cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2016)" : 25 Documents clear
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERCERITA) DENGAN MATERI CERPEN PADA SISWA KELAS IXD SMP NEGERI 3 SINGARAJA Kadek Desy Indah Sari .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8688

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) cara pelaksanaan evaluasi pembelajaran keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi pada siswa kelas IXD SMP Negeri 3 Singaraja, (2) hambatan guru dalam pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP Negeri 3 Singaraja, dan (3) upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah cara pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja, hambatan guru dalam pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja, upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada tiga cara yang guru lakukan dalam mengevaluasi keterampilan berbicara (bercerita) (2) ada tiga hambatan guru dalam mengevaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja, yaitu a) kesulitan dalam mempersiapkan kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran, b) kesulitan mengatur jam pelajaran, dan c) kesulitan mengatur kelas besar., (3) ada tiga upaya yang dilakukan guru dalam mengevaluasi keterampilan berbicara (bercerita). a) menerapkan strategi jitu untuk memotivasi siswa, b) mengefektifkan waktu, dan c) mengatur waktu berbicara siswa. Kata Kunci : evaluasi, keterampilan berbicara, cerpen This study describes (1) how the evaluation of learning conversational skills (storytelling) with the material in class IXD SMP N 3 Singaraja, (2) obstacles in the implementation of teacher evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja, (3) efforts of teachers in overcoming barriers to implementation evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD N 3 Singaraja. This study used a qualitative descriptive design. This research subject is the subject teachers Indonesian. The object of this study is how the evaluation of speaking skills (storytelling) presenting stories on students IXD SMP N 3 Singaraja, constraints in the implementation of teacher evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja, efforts of teachers in overcoming barriers to implementation evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja. Collecting data in this study using observation and interviews nalysis of the data used Miles and Huberman analysis model. The results of this study indicate that (1) there are three ways that teachers do in evaluating speaking skills (storytelling) (2) there are three barriers to teachers in evaluating speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja. These obstacles include a) difficulty in preparing the readiness of students in participating in learning, b) difficulty organizing classes, c) difficulty organizing large classes., (3) there are three efforts of teachers in evaluating speaking skills (storytelling). a) implement a strategy to motivate students, b) time-effective, and c) set the time speaking students.keyword : evaluation, speaking skills, short stories
PEMBERITAAN SIDANG MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN (MKD) DALAM SURAT KABAR KOMPAS DAN TRIBUN BALI: SEBUAH KAJIAN WACANA KRITIS Gusti Ayu Putu Pentas Dewianti .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8689

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kosakata pemberitaan sidang MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) di surat kabar Kompas dan Tribun Bali dan (2) mendeskripsikan tata bahasa pemberitaan sidang MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) di surat kabar Kompas dan Tribun Bali. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi yang berupa pustaka. Instruments pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kartu data. Data dianalisis melalui beberapa tahapan yang meliputi, (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Surat kabar Kompas dan surat kabar Tribun Bali lebih banyak menggunakan kosakata membuat klasifikasi dalam mengontruksi pemberitaan sidang MKD. Dalam surat kabar Kompas ditemukan 25 kosakata membuat klasifikasi, 14 kosakata membatasi pandangan, 1 kosakata pertarungan wacana, dan 2 kosakata marjinalisasi sedangkan dalam Tribun bali ditemukan 31 kosakata membuat klasifikasi, 14 kosakata membatasi pandangan, 4 kosakata pertarungan wacana, dan 9 kosakata marjinalisasi. (2) Surat kabar Kompas dan surat kabar Tribun Bali lebih banyak menggunakan tata bahasa efek bentuk kalimat pasif (penghilangan pelaku) dalam mengontruksi pemberitaan sidang MKD. Dalam surat kabar Kompas ditemukan 18 kalimat pasif dan 2 nominalisasi, sedangkan dalam surat kabar Tribun Bali ditemukan 15 kalimat pasif dan 3 nominalisasi.Kata Kunci : sidang MKD, Kompas, Tribun Bali, analisis wacana kritis, teori Roger Fowler, dkk. This research is about descriptive qualitative research study aims to (1) to describe the vocabulary about the reporting of MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) trial in Kompas media and Tribun Bali, (2) to describe the grammatical about the reporting of MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) trial in Kompas media and Tribun Bali. The subject of this research is Kompas media and Tribun Bali. The object of this research the reporting of MKD trial. The gathering of the data done by documentation method such as literature. The instrument in the gathering of the data in this research is card of data. Data analysis of this research used descriptive technique with procedure (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) concluding/verification. The result of this research explain about (1) the Kompas and Tribun Bali use more vocabulary that make the clasification in contruction the report of MKD Trial. In the Kompas newspaper found 25 vocabulary classified, 14 vocabulary restrict the view, first bout vocabulary discourse, and 2 vocabulary marginalization while in Tribun Bali found 31 vocabulary classified, 14 vocabulary restrict the view, 4 vocabulary fight discourse, and 9 vocabulary marginalization. (2) the Kompas and Tribun Bali use more passive grammatical; to lose character in contruction the report of MKD Trial. In the Kompas newspaper found 18 passive and 2 nominalization, whereas in Tribun Bali newspaper found 15 passive and 3 nominalizations.keyword : MKD trial, Kompas, Tribun Bali, critical discourse analysis, Roger Fowler teory
PEMBERITAAN HUBUNGAN JOKOWI DENGAN MEGAWATI DI MEDIA KOMPAS.COM, REPUBLIKA.CO.ID, DAN TEMPO.CO: ANALISIS FRAMING ROBERT N. ENTMAN Ni Wayan Herayati .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8690

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) pembingkaian berita model Robert. N. Entman dalam pemberitaan hubungan Jokowi dengan Megawati di media Kompas.com, Republika.co.id, dan Tempo.co, serta (2) kecendrungan sikap media Kompas.com, Republika.co.id, dan Tempo.co dalam pemberitaan hubungan Jokowi dengan Megawati. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah berita-berita mengenai hubungan Jokowi dengan Megawati yang dimuat di media Kompas.com, Republika.co.id, dan Tempo.co. Objek dalam peneitian ini adalah pembingkaian berita model Robert N. Entman dan kecendrungan sikap media. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tidak semua berita yang dimuat media Kompas.com, Republika.co.id, dan Tempo.co menggunakan elemen Treatment Recommendation. (2) Media Kompas.com cenderung netral, media Republika.co.id cenderung mendukung gambaran Jokowi ‘boneka’ Megawati, sedangkan media Tempo.co mendukung dan membela gambaran Jokowi yang bukan merupakan ‘boneka’ dari Megawati. Kata Kunci : Kata kunci: pembingakaian berita Robert N. Entman, kecendrungan sikap, media internet, Jokowi, Megawati This study aims to describe (1) framing Robert. N. Entman in the news Jokowi relationship with Megawati in media Kompas.com, Republika.co.id, and Tempo.co, and (2) the tendency of media attitude Kompas.com, Republika.co.id, and Tempo.co in reporting relationships Jokowi with Megawati. To achieve these objectives, researchers used a qualitative descriptive study design. Subjects in this study was the news of Jokowi relationship with Megawati were published in the media Kompas.com, Republika.co.id, and Tempo.co. Objects in this peneitian is framing model of Robert N. Entman news and trends of media attitudes. Data collection methods used in this research is the method of documentation. Data were analyzed with descriptive techniques using the procedure (1) data reduction, (2) presentation of data, and (3) verification / conclusion. The results of this study indicate that (1) not all the news published media Kompas.com, Republika.co.id, and Tempo.co use elements Treatment Recommendation. (2) Media Kompas.com tend to be neutral, Republika.co.id media tends to support Jokowi picture 'stuffed' Megawati, while media support and defend Tempo.co Jokowi picture that is not a 'puppet' of Megawati.keyword : Keywords: framing Robert. N. Entman, tendency attitude, internet media, Jokowi, Megawati
VARIASI MENGAJAR GURU BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII SMP N 2 SAWAN I Gusti Ayu Seni p .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8691

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan variasi mengajar guru Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP N 2 Sawan, (2) mendeskripsikan hambatan-hambatan yang dialami guru Bahasa Indonesia dalam mengadakan variasi mengajar di kelas VIII SMP N 2 Sawan, (3) mendeskripsikan usaha guru Bahasa Indonesia dalam mengatasi masalah yang dihadapi ketika mengadakan variasi mengajar di kelas VIII SMP N 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP N 2 Sawan. Objek penelitian ini adalah keterampilan mengadakan variasi mengajar oleh guru Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan langkah sebagai berikut: identifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang menonjol terkait dengan masalah yang diangkat, yakni: (1) variasi mengajar guru yang meliputi gaya mengajar, hal yang paling menonjol adalah perubahan posisi. Variasi penggunaaan media dan bahan ajar yang paling menonjol adalah variasi media pandang. Variasi pola interaksi yang paling menonjol adalah pola interaksi satu arah. (2) Hambatan yang paling menonjol dalam mengadakan variasi mengajar adalah pola interaksi. (3) Usaha yang paling dilakukan guru dalam mengatasi masalah adalah mengadakan diskusi kelompok. Kata Kunci : variasi mengajar, pembelajaran bahasa Indonesia The aims of this descriptive study are (1) describe the variation of teaching Indonesian teacher in class VIII SMP N 2 Sawan, (2) describe the barriers experienced by Indonesian teachers in performing variations of teaching in class VIII SMP N 2 Sawan, (3) describe the effort of teachers Indonesian in addressing the problems faced when holding variation teach in grade VIII SMP N 2 Sawan. This study used a qualitative descriptive design. Subjects in this study is the Indonesian teachers in class VIII SMP N 2 Sawan. The object of this research is a skill taught by teachers holding variation Indonesian. Data collection methods used in this research is the method of observation and interview methods. this study used a qualitative descriptive analysis techniqiues. Data were analyzed with the following steps: data identification, classification, data presentation, verification and drawing conclusions. The results of this study indicate that there are some things that stand related to the issues raised, namely: (1) variations in the teacher's teaching includes teaching styles, the most outstanding thing is the change in position. Variations in the use of media and teaching materials is the most prominent media variation of view. Variation patterns of interaction is the most prominent one-way interaction patterns. (2) the most prominent obstacle in organizing the teaching of variation is the pattern of interaction. (3) The most prominent teachers do to overcome the problem is to have a group discussion.keyword : variation of teaching, learning Indonesian
Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Menulis Teks Ulasan di Kelas VIIIA9 SMP Negeri 1 Singaraja Arista Ediawati .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8692

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan penilaian autentik, (2) pelaksanaan penilaian autentik, (3) kendala yang dihadapi oleh guru dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian autentik, dan (4) respons siswa terhadap pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran menulis teks ulasan di kelas VIIIA9 SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas VIIIA9 SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perencanaan dan pelaksanaan penilaian autentik, kendala yang dihadapi oleh guru dalam penilaian autentik, serta respons siswa terhadap penilaian yang dilakukan oleh guru. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan penilaian autentik dalam pembelajaran menulis teks ulasan tergolong baik karena penilaian yang dilakukan guru memenuhi ciri-ciri penilaian autentik, (2) pelaksanaan penilaian autentik dikembangkan dari perencanaan yang telah disiapkan, (3) terdapat beberapa kendala yang dialami oleh guru dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian autentik, yaitu kurangnya pemahaman mengenai rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), kesulitan dalam menyusun instrumen dan pedoman penilaian, kesulitan menyesuaikan jumlah siswa dengan banyaknya penilaian yang harus dilakukan dan ketersediaan waktu, keterbatasan fasilitas atau sarana prasarana, (4) respons siswa terhadap penilaian tergolong positif dengan skor rata-rata 41,65. Peneliti lain dapat mengkaji aspek lain, seperti dampak psikologis peserta didik terhadap jenis penilaian autentik yang digunakan oleh pendidik, maupun dari aspek kekontekstualan dan kefektifan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa.Kata Kunci : penilaian, autentik, pembelajaran, menulis The purpose of qualitative descriptive research is to describe (1) planning of authentic assessment (2) the implementation of authentic assessment (3) the obstacles that experienced by educators in planning and implementing authentic assessment, and (4) response of student to the implementation of authentic assessment in learning to write the text reviews in class VIIIA9 SMP N 1 Singaraja. The object of this research is planning and implementing authentic assessment, the obstacles that experienced by educator in authentic assessment, and the response of student to the assessment that made by the teacher. The method that used to collect the data is the method of observation, documentation, interviews and questionnaires. The results of this research is defined that (1) planning of authentic assessment in learning to write the text reviews are classified as good because the assessment that implemented by the teacher is identified as authentic assessment, (2) the implementation of authentic assessment is increasing from the planning in the files, (3) there are several obstacles that experienced by the teacher in planning and implementing authentic assessment, such as the lack of understanding about lesson plan, the difficulty in develop instruments and guidelines for assessment, the difficulty of adjusting the number of students with the number of assessment that should be doing and the available time, limited facilities or infrastructure, (4) response of the student to the assessment is positive with average ratings score 41.65. Other researchers could study otheraspects, such as psychological impact of student to the kind of authentic assessment used by educators, as well as from the contextual aspect and effectiveness of authentic assessment in language learning.keyword : Keywords: comment text, authentic assessment, writing
PENERAPAN TEKNIK PEMODELAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS VIIK SMP NEGERI 1 NEGARA Ni Md Mita Anggraeyani .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8693

Abstract

Penelitian Deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang tepat dalam penerapan teknik pemodelan, (2) mendeskripsikan prestasi siswa dalam menulis cerpen dengan penerapan teknik pemodelan, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan teknik pemodelan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIIK SMP Negeri 1 Negara yang berjumlah 36 siswa. Objek penelitian ini adalah penerapan teknik pemodelan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat 17 langkah-langkah pembelajaran yang ditempuh guru dalam menerapkan teknik pemodelan. Secara umum, langkah-langkah yang ditempuh adalah (a) orientasi cerpen, (b) analisis struktur cerpen, (c) menganalisis model cerpen, (d) menulis cerpen, (e) mempresentasikan produk cerpen, dan (f) merivisi produk cerpen, (2) siswa memperoleh prestasi yang baik karena diterapkannya teknik pemodelan, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis cerpenKata Kunci : teknik pemodelan, menulis, cerpen, respons The aims of this descriptive study are (1) to describe the proper steps in implementing modeling technique, (2) to describe students’ achievements on writing short story by the implementation of modeling technique, (3) to describe students’ responses to the implementation of modeling technique. The subjects of this study are the teacher and a class of students in VIIK class, which consists of 36 students, at SMP Negeri 1 Negara. The object of this study is the implementation of modeling technique. The method of collecting the data used in this study are observation, test, and questionnaire method. The data is analyzed by the descriptive qualitative and descriptive quantitative techniques. The result of this study are (1) there are 17 learning steps used by the teacher in implementing modeling technique. In general, the learning steps which used are (a) short story orientation, (b) the analysis of short story structure, (c) analyzing short story model, (d) writing short story, (e) presenting short story product, and (f) revising short story product, (2) the students obtain good achievement caused by the implementation of modeling technique, and (3) the students give very positive responses to the implementation of modeling technique in writing short story learningkeyword : modeling technique, writing, short story, responses
PEMBELAJARAN MENYUNTING TEKS CERITA PENDEK BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KELAS XI IB 2 SMA NEGERI 1 BLAHBATUH Ni Km Tian Kusuma d .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8761

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menyunting teks cerita pendek berdasarkan kurikulum 2013 di kelas XI IB 2 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI IB 2 dan siswa kelas XI IB 2 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Objek penelitian ini adalah pembelajaran menyunting teks cerita pendek. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan, perencanaan pembelajaran sudah sesuai dengan kurikulum 2013. Akan tetapi, masih memiliki beberapa kelemahan, meliputi (1) alokasi waktu dalam RPP yang dibuat oleh guru seharusnya dicantumkan untuk 2x pertemuan, (2) guru tidak merinci langkah-langkah pembelajaran pada masing-masing pertemuan, (3) guru tidak mencantumkan program pengayaan dan remidi, dan (4) guru kurang mencantumkan tes lisan dan penugasan dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah menggunakan pendekatan saintifik. Akan tetapi, masih terdapat ketidaksesuaian antara RPP yang dirancang guru terhadap pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas. Ketidaksesuaian pertama, guru tidak menyampaikan secara sistematis langkah-langkah pembelajaran pada kegiatan inti. Kedua, kegiatan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP. Ketiga, program pengayaan dan remidi yang diberikan oleh guru kepada peserta didik. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah sesuai dengan penilaian autentik. Akan tetapi, masih terdapat kelemahan, yaitu terletak pada rubrik penilaian tes lisan tidak dicantumkan, daftar pertanyaan untuk tes lisan juga belum disediakan, dan daftar pertanyaan tes tertulis juga tidak sesuai dengan RPP.Kata Kunci : pembelajaran, menyunting, teks cerita pendek, kurikulum 2013 This study purpose to describe the planning, implementation, and evaluation of learning text editing short stories based on the curriculum in 2013 in class XI IB 2 Senior High School 1 Blahbatuh. This study used a qualitative descriptive design. The subjects were Indonesian teachers who teach in class XI IB 2 and IB 2 class XI student of Senior High School 1 Blahbatuh. The object of this research is the study of short stories edited text. The data collection methods used were documentation, observation, and interviews. The results of this study showed that the learning plan is in accordance with the curriculum of 2013. However, it still has some drawbacks, including (1) the allocation of time in the RPP (leson plan) made by the teacher should be listed for twice meeting, (2) the teacher did not specify the learning steps in each meeting, (3) the teacher does not list enrichment and remedial programs, and (4) the teacher is not included oral tests and assignments in the RPP (lesson plan). Implementation of learning do by teachers already use a scientific approach. However, still there is a mismatch between the RPP (lesson paln) are designed teachers' teaching practices in the classroom. Incompatibility first, the teacher does not convey systematically learning steps on core activities. Second, learning activities are not in accordance with the RPP (lesson plan). Third, enrichment and remedial programs given by the teacher to the student’s. Evaluation of learning do by teachers is in conformity with the authentic assessment. However, there are still weaknesses, which lies in the assessment rubric oral tests are not listed, the list of questions for the oral test has not been provided, and a list of questions written test is also incompatible with the RPP (leson plan).keyword : learning, editing, text short stories, curriculum 2013
PERBEDAAN PENGARUH PENERAPAN METODE MEMBACA PQRST DAN SQ3R TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA TEKS CERPEN DI KELAS XI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Made Wik Milantini .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8762

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui kemampuan membaca teks cerpen di kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja setelah penerapan metode membaca PQRST dan metode membaca SQ3R, (2) untuk mengetahui perbedaan pengaruh penerapan metode membaca PQRST dan metode membaca SQ3R terhadap kemampuan membaca teks cerpen di kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi experimental design dengan desain penelitian time series design. Variabel dalam penelitian ini adalah penerapan metode PQRST dan SQ3R dalam pembelajaran teks cerpen sebagai variabel bebas, hasil membaca teks cerpen sebagai variable terikat. Sampel penelitian ini berjumlah 65 orang siswa kelas XI TKJ yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan simple random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan teknik Manova berbantuan program komputer SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan membaca teks cerpen di kelas XI TKJ 1 setelah penerapan metode membaca PQRST tergolong cukup dengan rata-rata 65,3, sedangkan kemampuan membaca teks cerpen di kelas XI TKJ 2 setelah penerapan metode membaca SQ3R tergolong sedang dengan rata-rata 58,3; (2) ada perbedaan pengaruh penerapan metode membaca PQRST dan SQ3R terhadap kemampuan membaca teks cerpen di kelas XI TJK 1 SMK Negeri 3 Singaraja. Hal ini dibuktikan dari hasil pascates kelompok PQRST lebih besar daripada hasil pascates kelompok SQ3R (65,3 > 58,3). Dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca teks cerpen siswa yang menerapkan metode PQRST lebih tinggi daripada kemampuan membaca teks cerpen siswa yang menerapkan metode SQ3R di kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja. Kata Kunci : Kata kunci: metode PQRST dan SQ3R, hasil membaca teks cerpen This study was aimed (1) to determine the ability in reading text short stories in class XI SMK Negeri 3 Singaraja after applying the PQRST method and SQ3R method in reading, (2) to determine the differences effect of applying the PQRST method and SQ3R methods in reading of ability to read text short stories in class XI SMK Negeri 3 Singaraja. This study was used a quasi-experimental research design with time series. The variable in this research is the application of SQ3R PQRST methods in learning and text stories as independent variables, the results of text reading short stories as the dependent variable. The sample of the research was 65 students of class XI TKJ was selected using probability sampling technique with simple random sampling. Data was collected using test method. Data were analyzed by using SPSS computer Manova program aided data analyst 16. The method was used in this research using descriptive method and statistical methods. The results showed that (1) the ability to read text short stories in class XI TKJ 1 after application of the PQRST method in reading was categorized as well with the average post-test score of 65.3, while the ability to read the text of the short story in class XI TKJ 2 after the application of the SQ3R method of reading was categorized as enough with an average post-test score of 58.3; (2) There is a difference effect of the application of SQ3R methods and PQRST method in reading. The application of the PQRST method in reading gave better results to students at class XI of SMK Negeri 3 Singaraja than applying the SQ3R method. PQRST method was better than SQ3R method. This is evidenced from the post-test PQRST groups larger than post-test results SQ3R group (65.3> 58.3). It can be concluded that the ability to read text stories of students who apply PQRST methods higher than the ability to read text stories of students who apply SQ3R method in class XI SMK Negeri 3 Singaraja.keyword : Keywords: methods PQRST and SQ3R, the reading of the text stories
Model Pembelajaran Guru dalam Menulis Buku Harian Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sawan Putu Wahyu Pertiwi .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8763

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan (1) model pembelajaran guru dalam menulis buku harian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan, (2) Alasan guru menggunakan model pembelajaran tersebut dalam menulis buku harian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan, (3) kendala – kendala yang dihadapi oleh guru menerapkan model pembelajaran tersebut dalam menulis buku harian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini guru pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VII B dan VII L SMP Negeri 2 Sawan. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran guru dalam menulis buku harian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan. Data mengenai model pembelajaran yang digunakan guru diperoleh melalui metode observasi, dan dokumentasi. Data mengenai alasan guru menggunakan model pembelajaran tersebut serta kendala – kendala yang dihadapi guru diperoleh melalui metode wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis kritis. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan tiga hasil yaitu (1) model pembelajaran guru dalam menulis buku harian siswa kelas VII B dan VII L yaitu (a) model pembelajaran PAIKEM (b) kontekstual, (c) ekspositori. (2) Alasan guru menggunakan model pembelajaran tersebut dalam menulis buku harian yaitu, (a) menciptakan suasana belajar yang kondusif, aktif, kreatif, dan menyenangkan, (b) melatih siswa berfikir kritis dan kreatif dalam menemukan ide yang akan dikembangkan dalam menulis, (c) menumbuhkembangkan kreativitas menulis siswa. (3) Kendala – kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran yaitu (a) memotivasi siswa untuk berani bertanya dan menjawab pertanyaan, (b) sulit menjelaskan pembelajaran agar benar – benar dipahami siswa, (c) membangkitkan imajinasi siswa terhadap sesuatu yang dijadikan ide dalam menulis buku harian. Kesimpulannya dalam penelitian ini, guru menggunakan model pembelajaran PAIKEM, kontekstual, dan ekspositori dalam mengajarkan menulis buku harian. Guru harus menggunakan model pembelajaran sesuai dengan materi pelajaran. Kata Kunci : model pembelajaran, menulis buku harian. This study describes (1) model of teacher learning in a diary of seventh grade students of SMP Negeri 2 Sawan, (2) The reason teachers use the model lesson in a diary of seventh grade students of SMP Negeri 2 Sawan, (3) constraints - constraints faced by teachers applying the learning model in a diary of class VII SMP Negeri 2 Sawan. This study used a qualitative descriptive design. This research subject teachers pengampu Indonesian subjects in class VII B and VII L SMP Negeri 2 Sawan. The object of this study is a model of teacher learning in a diary of class VII SMP Negeri 2 Sawan. Data on teacher learning model used is obtained through observation, and documentation. Data on the reasons teachers use learning model and the constraints - constraints that teachers face obtained through the interview method. Analysis of the data in this study using critical analysis. Based on the analysis that has been done, get three results: (1) model of teacher learning in a diary of class VII B and VII L is (a) learning model PAIKEM (b) contextual, (c) the expository. (2) The reason teachers use the model lesson in a diary namely, (a) creating a conducive learning atmosphere, active, creative, and fun, (b) train students to think critically and creatively to find ideas that will be developed in writing, ( c) develop the creativity of students' writing. (3) Constraints - constraints faced by teachers in implementing the learning model, namely (a) motivate students to dare to ask and answer questions, (b) it is difficult to explain the learning that really - really understand the students, (c) the imagination of students towards something that made ideas in a diary. The conclution, the teachers using : PAIKEM, contextual, and exspository models in teaching and learning of deary. Sugisted that acconding to subject mater. keyword : learning model, write a diary.
MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS BERITA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KECAMATAN GEROKGAK Kadek Ayu Dwi Handayani .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis berita (2) respons siswa terhadap penggunaan media dalam pembelajaran menulis berita, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran menulis berita. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII se-Kecamatan Gerokgak dan siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kecamatan Gerokgak dengan objek penelitian berupa media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis berita. Ada tiga metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis berita cukup bervariasi, yaitu media berbasis manusia, media berbasis teks, media berbasis audio visual, dan media berbasis komputer. (2) respons siswa terhadap penggunaan media pembelajaran menulis berita tergolong baik, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran menulis berita meliputi kendala dalam pemilihan media, penyediaan fasilitas, waktu, dan karakteristik siswa.Kata Kunci : media pembelajaran menulis, menulis berita. This research aimed to describes (1) the types of media used by teacher in writing news (2) the student’s response to the effectiveness of the use of media in teaching writing news, and (3) the constraints that faced by teacher when using media in teaching writing news. This research uses descriptive qualitative and quantitative research design. Subject in this research is Indonesia teacher of 8th grade and Students of 8th grade in SMP Negeri districts Gerokgak with the research object is instructional media used by teachers in writting news. Data collection method that used in this research are observation, interviews, and questionnaires. The data obtained is analyzed using descriptive qualitative and quantitative analysis technique. The results of this research showed that (1) the types of media that used by teachers in teaching writing news is varies, it is human media, text media, audio visual media, and computer media, (2) the response of students to the useness of the instructional media in writting news is belong good, and (4) the constraints faced by teacher to the use of media in writting news involved obtacles of choosing media, facilities, time, and students characteristic.keyword : write learning media, writing news

Page 2 of 3 | Total Record : 25