkan terutama komponen sumber belajar dan materi pembelajaran. Kemudian langkah-langkah pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek pada siswa kelas X Tata Kecantikan Kulit 1 di SMK Negeri 2 Singaraja, guru menerapkan pada pendekatan saintifik. Langkah - langkah pembelajaran tersebut juga mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) guru masih kurang menerapkan tiga aspek penilaian autentik. Salah satunya penilaian sikap. Guru masih kurang dalam mempersiapkan rubrik penilaian sikap dan lembar pengamatan sikap yang dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan penilaian pada proses pembelajaran teks anekdot. Kata Kunci : teks anekdot, pendekatan saintifik, berbasis proyek This research used qualitative decriptive design in purpose to give some explaination, (1) the lesson planning of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique, (2) the learning steps that did by the teacher in learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique and (3) the assessment of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique. The subject of this sudy is the Indonesian Language teacher who teaches in the X grade class of Tata Kecantikan Kulit 1. The object of the study is learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique. The methods that used in this study were observation, interview, test and documentation.The result of this study shown that the lesson planning of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique which had been design by the teacher was including all components of lesson plan based on curriculum 2013. However, there were some of the components which need to be revised and improved, especially the source and the learning materials. Then the steps of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique to the tenth grade students of skin beauty class in SMK Negeri 2 Singaraja, the teacher used scientific approach. Those learning steps deal with pre-activities, whilst activities and post activities. The assessment of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique is not complete. It did not used the three authentic aspects of assessment. One of them is students’ attitude. The teacher did not prepare the students’ attitude rubric and attitude observation sheet which can be use as the resource of assessment in learning anecdoct text. keyword : anecdote text, scientific approach, project based learning
PENERAPAN STRATEGI KWL (KNOW, WANT TO KNOW, LEARNED) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA DI KELAS VII D SMP NEGERI 1 SAWAN ., Ni Putu Wiwik Candra Dewi; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3400

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan strategi KWL (Know, Want To Know, Learned) untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif di kelas VII D SMP Negeri 1 Sawan, (2) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan strategi KWL untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa di kelas VII D SMP Negeri 1 Sawan, (3) mendeskripsikan respons siswa di kelas VII D terhadap penerapan strategi KWL di SMP Negeri 1 Sawan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII D SMP Negeri 1 Sawan yang berjumlah 37 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan Strategi KWL. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar membaca intensif siswa berkat diterapkannya strategi KWL, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 69,92, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 77,9, dan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 84,6, (2) terdapat beberapa langkah penerapan strategi KWL antara lain Know, yaitu yang diketahui, Want To Know yang ingin diketahui, Learned adalah belajar dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan strategi KWL dalam pembelajaran membaca intensif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan (1) Penerapan strategi KWL dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa. (2) Langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan strategi KWL dalam pembelajaran membaca intensif sangat efektif dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa. (3) Penerapan strategi KWL pada pembelajaran membaca intensif mendapat respons positif dari siswa. Oleh karena itu, peneliti lain disarankan untuk menerapkan strategi KWL, sebagai salah satu strategi pembelajaran, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya.Kata Kunci : strategi KWL, membaca intensif Classroom Action Research (CAR) aims to (1) describe the application of strategies KWL (Know, Want To Know, Learned) to improve the ability of intensive reading in class VII D SMP Negeri 1 Sawan, (2) describe the implementation of measures to improve the KWL strategy intensive reading ability of students in class VII D SMP Negeri 1 Sawan, (3) describe the responses of students in class VII D to the KWL strategy implementation in SMP Negeri 1 Sawan. Subjects in this study were teachers and students of class VII D SMP Negeri 1 Sawan totaling 37 people. Object of this study was the increase in yield, the steps, and the response of students in the application of the KWL strategy. Data collection methods used in this study is a method of testing, observation, questionnaire / questionnaires, and interviews. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative description. The results of this study were (1) the achievement of mastery of learning outcomes of students thanks to the implementation of intensive reading KWL strategy, ie, on average pratindakan classical score 69.92, cycle I gained an average score of 77.9 classical, and the second cycle average value classical average students into 84.6, (2) there are several steps KWL strategy implementation among others Know, which is known, Want To Know who want to know, Learned is learning and (3) students responded very positively to the application of learning strategies in the KWL intensive reading. Based on these results, we can conclude (1) Application of KWL strategy can improve students' reading skills intensive. (2) The steps to be taken in applying the KWL strategy in highly effective teaching intensive reading can improve students' reading skills intensive. (3) application of learning strategies on intensive reading KWL received a positive response from students. Therefore, other researchers suggested to apply the KWL strategy, as a learning strategy, on the other language subjects in general and the Indonesian lesson, in particular.keyword : KWL strategy, intensive reading
PERILAKU VERBAL GURU DALAM PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 GIANYAR ., Ni Luh Komang Sri Majesty; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk perilaku verbal guru dalam pembelajaran sastra Indonesia di kelas, (2) fungsi perilaku verbal guru dalam pembelajaran sastra Indonesia di kelas, dan (3) jenis perilaku verbal guru dalam pembelajaran sastra Indonesia di kelas. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI SMA Negeri 1 Gianyar. Objek penelitian ini adalah perilaku verbal guru, meliputi bentuk, fungsi, dan jenis perilaku verbal dalam pembelajaran. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melaui metode observasi dan wawancara dengan instrumen alat perekam dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini adalah (1) bentuk perilaku verbal yang digunakan guru, yaitu deklaratif, interogatif (terbanyak), dan imperatif. (2) Fungsi tindak tutur yang muncul dalam tuturan guru adalah representative, direktif (terbanyak), ekspresif, komisif, dan deklarasi. (3) Jenis tuturan yang digunakan guru adalah jenis perilaku verbal langsung (lebih banyak) dan tidak langsung.Kata Kunci : perilaku verbal, guru, pembelajaran, sastra This study aimed at describing (1) the form of the verbal behavior of the teacher in the learning of Indonesian literature in the classroom, (2) the function of the verbal behavior of the teacher in the learning of Indonesian literature in the classroom, and (3) the types of the verbal behavior of the teacher in the learning of Indonesian literature in the classroom. This study used a descriptive qualitative design. The subject was the Indonesian literature teacher who taught XI class of SMA Negeri 1 Gianyar. The object of this study was the teacher’s verbal behavior including its form, function, and type of the verbal behavior in teaching and learning process. The data in this study were collected through observation and interview with a tape recorder and field note as the instruments. The results of this study were (1) the form of the verbal behavior used by teachers namely declarative, interrogative (at the most), and imperative. (2) The function of speech act occurred in the teacher’s speech was representative, directive (at the most), expressive, commissive, and declarations. (3) The types of speech used by teachers was the kind of direct (more) and indirect verbal behavior.keyword : verbal behavior, teacher, learning, literature
Penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif pada siswa kelas VIII.I SMP Negeri 1 Gerokgak ., Made Afpri Yantini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4156

Abstract

COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA RESPONSIF PADA SISWA KELAS VIII. I SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Md. Astika Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id  Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif  siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) mendeskripsikan meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa melalui model pembelajaran CIRC pada siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pemebalajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak dan objek yang dikaji adalah aktivitas guru dan siswa siswa selama pembelajaran membaca responsif dengan model pembelajaran CIRC, kemampuan membaca responsif siswa, dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran CIRC selama pembelajaran membaca responsif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran membaca responsif dengan menerapkan model pembelajaran CIRC. Hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Skor rerata siswa pratindakan adalah 69,7. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 79,8, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 82,7. Respons siswa yang berkenaan dengan minat, sikap, bakat, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 45 menjadi 47,02. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif siswa model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswaKata Kunci : model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswa LEARNING MODEL ASSEMBLING OF COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TO IMPROVE RESPONSIVE READING ABILITY FOR THE STUDENTS VIII. I CLASS SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Made Astika. Education major Indonesian Languange and Literature Ganesha Education University Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id    Abstract  The purpose of this research are (1) describe the teacher and students’ activity in learning model assembling of CIRC  to improve responsive reading ability for the student’s in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) describe to improve the students’ responsive reading ability through CIRC for the students in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, and (3) describe the students’ response to CIRC learning model to improve their responsive reading ability in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak. This research is a class action research. The subject are one of Indonesian teachers and the students in class VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak and the investigated object were the activity of the teacher and students during the learning process of responsive reading by CIRC model, the students’ responsive reading ability, and the students’ response to the learning model assembling of CIRC in responsive reading learning process. The collecting data used observation method, test, questioner, and interview. The data is analysed by quantitative and qualitative data analysis technique. The result of this research shows that there is the improvement of the teacher and students’ activity in learning responsive reading by assembling CIRC model. The result of learning also get the improvement. The average score of the pre test is 69,7. In first cycle, the score becomes 79,8, and then get the improvement in second cycle is 82,7. The students’ response that consider to the interest, attitude, talent, motivation, and the purpose also get the improvement from first cycle to second cycle, that is from 45 to be 47,02. The researcher suggests that the result of this research can be applied by the Indonesian teacher to improve the students responsive reading ability. CIRC model, responsive reading, students reading ability. keyword : CIRC model, responsive reading, students reading ability.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA (PEER TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISI TEKS DONGENG SISWA KELAS VII A1 DI SMP NEGERI 3 SAWAN ., I Wayan Budi Setiawan; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2389

Abstract

Abstrak Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan metode tutor sebaya untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi teks dongeng siswa kelas VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan, (2) mendeskripsikan peningkatan pemahaman isi teks dongeng dengan menggunakan metode tutor sebaya siswa kelas VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode tutor sebaya untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi teks dongeng siswa kelas VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 25 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil dan respons siswa dalam penerapan penerapan metode tutor sebaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar pemahaman isi teks dongeng siswa berkat diterapkannya penerapan metode tutor sebaya, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 70,76, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,39, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,00, (2) terdapat beberapa langkah penerapan penerapan metode tutor sebaya untuk meningkatkan kemampuan memahami isi teks dongeng. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran menemukan karakteristik, unsur-unsur intrinsik, hal-hal menarik dan membuat sinopsis dongeng, dan (3) siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan penerapan metode tutor sebaya. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan penerapan metode tutor sebaya, sebagai salah satu model pembelajaran inovatif, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia pada khususnya.Kata Kunci : Kata kunci: tutor sebaya, isi teks dongeng. Abstract This action research was aimed to (1) describe steps in implementing peer teaching method to improve students understanding upon the content of tales in class VIIA1 at SMP Negeri 3 Sawan, (2) describe the improvement of students understanding upon the content of tales in class VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan, and (3) describe students responses toward the implementation of peer teaching method to improve students understanding upon the content of tales in class VIIA1 t SMP Negeri 3 Sawan, Subjects of this study were 25 students of VII A. Objects of this study were steps, scores improvement and students responses in implementing peer teaching method. Data were collected by using test, observation and questionnaire and then analyzed both by using descriptive quantitative and descriptive qualitative. The result found in this study were (1) there was achieved mastery of learning outcomes by the students in understanding the content of tales after the implementation of peer teaching method of teaching, in which in the pretest the mean score was 70,76, first cycle obtained mean score of 74,39, while in the second cycle the mean score of the students was 79,00, (2) there were steps in implementing peer teaching method to improve students competency in understanding the content of tales. Those steps emphasized on finding characteristics, intrinsic elements, interesting terms, and making the synopsis of the tales, (3) students presented high positive responses toward the implementation of peer teaching. Based on the result of this study, other researchers is suggested to implement peer teaching method becomes one innovative method generally in teaching language and specifically in teaching Bahasa.keyword : Keywords: peer teaching, content of tales.
ANALISIS KESALAHAN BAHASA INDONESIA PADA ESAI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA: SEBUAH KAJIAN EJAAN, DIKSI, DAN STRUKTUR ., Ni Komang Ayu Sartika Dewi; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2592

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan memaparkan (1) kesalahan ejaan bahasa Indonesia dalam esai mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (2) kesalahan diksi bahasa Indonesia dalam esai mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan (3) kesalahan struktur bahasa Indonesia dalam esai mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Subjek penelitian ini adalah esai mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Objek penelitian ini adalah kesalahan penggunaan bahasa Indonesia dalam esai mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang meliputi aspek ejaan, diksi, dan struktur. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 35 jenis pemakaian ejaan, kesalahan yang ditemukan adalah sebanyak 45,71%. Kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah kesalahan pemakaian tanda koma, kemudian kesalahan pemakaian huruf kapital, penulisan kata depan di, ke, dari, unsur serapan, kata dasar, kata turunan, pemakaian tanda pisah, pemakaian huruf miring, penulisan partikel pun, penulisan lambang bilangan, pemakaian tanda titik, tanda hubung, tanda titik koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik. Sementara itu, dari sembilan jenis penggunaan diksi, kesalahan yang ditemukan sebanyak 66,66%. Kesalahan diksi yang paling banyak ditemukan adalah pemakaian kata yang salah, lalu, penggunaan kata bersinonim, kata depan, ungkapan penghubung, idiom, dan unsur bahasa sehari-hari. Selanjutnya, dari sembilan jenis kesalahan struktur, kesalahan yang ditemukan adalah sebanyak 77,78%. Kesalahan struktur yang paling banyak ditemukan adalah kesalahan keterpaduan kalimat, lalu, kesalahan keutuhan, keringkasan, dan keterpusatan perhatian kalimat. Kesalahan selanjutnya adalah pengimbuhan kata, hukum MD, hukum DM. Kesalahan-kesalahan yang ditemukan cenderung diulang-ulang, bahkan pengulangannya lebih daripada dua kali.Kata Kunci : kesalahan, bahasa Indonesia, esai This research used descriptive qualitative research design with the aim of exposing (1) Indonesian spelling errors in undergraduate students’ essay of Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (2) Indonesian diction errors in undergraduate students’ essay of Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, and (3) Indonesian structure errors in undergraduate students’ essay of Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. The subject of this research is the essay made by undergraduate student of Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. The object of this research is the errors in the use of Indonesian language in undergraduate students’ essay of Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia included some aspects such as spelling, diction, and structure. The method which was used to obtain data is documentation method. The result of this study showed that from the 35 types of spelling errors, it is found as much as 45.71%. The most frequent errors found in the use of Indonesian spelling is errors in the use of coma, the use of capital letter, the use of preposition di, ke, dari, unsur serapan, root, derivative word, the use of dashes, the use of italic word, the use of particle pun, number writing, the use of full stop, conjunctive symbol, semicolon, question mark, exclamation mark, and quotation mark. Meanwhile, from the nine of diction errors, it is found as much as 66,66%. Indonesian diction errors which are most commonly found is the use of the wrong word, followed by a synonymous word usage errors, preposition, conjunctive expression, idioms, and elements of everyday language. Furthermore, of the nine types of structural errors, mistakes found are as much as 77.78%. Error in Indonesian structure most commonly found is a sentence alignment error, followed by an integrity error, conciseness, and the centering attention of sentence. The other errors is affixation, the rule of MD, the rule of DM. Those errors found attend to occur repeatedly, even more than twice.keyword : error, Indonesian, essay
PENGGUNAAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENENTUKAN FAKTA DAN OPINI PADA TAJUK RENCANA BALI POST DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 SAWAN ., I Gusti Ngurah Oka Agustawan; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3246

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan teknik mind mapping dalam menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post, (2) mendeskripsikan aktivitas belajar mengajar dengan menggunakan teknik mind mapping dalam meningkatkan kemampuan siswa menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan teknik mind mapping dalam meningkatkan kemampuan siswa menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, aktivitas belajar mengajar dan respons siswa dalam penggunaan teknik mind mapping. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, metode kuesioner, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) ada peningkatan hasil belajar menentukan fakta dan opini siswa berkat diterapkannya teknik mind mapping, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 74,43, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 77, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 80,3, (2) siswa dan guru terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan teknik mind mapping pada pembelajaran menentukan fakta dan opini. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menggunakan teknik mind mapping, sebagai salah satu teknik pembelajaran inovatif, dalam pembelajaran menyimak, menulis, dan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya dan pada pelajaran bahasa yang lain pada umumnya.Kata Kunci : mind mapping, kemampuan siswa, menentukan fakta dan opini This Classroom Action Research (CAR) aimed at (1) describing the improvement of the students’ learning outcome in determining fact and opinion of the editorial Bali Post by using mind mapping technique, (2) describing the teaching learning activities in using mind mapping tecnique to improve the students’ ability in determining fact and opinion of the editorial Bali Post, and (3) describing the students’ response toward the use of mind mapping technique in improving their ability in determining fact and opinion of the editorial Bali Post. The subjects of this research were an Indonesian Language teacher and 23 students’ of class IX IPA 2 in SMA Negeri 1 Sawan. While, the objects of this research were the improvement result, teaching learning activities, and the students’ response toward the use of mind mapping technique. The method of data collections used in this research were in the form of test, observation, questionnaire, and interview. The data were analyzed by using descriptive quantitative and descriptive qualitative. The results of this research showed that (1) the improvement of the students’ learning outcome due to the implementation of mind mapping technique, which covered in the pre-action obtained classical mean score is 74,43, in the first cycle obtained classical mean score is 77, while in the second cycle obtained classical mean score is 80,3, (2) the teacher and the students’ were active in doing the learning activity, (3) the students’ showed positive response toward the use of mind mapping technique in determining fact and opinion. Based on the results of this research, other researchers are suggested to use mind mapping technique as one of inovative learning techniques, in the teaching learning, writing and speaking for Bahasa Indonesia subject specifically and for other languages subject generally.keyword : mind mapping, students’ ability, determining fact and opinion
TEKNIK KOREKSI DALAM EVALUASI HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KERAMBITAN ., Ni Putu Pande Trisna Yuni Paramitha; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3351

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) cara guru mempersiapkan pelaksanaan teknik koreksi dalam evaluasi hasil belajar menulis karangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kerambitan, (2) teknik koreksi yang digunakan guru dalam mengevaluasi hasil belajar menulis karangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kerambitan, dan (3) hambatan yang dialami guru dalam mengoreksi karangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kerambitan. Teori yang digunakan yaitu teori teknik koreksi, evaluasi, menulis, dan kesalahan bahasa dalam karangan. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia kelas XI IPA, IPB, dan IPS SMA Negeri 1 Kerambitan. Data pertama dan kedua diperoleh melalui metode kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data ketiga diperoleh melalui metode kuesioner dan wawancara. Melalui ketiga metode tersebut, data yang diperoleh diolah melalui empat tahapan, yaitu identifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah (1) ketiga responden, mempersiapkan pelaksanaan koreksi dengan cara yang sama, yaitu menyediakan rubrik penilaian dalam RPP; (2) teknik koreksi yang digunakan oleh guru yang mengajar di kelas XI IPB adalah teknik koreksi langsung, sedangkan guru atau responden yang mengajar di kelas XI IPA dan IPS adalah teknik koreksi campuran (teknik koreksi langsung dan teknik koreksi tidak langsung), dan (3) hambatan yang dialami ketiga responsden adalah (1) kesulitan dalam membaca tulisan siswa, (2) membutuhkan waktu yang lama dalam melakukan pengoreksian, dan (3) memerlukan konsentrasi yang tinggi dalam mengoreksi. Hambatan yang berkenaan dengan kurang jelasnya tulisan siswa disebabkan oleh (1) tulisan siswa yang cenderung kurang rapi dan kurang bersih, (2) penulisan huruf atau kata yang terlalu rapat, dan (3) bentuk huruf yang sulit dibaca. Penyediaan waktu yang cukup lama juga menjadi kendala bagi guru dalam mengoreksi karangan siswa karena guru membutuhkan konsentrasi tinggi dalam mengoreksi karangan siswa, di samping karena guru membutuhkan kejelian dan ketelitian dalam mengoreksi karangan.Kata Kunci : teknik koreksi, evaluasi, karangan This qualitative descriptive study aims to describe (1) how teachers prepare for the implementation of the correction techniques in the evaluation of learning outcomes essay writing class XI student of SMA Negeri 1 Kerambitan, (2) correction techniques used by teachers in evaluating learning outcomes essay writing class XI student of SMA Negeri 1 Kerambitan, and (3) barriers experienced by teachers in correcting student essays in class XI SMA Negeri 1 Kerambitan. The theory used is the theory of correction techniques, evaluation, writing, and language errors in the article. Subjects were Indonesian teacher class XI Science, IPB, IPS and SMA Negeri 1 Kerambitan. The first and second data obtained through questionnaires, interviews, and documentation. The third data obtained through questionnaires and interviews. Through these three methods, the data obtained were processed through four steps, namely the identification of data, classification of data, presentation of data, and drawing conclusions. The findings in this study were (1) the third respondent, prepare for the implementation of the correction in the same way, which is to provide an assessment rubric in the RPP; (2) correction techniques used by the teacher in class XI IPB is a direct correction techniques, while the teacher or from those who have taught in class XI science and social studies is a mixture correction techniques (techniques immediate correction and correction techniques are not directly), and (3) barriers experienced by third responsden are (1) difficulty in reading the students, (2) take a long time to do the correction, and (3) require high concentrations in correcting. Barriers related to the students' lack of clarity caused by (1) writing students tend to be less neat and clean less, (2) writing letters or words that are too tight, and (3) the form of the letters difficult to read. Provision of a long time is also an obstacle for teachers in correcting student essays for teachers requires a high concentration in correcting student essays, as well as the teacher requires carefulness and accuracy in correcting essays.keyword : correction techniques, evaluations, essay
Pembinaan Ekstrakurikuler Majalah Dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara ., Ni Made Dian Dwi Jayanti; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan keberadaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara; (2) mendeskripsikan proses pembinaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah ekstrakurikuler majalah dinding. Objek penelitian ini adalah keberadaan dan proses ekstrakurikuler majalah dinding. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ekstrakurikuler majalah dinding diatur berdasarkan surat keputusan kepala sekolah, pelaksanaannya berdasarkan program kerja yang dirancang oleh guru Bahasa Indonesia sekaligus sebagai pembina ekstrakurikuler majalah dinding, siswa yang mengikuti ekstrakurikuler majalah dinding dominan diikuti oleh siswi perempuan; (2) proses pembinaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara memiliki cara yang berbeda-beda sesuai dengan keadaan sekolah.Kata Kunci : Kata kunci: ekstrakurikuler majalah dinding dan pembinaan This research is a qualitative descriptive study aimed to (1) describe the existence of walls magazine in Junior High School in Negara sub-district, (2) describing the process of building a wall magazine in Junior High School in Negara sub-district. This research is descriptive qualitative research. The subject of this study is extracurricular of wall magazines. Object of this research is the existence and process of extracurricular of wall magazine. The method used collect the cata are observation, interviews, and documentation. This research used qualitative descriptive analysis techniques to analyse the data. The results of this study indicate that (1) the existence of extraculicullar of wall magazine by the headmaster decision letter and its implementation based on the work program that has been designed by the Indonesian language teachers at once become the founder of extraculicullar of wall magazine, Students who dominant to follow the extraculicullar of wall magazine are female students (2) the process of founding extraculicullar of wall magazine at Junior High School in Negara sub-district has different ways.keyword : The extraculicullar of walls magazine and founding