cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
Problematika Pendidikan di Indonesia Muliani, Putu Lia; Parmiti, Desak Putu; Jampel, I Nyoman; Sanjaya, Dewa Bagus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i1.88425

Abstract

Pendidikan masih menghadapi berbagai persoalan kompleks seperti ketimpangan akses, rendahnya mutu pembelajaran, dan ketidaksesuaian kurikulum dengan kebutuhan zaman. Permasalahan ini menjadi tantangan besar dalam mewujudkan pendidikan yang bermakna dan mampu mengembangkan potensi manusia secara utuh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis pandangan filsafat pendidikan, khususnya progresivisme dan konstruktivisme, dalam merumuskan solusi konseptual terhadap problematika pendidikan. Desain kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan sebagai metode utama. Subjek dalam kegiatan ini berupa dokumen ilmiah, jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku filsafat pendidikan, serta laporan resmi lembaga pendidikan, yang berjumlah 20 sumber utama. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi literatur dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis). Validitas isi sumber ditentukan berdasarkan relevansi dengan tema, kebaruan terbitan, dan kredibilitas penerbit. Proses analisis dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian temuan, dan verifikasi kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa filsafat progresivisme dan konstruktivisme memberikan kontribusi strategis dalam menjawab persoalan pendidikan melalui pendekatan humanis, kontekstual, dan berbasis pemecahan masalah. Strategi yang dihasilkan meliputi penguatan kualitas guru, pengembangan kurikulum kontekstual, peningkatan akses dan pemerataan pendidikan, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan filsafat pendidikan tidak hanya mampu menawarkan kerangka berpikir yang reflektif, tetapi juga solutif dalam merespons tantangan pendidikan modern.
Penguatan Kompetensi Kader Posyandu Kelurahan Pondok Cabe Ilir Melalui Edukasi Gizi Sebagai Pemenuhan Hak Anak dan Pelatihan Komunikasi Efektif Magta, Mutiara; Farida, Idha; Yulia, Irla; Sulistiana, Susi; Iriani, Faridah; Pardede, Timbul
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i1.90702

Abstract

Para kader Posyandu didominasi ibu-ibu rumah tangga dengan latar belakang pengetahuan dan pendidikan yang beragam. Hal ini menjadi permasalahan dalam menjalankan program Posyandu karena kader seharusnya memiliki standar wawasan tentang kesehatan dan kemampuan berkomunikasi yang baik agar masyarakat dapat teredukasi dengan benar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan edukasi gizi dan komunikasi efektif kepada kader Posyandu. Jumlah peserta PKM yang mengikuti kegiatan adalah 20 kader dari 15 Posyandu di Kelurahan Pondok Cabe Ilir.  Metode kegiatan berupa pelatihan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Data kegiatan dikumpulkan melalui catatan observasi dan wawacara serta sebaran instrument kuisioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif hasil kegiatan menyatakan bahwa kader berpartisipaasi secara aktif yaitu dengan adanya kehadiran 100% selama kegiatan berlangsung dan aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Sedangkan analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan pengetahuan gizi anak dan kemampuan komunikasi efektif kader (dari 30% menjadi 90% kader yang mencapai skor ≥75). Pelatihan ini berkontribusi pada upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kompetensi kader Posyandu, yang berdampak pada derajat kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan. Implikasi dari pelatihan ini yaitu kader Posyandu dapat berkomunikasi yang lebih efektif, sehingga dapat memberikan wawasan tentang pemenuhan gizi.