cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2017):" : 75 Documents clear
PENGARUH METODE NUMBERED HEADS TOGETHER YANG DIPADUKAN DENGAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA KELAS VIII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Widiastini; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017, (2) ada atau tidaknya pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing terhadap hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar membaca. Data hasil belajar membaca siswa dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja adalah 17,61 pada skala sangat tinggi dan 8,9 dengan skala cukup, (2) ada pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing terhadap hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Hasil analisis uji-t menunjukkan t_hitung lebih besar dari t_tabel yaitu 11,3>1,67. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar membaca siswa kelompok eksperimen dan kontrol adalah signifikan. Ini berarti, terdapat pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing terhadap hasil belajar membaca. Adapun saran dalam penelitian ini, yaitu (1) guru dan sekolah dapat mempertimbangkan pembelajaran membaca dengan menggunakan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing, (2) peneliti lain dapat menambahkan variabel moderator untuk memperkuat hubungan antarvariabel.Kata Kunci : metode pembelajaran, hasil belajar membaca This research aims to understand (1) of the results of students’ learning to read of the eighth grade students of Junior High School Laboratorium Undiksha in academic year 2016/2017, (2) whether or not there was any influence of the use of Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing to the results of students’ learning to read of the eighth grade students of Junior High School Laboratorium Undiksha in academic year 2016/2017. The type of research used is quasi-experimental research. Data were collected by using the test results of learning to read. The data of students’ learning to read were analyzed using descriptive statistics and inferential.The result of the research shows that (1) the result of students’ learning to read eighth grade of SMP Laboratory Undiksha Singaraja is 17,61 on a very high scale and 8,9 with enough scale; (2) there is an influence of the used of Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing the results of students’ learning to read of the eighth grade students of Junior High School Laboratorium Undiksha in academic year 2016/2017. The results of t-test analysis show that t-count is greater than ttable namely 11,3 > 1,67. It can be concluded that the results of learning to read of students group experimental and control are significant. This means that there is an influence of the used of Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing to the results of students’ learning to read. As for suggestions for this research, which are (1) teachers and schools may consider learning to read by using the Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing, (2) other researchers can add variable moderated to strengthen links between keyword : learning methods, results of learning to read
Analisis Pola Kalimat Kompleks pada Teks Karya Siswa Ujian Praktik Kelas XII di SMA Negeri 8 Denpasar Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Ni Nyoman Ayu Juita Ersani; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11597

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kompetensi penggunaan konjungsi pada kalimat kompleks karya siswa ujian praktik kelas XII di SMA Negeri 8 Denpasar dan (2) kompetensi penggunaan pola kalimat kompleks karya siswa ujian praktik kelas XII di SMA Negeri 8 Denpasar berkenaan dengan hubungan antarklausanya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kompetensi siswa dalam menggunakan konjungsi atau konjungtor pada kalimat kompleks dapat dikatakan baik karena kesalahan yang ditemukan oleh peneliti hanya 12 buah atau 16,6 % dan kompetensi siswa dalam menggunaan pola kalimat kompleks berkenaan dengan hubungan antarklausanya terbilang sangat baik karena tidak ditemukannya kesalahan dalam penggunaannya.Kata Kunci : konjungsi, kalimat kompleks, kompetensi This study describes (1) the competence of using conjunction on complex sentences by the students of practice exam on third grade of senior high school at SMA N 8 Denpasar and (2) the competenceusing patterns of complex sentences by the stundents of practice examon third grade of senior high school in term of interclause rellationship. This study uses a qualitative descriptive design. Collecting data in this study using is documentation with random sampling tecnic. The result of this study indicates that (1) the students competence using conjunction on complex sentence is good because that the mistake found just twelve or sixteen point six percent and (2) the students competence using patterns of complex sentences is verry good because there is no mistake found in its use. keyword : conjuction, complex sentence, and competenc
Analisis Perbandingan Unsur Intrinsik Siswa di Kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja Berdasarkan Jenis Kelamin ., Ida Ayu Candra Dewi; ., Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12011

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbandingan unsur instrinsik yang digunakan oleh siswa di kelas IX di SMP Negeri 3 Singaraja dalam menulis cerpen berdasarkan jenis kelamin, (2) mengetahui perbedaan cerpen siswa berdasarkan jenis kelamin di kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini siswa sedangkan objeknya yakni cerpen siswa, jenis kelamin dan unsure intrinsic cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan instrument penelitian menggunakan kartu data. Hasil penelitian ini menunjukan tema yang digunakan oleh siswa perempuan cenderung mengarah pada tema tingkat egoik sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan tema tingkat sosial. Gaya bahasa yang cenderung digunakan oleh siswa perempuan adalah hiperbola, sedangkan siswa laki-laki tidak memiliki kecenderungan dalam menggunakan gaya bahasa. Siswa laki-laki lebih banyak menggunakan bahasa biasa daripada gaya bahasa. Bentuk tulisan yang digunakan oleh siswa perempuan adalah bentuk tulisan narasi-dialog, sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan narasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan-perbedaan antara siswa perempuan dan laki-laki dalam menulis karya sastra berupa cerpen. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan tema, gaya bahasa, dan bentuk tulisan yang digunakan dalam menulis cerpen.Kata Kunci : cerpen siswa, jenis kelamin, tema, gaya bahasa, bentuk tulisan This study conducted at SMP Negeri 3 Singaraja. This study aimed to (1) find out the comparison of instrinsic element used by the IX class at SMP Negeri 3 Singaraja in writing short story based on the sex of the students, (2) to know the different of students’ short story based to the sex in IX class at SMP Negeri 3 Singaraja. This study was a descriptive qualitative study. The subject of this study was the students while the objects were the short story, sex of the students’, and instrinsic element. This study used data collection method in the form of documentation and research instrument using data card. The results of this study shown the theme used by female students tend to use the theme of ego level while male students tend to use the theme of social level. The language style tends to be used by female students was hyperbole, whereas male students have no tendency to use language style. The male students more used common language than the style of language. The form of writing used by female students was a form of narrative-dialogue writing, while male students tend to use narration. Based on the results of the study, it can be concluded that there were differences between female and male students in writing literature in the form of short stories. It can be seen from the differences in theme, language style, and form of writing used in writing short stories.keyword : Short stories of students, Sex of the students, Theme, language style, Form of writing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS BERITA SISWA KELAS VIII SMP PGRI 2 BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Komang Surya Adnyana; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.,M.Pd.; ., Prof. Dr. I Nengah Martha, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar menulis berita siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Buleleng tahun pelajaran 2017/2018, (2) pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share berbantuan media interaktif terhadap hasil belajar menulis berita siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes dalam bentuk penugasan berupa menulis teks berita. Data hasil belajar menulis berita siswa dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar menulis berita siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Buleleng adalah 80 terletak pada kategori sangat tinggi dan 72 dengan kategori tinggi, (2) Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini terlihat pada hasil analisis uji-t dengant_hitung lebih besar dari t_tabel yaitu 5,44 >1,67 dengan derajat kebebasan 49. Hasil belajar menulis berita yang signifikan inilah menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share berbantuan media interaktif terhadap hasil belajar menulis berita siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Buleleng tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci : model dan media pembelajaran, hasil belajar menulis This research aimed at investigating (1) students’ writing achievement of eighth grade of SMP PGRI 2 Buleleng in academic year 2017/2018, (2) The effect of cooperative learning model Think Pair Share with interactive media toward the students’ writing achievement of eighth grade of SMP PGRI 2 Buleleng in academic year 2017/2018. This was a quasi experimental study. The data were collected by using test in a form of news writing assignment. The data were analyzed by using descriptive and inferential statistic. The result of this research shows (1) students’ news writing achievements of eighth grade of SMP PGRI 2 Buleleng are 80 lies in very high category and 72 in high category, (2) The hypothesis test shows a significant difference. The result is shown in the T-test with T-count is higher than T-table which is 5.44 >1.67 with 49 degrees of freedom. The significant result of this study proves that the cooperative learning model Think Pair Share with interactive media has a positive significant effect toward students’ learning achievement of news writing of the eighth grade in SMP PGRI 2 Buleleng academic year 2017/2018.keyword : model and learning media, students’ writing achievement
KUALITAS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL BAHASA INDONESIA KELAS IX SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DITINJAU DARI SEGI TARAF KESUKARAN, DAYA BEDA, DAN FUNGSI PENGECOH ., Grace Diana Uli Sidabutar; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11586

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan (1) kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 dari segi taraf kesukaran, (2) kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 dari segi daya beda, (3) kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 dari segi fungsi pengecoh, dan (4) kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas IX dan objeknya adalah kualitas butir soal serta kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal. Pengolahan data dalam penelitian diteliti satu persatu dengan bantuan Microsoft Excel dan manual yang kemudian dijelaskan dengan rinci pada bagian hasil dan pembahasan, sedangkan data yang bersifat kualitatif akan dijabarkan dengan kata-kata atau uraian singkat. Temuan dalam penelitian adalah butir soal yang memiliki taraf kesukaran dan daya beda yang berkualitas sedangkan butir soal memiliki fungsi pengecoh yang belum berkualitas karena tidak mampu merangsang siswa untuk memilih distractor, dan kendala yang dihadapi oleh guru dalam penyusunan soal yaitu dari segi teknis seperti penyusunan option, pembatasan materi, dan penentuan waktu saat pelaksanaan ulangan akhir semester. Saran yang disampaikan peneliti adalah agar memperbaiki pengecoh yang belum berfungsi dalam soal, soal yang sudah berkualitas agar dipertahankan, memperhatikan kaidah penyusunan soal, dan melakukan perencanaan yang matang sebelum penyusunan tes dilakukan.Kata Kunci : kualitas, butir soal, bahasa Indonesia *This study aimed to describe (1) the quality of the final exam items bahasa Indonesia class IX SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2016/2017 in terms of difficulty index, (2) the quality of the final exam items bahasa Indonesia class IX SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2016/2017 in terms of different power, (3) ) the quality of the final exam items bahasa Indonesia class IX SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2016/2017 in terms of the function of detractors, and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in preparation of final exam questions. To achieve that goal, this research is descriptive quantitative and qualitative descriptive. The subject of this study is the final exam items bahasa Indonesia class IX and and the object is the quality of the final exam items and and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in the preparation of final exam questions semester. Data processed by Microsoft Excel and manual then explained with detail in the results and discussion, also the qualitative data will be describe by words. The suggestion submitted is to improve the detractors who have not functioned in the matter, the qualified matter to be maintained if need be improved, and teacher have to do the planning carefully before the preparation of the test.keyword : *quality, item, Indonesian language
PENGGUNAAN ALAT PERAGA WAYANG TANTRI UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK PELAJARAN MENDONGENG BAGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SUKAWATI ., Pt Bagus Gd Putra; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11625

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) penggunaan alat peraga wayang tantri dapat menjadikan pelajaran mendongeng menarik bagi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukawati dan; (2) daya tarik penggunaan alat peraga wayang tantri dalam pelajaran dongeng kelas VII SMP Negeri 1 Sukawati. Penelitian ini menggunakan ancangan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subjek penelitian siswa kelas VII. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pengunaan wayang tantri, kemampuan siswa mendongeng, serta respons siswa terhadap penggunaan alat peraga wayang tantri dalam pelajaran mendongeng. Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penggunaan alat peraga wayang tantri dapat menjadikan pelajaran mendongeng menarik bagi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukawati, sehingga siswa lebih kreatif dan termotivasi dalam mendongeng. (2) Daya tarik pembelajaran ini, ketika memainkan wayang tantri karena mereka dapat belajar secara berkelompok sambil bermain.Kata Kunci : mendongeng, alat peraga, wayang tantri This recent study aimed to describe (1) the use of tantric puppet as visual aid for making story telling class interesting in 7th grade of SMP Negeri 1 Sukawati, and (2) the attraction of tantri puppet as visual aid in story telling class in 7th grade of SMP Negeri 1 Sukawati. It used the action research framework (PTK) in which the research involved the seven graders in SMP Negeri 1 Sukawati. The research objects were the steps of using tantri puppet as visual aid, the students story telling ability, and the students responses toward the use of tantri puppet as visual aid in story telling class. The data were collected through observation, dokumentation, and interview theniques. The data analysis used the descriptive analysis technique. The result revealed (1) the tantri puppet as visual aid was interesting for seven graders in SMP Negeri 1 Sukawati and it made them more creative and motivating in telling stories, and (2) the attraction of playing this technique in the story yelling class were from their ways in learning through playing it in group works.keyword : storytelling, visual aid, puppet tantric
Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Kemampuan Menulis Teks Eksemplum Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja ., Ni Kadek Ayu Yasmini; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12412

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Singaraja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) tingkat motivasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja, (2) tingkat kemampuan menulis teks eksemplum siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) ada tidaknya hubungan motivasi belajar siswa dengan kemampuan menulis teks eksemplum siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan teknik korelasional. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja dan sampel penelitian terdiri dari 114 siswa. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yakni tes, angket, dan wawancara. Teknik tes digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan menulis teks eksemplum siswa, angket digunakan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, dan wawancara digunakan untuk memperoleh informasi dari guru serta siswa mengenai kemampuan menulis teks eksemplum dan motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis deskripsi dan analisis satu predikator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks eksemplum siswa tergolong cukup dengan mean 80,81 dan motivasi belajar siswa tergolong berkualifikasi tinggi dengan mean 81,74. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan kemampuan menulis teks eksemplum siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : motivasi belajar, kemampuan menulis This researcher was done at SMP Negeri 1 Singaraja. The aim of this research is for to know (1) the learning motivation of the grade IX students of SMP Negeri 1 Singaraja, (2) the level of student’s eksemplum text written ability of the grade IX students of SMP Negeri 1 Singaraja, and (3) the relation student’s motivation learning with eksemplum text written ability of the grade IX students of SMP Negeri 1 Singaraja. This research is quantitative research by using survey method correlational technique. The population of the research were the IX grade students at SMP Negeri 1 Singaraja and the sample consisted of 114 students. On this research, the researcher used three techniques of data collecting, there were test, questionnaire, and interview. Test technique was used to know student’s eksemplum written ability level, quetionaire technique was used to know student’s learning motivation level, and interview technique was used to get information from the teacher and students about written ability of eksemplum text and student’s motivation learning. Data were analyzed by using descriptive analysis and one predictor regression test. The result of this reseach showed that student’s written ability of eksemplum text was good enough with mean 80,81 and student’s learning motivation was qualified with mean 81,74. Furthermore, this research also showed the result that any relations between learning motivation and student’s eskemplum written ability of grade IX SMP Negeri 1 Singaraja school year 2017/2018.keyword : : learning motivation, written ability
PENGGUNAAN METODE PROBLEM SOLVING OLEH GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN DEBAT DI KELAS X SMA NEGERI 1 SAWAN ., Ni Luh Eka Sumiarti; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wendra, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan metode problem solving oleh guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran debat di kelas X (2) respons siswa terhadap penggunaan metode problem solving oleh guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran debat di kelas X (3) kendala guru yang datang dari siswa dalam penggunaan metode problem solving pada pembelajaran debat di kelas X SMA Negeri 1 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa. Objek dalam penelitian ini adalah penggunaan metode problem solving, respons siswa, dan kendala guru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini ialah (1) penggunaan metode problem solving dalam pembelajaran debat telah memenuhi prosedur, yaitu pada awal pembelajaran guru mampu mengarahkan siswa, pada inti pembelajaran siswa mampu mengikuti debat dengan maksimal, dan pada akhir pembelajaran siswa memperoleh gambaran mengenai metode problem solving dalam debat. (2) respons siswa sebagian besar positif, yakni menyenangi penuh metode problem solving, namun sebagian kecil kurang menyenangi metode problem solving. (3) kendala guru adalah dari segi siswa dan fasilitas. Simpulan penelitian ini adalah (1) penggunaan metode problem solving telah efektif dan sesuai prosedur. (2) respons siswa sebagian besar positif. (3) kendala yang ditemukan oleh guru adalah dari segi siswa dan fasilitas sekolah yang sangat terbatas. Saran penelitian ini ialah, guru Bahasa Indonesia agar mempertahankan keefektifan pembelajaran dan lebih memotivasi siswa, serta untuk pihak sekolah lebih meningkatkan fasilitas pembelajaran.Kata Kunci : debat, pembelajaran, problem solving. This study aimed for describing:1) the use of problem solving method by Indonesian teacher in debate in 10th grade students 2) students response towards the use of problem solving method by Indonesian teacher in debate in 10th grade students, 3) the teachers obstacle about the use of problem solving method by Indonesian teacher in debate in 10th grade students of SMA Negeri 1 Sawan. This study used descriptive qualitative design. The subjects of this study are the teacher and the students. The objects of this study are the use of the method, students response and the teacher’s obstacle. This study used several methods such as observation and interview. The data was analyzed by using descriptive qualitative. The result showed that: 1) the use of problem solving method has fulfilled the procedure, in the beginning the teacher can guide the students, in the middle of the learning process the students can follow the debating activity maximally, in the end the students knew about the problem solving method in debate, 2) the students response are dominantly positive towards problem solving method, 3) the teacher’s obstacle are students and facilities. The conclusions of this study are: 1) the use of problem solving method was effective and fulfilled the procedure, 2) 2) the students response are dominantly positive, 3) the teacher’s obstacle are the students and the facilities in the school. This study suggested that Indonesian teacher to keep the effectiveness of the learning and motivate the students then for the school staff to improve the facility.keyword : debate, lesson, problem solving
PEMBELAJARAN MENGONVERSI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SERIRIT DENGAN PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN ., MADE SRI ARDENI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum.; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd., M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt dengan penerapan metode bermain peran yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Seririt. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala penerapan metode bermain peran dalam pembelajaran mengonversi teks negosiasi. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode yakni (1) metode observasi untuk mengamati proses pembelajaran berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru. (2) Metode dokumentasi untuk mengumpulkan data berkaitan dengan keterampilan siswa memerankan teks negosiasi berdasarkan metode bermain peran. (3) metode wawancara untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru saat pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt dengan penerapan metode bermain peran. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan permendikbud Tahun 2016, hanya saja pada bagian materi pelajaran, pendekatan pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan rencana kegiatan ini perlu diperbaiki. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, kesesuaian pendekatan saintifik terlihat ketika guru sudah mampu merumuskan pertanyaan berdasarkan fasilitas yang sudah disediakan oleh guru yaitu memberikan peluang siswa menonton video negosiasi. Evaluasi sudah sesuai dengan penilaian keterampilan siswa menunjukan total nilai 3.047 dengan rata-rata 87 (kategori baik), 2.927 siswa pemperoleh kategori cukup serta 2.536 siswa pemperoleh kategori cukup. Terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt yaitu : (1) penyusunan RPP, (2) alokasi waktu. Kata Kunci : Pembelajaran, teks negosiasi, bermain peran This study aims to examine the learning of converting the text of the negotiation of class X students of SMA Negeri 1 Seririt with the application of role playing methods which include aspects of planning, implementation, evaluation, and constraints faced by Indonesian teachers in SMA Negeri 1 Seririt. The design of this research is descriptive-qualitative. The subjects of this study are Indonesian language teachers and students of grade X SMA Negeri 1 Seririt. The object of this research is the planning, implementation, evaluation, and constraints of application of role playing method in learning convert negotiation text. The data obtained were collected by several methods, namely (1) observation method to observe the learning process based on the implementation plan of learning made by the teacher. (2) Documentation method for collecting data relating to the students' skills plays the text of negotiation based on the role play method. (3) interview method to know the constraints faced by teacher when learning convert text negotiation of class X student SMA Negeri 1 Seririt with application of role playing method. Based on the data analysis, the learning plan made by the teacher has been in accordance with permendikbud Year 2016, only on the subject matter, learning approach, learning objectives, and the plan of this activity needs to be improved. Implementation of learning using scientific approach, the appropriateness of scientific approach seen when the teacher was able to formulate questions based on facilities that have been provided by the teacher is to provide students the opportunity to watch the video negotiations. The evaluation was in accordance with the student skill assessment showing the total score of 3,047 with an average of 87 (good category), 2,927 students earned enough category and 2,536 students earned enough category. There are some obstacles in the learning process to convert the text of the negotiation of class X students of SMA Negeri 1 Seririt namely: (1) preparation of RPP, (2) time allocation.keyword : Learning, negotiating text, role play
Kesesuaian antara Asesmen Guru dan Kemampuan Siswa dalam Mengonstruksi Teks Laporan Hasil Observasi di Kelas X SMAN 3 Singaraja ., I Putu Yoga Sadhu; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11310

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) cara guru dalam melakukan asesmen, (2) hasil asesmen yang diberikan oleh guru, (3) kemampuan siswa dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi, dan (4) kesesuaian antara asesmen guru dan kemampuan siswa dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X dan siswa kelas X SMAN 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah asesmen dan kemampuan dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) cara guru dalam melakukan asesmen berpedoman pada Kurikulum 2013 Edisi Revisi (2) hasil asesmen yang diberikan guru menyatakan bahwa seluruh siswa mencapai kompetensi yang dituntut (KKM), (3) kemampuan siswa dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi dari segi proses menunjukkan hanya sebagian siswa yang aktif dalam melakukan observasi atau pengamatan. Hasil analisis teks laporan hasil observasi siswa menunjukkan siswa yang mencapai kompetensi sebesar 62 % sedangkan siswa yang tidak mencapai kompetensi sebesar 37 %.(4) kesesuaian antara asesmen guru dan kemampuan siswa mengonstruksi teks laporan hasil observasi menunjukkan bahwa hasil asesmen yang diberikan oleh guru sesuai dengan kemampuan siswa mengonstruksi teks laporan hasil observasi dari segi angka sebesar 57 % sedangkan hasil asesmen yang diberikan oleh guru tidak sesuai dengan kemampuan siswa sebesar 43 %. Dari segi ketuntasan hasil asesmen yang diberikan guru sesuai dengan kemampuan siswa sebesar 62% sedangkan hasil asesmen yang diberikan guru tidak sesuai dengan kemampuan siswa sebesar 38%. Guru perlu mencermati asesmen yang digunakan dengan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis teks laporan observasi.Kata Kunci : asesmen guru-siswa , teks laporan observasi This qualitative and quantitative descriptive study aims to describe (1) the way teacher conduct assessment, (2) the results of the assessment given by the teacher, (3) the students' ability to construct the observed report text, and (4) the suitability between the teacher assessment and the ability Students in constructing the observed report text. The subjects in this study are the teacher of Indonesian class X subjects and students of grade X SMAN 3 Singaraja. The object of this research is the assessment and ability in constructing the observation report text. The method used in this research is the method of observation, test, and documentation.The result of the research shows that (1) the way of the teacher in conducting the assessment is based on the Curriculum 2013 Revised Edition (2) the result of the assessment given by the teacher stated that all students achieve the required competence (KKM), (3) the student's ability in constructing the observation report text from In terms of process shows only some students who are active in making observations. The results of the text analysis of the results of students observations show students who achieve competence of 62% while students who do not achieve competence of 37%. (4) the suitability between teacher assessment and students' ability to construct the text of the observation result indicates that the result of the assessment given by the teacher is in accordance with the students' ability to construct the observation report text in terms of the figure of 57% while the result of the assessment given by the teacher is not in accordance with the students' by 43%. In terms of completeness of the assessment results given by teacher in accordance with the ability of students by 62%, while the results of teacher assessments are not in accordance with students' ability of 38%. Teacher need to examine the assessment used with the students’ ability in learning to write the text of observation report text.keyword : assessment of teacher and students, observation report text