cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2017):" : 75 Documents clear
ANALISIS KESESUAIAN MATERI BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SMP/MTS KELAS VII DENGAN KARAKTERISTIK SISWA KELAS VII A7 DI SMPN 1 SINGARAJA ., Ni Made Gita Pramana; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan tuntutan kurikulum dan (2) Mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Subjek pada penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi, siswa kelas VII A7, dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi silabus mata pelajaran bahasa Indonesia jenjang SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan instrument wawancara untuk mengetahui kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tedapat beberapa materi yang kurang sesuai dengan KI 3 dan KI 4 dalam Kurikulum 2013. Di samping itu, peneliti menemukan kekurangsesuaian pada penilaian autentik kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan.dan (2) materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 sesuai dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja, walaupun belum secara maksimal. Peneliti berharap peneliti lain dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan permasalahan tingkat keterbacaan, kemudahan, dan keterpahaman buku teks. Selain itu, objek lain yang dapat diteliti, yaitu unsur kebahasaan buku teks yang dilihat dari beberapa aspekKata Kunci : materi, kurikulum 2013, karakteristik siswa SMP This research has purposes to (1) describe the suitability of the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the curriculum demands, and (2) describe the suitability of Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the students’ characteristics of the VII A7 class at SMPN 1 Singaraja. The subjects of this research are the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 in the revision edition, the students of VII A7 class, and the Indonesian teacher at SMPN 1 Singaraja. The object of the research is the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade. The method of data collection which is used is the documentation of Indonesian syllabus at the seventh grade of junior high school method. This research uses interview as the instrument to know the suitability of Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the students’ characteristics of the VII A7 class at SMPN 1 Singaraja. The data analysis uses descriptive qualitative technique. The result of the research are (1) it is found that some materials are not appropriate to the KI 3 and KI 4 in the curriculum 2013. Beside that, the researcher founds the incompability of the authentic assessment of knowledge competence to the skill competence, and (2) the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 in the revision edition in 2017 is appropriate to the students’ characteristics of the VII A7 at SMPN 1 Singaraja, although it is not maximal. The researcher hopes that the other researchers can do a research which is related to the problems of reading level, convenience, and the understanding of textbook. Besides, the other objects that can be investigated are the elements of linguistics textbook that can be seen from some aspects.keyword : material, curriculum 2013, the characteristics of junior high school students
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE BUZZ GROUP DALAM PEMBELAJARAN MENULIS RESENSI CERITA PENDEK DI KELAS XI SMK NEGERI 3 SINGARAJA ., Desak Nyoman Sri Yogini; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan prestasi siswa dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek dengan menggunakan metode buzz group, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek, dan (3) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru saat menggunakan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskiptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini yaitu penggunaan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, angket/kuesioner, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) siswa memperoleh prestasi yang baik dengan digunakannya metode buzz group. Dari 121 orang siswa, sebanyak 91 orang siswa (75.22%) mendapatkan nilai dengan kategori baik, (2) hasil kuesioner menunjukkan, dari 121 orang siswa, sebanyak 80 orang siswa (66.13%) memberikan respons positif terhadap penggunaan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru saat menggunakan metode buzz group yaitu dari segi waktu dan lingkungan belajar siswa. Penggunaan metode buzz group ini efektif digunakan dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek.Kata Kunci : pembelajaran, cerita pendek, metode buzz group, menulis, resensi This study aimed to (1) describe the students' achievement in short story review writing by using the buzz group method, (2) to describe the student's response to the use of buzz group method in short story review writing, and (3) to describe the struggles faced by teachers when using the buzz group method in short story review writing lessons. This research uses descriptive qualitative and descriptive quantitative research design. The subjects of this study were teachers and students of grade XI SMK Negeri 3 Singaraja. The object of this research was the use of buzz group method in learning writing short story reviews. Methods of data collection used were the method of observation, test, questionnaire, and interview. The data obtained was analyzed by qualitative descriptive and descriptive quantitative analysis. The results of this study indicated that (1) students got good achievement with the use of buzz group method. From 121 students, 91 students (75.22%) got good grades, (2) result of questionnaire showed that from 121 students, 80 students (66.13%) responded positively to the use of buzz group method in learning writing short story reviews, and (3) struggles faced by teachers when using the buzz group method were in terms of time and student learning environment. The use of the buzz group method was effectively used in short story review writing lessons.keyword : learning, short stories, buzz group methods, writing, reviews
DRAMAWAN PUTU SATRIA KUSUMA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PERKEMBANGAN TEATER ILALANG SMA LAB UNDIKSHA SINGARAJA ., Desi Nurani Sari Ni Kadek; ., I Made Astika, S.Pd.; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11571

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) proses kreatif Putu Satria Kusuma dan (2) kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang di SMA Lab Undiksha. Penelitian inii menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Putu Satria Kusuma. Objek penelitian adalah kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang SMA Lab Undiksha Singaraja yang dibina. Data dikumpulkan melaui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) proses kreatif Putu Satria Kusuma dipengaruhi oleh beberapa hal, masa kecil, pendidikan, dunia kerja, dan tempat berproses (2) kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang dapat dilihat dari proses pembinaan, manajemen produksi, dan bentuk pementasan. Kata Kunci : Kata kunci: proses kreatif, teater, dramawan ABSTRACT This study aims to examine (1) the creative process of Putu Satria Kusuma and (2) Putu Satria Kusuma contribution to the development of Ilalang Theater at Undiksha Lab High School. This research uses qualitative descriptive design. The subject of research is Putu Satria Kusuma. The object of this research is Putu Satria Kusuma's contribution to the Ilalang Theater at SMA Lab Undiksha Singaraja. Data were collected through observation, interview and documentation methods. The result of this research is (1) Putu Satria Kusuma's creative process is influenced by several things, childhood, education, work world, and place of process. (2) Putu Satria Kusuma contribution to the development of Ilalang Theater can be seen from the process of coaching, production management, staging. keyword : Keywords: creative process, theater, playwright
PENGGUNAAN MEDIA SHADOW PUPPET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERCERITA SISWA KELAS VII B SMP N 2 SERIRIT ., Made Novi Ismayanti; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11616

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam penggunaan media shadow puppet (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII B SMP N 2 Seririt dengan menggunakan media shadow puppet (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan media shadow puppet. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B SMP N 2 Seririt yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran,peningkatan hasil belajar, dan respons siswa dalam penggunaan media shadow puppet. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada penegasan cara berekspresi; (2) penggunaan media shadow puppet dapat meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup),siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 73,1 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 77,5 (baik); (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan media shadow puppet dalam pembelajaran berbicara (bercerita). Oleh karena itu, diharapkan kepada guru Bahasa Indonesia di SMP N 2 Seririt agar menerapkan pembelajaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : media shadow puppet, berbicara, bercerita Classroom Action Research (PTK) is aimed (1) describing the steps taken in the use of media shadow puppet media (2) to describe improvement of storytelling skills in learning speaking students’s speaking of class VII B SMP N 2 Seririt by using shadow puppet media (3) to describe the response students against the use of shadow puppet media. Subjects in this study were teachers and students of class VII B and SMP N 2 Seririt totaling 30 people. The object of this research is the steps of learning, improvement of student learning outcomes, and student responses of students in the use of shadow puppet media. Data collection methods used in this research is the method of observation, test methods, and methods of questionnaires. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive. The results showed that, (1) the appropriate learning steps in this study are emphasized on the affirmation of the way of expression; (2) the use of shadow puppet media can enhance the ability of storytelling in learning to speak. In pratindakan average score of classical 65 (enough), the cycle I obtained an average score of 73.1 classical (good), while the second cycle of the average value of classical student becomes 77.5 (good); (3) The students responded very positively to the use of shadow puppet media in learning to talk (storytelling). Therefore, it is expected to Indonesian teacher at SMP N 2 Seririt in order to apply this learning appropriate steps found in the study. keyword : shadow puppet media, speaking, story telling
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS ANEKDOT DALAM BUKU MATI KETAWA CARA DARIPADA SOEHARTO SEBAGAI ALTERNATIF PEMILIHAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA ., Ni Putu Vina Novita Sari; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Dr. Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) analisis struktur teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; (2) analisis kaidah kebahasaan teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; dan (3) analisis kelayakan teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto menjadi bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini berjenis deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Data dipilih dengan teknik sampel bertujuan. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto dapat dibedakan atas teks anekdot berstruktur lengkap dan teks anekdot berstruktur tidak lengkap. Dari 30 anekdot, 26 anekdot berstruktur lengkap dan 4 anekdot berstruktur tidak lengkap; (2) Kaidah kebahasaan teks anekdot yang ada dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto, yaitu penggunaan kalimat langsung, kalimat perintah, kalimat seru, kalimat retoris, kalimat yang menyatakan waktu lampau, kata kerja aksi, konjungsi penanda hubungan waktu, dan konjungsi penanda akibat. Satu anekdot paling banyak mengandung enam ciri kebahasaan dan paling sedikit mengandung dua ciri kebahasaan; (3) Ditemukan 24 anekdot yang memenuhi kriteria sebagai bahan ajar berdasarkan struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot. Ditinjau dari segi kebahasaan dan psikologi perkembangan remaja, dari 24 data, hanya 21 data yang layak dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA, yaitu “Obral Otak”, “Yang Boleh dan yang Tidak”, “Masker”, “Sesama Setan”, “Sumbangan Terbesar untuk Rakyat Indonesia”, “Ingin Sampaikan Kabar Gembira”, “Nanti Saya Laporkan”, “Teka-Teki Suksesi”, “Jendral Kuper”, “Cita-cita”, “Dibyo Jaga Traffic Light”, “Prabowo Jadi Intel”, “Ah, Bukan Urusan Kita!”, “TV dan Menteri”, “Harmoko Bingung”, “Kiat Sukses Oom Liem”, “Kabar Buat Bung Gafur”, “Ralat Bohong”, “Neraka Ganjarannya”, “SDM yang Paling Berharga”, dan “Uang Lebih Penting”. Pembelajaran struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot termuat dalam KI 3 dan KD 3.1: Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, eksposisi, dan negosiasi, baik melalui lisan maupun tulisan.Kata Kunci : teks anekot, bahan ajar, pembelajaran This study aims to describe (1) anecdotal text structural analysis in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; (2) the analysis of the linguistic rules of the anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; and (3) anecdotal text analysis of feasibility in the book Mati Ketawa Cara daripada Soeharto of being used as teaching material in the Indonesian language High School. This research is descriptive type using qualitative approach. The data in this study were collected by documentation method. Data were selected by purposive sampling technique. The results of this study are (1) the structure of anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto can be distinguished over the text of anecdotes with complete structure and anecdotal text of incomplete structures. Of the 30 data, 26 data structures complete and 4 data structures incomplete; (2) The rules of the language of anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto is characterized by the use of direct sentences, command phrases, intriguing sentences, rhetorical phrases, phrases expressing the past, action verbs, time-linking conjunctions, and consequential marker conjunctions. An anecdote contains at most 6 linguistic features and at least contains two linguistic features; (3) Found 24 eligible data based on the structure and rules of the language. In terms of linguistic and psychology of adolescent development, from 24 data, 21 data worthy of being used as teaching material in the Indonesian language high school. Learning the structure and rules of language of anecdotal text contained in basic competencies 3.1: Understanding the structure and rules of anecdotal text, observation reports, complex procedures, expositions, and negotiations, both through oral and written.keyword : anecdotal text, teaching materials, learning
Prinsip Kerja Sama dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Tradisional Banyuasri dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Teks Negosiasi ., Ni Made Sauca Yukti; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Prof. Dr. Drs. I Wayan Rasna, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan bentuk pelanggaran prinsip kerja sama dalam interaksi jual beli di Pasar Tradisional Banyuasri serta implikasinya terhadap pembelajaran teks negosiasi di kelas X. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi nonpartisipatif dan metode dokumentasi dengan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) bentuk pematuhan prinsip kerja sama pada tuturan penjual berjumlah 482 tuturan meliputi, maksim kuantitas 126 (26,14%) tuturan, maksim kualitas 61 (12,65%) tuturan, maksim relevansi 293 (60,79%) tuturan, dan maksim pelaksanaan 2 (0,41%) tuturan. Sementara pematuhan prinsip kerja sama pada tuturan pembeli berjumlah 464 tuturan meliputi, maksim kuantitas 9 (1,94%) tuturan, maksim kualitas 319 (68,75%) tuturan, maksim relevansi 51 (10,99%) tuturan, dan maksim pelaksanaan 85 (18,32%) tuturan; (2) bentuk pelanggaran prinsip kerja sama pada tuturan penjual berjumlah 32 tuturan meliputi, maksim kuantitas 5 (15,62%) tuturan, maksim kualitas 16 (50%) tuturan, maksim relevansi 6 (18,75%) tuturan, dan maksim pelaksanaan 5 (15,62%) tuturan. Sementara pelanggaran pada tuturan pembeli berjumlah 108 tuturan meliputi, maksim kualitas 86 (79,63%), maksim relevansi 2 (1,85%), dan maksim pelaksanaan 20 (18,52%) tuturan; serta (3) penelitian ini berimplikasi terhadap pembelajaran teks negosiasi kelas X karena dapat mendukung materi pada kompetensi dasar. Dapat disimpulkan bahwa penjual dan pembeli sudah mematuhi prinsip kerja sama dan mengurangi pelanggaran prinsip kerja sama saat berinteraksi, serta ada implikasi terhadap pembelajaran teks negosiasi sebagai pendukung materi pembelajaran. Adapun saran dalam penelitian ini, (1) guru diharapkan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar dan (2) penelitian selanjutnya bisa diarahkan pada pola komunikasi interaksi jual beli.Kata Kunci : negosiasi, kerja sama, prinsip kerja sama, teks This research aimed to describe the obedience and violation of cooperative principle form at Banyuasri Traditional Market and its implication to the negotiation text learning in ninth grade. This research uses descriptive qualitative approach. Data are collected uses non participated observation method and documentation methodby using written technique. The result of this research shows that (1) The form of the obedience of cooperative principle at traders discourse are 462 discourse comprise of maxim of quantity 126 (26,14%) discourse, maxim of quality 61 (12,65%) discourse, maxim of relevance 293 (60,79%) discourse, and maxim of manner 2 (0,41%) discourse. Whereas the form of the obedience of cooperative principle at buyer discourse are 464 discourse comprise of maxim of quantity 9 (1,94%) discourse, maxim of quality 319 (68,75%) discourse, maxim of relevance 51 (10,99%) discourse, and maxim of manner 85 (18,32%) discourse; (2) The form of the violation ofcooperative principle in trader discourse are 32 discourses comprise of maxim of quantity 5 (15,62%) discourse, maxim of quality 16 (50%) discourse, maxim of relevance 6 (18,75%) discourse, and maxim of manner 5 (15,62%) discourse. Whereas the form of the violation of cooperative principle in buyer discourse are 108 discourses comprise of maxim of quality 86 (79,63%) discourse, maxim of relevance 2 (1,85%) discourse, and maxim of manner 20 (18,52% ) discourse; (3) This research has implication to the negotiation text learning of ninth grade since it can support the learning material on basic competency. It can be concluded that the traders and the buyers have obeyed the cooperative principle and have diminished the violation of cooperative principle when the interactions occur and this research has implication to negotiation learning text as supporting learning material. There are some suggestions in this research, (1) the teachers are hoped to utilize the nearest environment as learning source and (2) the research can be directed to the trading interaction communication.keyword : negotiation, cooperative, cooperative principle, text
TINJAUAN TERHADAP PENULISAN BERITA PADA MAJALAH SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN 2016 ., I Wayan Agus Wiratama; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., Dr. Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15119

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Singaraja. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan (1) kualitas berita yang dimuat pada Majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja ditinjau dari segi konten dan (2) kualitas berita yang dimuat pada Majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja ditinjau dari segi kebahasaan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif-kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Majalah Kharisma yang diproduksi oleh SMA Negeri 4 Singaraja, sedangkan objek pada penelitian ini adalah berita yang dimuat dalam Majalah Kharisma. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan instrumen penelitian berupa pedoman rubrik penilaian, pedoman kategori penilaian, pedoman teknik penilaian, dan kartu data. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan kualitas berita yang dimuat dalam Majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja yang ditinjau dari segi konten berkualitas “cukup” dengan skor 62,25. Secara keseluruhan kualitas berita yang dimuat dalam Majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja ditinjau dari segi kebahasaan berkualitas “cukup” dengan skor 62. Ada beberapa hal menarik yang telah ditemukan yakni keseluruhan berita telah mengandung nilai berita. Namun, tidak adanya berita yang memuat nilai dampak berita dan penulisan lead yang belum fasih namun telah memenuhi syarat sebagai lead. Hal ini dapat dilihat dari setiap berita yang dimuat.Kata Kunci : Jurnalistik, majalah sekolah, dan kualitas berita This study was conducted in SMA Negeri 4 Singaraja. The goals of this study were to (1) describe the quality of the news which were published in Majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja reviewed in terms of content and (2) the quality of the news which were published in Majalah Kharisma SMA Negeri 4 SIngaraja in terms of language. The research design used in this was descriptive-quantitative. The subject in this study was Majalah Kharisma which was produced by SMA Negeri 4 Singaraja, while the object of this study was the news which were published in Majalah Kharisma. This study used data collection method in terms of documentation and the research instruments were assessment guidance rubric, assessment category, assessment category guidelines, assessment technique guidelines, and data cards. Method of data analysis used was descriptive quantitative. The results showed that generally the quality of news which was published in Majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja reviewed in terms of content was in “Adequate” quality with a score of 62,25. Generally, the quality of news which was published in Majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja reviewed in terms of language was in “Adequate” quality with a score of 62. There were several interesting things found that the whole news has contained news value. However, the absence of news that contained the value of news impacts and the writing of leads that have not eloquent but have qualified as leads. This can be seen from any news published.keyword : journalism, school magazine, news quality.
ASPEK TOLERANSI DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA ., Ni Nyoman Tresna Dara Laksmi; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11273

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan (1) menganalisis aspek toleransi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata tinjauan sosiologi sastra dan (2) implementasi sebagai bahan ajar sastra di SMA. Subjek penelitian ini adalah novel Ayah karya Andrea Hirata. Objek penelitian ini adalah aspek toleransi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata yang dianalisis dengan tinjauan sosiologi sastra dan implementasinya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan langkah-langkah: (1) penentuan subjek dan objek penelitian, (2) langkah kerja penelitian (pengumpulan data, pengolahan data, instrumen penelitian, dan penyajian hasil data), dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam novel Ayah ini memiliki tiga aspek toleransi, yaitu sikap lembut (linient attitude), kebebasan berekspresi, dan tidak memaksakan kehendak dan (2) novel Ayah ini dapat dijadikan bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA sesuai dengan tingkat keterbacaan dan kesesuaian. Kata Kunci : aspek toleransi, ayah This descriptive qualitative study aimed at (1) analyzing the aspect of tolerance existed in a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata through the approach of sociology of literature and (2) its implementation as a teaching material of literature subject in senior high school. The subject of this study is a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata. The object of the study is the aspect of tolerance existed in a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata which was analyzed by using the approach of sociology of literature its implementation as a teaching material of literature subject in senior high school. Documentation method of data collection was used in this study. The researcher used qualitative approach with the following steps: (1) determining the subject and the object of the study, (2) procedures of data collection (collecting data, analyzing the data, determining the research instrument, and presenting the result), and (3) conclusion drawing. The result of the study showed that (1) there are three aspects of tolerance existed in a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata namely, lenient attitude, freedom of expression and not imposing willingness, and (2) the novel can be used as teaching material of literature subject for senior high school students grade twelve based on the novel readability and appropriateness.keyword : aspect of tolerance, ayah
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING DI KELAS X AP1 SMK PGRI 2 GIANYAR ., Kt Juni Adi Purnawan; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11609

Abstract

Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning, (2) mengetahui hasil belajar menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning dan (3) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning di kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dengan menggunakan empat tahap dari penelitian tindakan kelas, yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, tes dan angket. Metode observasi digunakan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa setelah menggunakn metode discovery learning dalam menulis karangan argumentasi siswa kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi sudah berjalan dengan baik. Nilai rata-rata pratindakan adalah 60,78, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 72,57 dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 82,35. Perolehan nilai rata-rata respon siswa pada siklus I sebesar 39,10 dalam kategori positif dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 43,07 dalam kategori positif. Dalam pembelajaran menulis guru hendaknya kreatif dalam memilih metode pembelajaran, agar metode yang digunakan sesuai dengan materi pelajaran.Kata Kunci : Menulis argumentasi, model discovery learning, siswa SMK. This research design was classroom action research. The purposes of the study were (1) to know the learning implementation of writing argumentative text with discovery learning method, (2) to know the learning outcome of writing argumentative text with discovery learning method and (3) to know the students’ responses toward the learning of writing argumentative text with discovery learning method at class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. This study was conducted with two cycles using four steps of classroom action research, namely (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. These research data were collected by using observation, test, and questionnaire method. The observation method was used to know the learning implementation of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The test method was used to know the improvement of learning outcome of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The questionnaire was used to know the students’ responses after using discovery learning method in writing argumentative text of students class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar which were analyzed through descriptive quantitative. The learning implementation of writing argumentative text had conducted well. The average score of pre-action is 60.78, then it encountered improvement in the cycle I became 72.57, and it encountered improvement in cycle II became 82.35. The average score result of students’ responses in cycle I is 39.10 in positive category and encountered improvement in the cycle II become 43.07 in the positive category. In learning writing, the teacher should be creative in choosing the learning method so that the method which is used appropriate with the learning material.keyword : Write argumentation, discovery learning model, students of SMK
PEMBINAAN DAN PROSES KREATIF PENCIPTAAN MUSIKALISASI PUISI OLEH TEATER SOLAGRACIA SMAN 1 NEGARA ., I Kadek Yogi Periawan; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, (2) proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, dan (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan anggota Teater Solagracia SMAN 1 Negara. Objek penelitian ini adalah pembinaan dan proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) jenis pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, yaitu prapembinaan, pembinaan orientasi, pembinaan kecakapan, pembinaan penyegaran, dan pembinaan lapangan. (2) proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMAN 1 Negara dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pemilihan puisi, penciptaan musikalisasi puisi, penentuan dan pengkolaborasian penggunaan alat musik, mengolah dan memadukan variasi vokal, menentukan dan mengembangkan karakter gaya pemanggungan, dan pemilihan kostum. (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara yaitu terjadi pada kendala nonteknis berupa keterbatasan waktu latihan dan padatnya kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah.Kata Kunci : pembinaan, proses kreatif, musikalisasi puisi. This research aimed to describe (1) Types of musical poetry training in Solagracia Theatre of SMA Negeri 1 Negara, (2) The creative process of creating musical poetry at Solagracia Theatre at SMA Negeri 1 Negara, and (3) The obstacles faced during the guidance of musical poetry in theater Solagracia at SMA Negeri 1 Negara. This research was descriptive qualitative research. The subject of this research was the supervisor and member of Solagracia Theatre at SMAN 1 Negara. The object of this research was the pattern of supervised and the creative process of the creation of musical poetry. The method used to collect data in this research was observation and interview method. The result of this research are (1) Types of musical poetry training in Solagracia Theatre of SMA Negeri 1 Negara, namely pre-guidance, orientation guidance, skill guidance, refresher guidance, and field guidance. (2) The creative process of the creation of musical poetry in Solagracia Theatre at SMAN 1 Negara country is performed with several steps such as the selection of poetry, the creation of musical poetry, determination and collaboration of the use of musical instruments, process and integrate vocal variety, define and collaborate the character of staging style, and the costume selection. (3) The obstacles encountered during the implementation of supervising musical poetry in Solagracia Theatre at SMA Negeri 1 Negara is nontechnical problems in terms of limited training time and the intensity of activities of the students inside and outside the school. keyword : Creative process, musical poetry, training.