cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU-GURU KIMIA DI KABUPATEN KARANGASEM Redhana, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.396 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i2.9280

Abstract

Tujuan kegiatan P2M ini adalah menghasilkan produk berupa artikel ilmiah yang siap diterbitkan dalam Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia (JPKimIa). Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan kegiatan pelatihan penulisan artkel ilmiah kepada guru-guru kimia yang tergabung dalam MGMP Kimia Kabupaten Karangasem. Kegiatan pelatihan yang dilakukan diawali dengan berkoordinasi dengan MGMP Kimia Kabupaten Karangasem mengenai jadwal dan tempat pelaksanaan P2M, pelatihan pencarian informasi atau browsing internet, pembekalan penulisan artikel ilmiah, pelatihan menganalisis artikel, dan pembuatan artikel ilmiah. Kegiatan dirancang selama satu bulan penuh dari tanggal 23 September sampai dengan tanggal 31 Oktober 2012 yang dilaksanakan di SMAN 1 Amplapura.Kegiatan pembekalan tentang pencarian informasi atau browsing internet, penulisan proposal penelitian tindakan kelas, penulisan artikel ilmiah, analisis artikel, dan pembuatan artikel ilmiah dilakukan pada tanggal 23 Septermber 2012. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan pembekalan tersebut ini sebanyak 16 orang dari 30 orang yang diundang. Pada pembekalan ini, peserta sangat antusias bertanya, tidak saja berkaitan dengan artikel yang akan dibuat, tetapi juga berkaitan dengan penelitian tindakan kelas. Setelah itu dilanjutkan dengan penulisan artikel yang dibimbing oleh dosen-dosen yang terlibat dalam kegiatan P2M ini.Penulisan artikel dilanjutkan di rumah masing-masing selama satu bulan. Selama penulisan artikel ini, peserta dapat berkonsultasi melalui telepon atau email. Kemudian, pada tanggal 31 Oktober 2012 peserta hadir membawa artikel yang telah dibuat dalam kegiatan pembimbingan. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 11 orang dari 30 orang yang diundang. Pada kegiatan ini peserta diberikan kesempatan untuk menanyakan masalah-masalah yang dihadapi berkaitan dengan penulisan artikel. Jumlah artikel yang dapat dikumpulkan pada kegiatan ini sebanyak enam buah artikel. Namun, artikel ini masih perlu diperbaiki agar layak diterbitkan dalam JPKimIa.
DISEMINASI HAIV/AIDS BAGI MAHASISWA DI KABUPATEN BULELENG Sanjaya, Dewa Bagus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.695 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i2.9281

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk: Mendiseminasi bahaya penyebaran HIV/AIDSSebagai penyakit mematikan yang terus berkembang, khususnya kepada para mahasiswa di Kabupaten Buleleng. Agar mahasiswa memproleh informasi yang lebih komprehensif dalam menemukan, merumuskan, memecahkan, dan menanggulangi permasalahan HIV/AIDS. Kegiatan P2M ini dilaksanakan dengan mempergunakan metode ceramah, tanyajawab, dan diskusi Khalayak sasaran strategis dalam P2M ini adalah para mahasiswa di Kabupaten Buleleng. Diseminasi program P2M ini diawali dengan pengamatan real lapangan, dilanjutkan dengan identifikasi masalah, need assessment, pelaksanaan langsung di lapangan, dan evaluasi kegiatan. Kabupaten Buleleng di akhir bulan Agustus 2011 menembus angka 1.200 penderita. Bahkan penyebaran virus mematikan tersebut kini bergeser dari Kecamatan Gerokgak ke wilayah Kota Singaraja. Penyebaran keganasan virus HIV tersebut dari catatan Komisi Penanggulangan Aids Daerah, KPAD Buleleng dan Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI) merata di 9 Kecamatan di Kabupaten Buleleng. Kecamatan Buleleng berada di bagian teratas dengan mencatat 280 penderita HIV/AIDS dan Kecamatan Gerokgak di kedua dengan jumlah 208, serta Kecamatan Sawan diurutan ke tiga dengan jumlah penderita mencapai 167. “Dalam jangka waktu sebulan terakhir, rata-rata di Buleleng dari tiga kecamatan tercatat 58 warga yang sudah positif, termasuk satu orang yang sering mangkal di dagang patokan atau dakocan. Perkembangan terkini penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng, Bali dari awal tahun hingga April 2012 tercatat sebanyak 1.263 warga dinyatakan positif. Data menunjukkan 98% perkembangan HIV/AIDS di Buleleng disebabkan oleh perilaku seks berresiko terutama hubungan seks dengan para PSK yang diduga 20% nya telah terinfeksi HIV/AIDS. Perilaku seks berresiko ini terutama melibatkan remaja dan generasi muda golongan usia 15 tahun sampai dengan 49 tahun
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING BERBASIS DATA ALAT UNGKAP MASALAH KEPADA PARA GURU BK DI KECAMATAN SUKAWATI GIANYAR Partadjaja, Tjok Rai
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.079 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i2.9282

Abstract

Kegiatan pengabdian pada msayrakat yang berbentuk pelatihan ini bertujuan untuk melatihkan para guru BK kecamatan Sukawati Gianyar dalam menyusun rencana pelayanan Bimbingan Konseling berbasis data AUM. Secara lebih rinci, kegiatan pelatihan ini bertujuan: (1) melatihkan para peserta mengadministrasikan dan menganalisis AUM, (2) menyusun RPP BK dan media BK berdasarkan hasil identifikasi masalah siswa menggunakan AUM. Peserta kegiatan yang hadir sebanyak 18 orang dari 25 undangan guru   BK di Kecamatan Sukawati Gianyar. Kegiatan terlaksana di SMK N 1 Sukawati. Hasil kegiatan adalah (1) dikuasainya pengadminitrasian dan analisis AUM oleh peserta kegiatan, (2) dimilikinya kemampuan menyusun RPBK berbasis data alat ungkap masalah oleh para peserta kegiatan.
PELATIHAN PRAKTIKUM IPBA BAGI GURU SMP/SMA DI KOTA SINGARAJA MENUJU OLIMPIADE ASTRONOMI Pujani, Ni Made; Rapi, Ni Ketut
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.24 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i2.9283

Abstract

Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktikum bidang IPBA (Astronomi) bagi guru-guru SMP/SMA di Kota Singaraja dalam rangka mengantisipasi rendahnya prestasi belajar IPBA siswa serta sebagai persiapan menuju olimpiade Astronomi.Sasaran kegiatan adalah guru-guru SMP/SMA yang ada di Kota Singaraja. Realisasi kegiatan dilakukan dengan memberikan ceramah dan pelatihan bertempat di Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha.Hasil pelatihan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pelatihan berjalan baik. Kegiatan pelatihan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam melaksanakan praktikum dan mengobservasi objek langit malam; dapat meningkatkan penguasaan materi IPBA dari kategori kurang (rata-rata pre test 47,5) menjadi baik (rata-rata post test 70,5). Demikian pula, respon peserta adalah positif dan guru-guru sangat antusias mengikuti pelatihan. Namun, dalam pelaksanaan praktikum hand on dibutuhkan waktu lebih banyak, sehingga topik pelatihan praktikum perlu dibatasi. Kepada pihak terkait disarankan agar dibentuk suatu wadah dimana para guru dapat sharing pengetahuan tentang pengamatan langit malam dan pembahasan soal-soal terkait dengan olimpiade astronomi.
PELATIHAN PENGGUNAAN GLOBAL POSITIONING SYSTEM DAN SURFER SEBAGAI MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI GURU- GURU SMP SE-KECAMATAN NUSA PENIDA Treman, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.949 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i2.9284

Abstract

Pelatihan penggunaan Global Positioning System (GPS) dan Surfer bagi guru-guru Geografi SMP se-kecamatan Nusa Penida dilaksanakan di SMP N 2 Nusa Penida. Kegiatan tersebut bertujuan   memberi pembekalan keterampilan tentang penggunaan GPS dan Surfer dan mengetahui nilai kebermanfaatan pelatihan untuk pemetaan sebagai media digital bagi guru-guru Geografi. Pemecahan masalah dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu observasi, pemberian materi, pelatihan penggunaan GPS, analisis Surfer, pembuatan peta kontur 2 dimensi dan model medan 3 dimensi yang akhirnya digunakan sebagai media pembelajaran geografi. Berdasarkan hasil tes keterampilan menunjukkan bahwa   penggunaan alat GPS dan Surfer untuk pemetaan sebagai media digital bagi guru-guru Geografi dengan kualifikasi 25% sangat mampu dan 75% kategori mampu. Keterampilan pembuatan peta kontur 2 dimensi dan model medan 3 dimensi menggunakan GPS dan Surfer sebagai media digital bagi guru-guru Geografi tergolong kategori mampu. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil dari lay out (komposisi) peta, perpaduan warna, pemilihan simbol dan pemanfaatan informasi peta dengan benar sesuai dengan kaidah kartografi. Kata kunci: Pelatihan, GPS, Surfer, media digital, geografi.
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PEMBELAJARAN PECAHAN BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR GUGUS V KECAMATAN KUBU Suarsana, I Made; Pujawan, I Gusti Ngurah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.185 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9285

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat (P2M) dalam bentuk pendidikan dan latihan pembelajaran pecahan bagi guru-guru SD Gugus V Kecamatan Kubu. Kegiatan yang dilakukan dibagi dalam dua sesi yaitu sesi 1 berupa Pemantapan materi ajar pecahan serta strategi pembelajarannya dan sesi 2 berupa latihan dan diskusi. Diklat dipandu langsung oleh tim pengabdian. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan pemahaman materi ajar pecahan dan strategi pembelajarannya bagi guru-guru SD Gugus V Kecamatan Kubu. Hal ini dapa dilihat dari persentase kehadiran peserta sebesar 92% dan seluruhnya secara penuh mengikuti diklat serta dari peningkatan persentase penguasaan materi diklat dari 33% menjadi 81%. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan diklat dengan persentase skornya sebesar 88,36%.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM BIDANG PENDIDIKAN SENI MELALUI LESSON STUDY BERBASIS SEKOLAH DI SDIT AL-MADINAH KABUPATEN KEBUMEN Susiani, Tri Saptuti; Salimi, Moh; Suhartono, Suhartono; Suyanto, Imam
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.961 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9288

Abstract

AbstrakSDIT menjadi alternatif lembaga pendidikan yang dipilih memperoleh pendidikan secara umum dan agama islam. Guru kelas di sekolah dasar, termasuk SDIT dituntut untuk terampil semua mata pelajaran sekolah dasar, termasuk mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). Kenyataannya guru di banyak SDIT bukan berasal dari lulusan PGSD, sehingga merasa kesulitan mengelola mata pelajaran SBK. Guru kelas akhirnya menyerahkan tanggungjawabnya kepada guru mata pelajaran. Keadaan tersebut dialami pula oleh SDIT Al-Madinah, salah satu SDIT yang sudah memiliki nama baik di Kabupaten Kebumen. Tujuan pengabdian ini fokus pada: (1) kemampuan teoritis pendidikan seni; (2) kemampuan perencanaan pembelajaran seni; (3) kemampuan pelaksanaan pembelajaran seni dan evaluasinya. Hasil program pengabdian ini yaitu: (1) sebanyak 67,5% guru mengalami penguatan pengetahuan tentang pendidikan seni; (2) kompetensi merencanakan pembelajaran mengalami penguatan, khusunya keterampilan membuat indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi pokok, kegiatan pembelajaran dan penilaian; (3) kompetensi melaksanakan pembelajaran mengalami penguatan, khusunya kegiatan pengantar, demonstrasi, dan pembimbingan.Kata Kunci: Lesson Study, Kompetensi, Pendidikan Seni AbstractSDIT be an alternative educational institutions that have obtained education in general and Islamic religion. Teachers in primary schools, including SDIT required to skillfully all basic school subjects, including subjects of Arts and Skills (SBK). In fact teachers in many SDIT not come from the graduates of PGSD, so feel the difficulty of managing learning of SBK. Finally, Teachers handed-over responsibility to the subject teachers. The situation is also experienced by SDIT Al-Madinah, one SDIT who already has a good name in Kabupaten Kebumen. The purpose of this study to focus on: (1) the theoretical capability of art education; (2) the ability of the art lesson planning; (3) the ability of the art learning implementation and evaluation. The results of this dedication program, namely: (1) as much as 67.5% of teachers have gained knowledge of art education; (2) strengthening the competency to plan learning experience, especially the skill of creating indicators of achievement of competencies, learning objectives, subject matter, learning and assessment activities; (3) strengthening the competence of implementing the learning experience, especially the introductory activities, demonstrations and coaching.Keywords: Lesson Study, Competence, Arts Education
PELATIHAN IMPLEMENTASI KEGIATAN PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG Dewantara, I Putu Mas; Dibia, I Ketut
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.603 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9515

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) ini bertujuan untuk  (1) meningkatkan pemahaman guru SD di Kecamatan Busungbiu mengenai konsep kurikulum 2013, (2) meningkatkan pemahaman guru SD di Kecamatan Busungbiu mengenai analisi buku materi kurikulum 2013, dan (3) meningkatkan kemampuan guru SD dalam implementasi kegiatan pembelajaran berbasis kurikulum 2013. Pencapaian tujuan tersebut dilakukan melalui pelatihan dengan metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan latihan (tutorial). Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Program P2M berlangsung dengan baik dan lancar. Program ini mampu memberi pemahaman kepada guru mengenai konsep kurikulum 2013 dan elemen pembeda dengan kurikulum yang sebelumnya diterapkan. Program P2M yang diselenggarangan mampu meningkatkan pemahaman guru tentang implementasi kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran. Adapun saran yang dapat diajukan dari hasil Program P2M bagi guru-guru SD diharapkan memiliki motivasi dalam mengembangkan pemahaman mengenai kurikulum 2013 agar pelaksanaan kegiatan pembelajaran sesuai dengan tujuan yang diharapkan dalam kurikulum 2013. Bagi praktisi pendidikan diharapkan senantiasa dapat membantu guru-guru SD dalam meningkatkan pemahaman mengenai kurikulum 2013. Bagi LPM melalui DIPA UNDIKSHA hendaknya selalu menjembatani program sejenis untuk terus dapat dilaksanakan dan dikembangkan.
IbM PERAJIN TAHU DAN TEMPE Rachmawati, Dewi Oktova; Maryam, Siti; Sastrawidana, I Dewa Ketut
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.55 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9596

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengen 2 orang perajin tahu-tempe yaitu Pak Sahroni dan Ibu Jamilah yang keduanya merupakan perajin tahu-tempe yang berlokasi di lingkungan Tamansari, Kampung Baru, Singaraja. Berdasarkan hasil observasi langsung dan wawancara yang dilakukan oleh tim pengusul program dengan calon mitra program teridentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan disepakati untuk dicarikan solusinya. Beberapa permasalahan yang ada pada mitra antara lain. Metode pendekatan yang akan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan mitra adalah: 1) Penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja, 2) pelatihan untuk meningkatkan keterampilan mitra program untuk memanfaatkan limbah samping menjadi produk yang bernilai ekonomis, 3) Pelatihan tentang cara-cara penanganan limbah cair, dan 4) Pelatihan tentang managemen pemasaran. Untuk mensukseskan program IbM yang diusulkan, diperlukan tim pelaksana kegitan dari berbagai disiplin ilmu untuk memecahkan masalah mitra. Disiplin ilmu yang diperlukan adalah teknologi pangan, kesehatan, lingkungan, fisika material dan managemen pemasaran produk dengan bahasa inggris
IbM SONGKET JINENGDALEM Adiputra, Pradana; Susila, Agus Jana; Darmawiguna, Mahendra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.691 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9597

Abstract

Songket merupakan jenis kain hasil tenunan tradisional yang setiap daerah memiliki ciri khas dan corak sendiri, tak terkecuali songket Bali. Sampai saat ini songket Bali yang sangat dikenal oleh masyarakat luas baik dalam dan luar negeri adalah yang dihasilkan oleh Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Karangasem, sedangkan songket yang dihasilkan oleh Kabupaten Buleleng kalah bersaing di pasaran karena disebabkan desain motif, produksi dan pola pemasaran dan promosi yang lebih baik secara kualitas dan kuantitas. Desa Jinengdalem oleh beberapa masyarakat Bali khususnya masyarakat Buleleng mengenalnya sebagai desa penghasil kerajinan tenun songket yang sangat dikenal. Harga bahan yang terus naik, sementara harga songket yang terus menurun sehingga minat pengrajin songket di desa ini untuk menggeluti usaha tersebut juga ikut menurun.tak adanya pola produksi dan pemasaran produksi songket yang efektif dan rendahnya harga jual tenun songket sebagai bagian dari kurang pahamnya manajemen produksi dan perencanaan bisnis pengrajin turut berkontribusi akan turunnya produksi songket. Dengan tujuan dan metode kegiatan IbM yang telah dibuat maka telah dilaksanakan kegiatan pengabdian yaitu pembentukan pola kemitraan pengrajin dengan pemerintah daerah melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Propinsi/Kabupaten dengan dibuatnya sentra industri songket Jinengdalem, pemberdayaan pengrajin tenun songket melalui penguatan pemasaran produksi tenun songket melalui dibuatnya media informasi dan teknologi web songket Jinengdalem, pendampingan dan pelatihan perencanaan bisnis usaha tenun songket kepada para pengrajin melalui penyusunan buku panduan perencanaan bisnis, pendampingan dan pelatihan pembukuan (akuntansi) sederhana bagi para pengrajin dengan disusunnya buku pembukuan (akuntansi) sesderhana dan melakukan penyusunan Buku Profil “Songket Jinengdalem”