cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Widiani, Ni Luh
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i2.33312

Abstract

Rendahnya minat dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika terlihat jelas dari hasil belajar tes awal yang terlihat bahwa rata-rata hasil belajar siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah menganalasis hasil belajar Matematika siswa kelas V dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pemberian tes. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Teknik analisi data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa mencapai ketuntasan dengan presentase ketuntasan pada prasiklus sebesar 39%, pada siklus I sebesar 70%, dan pada siklus II sebesar 91%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check terbukti dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini adalah melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check dapat melatih kemandirian, kemampuan siswa dalam menyelesaikan persoalan yang diberikan, meningkatkan rasa sosial siswa, kerja sama dan kemampuan memberi penilaian. 
Aplikasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assissted Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Mertayasa, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34999

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Tianyar Barat di Kelas VI yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Matematika masih rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan langkah-langkah model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assissted  Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya Metode pengumpulan  datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan langkah-langkah model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assissted Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya 56.25, pada siklus I meningkat menjadi 58,13 dan pada  Siklus II meningkat menjadi 75. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan langkah-langkah model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assissted  Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan Q.S. al-Maidah /5: 32 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS XI SEMESTER SATU SMK NEGERI 5 KOTA TERNATE TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Ali, Rukiah
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34957

Abstract

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan oleh Peneliti di SMK Negeri 5 Kota Ternate, tentang pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas XI, dimana hasil yang dicapai oleh siswa belum mencapai nilai Standar KKM yang ditentukan oleh sekolah yaitu 79 dan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran PAI nampak kurang fokus. Tujuan utama dalam penelitian ini yaitu: untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui pelaksanaan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas XI SMK Negeri 5 Kota Ternate tahun pelajar 2017/2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tindakan sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: Rancangan, Pelaksanaan Kegiatan dan pengamatan, Observasi, dan Refleksi/Tindakan. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi, tes dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) rata-rata hasil belajar pendidikan agama Islam siklus I adalah 79, dan 2) hasil belajar pendidikan agama Islam siklus II adalah 83. Simpulan dari penelitian ini adalah “hasil belajar pendidikan agama islam materi Q.S Yunus/10:40-41 dan QS Al Maidah /5:32 secara signifikan dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas XI semester satu SMK Negeri 5 Kota Ternate tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: Hasil Belajar Pendidikan Agama Islan, Materi Q,S Yunus/10: 40-41 dan Qsal-Maidah 15:32, Model Discovery Learning .
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING SISWA KELAS 5 SD Kisworo, Dimas Anjar
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.33780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui a) apakah peningkatan hasil belajar tematik siswa kelas 5 SD dapat diupayakan melalui pendekatan Problem Based Learning. b) bagaimanakah langkah-langkah pendekatan Problem Based Learning yang dapat meningkatkan hasil belajar tematik Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan. Model PTK yang digunakan adalah spiral dari C. Kemmis & Mc Taggart terdiri 3 tahap yakni, 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan dan observasi, 3) refleksi. Subjek penelitian yaitu 32 siswa kelas 5 SDN Gendongan 01 Salatiga pada tahun akademik 2020/2021. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Instrumen yang digunakan adalah butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ditunjukkan perbedaan rata-rata hasil belajar prasiklus sebesar 76,46 dengan persentase ketuntasan 59,38% dan siklus 1 sebesar 85,03 dengan persentase ketuntasan 68,75% dan terus meningkat rata-rata pada siklus 2 sebesar 87,49 dengan persentase ketuntasan 87,50%. Di samping itu, uji t sebesar 5,328 artinya terdapat perbedaan selisih rata-rata antara prasiklus dan siklus 1 sebesar 8,57. Signifikansi 5% sebesar 0,000 yang berarti perbedaan rata-rata hasil belajar bermakna. Uji t prasiklus dengan siklus 2 dengan hasil 5,328 semakin meningkat pada rata-rata hasil belajar sebesar 11,03 dengan nilai signifikansi 5% adalah 0,000 yang berarti perbedaan rata-rata hasil belajar bermakna. Pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar dan langkah-langkah pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan.
Metode “My Trip My Adventure” untuk Meningkatkan Keterampilan Menyusun Kalimat Poster Santosa, Gangsar
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.36154

Abstract

Poster merupakan salah satu bentuk iklan atau reklame yang dibuat semnarik mungkin dengan menggunakan kalimat efektif dan gambar yang bervariasi. Namun pada proses pembelajaran membuat poster tidak semua siswa mampu membuat poster dengan baik karena kurangnya daya imajinasi yang dimiliki siswa. Sehingga berdasarkan hal tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kemampuan menyusun kalimat poster dengan metode “My Trip My Adventure” Siswa Kelas XII Multimedia 1. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus yakni prasiklus, siklus I, dan siklus II. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni sebanyak 31 orang siswa. Penelitian ini menggunakan instrument tes yang kemudian diolah dengan menggunakan teknik deskriptif analitik dan deskripsi persentase. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa pada tahap prasiklus rata-rata hasil pembuatan poster siswa hanya 66,12 kemudian meningkat pada siklus I menjadi 71,61, dan meningkat kembali pada siklus II menjadi 82,58. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada setiap siklusnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa model “my trip my adventure” efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis poster.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Dengan Media Powerpoint Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SD Astiti, Ni Komang Atik; Rini Kristiantari, Maria Goreti; Saputra, Ketut Alit
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.36695

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena hasil belajar IPA siswa kelas VI belum optimal. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilaksanakan guru belum menggunakan model inovatif serta media pembelajaran yang dapat menumbuhkan antusias siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran discovery learning  berbantuan media powerpoint. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 33 orang. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 20 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukan pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar mencapai 67,57 ketuntasan belajar mencapai 66,66% dengan kriteria cukup dan pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 79,84 dan ketuntasan belajar mencapai 87,87% dengan kriteria tinggi. Dapat disimpulkan adanya meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI melalui penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media powerpoint.
Pembelajaran Kooperatif Model TPS (Think Pair Share) Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Idayani, Ni Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.37432

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional berakibat pada rendahnya hasil belajar serta aktifitas belajar siswa sekolah menengah pertama. Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif model TPS dalam aktivitas pembelajaran. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 27 siswa kelas IX sekolah menengah pertama. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tndakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi yang dilengkapi dengan pedoman observasi terhadap aktivitas belajar siswa dan metode tes yang dilengkapi dengan instrumen berupa tes (soal) objektif. Kemudian dianalisis secara kualitatif dan menggunakan rumus statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 9,33 yang tergolong cukup aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 11,30 yang  tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 1,97. Selain dapat meningkatkan aktifitas belajar model tink pair share juga dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa adalah 69,07; sedangkan  hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa adalah 82,59. Dari hasil tersebut ada peningkatan hasil belajar sebesar 13,52 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Dengan demikian penerapan pembelajaran kooperatif model TPS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA.
Penerapan Teori Konseling Behavioral Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X MIPA 2 SMA N 2 Singaraja pradipta, Dwi angga
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.12452

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal melalui pendekatan konseling behavioral social learning dengan teknik modeling melalui role playing pada siswa kelas X MIPA 2 SMA N 2 Singaraja, Buleleng, Bali. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 2 SMA N 2 Singaraja yang berjumlah 33 siswa. Objek penelitian adalah kemampuan komunikasi interpersonal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Teknik analisis data hasil skala komunikasi interpersonal dan data hasil observasi dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif.Tindakan bimbingan dan konseling pada siklus I masih mengalami kendala, siswa terlihat masih malu-malu dan tidak serius dalam bermain peran. Tindakan  bimbingan dan konseling siklus II menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Hal ini ditunjukkan oleh adanya perubahan sikap siswa.Peningkatan ditunjukkan dengan hasil persentase kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Peningkatan terjadi yaitu, (1) persentase pengamatan awal siswa 51,4 % (rendah), (2) persentase pengamatan siklus I  68,8 % (tinggi dan sedang), (3) Pengamatan siklus II 75,6 % (tinggi).  Dapat disimpulkan bahwa  role playing  dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas X MIPA 2 SMA N 2 Singaraja. 
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media Powerpoint untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Perkembangbiakan Makhluk Hidup Kustiyani, Lilik
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.37472

Abstract

Pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang menekankan terhadap proses pembentukan pengetahuan melalui pola interaksi langsung dengan lingkungan. Hanya saja pada proses pelaksanaannya guru belum mampu menggunakan model pembelajaran yang sesuai sehingga berakibat pada rendahnya hasil belajar dan aktifitas belajar IPA siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar perkembangbiakan makhluk hidup melalui model pembelajaran problem based learning dengan media powerpoint pada siswa kelas VI SD. Penlitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan prosedur pelaksanaan dan implementasi penelitian terbagi dalam dua siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dan siklus II juga dilakukan dua kali pertemuan. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni sebanyak 19 orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 20,55 atau sebesar 72,37% (sedang), siklus II meningkat menjadi 25,20 atau sebesar 90,05% (sangat tinggi). Pada akhir tindakan siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 72,89 atau sebesar 73,68% mengalami peningkatan 26,31% dari kondisi awal. Nilai rata-rata siklus II diperoleh 79,74 atau sebesar 89,47% ketuntasan belajar sehingga mengalami peningkatan sebesar 15,79% dari siklus I. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dengan media powerpoint dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar perkembangbiakan makhluk hidup pada siswa kelas VI SD.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Operasi Hitung Pecahan Melalui Problem Based Learning Karmani, Karmani
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34572

Abstract

Kurangnya penggunaan model pembelajaran yang tepat dalam melaksanakan pembelajaran matematika berakibat pada rendahnya hasil belajar serta aktifitas belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar operasi hitung pecahan melalui model pembelajaran problem-based learning pada siswa kelas V SD. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni sebanyak 24 orang siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dan begitu juga siklus II dilakukan dua kali pertemuan. Pada akhir tindakan siklus I aktivitas belajar siswa sebesar 74,05% meningkat pada siklus II menjadi 90,28%. Selanjutnya, rata-rata nilai tes formatif siklus I sebesar 71,25 meningkat pada siklus II menjadi 77,50. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 70,83% meningkat pada siklus II menjadi 87,5% sehingga mengalami peningkatan sebesar 16,67%. Disimpulkan bahwa melalui Problem Based Learning terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar operasi hitung pecahan. Disarankan bahwa, pada proses pembelajaran guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta melibatkan aktivitas seluruh siswa.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue