cover
Contact Name
Fitriani
Contact Email
fitriani@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7160993
Journal Mail Official
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Soleh Iskandar KM.2 Kedung Badak, Kec.Tanah Sareal. Kota Bogor. Kode Pos 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 24603988     EISSN : 25810979     DOI : https://doi.org/10.32832/ame.v8i2
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi):Jurnal Ilmiah Teknik Mesin merupakan jurnal ilmiah yang berisi hasil penelitian, kajian lapangan, pemikiran atau gagasan yang berkaitan dengan ilmu Teknik Mesin yang tidak terbatas pada Energi, Mekanika Stuktur, Material& Manufaktur, dan Mekatronika.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2019)" : 6 Documents clear
ANALISIS FENOMENA PATAHAN BRACKET AKIBAT PEMBEBANAN SISTEM ROTARY MATERIAL SK-5 Firmansyah, Yusup; Sutoyo, Edi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.536 KB) | DOI: 10.32832/ame.v5i2.2472

Abstract

Bracket merupakan komponen yang digunakan pada industri otomotif berfungsi sebagai sistem penggerak rotary pada mekanisme sistem vibrator. Bracket berfungsi juga balancing force, sehingga memerlukan ketahanan yang merata di seluruh permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk investigasi terhadap kegagalan fungsi bracket (patah) setelah mengalami pembebanan rotary pada komponen assembly unit, untuk mengetahui penyebab terjadinya patahan pada bracket diperlukan investigasi terhadap jenis patahan, aktual proses manufakturing bracket, uji komposisi kimia material SK-5, distribusi kekerasan Bracket, serta foto mikro. Hasil Pengujian dan Observasi : patahan termasuk jenis brittle, adanya initial crack propagation pada visual patahan, proses austempering adanya perbedaan jumlah content mass (kg) 12 – 46 kg, patahan memiliki fluktuasi kekerasan 48-55 HRC serta distribusi kekerasan tidak merata 550-760 HV kedalaman 0,5 mm, fotomikro menunjukkan adanya penyebaran pearlit pada fasa bainit pembesaran 100x dan 200x. Dari hasil pengujian dan observasi dapat disimpulkan bahwa fenomena patahan pada bracket terjadi karena adanya timbul pearlit pada fasa bainit. Hal ini menunjukkan adanya penyebaran suhu yang tidak merata saat pada proses austempering sehingga pada fasa transformasi tertentu suhu benda kerja di angka < 720°C sehingga menyebabkan distribusi kekerasan tidak merata pada seluruh permukaan bracket dan beach mark membentuk crack propagation.
DESAIN DAN UJI EKSPERIMENTAL EVAPORATOR PADA ORGANIC RANKINE CYCLE Sobar, Ade; Gaos, Yogi Sirodz; Alkindi, Hablinur
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.439 KB) | DOI: 10.32832/ame.v5i2.2336

Abstract

Penelitian desain dan uji eksperimental evaporator pada organic rankine cycle telah dilakukan. Metode uji dilakukan berdasarkan pada perpindahan panas yang terjadi pada evaporator sistem ORC. Material tube yang digunakan adalah SA 304 dengan diameter luar tube 10mm, diameter dalam tube 7,11mm, panjang tube 1000 mm, jumlah tube 158 dengan susunan tube segi tiga, pitch tube 13 mm, dan diameter shell 200 mm, jumlah baffle 4. Dari hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh perpindahan panas hasil pengujian sebesar 1,07 kW sedangkan perpindahan panas hasil desain sebesar 5,05 kW atau baru tercapai 21,19% perpindahan dari desain. 
ANALISA INPUT NOZZLE SILINDER AIR ENGINE MENGGUNAKAN SIMULASI CFD BERDASARKAN VARIASI TEKANAN Turmudi, Turmudi; Sumadi, Sumadi; Sutoyo, Edi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.598 KB) | DOI: 10.32832/ame.v5i2.2469

Abstract

Silinder udara (Air cylinder) adalah salah satu komponen utama pada sistem pneumatik, dimana tenaga udara bertekanan digunakan untuk mengadakan pergerakan linier atau rotasi.  Nozzle input merupakan bagian yang terpenting dari air cylinder. Untuk memperoleh nozzle yang optimum maka perlu adanya penelitian.  Dalam penelitian ini, air cylinder pada sistem pneumatik menggunakan engine motor 2 tak dari “Yamaha Force One”. Busi yang semula berfungsi untuk memercikkan bunga api di dalam ruang bakar diganti dengan nozzle.  Nozzle yang digunakan adalah berbentuk convergent-divergent nozzle (C-D Nozzel).  Nozzle convergent-divergent ini terbuat dari bahan material baja SKD 11/AISI tipe A2 tool steel, dengan panjang nozzle 62 mm yang terdiri dari 3 bagian utama yakni bagian inlet, throatle, dan outlet.  Pada bagian inlet dengan panjang 22 mm, bagian throatle dengan panjang 20 mm dan bagian outlet dengan panjang 20 mm  serta diameter  dari  masing-masing  bagian  tersebut  adalah  diameter inlet 10 mm, diameter throatle 6 mm dan diameter outlet 12 mm. Hasil perhitungan secara teoritis dan simulasi CFD (Computational Fluid Dynamic) dengan variasi tekanan inlet dan variasi diameter outlet, maka dapat diperoleh hasil bahwa bentuk nozzle convergent-divergent dengan  diameter outlet 12  mm  merupakan  bentuk  nozzle  paling  optimum berdasarkan gaya dorong pada keluaran nozzle.
ANALISIS KEGAGALAN SPRING WASHER MATERIAL SK-5 LAPISAN ELECTROPLATING ZINC Tegar, Muhammad; Sutoyo, Edi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.662 KB) | DOI: 10.32832/ame.v5i2.2471

Abstract

Spring washer merupakan salah satu komponen yang digunakan pada industri otomotif berfungsi sebagai sistem penggerak atau penahan pada suatu unit assembly. Spring washer juga dapat berfungsi sebagai pegas pada mekanisme beban berat. Spring washer  harus memiliki spesifikasi tinggi untuk menghindari kegagalan fungsi. Dalam penelitian ini dilakukan investigasi terhadap kegagalan fungsi (patah) spring washer setelah dilakukan assembly unit. Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya dan jenis patahan pada spring washer. Analisa dilakukan terhadap aktual proses manufaktur, serta beberapa pengujian diantaranya uji komposisi kimia material SK-5, uji kekerasan, SEM serta foto mikro. Hasil pengujian dan observasi jenis patahan termasuk jenis moderate ductile-brittle, penyebabnya adalah adanya inisial crack membentuk flow mark,  proses tempering rendah di temperatur 240°C, proses acid pickling tidak sempurna, tidak dilakukan proses baking out selama 4 jam pada temperatur 200°C, patahan terjadi setelah spring washer menerima beban sebesar 1928 N (192,8 kgf), patahan memiliki kekerasan 62-65 HRC serta distribusi kekerasan tidak merata 720-780 HV kedalaman 0,5 mm. Hasil SEM adanya pembentukan avoid menandakan 100% retakan intragranular dan foto mikro menunjukan adanya inisial tidak homogen yang terbentuk pada fase martensit pada perbesaran 100x. Dari hasil pengujian dan observasi dapat disimpulkan bahwa fenomena patahan pada spring washer terjadi karena hydrogen embrittlement yang terjebak di dalam lapisan electroplating zinc membentuk pitting corrosion sepanjang area flow mark sehingga terbentuk butiran retakan intragranular serta tidak tercapainya temperatur tempering di angka 550°C sehingga menimbulkan kerapuhan pada spring washer saat menerima beban berat.
RANCANG BANGUN PLANETARY GEAR PADA SISTEM ENERGY RECOVERY BERDASARKAN PUTARAN GAYA NORMAL SPRING Anwar, Muhammad; Yuliaji, Dwi; Pramono, Gatot Eka
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.131 KB) | DOI: 10.32832/ame.v5i2.2470

Abstract

Di dalam merancang kinetic energy recovery system (KERS) sangat erat hubungannya dengan perancangan roda gigi karena energi dari roda gigilah yang akan digunakan sebagai sumber KERS pada saat pengereman. Oleh karena itu, diperlukan dimensi roda gigi planetary gear dan torsi yang dihasilkan berdasarkan putaran spring. Perancangan roda planetary gear dan torsi yang dihasilkan berdasarkan rotasi gaya pegas normal. Dalam perancangan roda planetary gear, jumlah gigi sun gear adalah 27 gigi, 50 carrier gear, dan 128 ring gear. Angka toleransi pada roda gigi planetary gear ini masih pada batas toleransi sehingga roda gigi planetary gear aman untuk dioperasikan. Kemudian torsi yang dihasilkan berdasarkan putaran spring sebesar 21,63 Nm2. Gaya tangensial yang terjadi berdasarkan putaran spring pada roda gigi pada beban 2,100 kg sebesar 19,358 N, tegangan lentur pada roda gigi sebesar 0,520911 Mpa, dan tegangan kontak roda gigi sebesar 15,986 Mpa. Besarnya tegangan yang terjadi pada roda gigi ? dari yield strength sebesar 254 Mpa, maka roda gigi cukup aman.
PENGUJIAN PERFORMA 2 DEGREE OF FREEDOM UNDERWATER REMOTELY OPERATED VEHICLE (ROV Waldiansyah, Rian; Sutisna, Setya Permana; Ahmad, Anton Royanto
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.948 KB) | DOI: 10.32832/ame.v5i2.2430

Abstract

Remotely Operated Vehicle (ROV) adalah robot yang dapat bergerak di pesawat yang dikendalikan oleh manusia dari jarak jauh, yang dibuat oleh manusia untuk memfasilitasi pekerjaan manusia untuk eksploitasi bawah air. Penelitian tentang ROV dimaksudkan untuk memungkinkan ROV bergerak sesuai dengan pesanan. Gerakan pada ROV termasuk bergerak maju, mundur, belok kanan dan belok kiri. Sistem kontrol ROV dimulai dengan membuat perintah pada PC (Personal Computer) yang akan memerintahkan dari PC yang akan diterima oleh Mikrokontroler Arduino Uno untuk diteruskan ke L293D Shield Motor dan Modul Bluetooth HC-05 untuk menggerakkan Motor DC pada ROV. Data yang dibuat pada PC dalam bentuk data serial akan dipanggil dan dibaca oleh Mikrokontroler Arduino Uno dan akan dilakukan dengan Bluetooth pada VT SmartPhone, ROV dapat dicocokkan dengan instruksi dari aplikasi pada smartphone dan untuk memasok daya Arduino menggunakan Power Bank. Dari hasil pengujian RPM didapat bahwa nilai rata-rata dari setiap pergerak ROV (maju, mundur, belok kanan dan kiri) tidak terlalu jauh berbeda. Nilai gerakan maju yaitu 4618 rpm, mundur yaitu 4929 rpm, kanan 6125 rpm, dan kiri 5142 rpm. Selain itu, perbandingan nilai energi kinetik dari setiap pergerakan ROV tidak jauh berbeda. Untuk gerakan maju memiliki energi kinetic 0,0087 J dan gerakan mundur yaitu 0,0041 J. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6