cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PKn MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS XI IPS1 SMA NEGERI 1 BUSUNGBIU Angga Supriana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i1.22057

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep PKn siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Busungbiu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif type STAD dan untuk mengetahui tanggapan atau respon siswa terhadap pembelajaran PKn setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif type STAD. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research), subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Busungbiu tahun pelajaran 2016/2017 semester genap yang berjumlah 26 orang terdiri dari 16 orang sisiwa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, dengan tahapan-tahapan dalam tiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/monitoring, dan evaluasi/refleksi. Data dianalisis secara deskriftif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif type STAD dapat meningkatkan pemahaman konsep PKn siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 1Busungbiu Tahun Pelajaran 2016/2017dan tanggapan atau respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif type STAD yang diterapkan dalam pembelajaran sangat positif.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based LearningUntuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII A SMP Mutiara Singaraja Pada Mata Pelajaran PKn N.A. Dewi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i1.22058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa kelas VIII A SMP Mutiara Singaraja melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam proses pembelajaran PKn, dan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VIII A SMP Mutiara Singaraja melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah 30 orang siswa.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, test, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan menggunakan metode deskriftif kualitatif dan deskriftif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas VIII A SMP Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2017/2018 dan terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang berada pada kategori baik siswa kelas VIII A SMP Mutiara Singaraja. Kata Kunci: Aktivitas, Hasil Belajar, Problem Based Learning
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dan Sikap Demokratis Siswa pada Mata Pelajaran PKn Kelas VIII B SMP Mutiara Singaraja N.L.P.G. Diantari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i1.22059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap demokratis siswa kelas VIII B SMP Mutiara Singaraja melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dalam proses pembelajaran PKn. Jenis penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 20 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data yang didapat selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif dan deskriftif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis kelas VIII B SMP Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2017/2018 dan terjadi peningkatan sikap demokratis siswa yang berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : GI (Group Investigation), kemampuan berpikir kritis, sikap demokratis.
STRATEGI PEMBINAAN KARAKTER DI SMP NEGERI 3 SUKASADA Nanang Muhajirin
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i1.22060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) upaya yang dilakukan sekolah dalam pembinaan karakter siswa di SMP Negeri 3 Sukasada, (2) kendala-kendala dalam upaya pembinaan karakter. Metode Penelitian termasuk deskriptif kulitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi pada Guru Pkn, Guru Bimbingan Konseling, Waka kesiswaan, Waka Kurikulum, dan Kepala Sekolah. yang dimana pengambilan sampel menggunakan metode Purposive sampling. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan deskriptif kualitatif mengunakan triangulasi data dan kecukupan referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) upaya yang dilakukan sekolah dalam pembinaan karakter siswa di SMP Negeri 3 Sukasada,yaitu telah adanya penanaman nilai-nilai karakter pada siswa melalui proses pembelajaran didalam kelas (intrakurikuler) maupun diluar kelas (ekstrakurikuler). (2) kendala- kendala dalam upaya pembinaan karakter yaitu: 1. kurangnya singkronisasi antara pihak sekolah dan keluarga. 2. dalam pelaksanaan pembinaan karakter terkait penanaman nilai-nilai karakter guru mengalami kendala keterbatasan waktu. Kata kunci : Strategi, Pembinaan, Karakter.
PERSEPSI SISWA SMP NEGERI 1 SUKASADA TERHADAP TIDAK DIMASUKKANNYA MATA PELAJARAN PKn DALAM UJIAN NASIONAL Puji Katiasih
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i1.22061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa SMP Negeri l Sukasada terhadap tidak dimasukkannya mata pelajaran PKn dalam ujian nasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Sukasada. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara. dokumentasi dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Siswa SMP Negeri 1 Sukasada setuju jika PKn tidak dilibatkan dalam penyelenggaraan Ujian Nasional karena siswa berpikir Ujian Nasional adalah menambah beban belajar siswa, karena mata pelajaran PKn merupakan mata pelajaran yang bersifat menghafal, mata pelajaran PKn sulit mengukur dalam penilaiannya secara kognitif, karena mata pelajaran PKn merupakan mata pelajaran yang tidak hanya mengajarkan nilai – nilai kognitif tetapi juga afektif dan psikomotor dan ujian nasional tidaklah berdampak positif maupun negatif terhadap minat dan motivasi belajar siswa. Guru – guru menilai minat dan motivasi siswa terhadap pelajaran PKn sama baik ketika PKn dilibatkan dalam EBTANAS maupun ketika tidak dilibatkan dalam Ujian Nasional. Kata-kata kunci: persepsi siswa, mata pelajaran PKn , ujian nasional
PENGEMBANGAN SIKAP DISIPLIN SISWA DALAM RANGKA IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DI SMPN 1 SUKASADA Muhammad Eki
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i2.22062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) sikap disiplin siswa dalam rangka implementasi pendidikan karakter bangsa di smpn 1 sukasada, (2) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sikap disiplin siswa dalam rangka implementasi pendidikan karakter bangsa di smpn 1 sukasada, (3) upaya sekolah dalam membina sikap disiplin siswa dalam rangka implementasi pendidikan karakter bangsa di smpn 1 sukasada. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Sukasada. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1). Secara umum sikap disiplin yang ditunjukkan oleh siswa sudah baik, namun ada beberapa siswa yang masih menunjukkan perilaku yang kurang baik, hanya saja tidak terlalu ekstrim. Sebagian besar dari mereka hanya melakukan penyimpangan ringan yang masih bisa diatasi oleh pihak sekolah, dan biasanya perilaku yang ditunjukkan oleh siswa selama berada disekolah itu karena mereka masih membawa kebiasaan buruk yaitu main-main ketika mereka masih berada dibangku sekolah dasar bagi kelas VII dan masalah ekonomi, serta jarak dan medan antara tempat tinggal siswa dengan sekolah. (2) faktor-faktor seperti : Terlambat bangun, Lingkungan kurang mendukung, Kurangnya fasilitas sekolah, Masalah ekonomi, Jarak dan medan antara tempat tinggal siswa dengan sekolah. (3) Dalam rangka mendisiplinkan warga sekolah, maka sekolah sendiri membuat aturan yang harus dipatuhi oleh warganya, aturan yang dibuat tersebut berbentuk tata tertib, didalam tata tertib itu sendiri sudah dijelaskan mengenai hal-hal yang harus dilakukan oleh warga sekolah SMPN 1 Sukasada.
STUDI KOMPARATIF TENTANG PERBEDAAN KINERJA GURU PKN PNS DENGAN NON PNS (Studi pada SMP di Kota Singaraja) Nailatus Sa’adah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i2.22063

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitaf. Tujuan penulis adalah (1) untuk mengetahui kinerja guru PKn PNS di SMP kota singaraja. (2) untuk mengetahui kinerja guru PKn Non PNS di SMP kota singaraja. (3) untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara kinerja guru PKn PNS dengan Non PNS di SMP kota Singaraja. Penelitian ini menggunakan satu Variabel yaitu kinerja guru PKn dan dua subjek (PNS dengan Non PNS). Populasi penelitiannya adalah seluruh guru PKn PNS Dan Non PNS di SMP kota singaraja yang berjumlah 50 guru. Sampel penelitian menggunakan tabel penentuan dari Krejcie dan Morgan. Untuk jumlah populasi sebanyak 50 guru, jadi sampelnya yaitu 44 guru yang terdiri dari 22 guru PNS dan 22 guru Non PNS. Teknik yang digunakan adalah purposive, stratified Proporsional Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara penelitian lapangan, yaitu terjun langsung ke lokasi penelitian dengan prosedur pengedaran soal tes Uji Kompetensi Guru PKn dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kinerja guru PKn PNS di SMP kota Singaraja adalah kinerja yang baik terkait dengan perencanaan program kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan evaluasi pembelajaran. (2) kinerja guru PKn non PNS di SMP kota Singaraja adalah kinerja yang baik terkait dengan perencanaan program kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan evaluasi pembelajaran, (3) terdapat sedikit perbedaan yang signifikan jika hasil data di analisis menggunakan Uji-t dengan perolehan nilai adalah 2,348 sedangkan dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 42 adalah 2,021. Dengan demikian lebih besar dari pada = 2,348 > 2,021 maka, ditolak dan diterima. Kata kunci : Kinerja Guru PKn, PNS, Honorer (Non PNS)
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN VALUE CLARIFFICATION TEHNIQUE (VCT) BERBASIS CERITA RAKYAT NUSANTARA DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SMP NEGERI 2 SAWAN. I. Andrianto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i2.22064

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII B di SMP Negeri 2 Sawan melalui model pembelajaran Value Clariffication Tehnique (VCT) berbasis cerita rakyat nusantara, 2) Untuk mengembangkan sikap sosial siswa kelas VII B di SMP Negeri 2 Sawan. Subjek Penelitian adalah siswa kelas VII B di SMP Negeri 2 Sawan, Kabupaten Buleleng. Data tentang prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn dikumpulkan melalui metode tes dengan alat pengumpul data adalah tes objektif dan essai. Data prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn dianalisis dengan menggunakan tehnik analisis deskriptif kualitatif.. Hasil analisis data menunjukkan terjadi peningkatan prestasi belajar pada mata pelajaran PPKn di kelas VII B SMP Negeri 2 Sawan, Kabupaten Buleleng. setelah menggunakan penerapan pembelajaran Value Clariffication Tehnique (VCT) berbasis cerita rakyat nusantara. Prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn sebesar 79,13 berada pada kriteria cukup pada siklus I kemudian meningkat menjadi 83,93 pada siklus II dengan kriteria baik. Ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Value Clarification Tehnique berbasis cerita rakyat nusantara dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Selain itu dengan model pembelajaran Value Clarification Tehnique (VCT) berbasis cerita rakyat nusantara mampu mengembangkan sikap sosial siswa dengan menggunakan intrumen penelitian observasi dan angket, hal ini terlihat dalam hasil pengembangan sikap sosial pada pra-tindakan dengan rata-rata 66% berada pada kategori kurang, pada siklus I dengan rata-rata 71% berada pada kategori cukup, dan meningkat pada siklus II dengan rata-rata 84% berada pada katagori Baik. Simpulan dari penelitian ini terjadi peningkatan prestasi belajar siswa dan sikap sosial siswa melalui penerapan pembelajaran Value Clarification Tehnique (VCT) berbasis cerita rakyat nusantara dalam mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Sawan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn DI KELAS VIIIa SMP NEGERI SATU ATAP PEJUKUTAN, NUSA PENIDA TAHUN AJARAN 2017/2018. M. I. Andika
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i2.22065

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui hasil belajar PPKn setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) pada siswa kelas VIIIa Tahun ajaran 2017/2018 di SMP Negeri Satu Atap Pejukutan, 2) Untuk mengetahui minat siswa kelas VIIIa SMP Negeri Satu Atap Pejukutan Tahun ajaran 2017/2018 terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT), 3) Untuk mengetahui Kendala-kendala apa saja yang terjadi di penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIa semester II SMP Negeri Satu Atap Pejukutan Nusa Penida dengan jumblah siswa perempuan 13 dan laki-laki 10, jadi jumblah keseluruhan adalah 23 orang. Prosedur kerja tindakan ini dilakukan 4 tahap yakni : tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi evaluasi dan tahap refleksi tindakan. Empat tahap tersebut dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar PKn pada siswa kelas VIIIa SMP Negeri Satu Atap Pejukutan Nusa Penida. Hal ini dapat dilihat berdasarkan skor rata-rata hasil belajar PKn siswa pada siklus I sebesar 71,5% dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai rata-rata 56,52% sedangkan skor rata-rata hasil belajar siswa PKn siswa pada siklus II yaitu sebesar 75,68% dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 75,52% dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan hasil belajar PKn siswa. Penerapan pembelajaran kooperatiftipe Team Games Tournament (TGT) mendapat respon yang positif dari seswa kelasVIIIa SMP Negeri Satu Atap Pejukutan Nusa Penida.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI MULTIKULTUR DALAM MATA PELAJARAN PPKn PADA KELAS VIII DI SMPN 2 SINGARAJA D. Sukmanjaya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i2.22066

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pembelajaran nilai multikultur di SMPN 2 Singaraja (2) implementasinilai multikultur di SMPN 2 Singaraja (3) wawasan, sikap dan ketrampilan multikultur siswa kelas VIII di SMPN 2 Singaraja. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja serta Guru yang mengajar dikelas VIII SMPN 2 Singaraja. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket/ kuisioner. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, pedoman angket/kuisioner. Data yang telah terkumpul tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran nilai multikultur di SMPN 2 Singaraja dilakukan sejak siswa masuk di sekolah SMPN 2 Singaraja melalui proses pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas (2) transformasi nilai multikultur di SMPN 2 Singaraja berjalan sangat baik, siswa sangat suka dengan teman-teman yang beragam (3) wawasan, sikap dan ketrampilan multikultur siswa kelas VIII di SMPN 2 Singaraja dalam kehidupan bermasyarakat dilingkungan sekolah sudah sangat baik.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol 2, No 3 (2014): September Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol 1, No 1 (2013): Februari Vol. 1 No. 1 (2013): Februari More Issue