International Journal of Elementary Education
The aim of the Journal of International Journal of Elementary Education is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning. The focus and scope of International Journal of Elementary Education includes the following topics at Elementary Education : Career development and training in education and learning : 1. Experiences in education and learning: 2. Experiences in education and learning research: 3. International projects in education and learning: 4. Pedagogical innovations in education and learning: 5. General issues in education and learning: 6. Computer supported collaborative work: 7. E-content management and development: 8. Educational software & serious games: 9. e-Learning: 10. Emerging technologies in education: Papers published in the three-monthly journal (Feb, May, Aug, and Nov): (1) report evaluation and research findings; (2) treat conceptual and methodological issues; and/or (3) consider the implications of the above for action; and/or (4) an extensive book reviews section and also occasional reports on educational materials and equipment.
Articles
877 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Peta Konsep terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA
Anggara, I Made Citra
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.72 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14407
This research purpose to know the significant difference of the science learning outcomes between student is learned by model problem solving using environmental with student who is learned by conventional learning model fourth grade students of elementary school at Gugus Letkol Wisnu, North Denapasar sub-district. This research in an quasi experiment using Non-equivalent control group design. The population in this research are all the fourth grade students of elementary school at Gugus Letkol Wisnu, North Denpasar that formed by consisting of 340 students.. The accumulation data of science learning outcomes by test method and instrument that use is either be multiple choice objective test. Obtained data is analyzed by using t-test. Based of analyze result obtainable thitung= 6,229 > ttabei=2,000, on dk 83 level of significance 5%. So, that HO ignored and Ha acceptable means there is a significant difference competence science the learning with learning comparative type TPS aided concept maps with students learn with learning conventional. Mean of science learning outcomes result in experiment group is 84,10 and in control group is 73,20. Therefore, can be concluded that model problem solving using environmental take effect to the science learning outcomes of fourth grade students Gugus Letkol Wisnu, North Denpasar sub-district.
Pengaruh Model Pembelajaran Assure Bernuansa Lingkungan Berbantuan Media Audiovisual terhadap Hasil Belajar IPS ditinjau dari Minat Outdoor Siswa
Pransisca, Ayu
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (551.95 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14412
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh model pembelajaran assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual terhadap hasil belajar IPS ditinjau dari minat outdoor siswa kelas V SDN Gugus 1 Masbagik Utara Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan post test two group faktorial design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 143 orang siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 76 orang siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data minat outdoor siswa dikumpulkan dengan kuisioner dan data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis menggunakan Anava AB berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan minat outdoor terhadap hasil belajar IPS siswa, 3) Pada siswa yang memiliki minat outdoor tinggi, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 4) Pada siswa yang memiliki minat outdoor rendah, tidak terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG PECAHAN SISWA SEKOLAH DASAR
I Made, Suarjana
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.156 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14417
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Pembelajaran operasi hitung pecahan di kelas IV, (2) Kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Buleleng, (3) Faktor-faktor kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan, dan (4) Solusi yang dapat diberikan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 100 orang diambil dari populasi seluruh siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 143 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik proposional sampel berdasarkan pada tabel Isaac and Michel dengan tingkat kesalahan 5%. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pembelajaran operasi hitung pecahan secara klasikal diperoleh rata-rata 82,17% berada pada kategori baik. (2) Rata-rata hasil tes menyelesaikan operasi hitung pecahan secara klasikal 43,86% berada pada kategori sangat rendah. (3) Faktor-faktor kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan yaitu faktor kesulitan siswa saat menyelesaikan soal cerita pecahan, faktor kesulitan siswa saat menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut tidak sama, kemudian faktor kesulitan siswa dalam menyederhanakan pecahan. (4) Solusi untuk mengatasi yaitu cara mengajar guru lebih ditingkatkan lagi baik dalam penggunaan metode yang lebih bervariasi serta penggunaan media atau alat peraga dalam pembelajaran, perlunya peran keluarga dalam membimbing anak belajar di rumah.
Hubungan Motivasi Dengan Prestasi Belajar Siswa
Pratiwi, Ni Wyn. Dian;
Sri Asri, I.G.A. Agung;
Kristiantari, M.G. Rini
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (966.911 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15958
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Gugus 1 Kuta Selatan Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah ex post facto (korelasional). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus 1 Kuta Selatan Tahun Ajaran 2016/2017, yang berjumlah 421 siswa. Sampel penelitian berjumlah 191 siswa. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dengan skala interval yaitu motivasi dan prestasi belajar siswa, metode pengumpulan data menggunakan metode non tes. Data tentang motivasi didapat melalui angket motivasi, sedangkan data tentang prestasi belajar didapat melalui pencatatan dokumen. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi product moment. Hasil yang didapat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan prestasi belajar diperoleh rhitung = 0,151 dan rtabel 0,138 pada taraf signifikansi (ï¡ = 0,05, n = 191) maka demikian rhitung = 0,151 > rtabel = 0,138, ini berarti nilai rhitung signifikan. Maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Gugus 1 Kuta Selatan Tahun Ajaran 2016/2017.
Pengaruh Model Pembelajaran CTL Berorientasi Tri Kaya Parisudha terhadap Hasil Belajar Matematika
Suarjana, I Made;
Dibia, I Ketut;
Sariani, Ni Luh Ayu
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (512.473 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15963
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha, dengan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha, terhadap mata pelajaran Matematika siswa kelas III SD di Gugus III Semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah kelas III SD di Gugus III semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng yang berjumlah 130 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 3 Dencarik berjumlah 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas III SD Negeri 2 Dencarik berjumlah 25 orang sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes yang berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 25 soal. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thit = 3,22 > ttab =1,68. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri kaya Parisudha dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri kaya Parisudha pada siswa kelas III SD di Gugus III semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018.
OPTIMALISASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR
Tirka, Wayan;
Kusumawati, Ni Made
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (505.995 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v1i1.11443
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan aktivitas dan hasil belajar dalam mata pelajaran matematika dengan mengoptimalkan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan lembar kerja siswa (LKS) pada siswa kelas V SDN No. 2 Batuaji Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2010/2011. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN No. 2 Batuaji pada semester genap tahun pelajaran 2010/2011 sebanyak 19 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Data aktivitas belajar dikumpulkan dengan lembar observasi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar dari pada siklus II sebesar 5,26 dari skor rata-rata sebesar 79,08 dalam kategori cukup aktif pada siklus I menjadi 83,34 dengan kategori aktif pada siklus II, dan terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus II sebesar 1,75 dari skor rata-rata sebesar 79,71 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 81,46 dengan kategori baik pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dengan berbantuan lembar kerja siswa (LKS) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN METODE INKUIRI BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Citra Wibawa, I Made;
Tunas Arnawa, I Ketut
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (509.497 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v1i2.11605
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika setelah diberikan tindakan berupa Penerapan Metode Inkuiri Berbantuan Media Benda Konkret dalam pembelajaran Matematika siswa kelas III Semester 2 dengan jumlah siswa 10 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 4 orang dan siswa perempuan 6 orang di SDN 6 Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, diantaranya terdapat 5 orang siswa yang mengalami hasil belajar dibawah standar yang ditetapkan. Data hasil belajar yang telah terkumpul dianalisis dengan metode statistik diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan penggunaan Metode Inkuiri Berbantuan Media Benda Konkret pada siswa kelas III Semester 2 SDN 6 Tianyar Barat dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata kelas 50% (kurang) sebelum tindakan, setelah tindakan pada siklus I rata-rata nilai kelas adalah 54,6% (cukup). Besar peningkatan sebelum tindakan dan setelah tindakan pada siklus I sebesar 15% sedangkan nilai rata-rata kelas pada siklus II adalah 73,8,% (Baik). besar peningkatan dari siklus I dan siklus II sebesar 19,2% ini menunjukkan ada peningkatan dari siklus I dan siklus II dari kategori cukup menjadi kategori baik.
THE DIFFERENT INFLUENT OF THE MODEL OF INQUIRI AND DISCOVERY LEARNING TOWARD THE OUTCOME OF STUDENT LEARNING
Desiani, Badriah
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (44.118 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v1i3.11086
This research aimed to find out the different learning outcome using inquiry and discovery learning model in 5th grade at Sidomukti sub-district. The subject of this research was 5th grade students at SDN Dukuh 02 as the control group and 5th grade students at SDN Mangun sari 01as experimental group. Independent variable consisted of inquiry and discovery learning model with dependent variable as the learning outcome. Data collection was conducted by using test. The technique analysis of the research result used descriptive statistic technique of Independent Sample T-test. Based on Independent Sample T-Test which was conducted in posttest score of control group and experimental group, it resulted significance/probability of 0,038<0,05, so that H0 was ignored and Ha was accepted it meant that there was different average between experimental and control group. The different which was significance were in two research samples, which the average score in implementing inquiry learning model was 79,75, whereas the score of discovery learning model is 75.00. it meant that there were significance differences from the learning outcome of the students who used inquiry learning model and the students who used discovery learning model with the 8 theme of Ecosystem.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Media Realia pada Siswa Kelas IV SD
frianto, Okta;
Relmasira, Stefanus C;
Hardini, Agustina Tyas Asri
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i4.16115
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterampilan pemecahan masalah siswa yang masih rendah di SD Negeri Sidorejo Kidul 02 pada mata pelajaran Matematika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran Matematika melalui penerapan pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase keterampilan pemecahan masalah siswa yang mencapai KKM pada siklus I meningkat dari 9 menjadi 15 peserta didik dengan rata-rata 74,21. Pada siklus II siswa yang mencapai KKM mencapai 15 orang dengan rata-rata 82.86. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 80 % disiklus I meningkat menjadi 100% pada siklus II. begitu juga dengan aktivitas guru. Pada siklus I menunjukkan presentase 75% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Peningkatan ini terjadi karena siswa mulai memahami konsep pemecahan masalah Matematika. Dan guru menggunakan media realia yang dapat membatu siswa memahami konsep pemecahan masalah Matematika melalui langkah-langkah pembelajaran Problem Based Learning. Siswa lebih antusias dan aktif mengikuti setiap proses pembelajaran, lebih berani di dalam menyampaikan gagasan dan melakukan kegiatan tanya jawab bersama guru