cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 687 Documents
Problematika Pendidikan di Indonesia Muliani, Putu Lia; Parmiti, Desak Putu; Jampel, I Nyoman; Sanjaya, Dewa Bagus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i1.88425

Abstract

Pendidikan masih menghadapi berbagai persoalan kompleks seperti ketimpangan akses, rendahnya mutu pembelajaran, dan ketidaksesuaian kurikulum dengan kebutuhan zaman. Permasalahan ini menjadi tantangan besar dalam mewujudkan pendidikan yang bermakna dan mampu mengembangkan potensi manusia secara utuh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis pandangan filsafat pendidikan, khususnya progresivisme dan konstruktivisme, dalam merumuskan solusi konseptual terhadap problematika pendidikan. Desain kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan sebagai metode utama. Subjek dalam kegiatan ini berupa dokumen ilmiah, jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku filsafat pendidikan, serta laporan resmi lembaga pendidikan, yang berjumlah 20 sumber utama. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi literatur dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis). Validitas isi sumber ditentukan berdasarkan relevansi dengan tema, kebaruan terbitan, dan kredibilitas penerbit. Proses analisis dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian temuan, dan verifikasi kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa filsafat progresivisme dan konstruktivisme memberikan kontribusi strategis dalam menjawab persoalan pendidikan melalui pendekatan humanis, kontekstual, dan berbasis pemecahan masalah. Strategi yang dihasilkan meliputi penguatan kualitas guru, pengembangan kurikulum kontekstual, peningkatan akses dan pemerataan pendidikan, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan filsafat pendidikan tidak hanya mampu menawarkan kerangka berpikir yang reflektif, tetapi juga solutif dalam merespons tantangan pendidikan modern.
Penguatan Kompetensi Kader Posyandu Kelurahan Pondok Cabe Ilir Melalui Edukasi Gizi Sebagai Pemenuhan Hak Anak dan Pelatihan Komunikasi Efektif Magta, Mutiara; Farida, Idha; Yulia, Irla; Sulistiana, Susi; Iriani, Faridah; Pardede, Timbul
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i1.90702

Abstract

Para kader Posyandu didominasi ibu-ibu rumah tangga dengan latar belakang pengetahuan dan pendidikan yang beragam. Hal ini menjadi permasalahan dalam menjalankan program Posyandu karena kader seharusnya memiliki standar wawasan tentang kesehatan dan kemampuan berkomunikasi yang baik agar masyarakat dapat teredukasi dengan benar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan edukasi gizi dan komunikasi efektif kepada kader Posyandu. Jumlah peserta PKM yang mengikuti kegiatan adalah 20 kader dari 15 Posyandu di Kelurahan Pondok Cabe Ilir.  Metode kegiatan berupa pelatihan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Data kegiatan dikumpulkan melalui catatan observasi dan wawacara serta sebaran instrument kuisioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif hasil kegiatan menyatakan bahwa kader berpartisipaasi secara aktif yaitu dengan adanya kehadiran 100% selama kegiatan berlangsung dan aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Sedangkan analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan pengetahuan gizi anak dan kemampuan komunikasi efektif kader (dari 30% menjadi 90% kader yang mencapai skor ≥75). Pelatihan ini berkontribusi pada upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kompetensi kader Posyandu, yang berdampak pada derajat kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan. Implikasi dari pelatihan ini yaitu kader Posyandu dapat berkomunikasi yang lebih efektif, sehingga dapat memberikan wawasan tentang pemenuhan gizi.
Inovasi Smart Tourism dalam Menunjang Pengembangan Wisata Dolphin Luh Gede Eka Wahyuni; I Wayan Suwendra; Basilius Redan Werang; Made Shinta Wesiana Dewi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.104109

Abstract

Salah satu ikon pariwisata bahari yang berkontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat lokal. Namun, tantangan signifikan masih dihadapi, mulai dari keterbatasan fasilitas digital, minimnya promosi berbasis teknologi, hingga lemahnya aspek keselamatan wisatawan. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan inovasi smart tourism dalam menunjang pengembangan wisata lumba-lumba di Lovina melalui integrasi teknologi digital seperti virtual tour, augmented reality (AR), sistem pemesanan daring (web booking), dan strategi pemasaran digital. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan kelompok nelayan sebagai mitra utama. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kompetensi pemandu wisata terkait manajemen keselamatan laut, pemanfaatan media sosial untuk promosi, serta penguasaan sistem pemesanan berbasis daring. Implementasi virtual tour dan AR mampu memperkaya pengalaman wisatawan serta memperluas akses promosi destinasi. Selain itu, literatur lain memperkuat temuan bahwa penerapan teknologi imersif terbukti meningkatkan minat kunjungan wisatawan, sementara strategi pemasaran digital berbasis konten visual mendorong citra positif destinasi. Simpulan kegiatan ini bahwa inovasi smart tourism menjadi strategi kunci dalam mendukung keberlanjutan wisata lumba-lumba, dengan rekomendasi utama berupa peningkatan kapasitas SDM, penguatan regulasi keamanan, serta kolaborasi multi-pihak.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Multimedia Interaktif Untuk Guru PJOK SMA I Made Satyawan; I Wayan Artanayasa; I Ketut Iwan Swadesi; Ketut Udy Ariawan; Ketut Chandra Adinata Kusuma; Peby Gunarto; Made Dwi Ambara Putra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.105359

Abstract

Pemanfaatan multimedia interaktif dalam pembelajaran PJOK masih rendah, terutama pada penyampaian materi teori dan demonstrasi teknik. Kurangnya pelatihan dan pendampingan menyebabkan guru belum memiliki keterampilan memadai dalam merancang multimedia interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PJOK dalam mengembangkan multimedia interaktif yang mendukung pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan jenis kegiatan pelatihan dan pendampingan, dengan desain kegiatan berbasis workshop dan proyek (project-based training). Program melibatkan 20 guru PJOK SMA dan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, serta proyek pembuatan multimedia menggunakan aplikasi Wayground. Langkah kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, pendampingan praktik, dan evaluasi melalui observasi kehadiran, keaktifan, serta produk yang dihasilkan. Hasil menunjukkan seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga akhir (100%), 80% memahami proses pembuatan multimedia, dan sebagian besar mampu menghasilkan produk yang layak digunakan. Program ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi guru serta mendorong penerapan multimedia interaktif dalam pembelajaran PJOK. Selain berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, kegiatan ini juga memperkuat landasan teoretis mengenai pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan olahraga.
Good Farming Practices: Revitalisasi Perkandangan Domba Dan Kambing Enike Dwi Kusumawati; Akhmad Zaini; Endi Sarwoko; Ali Mahmud; Kinta Ramayanti; Haydar Wafiq Nugke
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.102699

Abstract

Perkandangan merupakan salah satu kunci pokok penentu pengembangan sentra domba kambing untuk mendukung program pemberdayaan mitra produk unggulan daerah Kabupaten Malang. Namun sampai saat ini belum ada informasi yang pasti terkait seberapa besar daya dukung perkandangan tersebut untuk terwujudnya sentra kambing domba di Kecamatan Wagir. Tujuan artikel ini adalah membahas potensi dan kendala perkandangan di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam mengembangkan sentra domba kambing. Metode yang diterapkan dalam program ini adalah metode pemberdayaan masyarakat partisipatif.  Pendekatan partisipatif dengan konsep belajar di masyarakat diterapkan dalam menggali potensi, persoalan dan solusi dalam mengembangkan sentra domba kambing dengan melibatkan tokoh-tokoh kunci Kecamatan Wagir. Kegiatan penggalian informasi perkandangan di Kecamatan Wagir ini dilakukan di seluruh desa Kecamatan Wagir yang berjumlah 12 desa. Setiap desa diambil 10 peternak sehingga total 120 peternak yang dilibatkan dalam penggalian informasi perkandangan berserta 13 mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dan tim pengabdi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kecamatan Wagir layak dikembangkan menjadi sentra kambing dan domba Malang dengan potensi perkandangan yang dimiliki. Implikasi kegiatan pengabdian ini peternak dapat mengetahui kondisi perkandangan di wilayahnya yang dapat digunakan sebagai bahan untuk revitalisasi perkandangan.
Pelatihan “Sing and Have Fun with English” untuk Penguatan Vocabulary Size dan Mengurangi Anxiety pada Pembelajaran Bahasa Inggris I Ketut Armawan; Ketut Herya Darma Utami; I Nyoman Suprapta; Ni Komang Ari Rahayu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.103317

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dalam merancang pembelajaran bahasa Inggris yang berpusat pada kebutuhan siswa. Namun, praktik pembelajaran masih didominasi metode konvensional sehingga siswa kurang aktif, mudah cemas, dan kesulitan menguasai kosakata. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Sing and Have Fun with English dalam meningkatkan penguasaan kosakata sekaligus menurunkan kecemasan siswa melalui pelatihan berbasis lagu dan permainan digital bagi guru sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain participatory action. Subjek adalah 55 guru yang mengikuti lima tahapan pelatihan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Instrumen berupa kuesioner skala Likert 1–4 sebanyak 14 butir serta tes pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji paired sample t-test, dan perhitungan N-Gain. Hasil menunjukkan rata-rata skor pre-test sebesar 2.60 meningkat menjadi 3.72 pada post-test. Uji paired sample t-test menunjukan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pelatihan. Nilai N-Gain termasuk kategori tinggi, sehingga pelatihan terbukti efektif meningkatkan keterampilan guru dalam mengintegrasikan media lagu serta berdampak pada meningkatnya motivasi, kosakata, dan kepercayaan diri siswa. Implikasinya, program ini dapat menjadi strategi alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar.
Peningkatan Resiliensi dan Analytical Decision-Making melalui Pelatihan Media Edukasi Mitigasi Bencana di Gugus IV Sukasada Ida Bagus Made Ludy Paryatna; Putu Adi Krisna Juniarta; I Nyoman Laba Jayanta; Ni Kadek Septiari
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.103347

Abstract

Permasalahan rendahnya resiliensi dan keterampilan pengambilan keputusan analitis pada siswa di daerah rawan bencana menuntut adanya intervensi melalui penguatan kapasitas guru. Resiliensi dan kemampuan pengambilan keputusan analitis (analytical decision-making) menjadi kompetensi yang sangat penting untuk dimiliki oleh siswa Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan berbasis edukasi mitigasi bencana yang berfokus pada resiliensi, kemampuan analytical decision making, serta keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran kebencanaan. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 40 guru dari Gugus sekolah di wilayah rawan bencana. Tahapan kegiatan meliputi (1) sosialisasi, (2) pelatihan dan penerapan teknologi, serta (3) pendampingan dan evaluasi. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji deskriptif (mean, standar deviasi, dan persentase peningkatan) untuk menilai efektivitas program. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai konsep resiliensi dan pengambilan keputusan, serta keterampilan dalam merancang media edukasi kreatif yang mengintegrasikan mitigasi bencana ke dalam pembelajaran. Simpulan dari pengabdian ini adalah program berhasil meningkatkan kapasitas guru di daerah rawan bencana, meskipun keberlanjutan pendampingan masih diperlukan agar dampaknya lebih optimal dan berkesinambungan. 
Pemberdayaan Pokdarwis Telaga Sari dalam Mengembangkan Keterampilan Komunikasi Bisnis dan Hospitality I Wayan Sadyana; Made Aryawan Adijaya; I Nyoman Tri Esaputra; I Gusti Agung Ayu Putu Listyana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.103351

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui sektor pariwisata masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan keterampilan komunikasi bisnis, rendahnya penguasaan bahasa asing, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam promosi destinasi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing dan keberlanjutan pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan melalui penguatan kapasitas komunikasi bisnis dan hospitality, workshop pemasaran digital, serta pendampingan manajemen pariwisata berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menggunakan desain kualitatif partisipatif dengan model pemberdayaan berbasis masyarakat. Subjek kegiatan adalah 25 anggota Pokdarwis Telaga Sari Desa Wisata Pedawa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta pretest–posttest dengan instrumen berupa lembar observasi, pedoman wawancara, dan soal tes kompetensi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk data kualitatif dan analisis kuantitatif sederhana untuk membandingkan hasil pretest–posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan komunikasi, pemahaman hospitality, pengelolaan pemasaran digital, serta perbaikan manajemen usaha pariwisata. Dalam enam bulan setelah pelatihan, terjadi peningkatan interaksi media sosial yang ditandai dengan kenaikan jumlah pengikut, komentar, dan frekuensi unggahan promosi. Simpulan pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat kelembagaan desa wisata.
Restorasi Lamun Berbasis Kemitraan Masyarakat Di Desa Pemuteran Menggunakan Abtralo Untuk Penyelamatan Dugong, Penguatan Karbon Biru dan Wisata Bahari Berkelanjutan Gede Iwan Setiabudi; Hamdanul Fain; Ni Wayan Yulianita Dewi; Ni Komang Tri Hapsari; Ni Kadek Martha Ayu Saraswati; Hani Fattus Sabrina Anam; I Gusti Agung Ayu Kumara Dewi; Anak Agung Ayu Agung Widhyani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.103858

Abstract

Ekosistem lamun memegang peranan krusial sebagai habitat biota laut, termasuk dugong, serta penyimpan karbon biru, namun menghadapi ancaman degradasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program restorasi lamun melalui penerapan teknologi Artificial Biorock for Seagrass Transplantation (ABTRALO) dengan model kemitraan multi-pihak. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan pendekatan partisipatif yang mencakup pelatihan, workshop, dan demplot percontohan bersama mitra Yayasan, masyarakat pesisir, dan pelaku usaha wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas teknis mitra dalam teknik restorasi lamun menggunakan ABTRALO. Berdasarkan evaluasi post-test, terjadi transfer pengetahuan yang sangat berhasil dengan tingkat pemahaman peserta di atas 80% pada hampir seluruh aspek, mulai dari konsep ekologis hingga teknis. Partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari seluruh pemangku kepentingan menandai keberhasilan pembentukan jaringan kolaborasi yang kuat dan berhasil dibangun plot restorasi awal yang menjadi fondasi bagi upaya pemulihan ekosistem lamun skala lebih luas. Simpulannya, penerapan teknologi ABTRALO melalui kemitraan berbasis masyarakat efektif dalam memulai upaya konservasi lamun di Pemuteran.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Perlindungan Konsumen Bisnis Pariwisata: Studi di Area Branca, Dili, Timor Leste Ni Luh Made Mahedrawati; Ida Bagus Gede Agustya Mahaputra; Ni Nengah Seri Ekayani; Ida Ayu Cynthia Saisaria Mandasari
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.103893

Abstract

Area Branca di Dili, Timor Leste, merupakan destinasi wisata yang berkembang pesat dengan potensi wisata pantai, budaya, dan religi. Namun, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak diiringi dengan perlindungan konsumen yang memadai, khususnya terkait standar pelayanan, transparansi harga, serta mekanisme pengaduan. Pengabdian ini bertujuan menganalisis kondisi perlindungan konsumen dalam bisnis pariwisata di Area Branca, serta menawarkan model pemberdayaan masyarakat berbasis kelembagaan lokal untuk mendukung keberlanjutan pariwisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif melalui pengamatan lapangan, wawancara, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan pelaku usaha, aparat desa, mahasiswa, dan masyarakat lokal. Hasil menunjukkan bahwa pelaku usaha pariwisata di Area Branca belum sepenuhnya menerapkan standar layanan dan keamanan, harga sering kali tidak transparan, dan wisatawan tidak memiliki saluran pengaduan yang jelas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa bekerja sama dengan Universidade Dapaz, Dili, memberikan pendampingan kelembagaan, edukasi perlindungan konsumen, serta pembentukan kelompok sadar wisata. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat terbukti menjadi strategi efektif dalam meningkatkan perlindungan konsumen, citra destinasi, dan keberlanjutan pariwisata lokal.