cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 93 Documents clear
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS VII A4 SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Ketut Juliawati; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6254

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal pada siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) pelaksanaan pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal pada siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja, (3) evaluasi pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal pada siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja dan guru bahasa Indonesia kelas VII A4 SMP Negeri 1 singaraja. Objek penelitian ini adalah pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran. Ketiga tahapan tersebut meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) lengkap berdasarkan komponen-komponen RPP pada kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan aktivitas siswa. Aktivitas yang dilakukan oleh guru meliputi tiga kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi, penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tulis dan tes lisan, dan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik tes praktik. Kata Kunci : Menulis, teks hasil observasi, kearifan lokal. This research aims to describe, (1) teaching and learning plan of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMP N 1) Singaraja, (2) teaching and learning implementation of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMP N 1) Singaraja, (3) teaching and learning evalution of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMPN 1) Singaraja. The informans of this research are the students of Private Yunior High School 1 (SMPN 1) Singaraja and the teacher of Indonesian Languae at class VII A4 of Private Yunior High School 1 (SMPN 1) Singaraja. The reasearch object of this research is the learning of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMP N 1) Singaraja. This research used descriptive qualitative design. The research found that teacher has done three steps of studying and learning process. They are teaching and learning plan, teaching and learning implementation, and teaching and learning evaluation. On teaching and learning plan, teacher made a complete lesson plan based on the curriculum 2013. There are two activities on learning implementation, they are teaher’s activity and student’s activity. The teacher’s activity is devided into three steps; introduction, content, and closing. The evaluation done by the teacher involved attitude competence evaluation with obervation technique, knowledge competence evaluation with spoken and written technique, and skill competence evaluation with practical technique.keyword : Writing, obervation result text, local learning.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ARGUMENTASI DI MA SYAMSUL HUDA TEGALLINGGAH ., Imas Mastiah; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6788

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan (1) implementasi pengintegrasian pendidikan karakter dalam perencanaan pembelajaran menulis argumentasi di MA Syamsul Huda Tegallinggah; (2) implementasi pendidikan karakter dalam pelaksanaan pembelajaran menulis argumentasi di MA Syamsul Huda Tegallinggah; dan (3) implementasi pendidikan karakter dalam penilaian pembelajaran menulis argumentasi di MA Syamsul Huda Tegallinggah. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas X di MA Syamsul Huda Tegallinggah dan objek penelitian adalah implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis argumentasi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui ketiga metode tersebut diolah melalui beberapa tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran menulis argumentasi di MA Syamsul Huda Tegallinggah sudah mengintegrasikan nilai pendidikan karakter pada RPP; (2) pelaksanaan pembelajaran menulis argumentasi di MA Syamsul Huda Tegallinggah secara keseluruhan sudah mengimplementasikan nilai pendidikan karakter pada langkah-langkah pembelajaran; dan (3) penilaian pembelajaran menulis argumentasi di MA Syamsul Huda Tegallinggah belum mengimplementasikan pendidikan karakter. Fokus penilaian yang dilakukan oleh guru masih pada aspek kognitif siswa saja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis argumentasi di MA Syamsul Huda Tegallinggah belum sepenuhnya dilaksanakan oleh guru.Kata Kunci : pembelajaran menulis argumentasi, pendidikan karakter This study used a descriptive qualitative research design aimed at describing (1) implementation of the integration of character education in lesson planning to write arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah; (2) the implementation of character education in learning to write arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah; and (3) the implementation of character education in the assessment of learning to write arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah. The subjects were the teacher of Indonesian language who taught at Class X at MA Syamsul Huda Tegallinggah and the object was the implementation of character education in teaching how to write arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah. The study used observation, interview and documentation methods for collecting the data. The data were processed by following the steps: (1) data reduction, (2) data display, and (3) conclusion drawing/verification. The results showed that (1) the planning of character education in learning to write arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah the teacher has implemented character education values in the lesson plans; (2) the implementation of of the teaching of writing arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah as a whole have implemented education values in learning steps; and (3) in assessing the learning achievement in the learning to write arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah, the teacher not been implemented character education values. The focus of the assessment carried out by the teacher still on the cognitive aspects of students only. It can be concluded that the implementation of character education in learning to write arguments at MA Syamsul Huda Tegallinggah has not been fully implemented by the teacher.keyword : learning to write arguments, character education
Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Pembelajaran Bermain Peran pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura ., Nyoman Tri Purnamijayanthi; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura; (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru saat menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura. Objek penelitian ini yaitu penerapan strategi pembelajaan berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kedua subjek (guru) telah menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran sesuai dengan sintaks pembelajaran berbasis masalah, yakni (a) orientasi siswa pada masalah (b) mengorganisasikan siswa untuk belajar (c) membimbing penyelidikan individu ataupun kelompok (d) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan (e) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah; (2) kendala-kendala yang dihadapi guru saat menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran terletak pada aspek guru, peserta didik serta sarana dan prasarana; (3) mengacu pada hasil kuesioner, siswa memberikan respons positif terhadap penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran yaitu dari 25 siswa (VIIIC), sebanyak 22 orang (88%) memberikan respons positif. Sementara, dari 22 siswa (VIIIH), sebanyak 21 orang (95,44%) memberikan respons positif.Kata Kunci : strategi pembelajaran berbasis masalah, bermain peran This study aims to (1) describe the application of problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura; (2) describe the problems that teachers face when implementing problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura; and (3) describe the students’ responses to the application of problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura. This study used a qualitative and quantitative descriptive research design. The subjects were teachers and students of VIII class SMP Negeri 5 Amlapura. This research object is problem based learning strategy implementation in role play learning. Data collection method is used the method of observation, documentation, interviews, and questionnaires / questionnaire. Data were analyzed by using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive. The results of this study show that (1) the two subjects (teachers) have to apply problem-based learning strategies in role play learning in accordance with the syntax of problem-based learning, those are (a) the students orientation on the problem (b) organizing students to learn (c) guide the individual or group observation (d) develop and show the work result dan (e) analize and evaluate the problem solving process; (2) the problems faced by teachers in implementing problem-based learning strategies in role play learning lies in the aspects of teachers, learners, and infrastructures; (3) refers to the results of the questionnaire, the students give a positive response to the application of problem-based learning strategies in role play learning those are from the 25 students (VIIIC), 22 people (88%) gave a positive response. Meanwhile, of the 22 students (VIIIH), as many as 21 people (95.44%) gave a positive response.keyword : problem-based learning strategy, role playing
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM TEKS ANEKDOT PADA KELAS X DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA: TINJAUAN DARI SEGI VALIDITAS ISI DAN PEMANFAATAN HASIL EVALUASI ., Ni Putu Ayu Novi Arini; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (2) validitas isi tes dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (3) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (4) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh siswa dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Singaraja dan (2) siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, kuesioner/angket, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) identifikasi data, (2) rediksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah sesuai dengan isi silabus dan setiap butir soal sudah menunjukkan secara jelas kompetensi dasar yang akan diukur, (2) Setiap butir soal yang digunakan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah valid dari segi validitas isi dan tergolong memiliki tingkat validitas yang tinggi, (3) Guru telah memanfaatkan hasil evaluasi untuk berbagai kepentingan pembelanjaran, dan (4) Pemanfaatan hasil evaluasi bagi siswa tidak hanya untuk kepentingan evaluasi pembelajaran. Adapun manfaat yang diperoleh siswa dari hasil evaluasi, yaitu untuk kepentingan evaluasi proses belajar pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Kata Kunci : Evaluasi, teks anekdot, validitas isi, pemanfaatan hasil This research aimed to describe of (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotal text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (2) content validity test in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (3) utilizing the results of the evaluation by the teacher in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (4) utilizing the results of the evaluation by the students in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja. To achieve these objectives, the researchers used a qualitative descriptive design. The subjects were is (1) Bahasa Indonesia teacher of X class SMA Negeri 1 Singaraja and (2) students in X class SMA Negeri 1 Singaraja. Collecting data in this research using the methods of documentation, questionnaires / questionnaire, and interviews. Data were analyzed using descriptive techniques using the following procedure (1) identification of data, (2) data reduction, (3) presentation of data, and (4) conclusions. These reserch results indicate that (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotes text is in conformity with the contents of the syllabus and each item has been clearly demonstrated basic competence to be measured, (2) Every tests item that is used in the evaluation of learning anecdotes text is valid in terms of content validity and classified as having a high degree of validity, (3) Teachers have made use of evaluation results for various learning needs, and (4) Utilization of evaluation results for students not only for the sake of learning evaluation. The benefits derived from the results of the evaluation of students, namely for the purpose of evaluation and learning process in the classroom and outside the classroom. keyword : Evaluation, anecdotal text, content validity, the utilization of
PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA MELALUI PEMODELAN DI KELAS XI IPS MA SYAMSUL HUDA TEGALLINGGAH ., Kiki Aulia Rizki; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5291

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan (1) pembelajaran menulis naskah drama melalui pemodelan dan (2) hambatan-hambatan yang dihadapi oleh siswa dalam belajar menulis naskah drama melalui pemodelan. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas XI IPS MA Syamsul Huda Tegallinggah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui ketiga metode tersebut diolah melalui beberapa tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) klasifikasi data, (3) penyajian data, dan (4) pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa pembelajaran menulis naskah drama melalui pemodelan pada siswa kelas XI IPS MA Syamsul Huda Tegallinggah sudah berhasil dengan baik. Hal ini terbukti dari hasil yang dicapai oleh siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama melalui pemodelan. Empat kelompok sudah mencapai nilai di atas KKM. Dalam pembelajaran menulis naskah drama melalui pemodelan, guru menggunakan beberapa metode, yaitu metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Hambatan-hambatan yang dihadapi siswa ketika belajar menulis naskah drama melalui pemodelan adalah kekurangmampuan siswa memperagakan naskah drama dalam dialog dan kekurang mampuan siswa dalam menciptakan puncak atau klimaks mengenai permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan sumbangan konseptual pada pendidikan bahasa, khususnya, pembelajaran menulis naskah drama melalui pemodelan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya sastra drama. Kata Kunci : pembelajaran menulis, naskah drama, pemodelan dalam drama This descriptive study aims to describe (1) the learning playwriting through modeling and (2) the barriers faced by students in learning playwriting through modeling. The subjects were students and teachers in class XI IPS Syamsul Huda MA Tegallinggah. Collecting data in this study using observation, interviews, and documentation. The data obtained through these three methods is processed through several stages, namely (1) data reduction, (2) classification of data, (3) presentation of data, and (4) making the conclusion. General research results prove that learning playwriting through modeling in class XI IPS Syamsul Huda MA Tegallinggah been successful. This is evident from the results achieved by students in learning playwriting through modeling. Four groups had reached a value above the KKM. In learning playwriting through modeling, the teacher uses several methods, namely lectures, discussions, question and answer, and assignment. Barriers faced by students when studying playwriting through modeling is demonstrated incapacity student plays in the dialogue and lack of ability of students in creating a peak or climax of the problems faced. This study is useful to provide a conceptual contribution to the language education, in particular, learning playwriting through modeling as a token of appreciation for the literary works of drama.keyword : learning writing, plays, modeling in drama
ANALISIS SOAL ULANGAN UMUM MATERI AJAR TEKS FAKTUAL BUATAN GURU BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA DITINJAU DARI KESESUAIAN KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR ., Dewa Ayu Sri Wisnontari; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji kecukupan penjabaran kompetensi dasar ke dalam indikator pembelajaran, (2) mengkaji kesesuaian soal ulangan umum dengan indikator pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah soal ulangan umum materi ajar teks faktual buatan guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah kesesuaian kompetensi dasar dan indikator. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) tidak semua kompetensi dasar memiliki beberapa indikator. Padahal, seharusnya satu kompetensi dasar memiliki beberapa indikator, (2) tidak semua soal ulangan umum sesuai dengan indikator. Seharusnya, guru memperhitungkan kecukupan penjabaran kompetensi dasar ke dalam indikator agar mampu mengukur hasil ketercapaian siswa secara maksimal. Kemudian guru juga seharusnya memperhitungkan kesesuaian soal ulangan umum dengan indikator pembelajaran agar soal yang digunakan sebagai alat ukur tidak melenceng dari yang telah diajarkan sehari-hari.Kata Kunci : soal teks faktual, kompetensi dasar, indikator. This study aims to (1) assess the adequacy of the translation of basic competencies in learning indicators, (2) assess the suitability of the general test questions with indicators of learning. This type of research used in this research is descriptive qualitative. Subjects in this study is a matter of common restating factual text teaching materials made in Indonesian teacher at SMAN 1 Singaraja. The object of this research is the suitability of basic competencies and indicators. Data collection methods used in this study is the method of documentation. Results of this study are (1) not all the basic competencies have some indicators. In fact, should have a basic competency has several indicators, (2) not all a matter of general tests in accordance with the indicator. Supposedly, the adequacy of the translation of teachers calculate basic competence in the indicators to be able to measure the results of student achievement to the fullest. Then the teacher should also calculate general suitability test questions with indicators of learning that questions used as a measuring tool not to deviate from that has been taught everyday.keyword : a matter of factual texts, basic competence, indicator.
ANALISIS KOMPONEN LATAR BELAKANG KARYA ILMIAH SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 NEGARA ., Putu Kartika Sari; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) kelengkapan komponen latar belakang karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara, dan (2) komponen yang luput dalam latar belakang karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara. Subjek penelitian ini adalah hasil karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara dan objek penelitian ini adalah komponen latar belakang karya ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi yang difokuskan kepada hasil karya ilmiah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Negara. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Tidak ditemukan latar belakang yang lengkap memuat lima komponen yang harus ada dalam latar belakang dari semua latar belakang karya ilmiah yang dianalisis. Dari semua karya ilmiah yang di analisis, hanya 67% karya ilmiah yang mengandung beberapa komponen, diantaranya komponen pertama yaitu mengemukakan alasan penting masalah pokok penelitian, komponen kedua yaitu mengemukakan masalah empiris yang ada pada masalah pokok, dan komponen ketiga yaitu mengemukakan faktor-faktor yang memengaruhi masalah pokok, dan (2) Komponen latar belakang dalam karya ilmiah siswa yang dominan luput adalah komponen keempat, yaitu mengemukakan masalah empiris yang ada dalam setiap faktor, dan komponen kelima yaitu memilih satu atau lebih faktor yang dianggap penting untuk dijadikan variabel bebas atau variabel independen.Kata Kunci : Latar belakang, karya ilmiah, siswa This study aims to assess (1) the completeness of the background component of scientific work class XII student of SMAN 1 state, and (2) the components that escaped in the background of the scientific work class XII student of SMAN 1 state. Subjects of this study is the result of scientific work class XII student of SMAN 1 state and the object of this study is a component of the background of the scientific work of students. This research uses documentation method that focuses on the results of scientific work class XII student of SMAN 1 state. The research is a qualitative description. Results of this study were (1) There were no complete background includes five components that must be present in the background of all background scientific papers are analyzed. Of all the scientific work in the analysis, only 67% of scientific papers which contain several components, including the first component is put forward important reasons subject matter of research, a second component that is put forward empirical problems that exist on the subject matter, and a third component that suggests factors affect the main problem, and (2) Components of the background in the scientific work of students whose dominant missed is the fourth component, namely the proposed empirical problems that exist in every factor, and the fifth component is to choose one or more factors that are considered important to be independent variable or variables independent.keyword : background, scientific papers, students
PEMBELAJARAN MENULIS OPINI BERBASIS MEDIA VIDEO BERITA DI TELEVISI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SAWAN ., Ni Made Dwijayanti Rahayu; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran, hasil belajar opini, dan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pembelajaran berbasis media video berita di televisi yang telah dilaksanakan oleh Ibu Darmayani Bukian, S.Pd. melalui tiga tahapan, yakni kegiatan awal yang terdiri dari melakukan apersepsi, menyampaikan KD, indikator, dan langkah-langkah pembelajaran, kegiatan inti dilakukan dengan menjelaskan materi, pemutaran video, dan penugasan menulis opini, dan pada kegiatan akhir guru mengomentari proses pembelajaran, merangkum pembelajaran, dan memberikan refleksi, (2) hasil tes unjuk kerja menunjukkan nilai rata-rata siswa dalam menulis opini berbasis video berita di televisi adalah 63,35 (cukup), (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi positif dengan skor rata-rata 23,53 (positif). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar penggunaan media dalam pembelajaran menulis opini harus disertai pendekatan yang tepat pula. Kata Kunci : pembelajaran menulis opini, video berita, televisi This research aimed to (1) describe writing opinion learning based on news video in television, (2) describe students’ learning results of opinion writing learning based on news video in television, and (3) describe students’ responses forward opinion writing learning based on news in television. The subject of this study was the teacher and the students of X.2 of SMA Negeri 1 Sawan consisted of 23 students. The objects of this study were learning process, the result of learning opinion, and students’ responses in writing opinion learning using media-based video news in television. Data collection method used were observation method, test, and questionnaire. Data analysis used were descriptive qualitative technique and descriptive quantitative. The result of this study showed that (1) the learning using media-based video news in television had been conducted by Mrs. Darmayani Bukian, S.Pd. trough there steps, namely pre-activity consisted of conducting apperception, delivering basic competences, indicators and learning steps, core activity conducted by explaining material, playing video, and given writing opinion task, and at the end of the learning teacher commented the process of learning, concluded the learning and gave reflection, (2) the result of performance test showed that the mean score of the students in writing opinion based on news video in television was 63,35 (enough), (3) the students’ responses in conducting writing opinion based on news video in television was positive with mean score 23,53 (positive). Based on the reseach result of this study, the researcher suggests the use of media in writing opinion learning should be accpmpanied by appropriate approach.keyword : opinion writing learning, news video, television
DIGLOSIA GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XA SMA NEGERI 2 SEMARAPURA ., Deva Nirmala Sugita; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6600

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas XA SMA Negeri 2 Semarapura dengan objek penelitian kebocoran diglosia. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi untuk mencari data mengenai kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan metode wawancara digunakan untuk mencari data mengenai faktor penyebab kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dalam penelitian ini ditemukan (1) kebocoran diglosia berjumlah 35 kebocoran, (2) faktor penyebab kebocoran diglosia adalah latar belakang siswa yang sebagian besar berasal dari desa. Simpulan dari penelitian ini, pertama, kebocoran diglosia guru dalam setiap pertemuan semakin meningkat. Kebocoran diglosia guru banyak terjadi pada penyebutan nama diri, penggunaan bahasa baku dan nonbaku, penggunaan bahasa Bali, dan penggunaan bahasa Inggris. Kedua, faktor penyebab kebocoran diglosia guru adalah latar belakang siswa yang sebagian besar berasal dari desa dan kemampuan siswa dalam memahami arti kata dalam bahasa Indonesia masih kurang. Kenyataan ini membuktikan bahwa teori diglosia memang kebenarannya tidak perlu diragukan tetapi dalam penerapannya masih butuh waktu yang lama.Kata Kunci : diglosia, diglosia guru, kebocoran diglosia This descriptive research aims to (1) describe the dyglossia leakage of teacher on Indonesian language learning, (2) describe the causative factors of the leaks dyglossia teacher in Indonesian language learning. The subjects ini this research is Indonesian language’s teacher of XA SMA Negeri 2 Semarapura with the object is dyglossia leakage. The data in this research is collected through observation method to find data about dyglossia leakage of the techer in the Indonesian language learning and the interview method is used to find data about causative factors of the dyglossia leakage of teacher in the Indonesian language learning. In this research found (1) dyglossia leakage amount 35 mistakes, (2) the causative factors of dyglossia leakage is the background of students that most of them come from the village. The conclusion of this research, first, diglossia leakage of the teacher many occur at the mention of self, useness of standard language and non standard, useness baliness language, and useness English. Second, causative factors dyglossia leakage of teacher is the background of students that most of them come from the village and the ability of students to understand the meaning of words in Indonesian is still lacking. This fact proves that the truth of dyglossia theory no doubt but in its implementation still need long time.keyword : diglossia, teacher’s diglossia, diglossia leakage
KUALITAS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DARI SEGI TARAF KESUKARAN, DAYA PEMBEDA, DAN FUNGSI PENGECOH ., Ni Kadek Ratna Wati; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.7202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas XI SMA Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 dari segi taraf kesukaran soal, daya pembeda soal, fungsi pengecoh, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal ulangan akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri 2 Singaraja. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI dan objeknya adalah kualitas butir soal serta kendala-kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal ulangan akhir semester. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI memiliki taraf kesukaran yang berkualitas karena sebanyak 21 soal (42%) sudah berada pada taraf kesukaran sedang. (2) butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI memiliki daya pembeda yang kurang berkualitas karena sebanyak 35 soal (70)%) berada pada daya pembeda yang tidak memadai. (3) butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI memiliki fungsi pengecoh yang kurang berkualitas karena sebanyak 128 distraktor (64%) belum berfungsi sebagai pengecoh yang memadai. (4) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia dalam penyusunan soal ulangan akhir semester ganjil kelas XI yakni dari segi teknis seperti penyusunan option, penyebaran domain, pembatasan materi, penentuan waktu terkait jumlah soal yang dibuat, serta dari segi konten, yaitu kurangnya penguasaan atau wawasan guru dalam merumuskan konten bahasa dan sastra Indonesia dalam soal.Kata Kunci : kualitas, butir soal, bahasa Indonesia This study aimed to describe the quality of the final exam items bahasa Indonesia class XI SMA Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016 in terms of difficulty index, different power, the function of detractors, and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in preparation of final exam questions. The design of this research is descriptive quantitative and qualitative descriptive. The subject of this study is the final exam items bahasa Indonesia class XI and and the object is the quality of the final exam items and and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in the preparation of final exam questions semester. The method that used in collecting data were documentation method and interview method. The result of this study indicated that (1) final exam items bahasa Indonesia class XI has a quality level of difficulty as many as 21 items (42%) already on the medium difficulty level. (2) final exam items bahasa Indonesia class XI has a different power that is less qualified for a total of 35 items (70)%) are in distinguishing inadequate. (3) final exam items bahasa Indonesia class XI has the function of posing less qualified as much as 128 distractor (64%) were not functioning as posing sufficient. (4) the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in the preparation of final exam questions semester of class XI namely in terms of technical as preparation option, domain deployment, capping material, the timing related to the number of questions that are made, as well as in terms of content, namely the lack of mastery or knowledge of teachers in formulating the content bahasa Indonesia and literature in the matter.keyword : quality, items, bahasa Indonesia

Page 5 of 10 | Total Record : 93