cover
Contact Name
Fitriani
Contact Email
fitriani@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7160993
Journal Mail Official
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Soleh Iskandar KM.2 Kedung Badak, Kec.Tanah Sareal. Kota Bogor. Kode Pos 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 24603988     EISSN : 25810979     DOI : https://doi.org/10.32832/ame.v8i2
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi):Jurnal Ilmiah Teknik Mesin merupakan jurnal ilmiah yang berisi hasil penelitian, kajian lapangan, pemikiran atau gagasan yang berkaitan dengan ilmu Teknik Mesin yang tidak terbatas pada Energi, Mekanika Stuktur, Material& Manufaktur, dan Mekatronika.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2020)" : 6 Documents clear
DISAIN PREHEATER METANOL UNTUK PILOT PLANT BIODIESEL KUALITAS TINGGI DENGAN MOBILTHERM 605 SEBAGAI FLUIDA PEMANAS Wulandari, Ika; Putra, Hanafi Prida; Heryana, Yayan; Romelan, Romelan; Sholikhah, Maharani Dewi; Kismanto, Agus
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.68 KB) | DOI: 10.32832/ame.v6i1.2821

Abstract

Pemerintah menerapkan penggunaan campuran biodiesel 30% dalam minyak solar untuk bidang transportasi per Januari 2020. Untuk pelaksanaan program tersebut diperlukan biodiesel kualitas tinggi yang harganya bersaing dengan minyak solar. Pilot plant biodiesel kualitas tinggi dari bahan baku minyak jelantah kapasitas 1 ton/hari digunakan untuk mendapatkan biodiesel kualitas tinggi. Untuk mendukung pilot plant tersebut, diperlukan utilitas yang mumpuni, salah satunya adalah preheater metanol yang berfungsi untuk memanaskan uap metanol sampai suhu 270oC sebelum masuk ke reaktor. Untuk fluida panas preheater digunakan Mobiltherm 605. Beban panas yang harus dipenuhi oleh preheater adalah sebesar 13.267,49 kkal/jam dan tipe penukar panas yang digunakan adalah counter flow double pipe. Dari perhitungan desain didapatkan koefisien perpindahan panas metanol di pipa dalam sebesar 141,81 BTU/hrft2oF, koefisien perpindahan panas Mobiltherm 605 di anulus sebesar 81,87 BTU/hrft2oF, panjang preheater 5 kaki, jumlah hairpin 2 buah, diameter pipa anulus sebesar 2 inci, dan diameter pipa dalam sebesar 1,25 inci. Koefisien perpindahan panas menyeluruh sebesar 43,91 BTU/hrft2oF.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA BLADELESS FAN SEBAGAI PENDINGIN RUANGAN Kusmawan, Rudi; Waluyo, Roy; Rahmat, Mamat
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.098 KB) | DOI: 10.32832/ame.v6i1.2798

Abstract

Industri mulai mengembangkan kipas tanpa bilah yang disebut dengan Bladeless fan menggunakan efek air multiplier. Teknologi air multiplier memanfaatkan airfoil yang dipakai pada sayap pesawat berfungsi untuk menarik udara sekitar. airfoil berfungsi untuk mengeluarkan udara dan melipatgandakan udara yang masuk  menjadi beberapa kali lipat. Dalam penelitian ini bladeless fan menggunakan NACA 0012. Pada  bladeless fan dilakukan pengujian untuk mendapatkan data flow rate input dan output untuk mengetahui seberapa besar kelipatan flowrate setelah melewati bladeless fan. flowrate input didapatkan dengan cara mengukur kecepatan aliran dari keluaran kompresor dengan menggunakan rotameter sebanyak 10 kali. Flowrate ouput dengan cara mengukur keluaran dari bladeless fan menggunakan alat air flowmeter yang diambil datanya sebanyak 10 kali. Pengambilan data temperatur dan RH sebanyak 3 titik menggunakan termometer dan RH meter digital. Hasil pengujian menunjukan Semakin besar flowrate  input maka semakin besar flowrate output dan temperatur semakin tinggi. Flowrate output terkecil yaitu sebesar 160 L/s dengan  temperatur output 24,20 °C. Flowrate output terbesar yaitu 801 L/s dengan temperatur 19,1°C. Kelipatan aliran udara (multiple airflow) terbesar 11,4 pada laju aliran udara input 70 L/s dengan menghasilkan laju aliran udara 801 L/s. Kelipatan aliran udara terendah 8.0 pada laju aliran udara input 20 L/s dengan menghasilkan laju aliran udara output 160 L/s. Rata-rata kelipatan aliran udara adalah 10.1.
UJI KEKUATAN TARIK KERTAS DAUR ULANG CAMPURAN AMPAS TEBU, SERABUT KELAPA, DAN KERTAS BEKAS Sundari, Ellys Mei; Apriani, Winda; Suhendra, Suhendra
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.211 KB) | DOI: 10.32832/ame.v6i1.2871

Abstract

Kertas daur ulang dapat dibuat dari campuran kertas bekas dan berbagai jenis serat. Pengembangan berbagai bahan alternatif serat alam yang mengandung serat selulosa perlu dilakukan untuk menghasilkan kertas berkualitas baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai bahan alternatif seperti ampas tebu dan serabut kelapa dalam pembuatan kertas daur ulang serta melakukan pengujian terhadap kekuatan tarik kertas yang dihasilkan. Kertas daur ulang dibuat dengan dua variasi campuran bahan baku yaitu campuran antara ampas tebu dan kertas bekas serta campuran antara serabut kelapa dan kertas bekas. Komposisi bahan baku yang digunakan berdasarkan persen berat dengan perbandingan 30:70, 50:50 dan 70:30. Perekat yang digunakan adalah perekat PVAc dengan dua variasi jumlah yang digunakan, yaitu 5% dan 10% berat bahan. Uji kekuatan tarik kertas daur ulang dilakukan berdasarkan standar pengujian ASTM-D638. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah ampas tebu, serabut kelapa dan kertas bekas dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kertas daur ulang. Nilai kekuatan tarik tertinggi kertas daur ulang pada campuran ampas tebu dan kertas bekas diperoleh sebesar 0,608 N/mm2 pada perbandingan campuran 50 : 50 sedangkan pada campuran serabut kelapa dan kertas bekas menghasilkan kekuatan tarik tertinggi 0,506 N/mm2 yang diperoleh pada perbandingan 30:70. Jumlah perekat yang digunakan dalam pembuatan kertas daur ulang sangat mempengaruhi nilai kekuatan tarik kertas daur ulang yang dihasilkan
PENGEMBANGAN DAN PERANCANGAN TEMPAT TIDUR BAYI SESUAI CPAKB Abbas, Aries; Prayitno, Pungkas
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.717 KB) | DOI: 10.32832/ame.v6i1.2805

Abstract

Tempat tidur bayi merupakan keranjang bayi yang biasa digunakan untuk menidurkan bayi sebagai suatu usaha agar bayi mendapatkan kenyamanan maksimal saat tidur yaitu kondisi tidur berkualitas yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan bayi. Tempat tidur bayi tersebut diperlukan oleh ibu atau pengasuh bayi untuk  mempermudah mereka dalam merawat bayi-bayinya. Kemudahan penanganan tempat tidur bayi tersebut meliputi kemudahan operasional dan transport, sehingga produk dapat mudah dipindah  pindah oleh ibu atau pengasuh dan bayi tetap dalam kondisi aman dan nyaman. Saat bayi tertidur ibu atau pengasuh tetap dapat melakukan aktifitas pekerjaan rumahnya tanpa kuatir terhadap keamanan bayi. Untuk merealisasi produk ini digunakan cara perancangan dengan metoda pendekatan sistematik. Pada metoda ini  seluruh aspek desain diperhatikan  dengan tujuan produk ini dapat memenuhi persyaratan regulasi sehingga nantinya produk dapat ditempatkan dipasar tanpa hambatan regulasi. Persyaratan regulasi ini adalah cara pembuatan alat kesehatan yang baik, CPAKB. CPAKB ini mengadopsi standar ISO 13485-2016 dengan sasaran desain adalah produk dapat memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan efektivitas penggunaan sesuai fungsi gunanya. Dengan menerapkan CPAKB melalui penerapan metoda pendekatan sistematik dapat dihasilkan prototipe tempat tidur bayi yang mudah dioperasikan dan memungkinkan gerakan yang mudah saat membawa bayi. Tenaga medis dapat menyesuaikan buaian dengan ketinggian yang nyaman. Selama penggantian popok ketinggian dapat diatur menggunakan pengaturan ketinggian sehingga memungkinkan Ibu untuk mengganti popok dari posisi duduk. Dimensi  akhir produk adalah total panjang (mm) 862, Total Lebar (mm) 530, ketinggian  (mm) 810-1.060, kemiringan (derajat) 0 hingga 12.
RANCANG BANGUN PISAU ROBOT PEMOTONG RUMPUT Sutisna, Setya Permana; Sutoyo, Edi; Pariatiara, Dicky Nur
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.155 KB) | DOI: 10.32832/ame.v6i1.2817

Abstract

Rumput merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai penghias taman agar terlihat asri, sejuk, dan enak dipandang. Kegiatan perawatan rumput terdiri dari tiga hal yaitu pemangkasan, pemupukan, dan pengairan. Saat ini untuk melakukan kegiatan pemotongan rumput secara luas sudah banyak digunakan mesin-mesin pemotong rumput baik menggunakan mesin berbahan bakar minyak maupun listrik. Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan pengembangan robot pemotong rumput yang berfokus pada perancangan pisau pemotong. Pisau pemotong rumput dipilih agar sesuai dengan rancangan pengembangan robot pemotong rumput dengan beberapa kriteria, yaitu ringan, dapat digerakkan menggunakan motor DC, dapat memotong rumput dengan gaya pemotongan rendah.
PENENTUAN LOKASI SENSOR TEMPERATUR PADA TANGKI BAHAN BAKU PILOT PLANT BIODIESEL KUALITAS TINGGI KAPASITAS 1 TON/HARI Adi Widiatmoko, Kristianto; Prismantoko, Adi; Milkiy Kuswa, Fairuz; Prawitasari, Adinda; Dewi Solikhah, Maharani; Kismanto, Agus
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.02 KB) | DOI: 10.32832/ame.v6i1.2824

Abstract

Perkembangan Biodiesel di Indonesia didorong oleh beberapa faktor pendukung seperti pemanfaatan Biodiesel sebagai salah satu cara dalam mengatasi permasalahan tekanan impor BBM dan meningkatkan ketahanan energi. Implementasi penggunaan Biodiesel ini mengalami kendala yang salah satunya adalah kualitas mutu dari Biodiesel dan harga yang kurang bersaing dengan minyak solar. Oleh sebab itu diperlukan teknologi produksi Biodiesel kualitas tinggi dengan menggunakan teknologi tanpa katalis yang beroperasi pada suhu tinggi. Salah satu cara dalam menentukan titik lokasi sensor suhu adalah dengan memperhatikan persebaran panas pada tangki pilot plant Biodiesel. Proses dalam menentukan lokasi sensor termperatur pada tangki ini dimulai dengan pembuatan model pada perangkat lunak Energi2D. Kemudian menambah titik-titik lokasi yang mungkin akan dipasang sensor temperatur merata pada bagian tangki. Perambatan panas dimulai dari titik elemen pemanas. Pada mulanya elemen pemanas akan memanaskan lingkungan sekitar pemanas terlebih dahulu dan kemudian menyebar kearah atas. Dari ke enam lokasi sensor suhu ini, lokasi sensor 5 dan sensor 6 cocok dipasang sensor suhu untuk tangki penyimpanan bahan baku yang mempunyai fluida yang berganti. Jadi apabila dalam tangki tersebut terdapat aliran pemasukan dan pengeluaran fluida yang tetap, maka lokasi sensor 5 dan sensor 6 yang paling cocok. Berbeda apabila fluida didalam tangki tidak berganti, maka lokasi sensor nomor 1 dan nomor 2 menjadi yang cocok. Karena jika suhu pada lokasi ini telah sesuai, maka dapat dipastikan suhu pada lokasi lainnya telah sesuai.

Page 1 of 1 | Total Record : 6