cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2017)" : 82 Documents clear
PENGGUNAAN MEDIA BOOKLET BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER TINKING SKILL) GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN CERITA FABEL DI KELAS VII MTs NEGERI 2 BULELENG Riska Arisma .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd., M.Pd. .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14615

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan (1) penggunaan media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) dalam pembelajaran cerita fabel di kelas VII dan (2) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru saat menggunakan media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) dalam pembelajaran cerita fabel di kelas VII MTs Negeri 2 Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa. Objek dalam penelitian ini adalah penggunaan media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru saat menggunakan media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini ialah (1) penggunaan media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) dalam pembelajaran cerita fabel telah memenuhi prosedur, yaitu pada awal pembelajaran, guru mampu menggiring siswa; pada inti pembelajaran, siswa mampu mengikuti pembelajaran cerita fabel dengan menggunakan media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) dengan maksimal, dan pada akhir pembelajaran siswa mampu menjawab pelatihan HOTS dengan baik. (2) Kendala guru adalah dari segi siswa. Simpulan penelitian ini adalah (1) penggunaan booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) telah efektif dan sesuai prosedur. (2) Kendala yang ditemukan oleh guru adalah dari segi siswa. Saran penelitian ini ialah, guru bahasa Indonesia agar mempertahankan keefektifan media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) dan lebih memotivasi siswa untuk meningkatkan pembelajaran.Kata Kunci : Media booklet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill), pembelajaran, cerita fabel This study aimed to describe (1) the use of HOTS-based booklet book (Higher Order Thinking Skill) in learning fable story for seventh grade students and(2) constraints faced by teachers when using HOTS-based booklet (Higher Order Thinking Skill) in learning fable story at seveth grade students in MTs Negeri 2 Buleleng. This study used descriptive qualitative research design. The subjects of this study were teachers and students. The object of this study was the use of HOTS-based booklet book (Higher Order Thinking Skill) and constraints faced by teachers when using HOTS-based booklet (Higher Order Thinking Skill). The data were collected through observation, documentation, and interview. The data in this study were analyzed descriptive qualitatively. The results of this study were (1) the use of HOTS-based booklet book (Higher Order Thinking Skill) in learning fable story has followed the procedure, that is at the beginning the teacher's learning, can lead the students; at the core of learning the students were able to follow the learning of fable story by using HOTS-based booklet (Higher Order Thinking Skill) maximally, and at the end of the learning students were able to answer HOTS training well. (2) the teacher’s constraints was in terms of the students. The conclusions of this study were (1) the use of HOTS-based booklets (Higher Order Thinking Skill) has been effective and based on the procedures. (2) the obstacles found by teachers was in terms of the students. The suggestion of this research is, Indonesian teacher should maintain the effectiveness of HOTS-based booklet media (Higher Order Thinking Skill) and motivate the students more to increase their learning.keyword : HOTS-based booklet medium (Higher Order Thinking Skill), learning, fable story
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA BUKU TEKS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MATERI MEMBUAT SINOPSIS NOVEL REMAJA INDONESIA KELAS VIII C DI SMP NEGERI 2 SAWAN Elisabeth Pinis .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14631

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) pembelajaran bahasa Indonesia melalui penggunaan media buku teks pada materi membuat sinopsis novel remaja Indonesia di kelas VIII C di SMP Negeri 2 Sawan dan (2) kendala-kendala yang memengaruhi ketidakefektifan penggunaan media buku teks dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada materi membuat sinopsis novel remaja Indonesia di kelas VIII C di SMP Negeri 2 Sawan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi beberapa pihak, baik secara teoretis maupun praktis. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas VIII C SMP Negeri 2 Sawan, sedangkan objek penelitian ini yakni pembelajaran dan kendala-kendala yang memengaruhi ketidakefektifan penggunaan media buku teks pada pembelajaran bahasa Indonesia dalam membuat sinopsis novel remaja Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakann teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) pembelajaran bahasa Indonesia dalam materi membuat sinopsis remaja Indonesia lebih terfokus pada buku teks. (2) Kendala-kendala yang memengaruhi ketidakefektifan pembelajaran pada materi membuat sinopsis novel remaja Indonesia, yakni berasal dari faktor guru dan siswa. Kendala yang dirasakan oleh guru di antaranya guru kekurangan waktu dalam proses pembelajaran dan membuat siswa agar tidak mudah bosan untuk mendengarkan materi yang dijelaskan. Selanjutnya, kendala yang dirasakan oleh siswa di antaranya, tidak semua siswa memiliki buku teks, sulit memahami contoh sinopsis novel pada buku teks, kemampuan siswa dalam membuat sinopsis novel remaja Indonesia sangat rendah, menemukan novel remaja Indonesia cukup susah, serta membaca novel membutuhkan kosentrasi dan waktu yang cukup lama. Kata Kunci : Media Buku teks, Pembelajaran bahasa Indonesia membuat sinopsis novel This study aims to describe (1) learning Indonesian through the use of text book media on the material to make a synopsis of Indonesian adolescent novels in class VIII C in SMP Negeri 2 Sawan and (2) constraints that affect the ineffectiveness of the use of text book media in learning Indonesian at material make synopsis of adolescent novel Indonesia in class VIII C in SMP Negeri 2 Sawan. The results of this study are expected to provide benefits for some parties, both theoretical and practical. The subjects of this study are students and teachers of class VIII C SMP Negeri 2 Sawan, while the object of this study is learning and constraints that affect the ineffectiveness of text book media use in learning Indonesian in making synopsis of adolescent novels Indonesia. This research uses data collection method in the form of observation, interview, and documentation. Data were analyzed by using qualitative descriptive data analysis technique. The results showed (1) Indonesian language learning in the material to make the synopsis of Indonesian teenagers more focused on text books. (2) Constraints affecting the ineffectiveness of learning in the material make synopsis of adolescent novel Indonesia, that is derived from factor of teacher and student. Constraints felt by teachers include teachers lack of time in the learning process and make students not easily bored to listen to the material described. Furthermore, the obstacles are felt by students in between, not all students have text books, it is difficult to understand examples of novel synopsis of text books, students' ability in making synopsis of Indonesian teen novels is very low, finding novels of Indonesian teenagers quite difficult, and reading novel requires concentration and a long time.keyword : Media Text books, Indonesian Lessons create a novel synopsis
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA SURAT DINAS DI KANTOR PERBEKEL DESA PENGLUMBARAN KABUPATEN BANGLI SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS SURAT DI SEKOLAH I KADEK DARMADI ADIYASA .; Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .; Prof. Dr. Drs. I Wayan Rasna, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesalahan penggunaaan ejaan pada surat dinas yang disusun pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran. (2) kesalahan penggunaan pilihan kata pada surat dinas yang disusun pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran. (3) implikasi penggunaan bahasa Indonesia terhadap pembelajaran menulis surat di sekolah. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah surat dinas yang dikeluarkan pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran. Objek penelitian ini adalah penggunaan bahasa Indonesia pada surat dinas yang meliputi penggunaan ejaan, pilihan kata dan penggunaan bahasa Indonesia pada pembelajaran menulis di sekolah. Data yang dikumpulkan berupa surat dinas dengan menggunakan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah (1) kesalahan penggunaan ejaan dalam surat dinas memiliki kesalahan sebanyak 95 kesalahan pemakaian huruf, 5 kesalahan penulisan kata, dan 379 kesalahan penggunaan tanda baca. (2) kesalahan penggunaan pilihan kata dalam surat dinas memiliki kesalahan (a) kesalahan kelangsungan pilihan kata/diksi berjumlah 33 kesalahan, (b) kesalahan penggunaan kata tidak baku 20 kata. (3) implikasi penggunaan bahasa Indonesia pada penelitian ini, yaitu implikasi teoritis yang memberikan penegasan teori yang berkaitan dengan penggunaan ejaan dan diksi. Kemudian implikasi praktis, dapat memberikan pengetahuan bagi pembaca mengenai penggunaan ejaan dan pemilihan kata/diksi. Simpulan penelitian ini adalah (1) kesalahan terbanyak ditemukan pada penggunaan ejaan 479 kesalahan. (2) kesalahan pemilihan kata sebanyak 53 kesalahan. (3) implikasi penelitian ini dibedakan menjadi dua yaitu implikasi teoretis dan implikasi praktis. Saran penelitian ini ialah, pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran harus memiliki pedoman penggunaan EYD yang benar sebagai pedoman. Selain itu, untuk balai bahasa hendaknya melakukan penyuluhan bahasa ke desa-desa.Kata Kunci : penggunaan bahasa Indonesia, surat dinas, kantor This study aimed for describing 1) the use of spelling in formal letter organized by office of Perbekel Desa Penglumbaran. 2) the use of word choice in formal letter organized by office of Perbekel Desa Penglumbaran. 3) the implication of the use of Indonesian language to the lesson of letter’s writing in the school. This study used descriptive qualitative design. The subject of this study were the formal letter organized by the officer of Kantor Perbekel Desa Penglumbaran. The object of this study was the use of Indonesian language including the use of spelling, word choice and the use of Indonesian language in lesson writing in the school. The data was collected by using documentation. The result showed that: 1) the use of spelling in formal letter had error as many as 95 errors in terms of alphabet’s use, 5 errors in terms of word choice, and 379 errors in terms of symbol’s use. 2) the use of word choice in formal letter had errors such as: a) the choice of word directly/diction as many as 33 errors, b) the use of 20 non-formal words, 3) the implication of the use of Indonesian language in this study were: theoretical implication which provided the theory based on spelling and word choice. Then, practical implication which provided knowledge to the reader related to the use of spelling and word choice/diction. The conclusions of this study were: 1) the most error occurred in spelling which is 479 errors. 2) the errors of word choice occurred were 53 errors, 3) the implication of this study was divided into 2 such as theoretical and practical implication. This study suggested that, the officer of perbekel desa Penglumbaran must have the guideline of correct spelling. Besides that, balai bahasa must give socialization to the villages.keyword : the use of Indonesian language, formal letter, office
Peningkatan Kemampuan Siswa Menulis Teks Negosiasi dengan Menggunakan Metode Karyawisata Kelas X IPA 1 MAN 1 Buleleng Abu Farhan .; Prof. Dr. I Nengah Martha, M.Pd. .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14894

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di MAN 1 Buleleng ini bertujuan (1) mengidentifikasi langkah-langkah penggunaan metode karyawisata dalam meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X IPA 1 MAN 1 Buleleng (2) mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks negosiasi siswa dengan menggunakan metode karyawisata, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan metode karyawisata dalam pembelajaran menulis teksnegosiasi. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK. Subjek dalam penelitian ini adalah buk Sriwahyuni dan siswa kelas X IPA 1, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penggunaan metode karyawisata. Data dikumpulkan dengan metode observasi, tes, angket/kuisioner, serta wawancara. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat beberapa langkah pembelajaran dalam penggunaan metode karyawisata untuk meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X IPA 1 MAN 1 Buleleng. Langkah tersebut yakni (a) memberi apersepsi dan motivasi, (b) menyampaikan materi dengan jelas, (c) menetapkan dan mempelajari objek, (d) pelaksanaan karyawisata, (e) menjelaskan kriteria penilaian, (f) kegiatan menulis, (g) terakhir penutup. (2) Nilai kemampuan menulis teks negosiasi siswa mengalami peningkatan, hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata dari prasiklus (65,00), siklus I (75,91), dan siklus II (83,81) (3) Siswa memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pembelajaran teks negosiiasi dengan menggunakan metode karyawisata. Penggunaan metode karyawisata dalam pembelajaran menulis teks negosiasi mampu meningkatkan prestasi siswa dalam menulis dan penggunaan metode ini juga mendapat respons yang positif dari siswa. Kata Kunci : metode karyawisata, teks negosiasi, siswa MAN. This classroom action research was done in MAN 1 Buleleng aimed to: (1) identifying the steps of using field trip method to improve writing negotiation text for 10th grade science students in MAN Buleleng, (2) investigating the competency on writing negotiation text by using field trip method, and (3) investigating the students’ response toward the use of field trip method in learning writing negotiation text. This research uses PTK design. Subjects in this study were the capital Sriwahyuni and 10th grade science students, while the object in this study is the use of the method of field trip. The data was collected by using observation, test, questionnaire and interview and then the data was analyzed by using descriptive quantitative and qualitative. The results showed (1) There are several learning steps in the use of field trip method to improve the ability to write the text of negotiation of students of class X IPA 1 MAN 1 Buleleng. That step is (a) give the apperception and motivation, (b) convey material clearly, (c) establish and study objects, (d) execution of field trips, (e) explains the assessment criteria, (f) the writing activity, (g) the final closing. (2) The value of students' writing negotiation text skills has increased, this is evidenced by the average value of prasiklus (65,00), cycle I (75,91), and cycle II (83,81). (3) Students give positive responses to the implementation of negotiated text lessons using field trip method. The use of field trip method in learning to write negotiation text able to improve student achievement in writing and use of this method also get positive response from student.keyword : field trip study method, negotiation text, student MAN
ANALISIS KESESUAIAN MATERI BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SMP/MTS KELAS VII DENGAN KARAKTERISTIK SISWA KELAS VII A7 DI SMPN 1 SINGARAJA Ni Made Gita Pramana .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan tuntutan kurikulum dan (2) Mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Subjek pada penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi, siswa kelas VII A7, dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi silabus mata pelajaran bahasa Indonesia jenjang SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan instrument wawancara untuk mengetahui kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tedapat beberapa materi yang kurang sesuai dengan KI 3 dan KI 4 dalam Kurikulum 2013. Di samping itu, peneliti menemukan kekurangsesuaian pada penilaian autentik kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan.dan (2) materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 sesuai dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja, walaupun belum secara maksimal. Peneliti berharap peneliti lain dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan permasalahan tingkat keterbacaan, kemudahan, dan keterpahaman buku teks. Selain itu, objek lain yang dapat diteliti, yaitu unsur kebahasaan buku teks yang dilihat dari beberapa aspekKata Kunci : materi, kurikulum 2013, karakteristik siswa SMP This research has purposes to (1) describe the suitability of the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the curriculum demands, and (2) describe the suitability of Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the students’ characteristics of the VII A7 class at SMPN 1 Singaraja. The subjects of this research are the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 in the revision edition, the students of VII A7 class, and the Indonesian teacher at SMPN 1 Singaraja. The object of the research is the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade. The method of data collection which is used is the documentation of Indonesian syllabus at the seventh grade of junior high school method. This research uses interview as the instrument to know the suitability of Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the students’ characteristics of the VII A7 class at SMPN 1 Singaraja. The data analysis uses descriptive qualitative technique. The result of the research are (1) it is found that some materials are not appropriate to the KI 3 and KI 4 in the curriculum 2013. Beside that, the researcher founds the incompability of the authentic assessment of knowledge competence to the skill competence, and (2) the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 in the revision edition in 2017 is appropriate to the students’ characteristics of the VII A7 at SMPN 1 Singaraja, although it is not maximal. The researcher hopes that the other researchers can do a research which is related to the problems of reading level, convenience, and the understanding of textbook. Besides, the other objects that can be investigated are the elements of linguistics textbook that can be seen from some aspects.keyword : material, curriculum 2013, the characteristics of junior high school students
PENGGUNAAN UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI BALI MANDARA Mochamad Dana Irwantha .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran menggunakan Unit Kegiatan Belajar Mandiri dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X MIPA 2 SMA Negeri Bali Mandara, (2) pelaksanaan pembelajaran menggunakan Unit Kegiatan Belajar Mandiri dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X MIPA 2 SMA Negeri Bali Mandara, (3) respons siswa terhadap penggunaan Unit Kegiatan Belajar Mandiri dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X MIPA 2 SMA Negeri Bali Mandara, dan (4) kendala penggunaan Unit Kegiatan Belajar Mandiri oleh guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X MIPA 2 SMA Negeri Bali Mandara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X MIPA 2. Objek penelitian ini adalah penggunaan Unit Kegiatan Belajar Mandiri oleh guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode observasi, motode angket, dan metode wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan pembelajaran terdiri atas beberapa komponen dan sudah sesuai dengan pedoman penjabaran komponen RPP dalam Permendikbud No 81A tahun 2013, (2) pelaksanaan pembelajaran menggunakan Unit Kegiatan Belajar Mandiri mencakup tiga tahap, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup, (3) respons siswa terhadap penggunaan Unit Kegiatan Belajar Mandiri adalah positif (rata-rata respon sebesar 41,5), dan (4) kendala yang dihadapi oleh guru, yaitu guru kesulitan memeriksa Unit Kegiatan Belajar Mandiri, kesulitan membagikan materi dalam bentuk soft copy, kesulitan menjelaskan materi, dan kesulitan mencetak Unit Kegiatan Belajar Mandiri.Kata Kunci : Unit Kegiatan Belajar Mandiri, pembelajaran bahasa Indonesia. This study aims to describe (1) learning planning using Independent Learning unit Activity in learning Indonesian in class X MIPA 2 of SMA Negeri Bali Mandara, (2) the implementation of using Independent Learning Unit Activities t in learning Indonesian in class X MIPA 2 of SMA Negeri Bali Mandara, (3) student's response to the use of Self-Study Learning Unit in learning Indonesian in class X MIPA 2 of SMA Negeri Bali Mandara, and (4) constraint of using Self-Study Learning Unit by teacher in learning Indonesian in class X MIPA 2 of SMA Bali Mandara. This research used descriptive qualitative-quantitative research design. The subjects of this study were Indonesian teachers and students of class X MIPA 2. The object of this research is the use of Self-Study Learning Unit by teachers in Indonesian language learning. Data collection methods used was documentation method, observation method, questionnaire method, and interview method. The results of this study are (1) learning planning consists of several components and is in accordance with the guidance of translation of RPP components in Permendikbud No 81A in 2013, (2) the implementation of learning using the Self-Study Learning Unit includes three stages: preliminary activities, core activities, and (3) the student's response to the use of the Independent Learning Activity Unit is positive (average response is 41.5), and (4) obstacles faced by the teacher, the teacher has difficulties in checking the Self-Study Activities Unit, difficulties in distributing the material in soft copy forms, difficulty in explaining the material, and difficulty in printing the Self-Study Activities Unit.keyword : Independent Learning Unit Activity, Indonesian language learning.
PEMBELAJARAN MENGONVERSI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SERIRIT DENGAN PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN MADE SRI ARDENI .; Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. .; I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd., M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt dengan penerapan metode bermain peran yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Seririt. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala penerapan metode bermain peran dalam pembelajaran mengonversi teks negosiasi. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode yakni (1) metode observasi untuk mengamati proses pembelajaran berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru. (2) Metode dokumentasi untuk mengumpulkan data berkaitan dengan keterampilan siswa memerankan teks negosiasi berdasarkan metode bermain peran. (3) metode wawancara untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru saat pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt dengan penerapan metode bermain peran. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan permendikbud Tahun 2016, hanya saja pada bagian materi pelajaran, pendekatan pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan rencana kegiatan ini perlu diperbaiki. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, kesesuaian pendekatan saintifik terlihat ketika guru sudah mampu merumuskan pertanyaan berdasarkan fasilitas yang sudah disediakan oleh guru yaitu memberikan peluang siswa menonton video negosiasi. Evaluasi sudah sesuai dengan penilaian keterampilan siswa menunjukan total nilai 3.047 dengan rata-rata 87 (kategori baik), 2.927 siswa pemperoleh kategori cukup serta 2.536 siswa pemperoleh kategori cukup. Terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt yaitu : (1) penyusunan RPP, (2) alokasi waktu. Kata Kunci : Pembelajaran, teks negosiasi, bermain peran This study aims to examine the learning of converting the text of the negotiation of class X students of SMA Negeri 1 Seririt with the application of role playing methods which include aspects of planning, implementation, evaluation, and constraints faced by Indonesian teachers in SMA Negeri 1 Seririt. The design of this research is descriptive-qualitative. The subjects of this study are Indonesian language teachers and students of grade X SMA Negeri 1 Seririt. The object of this research is the planning, implementation, evaluation, and constraints of application of role playing method in learning convert negotiation text. The data obtained were collected by several methods, namely (1) observation method to observe the learning process based on the implementation plan of learning made by the teacher. (2) Documentation method for collecting data relating to the students' skills plays the text of negotiation based on the role play method. (3) interview method to know the constraints faced by teacher when learning convert text negotiation of class X student SMA Negeri 1 Seririt with application of role playing method. Based on the data analysis, the learning plan made by the teacher has been in accordance with permendikbud Year 2016, only on the subject matter, learning approach, learning objectives, and the plan of this activity needs to be improved. Implementation of learning using scientific approach, the appropriateness of scientific approach seen when the teacher was able to formulate questions based on facilities that have been provided by the teacher is to provide students the opportunity to watch the video negotiations. The evaluation was in accordance with the student skill assessment showing the total score of 3,047 with an average of 87 (good category), 2,927 students earned enough category and 2,536 students earned enough category. There are some obstacles in the learning process to convert the text of the negotiation of class X students of SMA Negeri 1 Seririt namely: (1) preparation of RPP, (2) time allocation.keyword : Learning, negotiating text, role play
Pembelajaran Menulis Puisi Berdasarkan Pendekatan Kontekstual pada Siswa Kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada Kerta Yasa I Wayan .; Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. .; I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd., M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14978

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskipsikan langkah-langkah operasional yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada, (2) mendeskripsikan tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada, (3) mendeskripsikan hambatan-hambatan yang yang dihadapi oleh guru dalam mengelola pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode yakni (1) metode observasi untuk mengamati langkah-langkah operasional yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2. (2) metode dokumantasi untuk mengumpulkan data berkaitan dengan tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (3) metode wawancara untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam mengelola pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh beberapa langkah yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi dengan pendekatan kontekstual. Langkah tersebut dimulai dari memberi umpan balik, pemberian materi hingga pembelajaran menulis puisi yang berbasis pendekatan kontekstual. Tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 SMAN 1 Sukasada menunjukkan nilai rata-rata 79 (kategori baik) dengan persentase 22,72 % siswa memperoleh nilai kategori sangat baik, 68,18% siswa memperoleh nilai kategori baik serta 9,09 % siswa memperoleh kategori cukup.Terdapat beberapa hambatan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual yaitu : (1) siswa kurang termotivasi (2) kesulitan mengondisikan kelas. Kata Kunci : Kata kunci: menulis, puisi, kontekstual This study was designed in form of descriptive qualitative. The aim of this study were (1) to describe operational steps taken by teacher in learning how to write poetry based on contextual approach in class X student MIA 2 SMA N 1 Sukasada, (2) to describe level of student ability in writing poetry based on contextual approach in class X student MIA 2 SMA N 1 Sukasada, (3) to describes the obstacles faced by teachers in managing the learning of writing poetry based on the contextual approach on the students in class X MIA 2 SMA N 1 Sukasada. The data were collected by several methods namely, (1) observation method to observe the operational steps taken by teacher in learning how to write poetry based on the contextual approach on the students in class X MIA 2. (2) Documant method to collect data related to the level of students’ ability in writing poetry based on contextual approach in X class MIA 2 students, (3) interview method to find out the obstacles faced by teacher in managing poetry writing lesson based on contextual approach in class X student MIA 2 SMA N 1 Sukasada. Based on data analysis conducted, obtained several steps taken by teacher in learning how to write poetry with contextual approach. This step begins with giving feedback, giving materials in learning how to write poems based on a contextual approach. The level of students' ability in writing poetry based on the contextual approach in the class X students MIA 2 SMAN 1 Sukasada shows the average value was 79 (good category) with the percentage of 22,72% students as the highest score categories, 68,18% students get good category value and 9.09% of students get enough categories. There are several obstacles faced by teachers in the process of learning how to write poetry based on contextual approaches were: (1) students are less motivated (2) difficulty class conditioning. keyword : Keywords: writing, poetry, contextual
PENGGUNAAN E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI BALI MANDARA I Putu Darmika .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) isi dan daya dukung e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara, (2) penerapan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara, dan (3) respons peserta didik terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan peserta didik kelas XI IPA I dan IPA II SMA Negeri Bali Mandara. Objek penelitian ini adalah penggunaan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner (angket).Temuan dalam penelitian ini adalah (1) isi e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia,ada lima yaitu: (a) kode kelas, (b) materi bahasa Indonesia,(c) materi tambahan (d) tugas online, dan (e) hasil asessment. Sementara daya dukung e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara ada tiga, yaitu: (a) mempermudah guru dalam mengajar, (b) mendukung materi dalam silabus, (c) memfasilitasi evaluasi online. (2) Penerapan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara dapat dibagi menjadi dua, yaitu (a) dalam bentuk flip learning, dan (b) dalam bentuk full e-learning. (3) Respons peserta didik terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu sangat positif (31,45%) dengan rincian terdapat 21 (47,72%) memberikan resposn sangat setuju dan 23 (52,27%) memberikan respons setuju.Kata Kunci : Penggunaan e-learning, isi, dan daya dukung e-learning, dan respons peserta didik This research intended to describe (1) the content and supportability of e-learning in Indonesian language learning in SMA Negeri Bali Mandara, (2) the application of e-learning in Indonesian language learning in SMA Negeri Bali Mandara, and (3) the response of thestudents due to the application of e-learning in Indonesian language learning. This research used descriptive qualitative-quantitative as the research design. The subjects of this study were Indonesian language teachers and the students of class XI IPA I and IPA II of SMA Negeri Bali Mandara. The object of this research was the application of e-learning in Indonesian language learning. The data in this research were collected through observation method, interview, documentation, and questionnaire. The findings of this research were (1) the content of e-learning in Indonesian language learning there are five, those were: (a) class code, (b) Indonesian language material, (c) additional material (d) online task, and (e) assessment results. Meanwhilethe supportability of e-learning in Indonesian language learningin SMA Negeri Bali Mandara there are three, those were: (a) facilitate the teachers in teaching, (b) support the material in the syllabus, (c) facilitate the online evaluation. (2) The application of e-learning in Indonesian language learning in SMA Negeri Bali Mandara could be divided into two, those were: (a) in the form of flip learning, and (b) in the form of full e-learning. (3) The response of students due to the application of e-learning in Indonesian language learning, that was very positive (31.45%) with details there were 21 (47,72%) gave response strongly agree and 23 (52,27%) gave response agree .keyword : Application of e-learning, content and supportability of e-learning, and student's response
PEMANFAATAN TEKNIK KATA KUNCI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X MIPA 5 SMA N 1 PAYANGAN I Nyoman Trayanjana Putra .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14985

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) mengetahui langkah-langkah penggunaan teknik kata kunci pada pembelajaran menulis teks eksposisi siswa kelas X MIPA 5 di SMA N 1 Payangan, (2) mengetahui peningkatan keterampilan menulis teks eksposisi siswa SMA N 1 Payangan setelah melaksanakan pembelajaran menulis teks eksposisi dengan menggunakan teknik kata kunci. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa. Guru mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas X MIPA 5 bernama Ni Putu Lina Wahyuningsih dan siswa kelas X MIPA 5 yang berjumlah 26 di SMA N 1 Payangan. Objek penelitian ini adalah penggunaan kata kunci untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi di kelas X MIPA 5 SMA N 1 Payangan. Metode pengumpulan data ini adalah metode observasi dan metode tes. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data langkah-langkah pemanfaatan teknik kata kunci dalam menulis teks eksposisi dan metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil kemampuan menulis teks eksposisi dengan menggunakan teknik kata kunci. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah penerapan teknik kata kunci, yaitu guru memberikan penjelasan kepada siswa melalui tanya jawab untuk menggali pengetahuan siswa, guru menjelaskan langkah-langkah menulis teks eksposisi menggunakan teknik kata kunci, guru membagikan gambar karikatur sebagai media dalam pelatihan menulis teks eksposisi, dan guru membimbing siswa secara intensif agar dapat menghasilkan tulisan yang baik, (2) hasil peningkatan skor yang diperoleh pada pratindakan yaitu 62,3 dengan kategori cukup. Pada siklus I skor meningkat menjadi 65,6 dengan kategori cukup, dan pada siklus II menjadi 72,6 dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknik kata kunci dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X MIPA 5 SMA N 1 Payangan. Kata Kunci : teknik kata kunci, menulis, teks eksposisi This study was a classroom action research which aims to (1) know the steps of using keyword technique on learning writing exposition text of X class of MIPA 5 in SMA N 1 Payangan, (2) to know the improvement of writing skill of exposition text of SMA N 1 Payangan after implementing writing expository text using keyword technique. The subjects of this study were teachers and students. The name of Indonesian teacher in X class of MIPA 5 is Ni Putu Lina Wahyuningsih and the total of the students were 26 in SMA N 1 Payangan. The object of this study was the use of keywords to improve the students writing ability in writing exposition text in class X MIPA 5 SMA N 1 Payangan. This method of data collection were observation and test methods. Observational methods were used to collect data on the use of keyword techniques in writing expository texts and test methods used to collect data on the results of the ability to write expositive text using the keyword technique. The data of this study were analyzed by using qualitative descriptive quantitative technique. The results of this study indicate that (1) the steps of application of keyword technique, such as the teacher gives explanations to the students through question and answer to explore the students' knowledge, the teacher explains the steps of writing exposition text using the keyword technique, the teacher distributed the caricature image as the media in training of writing expository text, and teacher guiding students intensively in order to produce good writing, (2) the result of score before treatment was 62,3 with enough category. In the first cycle the score increased to 65.6 with sufficient category, and in cycle II to 72.6 with good category. It can be concluded that the utilization of keyword techniques can improve the ability to write expository text of X grade students of MIPA 5 SMA N 1 Payangan.keyword : keyword technique, writing, exposition text