cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PENGGUNAAN MEDIA BROSUR PERJALANAN WISATA SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS X.1 SMA SARASWATI SINGARAJA Ratna Rakasiwi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i2.364

Abstract

PENGGUNAAN MEDIA BROSUR PERJALANAN WISATA SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS X.1 SMA SARASWATI SINGARAJA oleh Anak Agung Ratna Rakasiwi, NIM 0912011042 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi dengan penggunaan brosur perjalanan wisata yang diterapkan guru di kelas X.1 SMA Saraswati Singaraja, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis karangan narasi dengan penggunaan brosur perjalanan wisata yang diterapkan guru di kelas X.1 SMA Saraswati Singaraja, (3) mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran menulis karangan narasi dengan menggunakan media brosur perjalanan wisata. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.1 SMA Saraswati Singaraja, sedangkan objeknya adalah keterampilan menulis karangan narasi dengan menggunakan media brosur perjalanan wisata. Secara lebih terperinci objek penelitian ini  adalah kemampuan menulis karangan narasi dengan menggunakan media brosur perjalanan wisata, langkah-langkah pembelajaran menulis karangan narasi dan respons siswa terhadap penggunaan media brosur perjalanan wisata. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode kuisioner dan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan brosur perjalanan wisata dalam pembelajaran menulis karangan narasi (1) dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa. (2) dilakukan dengan beberapa langkah yang sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh guru, dan (3) adanya respons sangat positif dari siswa terhadap penggunaan media brosur dalam pembelajaran menulis narasi. Adanya peningkatan hasil kemampuan menulis karangan narasi siswa setelah digunakannya media brosur perjalanan wisata yaitu pada refleksi awal, sebelum menggunakan brosur perjalanan wisata, skor rata-rata menulis karangan narasi siswa adalah 60,8, sedangkan pada siklus I, yakni setelah menggunakan brosur perjalanan wisata, skor rata-rata siswa meningkat menjadi 66,71. Setelah diberikan tindakan pada sklus II, skor rata-rata siswa adalah 82,47. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan belajar klasikal yang dicapai siswa sudah memenuhi tuntutan yang diharapkan.   Kata kunci : brosur perjalanan wisata, menulis, karangan narasi
PEMBELAJARAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XI IA3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA Gede Sidi Artajaya
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.449

Abstract

PEMBELAJARAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XI IA3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA   oleh Gede Sidi Artajaya, NIM 0912011019 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran drama dengan menggunakan pendekatan kontekstual  pada siswa kelas XI IA3 SMA Negeri 3 Singaraja, (2) pelaksanaan pembelajaran drama berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI IA3 SMA Negeri 3 Singaraja, dan (3) kendala-kendala yang ditemukan guru ketika menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran drama  pada siswa kelas XI IA3 SMA Negeri 3 Singaraja. Subjeknya adalah guru kelas XI IA3 di SMA Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 1 orang dan siswa kelas XI IA3 yang berjumlah 25 orang, sedangkan objeknya adalah pembelajaran drama berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI IA3 SMAN 3 Singaraja. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui metode dokumentasi, observasi, dan wawancara, menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran drama dengan perangkat pembelajaran yang dibuat guru sudah menggunakan pendekatan kontekstual yang dibuktikan dengan komponen-komponen RPP yang sesuai dengan kehidupan yang dekat dengan lingkungan siswa, (2) pembelajaran drama berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Singaraja lebih ditekankan pada praktik daripada teori, dan (3) kendala guru dalam melakukan pembelajaran drama antara lain, guru kesulitan dalam memilih materi drama dan alokasi waktu, siswa kurang memiliki rasa percaya diri, serta kurangnya sarana dan prasarana sekolah dalam mendukung pembelajaran drama. Hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa siswa mampu memerankan tokoh dalam naskah yang dibuatnya sendiri. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan siswa mampu berkreasi sesuai dengan karakteristik tokoh karena materi yang dekat dengan lingkungan siswa. Disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar mempertahankan bahkan ditingkatkan lagi cara mengajar terkait dengan pembelajaran drama dengan menggunakan pendekatan kontekstual.  Kata kunci: pembelajaran drama, pendekatan kontekstual
PELESAPAN UNSUR KALIMAT RAGAM BAHASA TULIS PADA BUKU HARIAN SISWA KELAS VII A2 SMP N 4 SINGARAJA Pande Putu Sona
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.500

Abstract

PELESAPAN UNSUR KALIMAT RAGAM BAHASA TULIS PADA BUKU HARIAN SISWA KELAS VII A2 SMP N 4 SINGARAJA oleh Pande Putu Sona Putra, NIM 0912011079 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan variasi pelesapan unsur kalimat ragam bahasa tulis buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja dan (2) mendeskripsikan perbandingan variasi pelesapan unsur kalimat ragam bahasa tulis buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja, sedangkan objeknya adalah pelesapan unsur-unsur kalimat di dalam penulisan buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja. Data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan data. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) para siswa sudah menggunakan variasi pelesapan  dalam menulis buku harian. Pelesapan itu terjadi pada beberapa unsur-unsur kalimat seperti pada subjek, predikat, objek, keterangan,  maupun gabungan dari beberapa unsur kalimat yang lainnya, yaitu subjek –predikat (S-P), subjek-objek (S,O) dan subjek-keterangan (S-K).Sedangkan untuk unsur lainnya seperti: predikat-keterangan dan subjek-predikat-keterangan belum ditemukan adanya pelesapan. Selain itu, pelesapan unsur-unsur kalimat majemuk hubungan koordinasi pun paling banyak ditemukan dengan menggunakan konjungsi dan. Kebanyakan dalam tulisan buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja, unsur kalimat yang dilesapkan tergolong ke dalam pelesapan anaforis, sedangkan pelesapan kataforis hanya sedikit jumlahnya. 2) Perbandingan variasi pelesapan unsur kalimat ragam bahasa tulis pada buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja yaitu paling banyak ditemukan pada unsur subjek sebanyak 15 kalimat atau 38,46 %, predikat ditemukan 1 kalimat atau 2,56%, objek ditemukan 3 kalimat atau 7,70% , keterangan ditemukan adanya pelesapan sebanyak 10 kalimat atau 25,64%. Sedangkan untuk unsur-unsur gabungan, seperti gabungan unsur subjek dan predikat (S,P)  ditemukan 3 kalimat atau 7,70%, unsur subjek dan keterangan(S, K)  ada 6 kalimat atau 15,38%, dan unsur gabungan subjek dan objek (S,O) ada 1 kalimat atau 2,56%, Berbeda halnya dengan gabungan unsur predikat dan keterangan(P,K), dan, unsur subjek, predikat, keterangan (SPK) ternyata tidak ditemukan adanya pelesapan, jadi siswa belum pernah menggunakan pelesapan gabungan predikat-keterangan (P,K), dan subjek, predikat, keterangan (S,P,K) dalam menulis sebuah buku harian.   Kata kunci: pelesapan, buku harian
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI DENGAN PENDEKATAN SAVI PADA SISWA KELAS VIIE DI SMP NEGERI 2 BLAHBATUH Gusti Ayu Widiastini
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.501

Abstract

STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI DENGAN PENDEKATAN SAVI PADA SISWA KELAS VIIE DI SMP NEGERI 2 BLAHBATUH     Gusti Ayu Widiastini  NIM (0812011040)       Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha, Jln. Ahmad Yani 87 Singaraja.     e-mail: yunickc@yahoo.com     ABSTRACK   This study aims to (1) describe the strategy the teacher in planning learning to write poetry using SAVI approach, (2) describe strategies teachers in the implementation of learning to write poetry using SAVI approach, and (3) describe the results achieved with the application of student SAVI approach to learning writing poetry in grade teacher at SMP Negeri 2 VIIE Blahbatuh. Subjects in this study were VIIE graders and an Indonesian teachers of SMP Negeri 2 Blahbatuh. The methods used to collect data in this study is the method of observation and interview methods. Observation methods used to collect data in the implementation of strategies teachers teaching writing poetry in grade students of SMP Negeri 2 Blahbatuh VIIE. The data were analyzed qualitatively. Meanwhile, the interview method used to collect data that researchers still do not get the time to make observations on planning in learning to write poetry using SAVI approach and the results obtained VIIE grade students to the application of SAVI approach in learning to write poetry. Interview data were analyzed qualitatively as well. The results of this study were (1) Suan Ni Putu Dewi focuses on the preparation of lesson plans. RPP is a scenario that is important to note because the preparation, lesson plans that have been prepared in detail is expected to be able to create an atmosphere of learning, especially writing poetry performing well. Suan Ni Putu Dewi choose their own media which is considered in accordance with the strategy that will be in collaboration with SAVI approach, (2) the implementation of learning to write poetry by Suan Ni Putu Dewi at the beginning of open learning activities, at the core of the exploration activities teachers explain the meaning of poetry, activity elaboration of the teacher asks the students to make groups and each group makes poetry of images that have been previously distributed, and confirmation activities teachers discuss questions that arise, activity late teacher closes the lesson, (3) the results that can be achieved by the students to the application of this approach in collaboration with strategic SAVI from the teachers that successfully increased visible from the value after the application of the SAVI. Keywords: teacher strategies, SAVI approach, writing poetry     ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi guru dalam perencanaan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan pendekatan SAVI, (2) mendeskripsikan strategi guru dalam pelaksanaan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan pendekatan SAVI, dan (3) mendeskripsikan hasil yang dicapai siswa dengan penerapan pendekatan SAVI dalam pembelajaran menulis puisi oleh guru pada siswa kelas VIIE di SMP Negeri 2 Blahbatuh. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIE dan seorang guru bidang studi Bahasa Indonesia SMP Negeri 2 Blahbatuh. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode wawancara. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data strategi guru dalam pelaksanaan pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIIE SMP Negeri 2 Blahbatuh. Data tersebut dianalisis secara kualitatif. Sementara itu, metode wawancara digunakan untuk mengumpulkan data yang masih belum peneliti dapatkan saat melakukan observasi yaitu mengenai perencanaan dalam pembelajaran menulis puisi menggunakan pendekatan SAVI dan hasil yang diperoleh siswa kelas VIIE terhadap penerapan pendekatan SAVI dalam pembelajaran menulis puisi. Data hasil wawancara dianalisis secara kualitatif pula. Hasil penelitian ini adalah (1) Ni Putu Suan Dewi menitikberatkan pada penyusunan RPP. RPP merupakan skenario yang penting untuk diperhatikan penyusunannya sebab, RPP yang telah disusun secara detail diharapkan akan mampu menciptakan suasana pembelajaran terutama menulis puisi terlaksana dengan baik. Ni Putu Suan Dewi memilih sendiri media yang dianggap sesuai dengan strategi yang nantinya akan dikolaborasikan dengan pendekatan SAVI;   (2) pelaksanaan pembelajaran menulis puisi oleh Ni Putu Suan Dewi pada kegiatan awal membuka pelajaran, pada bagian inti yaitu kegiatan eksplorasi guru menjelaskan pengertian puisi, kegiatan elaborasi guru menyuruh siswa membuat kelompok dan setiap kelompok membuat puisi dari gambar yang telah dibagikan sebelumnya, dan kegiatan konfirmasi guru membahas pertanyaan yang muncul, di kegiatan akhir guru menutup pelajaran; (3) hasil yang mampu dicapai oleh siswa terhadap penerapan pendekatan SAVI yang dikolaborasikan dengan strategi dari guru yaitu berhasil mengalami peningkatan terlihat dari nilai setelah penerapan SAVI tersebut.   Kata kunci: strategi guru, pendekatan SAVI, menulis puisi
TINGKAT KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS XI IPA 1 SMAN 1 BLAHBATUH MELALUI UJI TES RUMPANG Trisna Kumala Dewi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.502

Abstract

TINGKAT KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS XI IPA 1 SMAN 1 BLAHBATUH MELALUI UJI TES RUMPANG   oleh Pande Putu Trisna Kumala Dewi NIM 0812011016 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia     ABSTRAK     Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) tingkat keterbacaan buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (2) mendeskripsikan tingkat kemudahan/ kesukaran buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (3) mendeskripsikan tingkat keterpahaman buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (4) mendeskripsikankemenarikan buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tingkat keterbacaan menggunakan uji tes rumpang terhadap bacaan eksposisi dan persuasi dalam buku teks bahasa Indonesia kelas XI IPA 1 SMAN 1 Blahbatuh sudah memenuhi syarat. Tingkat keterbacaannya berada pada rentangan 47-58 yang tergolong sedang atau menunjukkan bahan bacaan sesuai bagi siswa, (2) tingkat kemudahan/ kesukaran buku teks tahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh diketahui bahwa pada umumnya buku teks pelajaran itu mudah dipahami karena penyajian suatu materi tersebut disertai gambar, dikaitkan dengan pengetahuan siswa, dan disesuaikan dengan pengalaman siswa, (3) tingkat keterpahaman buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh dalam hal ini diwakili bacaan eksposisi dan bacaan persuasi, maka ada 41 orang siswa yang mampu membaca teks persuasi dan  teks eksposisi dari bacaan 1 ada 33 orang, teks eksposisi bacaan 2 ada 36 orang dan  teks eksposisi dari bacaan 3 ada 38 orang siswa yang mampu membaca teks eksposisi, (4) kemenarikan buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh pada umumnya sangat menarik yang diungkapkan oleh 43 siswa yang menjadi responden. Adapun ketika dikonfirmasi kepada siswa alasan pernyataan tersebut dinyatakan bahwa buku teks pelajaran berstandar nasional menarik karena menggunakan gambar atau ilustrasi yang memperjelas isi materi yang disajikan dan menggunakan huruf/bacaan yang jelas dan terbaca.   Kata kunci: keterbacaan, tes rumpang   READABILITY LEVEL INDONESIAN TEXT BOOKS FOR STUDENTS CLASS XI IPA 1 SMAN 1 BLAHBATUH THROUGH TEST CLOZE by Pande Putu Trisna Kumala Dewi NIM 0812011016 Department of Language and Literature Education Indonesia ABSTRACT This study aims to describe (1) the level of legibility Indonesian textbooks for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (2) describe the level of ease / difficulty Indonesian textbook for class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (3) keterpahaman level textbook describes the Indonesian language for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (4) mendeskripsikankemenarikan Indonesian textbooks for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. The study used a descriptive qualitative research and quantitative descriptive. The subjects were students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Data collection in this study using observation, documentation, testing and interviews. The results of this study indicate that (1) the level of readability tests using test reading hiatus for exposition and persuasion in Indonesian textbooks XI IPA 1 SMAN 1 Blahbatuh already qualified. Readability levels are in the range of 47-58 were classified as moderate or demonstrate appropriate reading materials for students, (2) the level of ease / difficulty tahasa Indonesia textbook for class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh known that in general textbooks is easy to understand because the presentation of a material is accompanied by a picture, linked to student learning, and tailored to the student experience, (3) the level of Indonesian keterpahaman textbooks for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh represented in this case reading passages of exposition and persuasion, then there 41 students were able to read the text of persuasion and exposition of the text there are 33 people reading 1, reading 2 text exposition there are 36 people and exposition of the reading text 3 there are 38 students who are able to read the text exposition, (4) kemenarikan Indonesian language textbooks class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh generally very attractive expressed by the 43 students who were respondents. As for when it was confirmed to the students the reason the statement stated that a national standard textbooks interesting because it uses pictures or illustrations that clarify the content of the material presented and use letters / readings are clear and legible. Keywords: readability, tes close
TIPE PERTANYAAN BACAAN DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Risma Junaedi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.515

Abstract

TIPE PERTANYAAN BACAAN DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA oleh I Gusti Ngurah Risma Junaedi, NIM 0912011009 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tipe pertanyaan bacaan yang diajukan guru dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) cara guru merespons jawaban siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 1 orang, sedangkan objek penelitian ini adalah tipe pertanyaan bacaan yang digunakan dalam pembelajaran membaca di kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan tersebut, dan cara guru merespons jawaban siswa yang mengarah pada tipe pertanyaan bacaan yang diajukan guru. Data-data dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) guru menggunakan tipe pertanyaan bacaan literal dan inferensial dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja dan keberadaan tipe pertanyaan bacaan inferensial lebih mendominasi, (2) cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja adalah dengan cara tulis, (3) cara guru merespons jawaban siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja adalah dengan meminta pendapat lain. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa, tipe pertanyaan inferensial yang digunakan guru menjadikan kegiatan membaca pemahaman lebih bermakna bagi siswa, cara tulis yang digunakan guru dalam mengajukan pertanyaan bacaan dapat mengantisipasi faktor lupa dari siswa yang sewaktu-waktu bisa muncul ketika menyimak pertanyaan bacaan, dan cara guru merespons jawaban siswa dengan meminta kembali pendapat siswa yang lain akan dapat memberi kesempatan kepada siswa lain untuk unjuk pendapat dan aktif dalam diskusi. Untuk itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar mempertahankan bahkan meningkatkan cara mengajar terkait dengan pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan pertanyaan bacaan.   Kata Kunci      : tipe pertanyaan bacaan, pembelajaran, membaca pemahaman
TIPE PERTANYAAN BACAAN DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Risma Junaedi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.516

Abstract

TIPE PERTANYAAN BACAAN DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA oleh I Gusti Ngurah Risma Junaedi, NIM 0912011009 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tipe pertanyaan bacaan yang diajukan guru dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) cara guru merespons jawaban siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 1 orang, sedangkan objek penelitian ini adalah tipe pertanyaan bacaan yang digunakan dalam pembelajaran membaca di kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan tersebut, dan cara guru merespons jawaban siswa yang mengarah pada tipe pertanyaan bacaan yang diajukan guru. Data-data dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) guru menggunakan tipe pertanyaan bacaan literal dan inferensial dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja dan keberadaan tipe pertanyaan bacaan inferensial lebih mendominasi, (2) cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja adalah dengan cara tulis, (3) cara guru merespons jawaban siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja adalah dengan meminta pendapat lain. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa, tipe pertanyaan inferensial yang digunakan guru menjadikan kegiatan membaca pemahaman lebih bermakna bagi siswa, cara tulis yang digunakan guru dalam mengajukan pertanyaan bacaan dapat mengantisipasi faktor lupa dari siswa yang sewaktu-waktu bisa muncul ketika menyimak pertanyaan bacaan, dan cara guru merespons jawaban siswa dengan meminta kembali pendapat siswa yang lain akan dapat memberi kesempatan kepada siswa lain untuk unjuk pendapat dan aktif dalam diskusi. Untuk itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar mempertahankan bahkan meningkatkan cara mengajar terkait dengan pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan pertanyaan bacaan.   Kata Kunci      : tipe pertanyaan bacaan, pembelajaran, membaca pemahaman.
Penerapan Metode Menganalisis Kesalahan untuk Meningkatkan Kualitas Bahasa Indonesia Siswa Kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dalam Pembelajaran Menulis DEWI SARIANI
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.517

Abstract

Penerapan Metode Menganalisis Kesalahan untuk Meningkatkan Kualitas Bahasa Indonesia Siswa Kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dalam Pembelajaran Menulis   oleh Ni Komang Dewi Sariani, NIM 0912011062 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dapat tidaknya metode menganalisis kesalahan meningkatkan kualitas bahasa Indonesia siswa kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha dalam pembelajaran menulis; (2) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode menganalisis kesalahan untuk meningkatkan kualitas bahasa Indonesia siswa kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Sementara itu, objek dalam penelitian ini terbagi menjadi (1) objek yang mencerminkan proses, yakni langkah-langkah menganalisis kesalahan dalam pembelajaran menulis; (2) objek yang mencerminkan hasil, yakni peningkatan kualitas bahasa Indonesia siswa dan respons siswa terhadap penerapan metode menganalisis kesalahan dalam pembelajaran menulis. Data dikumpulkan dengan metode tes, angket/kuesioner, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh lalu dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan metode menganalisis kesalahan dapat meningkatkan kualitas bahasa Indonesia siswa dalam pembelajaran menulis; (2) penerapan metode menganalisis kesalahan dalam pembelajaran menulis dilakukan dengan beberapa langkah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dirancang. Peningkatan kualitas tersebut terlihat pada hasil pengeskoran pada tulisan siswa. Pada siklus I, ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 73%, sedangkan pada siklus II, mengalami peningkatan menjadi 86,5%. Skor rata-rata kelas juga mengalami peningkatan dari 83,3 pada siklus I menjadi 84,7 pada siklus II. Dari segi respons, pada siklus I, sebanyak 75,6% siswa memberikan respons positif. Sementara itu, pada siklus II, sebanyak 86,5% siswa memberikan respons positif. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan klasikal dan respons siswa sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan.     Kata kunci: metode menganalisis kesalahan, kualitas bahasa Indonesia, menulis
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA (PIDATO) MELALUI MEDIA PEMODELAN BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XII MULTIMEDIA SMK TI BALI GLOBAL SINGARAJA Rina Wijayanti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.518

Abstract

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA (PIDATO) MELALUI MEDIA PEMODELAN BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XII MULTIMEDIA SMK TI BALI GLOBAL SINGARAJA   oleh   Ni Made Rina Wijayanti Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai (1) implementasi  penerapan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran berbicara, (2) prestasi belajar dalam pembelajaran berbicara setelah diterapkan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual, (3) responss siswa terhadap penerapan media pemodelan. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Metode observasi dilaksanakan dengan tujuan mengetahui secara nyata implementasi penerapan media pemodelan dalam pembelajaran berbicara, data observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai prestasi keterampilan berbicara siswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode kuesioner dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data tentang responss siswa terhadap penerapan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual kemudian data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Implementasi penerapan  media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual sangatlah efektif, karena dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran berbicara. Peningkatan prestasi tersebut dapat dilihat dari perolehan skor rata-rata yaitu pada siklus I sebesar 71,5 kemudian pada siklus II meningkat menjadi 78,5. >75% siswa memperoleh nilai ≥75 dan siswa memiliki respons yang sangat positif terhadap penerapan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual. Peningkatan respons tersebut dapat dilihat dari perolehan skor rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 20,3 dalam kategori positif dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 23,95 dalam kategori sangat positif. Dalam pembelajaran berbicara seorang guru hendaknya kreatif menentukan media dalam pembelajaran keterampilan berbicara agar siswa tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran.     Kata kunci : media pemodelan, keterampilan berbicara, hasil belajar.    
PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA PADA SISWA KELAS XI IA-3 DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA: DITINJAU DARI SEGI STRATEGI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR MENGAJAR made ayuandari
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.519

Abstract

PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA PADA SISWA KELAS XI IA-3 DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA: DITINJAU DARI SEGI STRATEGI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR MENGAJAR oleh Made Ayuandari, NIM 0912011067 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia     ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kualitatif yang  bertujuan (1) mendeskripsikan startegi guru dalam pembelajaran menulis naskah drama, (2) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis kreatif naskah drama, dan (3)  mendeskripsikan hasil belajar-mengajar dalam pembelajaran menulis naskah drama. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IA-3 SMA Negeri 4 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 38 orang siswa dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas tersebut. Metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode dokumentasi. Data yang dikumpulkan melalui kedua metode tersebut dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian ini adalah (1) beberapa strategi  pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis naskah drama, (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama yang tergolong aktif, dan (3) hasil belajara-mengajar dalam pembelajaran menulis naskah drama yang dapat digolongkan kategori baik. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini , yaitu (1) guru agar memilih strategi pembelajaran secara tepat sesuai dengan kondisi siswa, sehingga dapat menarik perhatian siswa dan menyenangkan bagi siswa; (2) siswa tidak perlu ragu dan takut bertanya di kelas, karena tidak akan ada seorang guru yang menyalahkan siswanya ketika bertanya. Oleh karena itu sikap percaya diri serta optimisme perlu dipupuk sebagai siswa yang baik, agar berani bertanya dan tampil di kelas ketika ditunjuk oleh guru, dan (3) bagi peneliti lain dapat melakukan penelitian mengenai pembelajaran menulis naskah drama dilihat dari: strategi, aktivitas dan hasil belajar-mengajar di jenjang sekolah lainya seperti SMP, karena penelitian ini dilakukan di jenjang pendidikan SMA.   Kata kunci: menulis, naskah drama, strategi pembelajaran

Page 53 of 122 | Total Record : 1214