cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IX MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI SMP KRISTEN 1 SALATIGA Eka Puspawan, Yohanes; Danny Soesilo, Tritjahjo
Mimbar Ilmu Vol 24, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.532 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IX melalui layanan bimbingan kelompok di SMP Kristen 1 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang mempunyai minat belajar kategori rendah yaitu berjumlah 4 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa instrumen penelitian dengan skala minat belajar berdasar teori Hilgard (Slameto, 2010), dan pedoman observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan  teknik analisis deskripsi komparatif. Hasil penelitian ialah terdapat peningkatan minat belajar siswa melalui 3 tahap siklus pemberian bimbingan kelompok dan berdasar observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian terbukti bahwa bimbingan kelompok sudah meningkatkan minat belajar keseluruhan siswa. Kata Kunci: Minat Belajar, Bimbingan Kelompok
FAKTOR KEDISIPLINAN BELAJAR PADA SISWA KELAS X SMK LARENDA BREBES Sugiarto, Ahmad Pujo; Suyati, Tri; Yulianti, Padmi Dhyah
Mimbar Ilmu Vol 24, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.401 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21279

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kedisiplinan belajar siswa. Faktor kedisiplinan belajar siswa antara lain: Faktor internal adalah faktor yang ada dalam dirinya sendiri antara lain meliputi kesadaran diri, motivasi belajar, dan tidak mampu menyesuaikan diri dalam belajar. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor dari luar yang meliputi faktor keluarga, lingkungan sekolah, teman sebaya dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan atau memaparkan fakta-fakta atau data-data yang diperoleh dari sumber data. Data-data tersebut bersifat kualitatif karena tidak berupa angka, tetapi berupa kalimat-kalimat atau pernyataan-pernyataan yang berasal dari hasil metode observasi dan wawancara. Data-data tersebut selanjutnya dianalisis atau diuraikan untuk menemukan faktor kedisiplinan belajar siswa siswa. Berdasarkan data yang diperoleh dari subjek penelitian, menunjukan bahwa faktor kedisiplinan belajar siswa ada dua yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor intrinsik yaitu faktor yang berasal dari dirinya sendiri yaitu siswa yang malas, malas untuk belajar, tidak pernah mengerjakan PR atau tugas, malas untuk mencatat dan membaca buku pelajaran,kurangnya kesadaran untuk belajar, belum terbiasa dengan disiplin belajar. Kedua adalah faktor ekstrinsik merupakan faktor yang berasal dari luar individu berupa lingkungan keluarga, orangtua yang tidak pernah memberikan perhatian dan kasih sayang terhadap anak mengakibatkan anak menjadi tidak disiplin belajar, selain itu pendidikan orang tua juga mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa, faktor lain adalah dari guru, guru yang galak dan cara mengajar yang membosankan menyebabkan siswa malas belajar, dan faktor terakhir yang mengakibatkan siswa tidak disiplin belajar karena faktor lingkungan seperti teman bergaul di rumah dan lingkungan sekolah.?Kata-kata kunci : Kedisiplinan Belajar, Siswa, Studi Kasus?AbstractThis research is motivated by the importance of student learning discipline. Factors of student learning discipline include: Internal factors are factors that exist in themselves include self-awareness, motivation to learn, and not being able to adjust to learning. While external factors are external factors which include family, school environment, peers and the community. This research uses a case study approach which is done by describing or describing facts or data obtained from data sources. The data is qualitative because it is not in the form of numbers, but in the form of sentences or statements derived from the results of observation and interview methods. These data are then analyzed or elaborated to find the factors of student learning discipline. Based on data obtained from research subjects, it shows that there are two factors for student learning discipline namely intrinsic factor and extrinsic factor. Intrinsic factor is a factor that originates from itself, namely students who are lazy, lazy to learn, never do homework or assignments, lazy to take notes and read textbooks, lack of awareness to learn, not accustomed to the discipline of learning. Second is the extrinsic factor is a factor that comes from outside the individual in the form of a family environment, parents who never give attention and affection towards children cause children to become undisciplined in learning, in addition to that parental education also affects student learning discipline, other factors are from the teacher, teachers who are fierce and boring teaching methods make students lazy to learn, and the last factor that causes students to be undisciplined in learning because of environmental factors such as friends hanging out at home and school environment.?Keywords: Learning Discipline, Students, Case Studies
Pengaruh Metode Karyawisata Fantasi di Lingkungan Sekolah Berbantuan Media Majalah Dinding Terhadap Kompetensi Pengetahuan PPKn Nedya Sanistyasari, I Gusti Ayu; Putra, Made; Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24477

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode karyawisata fantasi di lingkungan sekolah berbantuan media majalah dinding terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas V SD gugus VIII Mengwi Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu, dengan bentuk non-equivalent control group design. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VA SD No.3 Mengwi, dan kelas VA SD No. 1 Mengwi sebanyak 31 siswa. Data kompetensi pengetahuan PPKn dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda biasa berjumlah 31 butir, yang telah divalidasi. Data kompetensi pengetahuan PPKn dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung=3,421. Harga tersebut kemudian dibandingkan dengan harga ttabel dengan dk=59 dan taraf signifikansi 5% sehingga diperoleh harga ttabel=2,000, karena thitung>ttabel maka Ho ditolak, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PPKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui metode karyawisata fantasi di lingkungan sekolah berbantuan media majalah dinding dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VIII Mengwi. Sehingga dapat disimpulkan, metode karyawisata fantasi di lingkungan sekolah berbantuan media majalah dinding berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas V SD Gugus VIII Mengwi tahun pelajaran 2018/2019. Disarankan kepada peneliti lain agar penelitian ini dapat digunakan sebagai refrensi untuk melaksanakan penelitian selanjutnya.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika dengan Model Project Based Learning (PJBL) Kristiyanto, Dedi
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24468

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika dengan model Project Based Learning (PJBL) siswa kelas IV SDN 1 Jlarem Kecamatan Gladagsari. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Jlarem dengan jumlah siswa ada 19. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tes untuk mengetahui hasil belajar dan rubrik untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Data diperoleh kemudian diolah secara kuantitatif dalam bentuk rentang skor 1 hingga 4 kemudian dianalisis secara kualitatif berupa kategori pada setiap rentang yang diperoleh. Data diambil dari tiga kegiatan yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II. Data kemampuan berpikir kritis yang diperoleh siswa pra siklus sebesar 10%, siklus I sebesar 63,16% dan siklus II sebesar 84,21%. Serta diperoleh data hasil belajar siswa pra siklus sebesar 36,84%, siklus I sebesar 84,21% dan siklus II sebesar 89,47%. Jadi, penerapan model Project Based Learning (PJBL) efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, serta dapat meningkatkan hasil belajar matematika kelas IV SDN 1 Jlarem
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan Eksperimen Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V Safitri, Ni Pt Lisa; Ardana, I Kt
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan Eksperimen terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD N Gugus 1 Kuta Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok non-ekuivalen control group design. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh siswa kelas V SD N Gugus 1 Kuta Utara, yang terdiri dari 14 kelas secara keseluruhan berjumlah 523 orang. Penentuan sampel dalam penelitian menggunakan teknik random sampling dengan pengacakan kelas yang sudah ada, kemudian dilakukan pengudian untuk penentuan kelompok eksperimen dan kontrol sehingga kelas VA  SD No. 1 Dalung sebanyak 41 siswa sebagai kelompok kelas eksperimen dan kelas VB SD No.2 Dalung sebanyak 34 siswa sebagai kelompok kelas kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes objektif pilihan ganda biasa sebanyak 30 butir soal yang sudah divalidasi. Selain itu nilai rata-rata gain skor kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan Eksperimen  = 0,47 >  = 0,35 rata-rata gain skor  kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Hasil analisis uji-t menunjukkan nilai thitung = 3,833 > ttabel (ɑ=0,05, dk=73) = 2,000 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. . Sesuai dengan hasil tersebut dapat disimpulkan model pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan Eksperimen berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA  siswa kelas V SD N Gugus 1 Kuta Utara Tahun Ajaran 2018/2019
Pengaruh Model (GI) Berbantuan Discrepant Event Terhadap Penguasaan Konsep IPA dengan Kovariabel Rasa Ingin Tahu Dewi, N.M; Astawan, I G.
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan secara signifikan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation berbantuan Discrepant Event dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) perbedaan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation  berbantuan Discrepant Event dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional setelah variabel rasa ingin tahu dikendalikan, dan (3) kontribusi kovariabel rasa ingin tahu terhadap penguasaan konsep IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen, dengan desain Posstest Only Control Group Design. Sampel dilakukan dengan teknik group random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 56 siswa. Data penguasan konsep IPA dikumpulkan dengan metode tes sedangkan rasa ingin tahu menggunakan kuisioner. Data dianalaisis dengan menggunakan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan konsep IPA siswa sebelum dan sesudah mengikuti model pembelajaran Group Investigation berbantuan Discrepant Event (Fhitung=75,711dengan nilai signifikansi diperoleh 0,000<0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan konsep IPA siswa dengan model pembelajaran Group Investigation berbantuan Discrepant Event dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional setelah kovariabel rasa ingin tahu dikendalikan (Fhitung = 81,629 dengan signifikansi 0,000<0,05), (3) terdapat kontribusi rasa inin tahu terhadap penguasaan konsep IPA siswa dengan besarya kontibusi yaitu 62,22%.
Kontribusi Gaya Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Yuliastini, L. G. Ika; Wiyasa, I K. Ngurah; Manuaba, I. B. Surya
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan gaya belajar dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto, dengan jenis studi korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 214 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dengan taraf signifikan 5% sehingga diperoleh sampel dengan jumlah 135 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan metode nontes yaitu dengan instrumen dalam bentuk angket gaya belajar dan motivasi berprestasi. Sedangkan data kompetensi pengetahuan IPA diperoleh dari pencatatan dokumen. Terdapat empat uji prasyarat pada penelitian ini. Data hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis regresi linier sederhana dan analisis linier ganda. Hasil analisis regresi ganda diperoleh Fhitung = 9,30 > Ftabel = 3,07. Ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan gaya belajar dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019. Hasil analisis diperoleh R2 = 0,123 dan kontribusinya sebesar 12,3%. Ini menunjukkan bahwa tidak hanya gaya belajar dan motivasi berprestasi yang mempengaruhi kompetensi pengetahuan IPA, namun terdapat faktor lain dari dalam maupun luar diri siswa yang mempengaruhi kompetensi pengetahuan IPA sebesar 87,7%.  Dapat disimpulkan bahwa terdapat faktor lain dari dalam maupun luar diri pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2018/2019.
Penerapan Model Pembelajaran Induktif dengan Pendekatan Analogi Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Teknologi Layanan Jaringan Mertasih, Ni Ketut
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah Penerapan Model Pembelajaran Induktif dengan Pendekatan Analogi dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Teknologi Layanan Jaringan Peserta Didik  Kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan SMK Negeri 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020. Subyek Penelitian ini adalah peserta didik Kelas XI Kompetensi KeahlianTeknik Komputer Jaringan dengan jumlah 32 orang. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa: Data tentang prestasi belajar  dan data respons peserta didik. Data tentang prestasi belajar diperoleh dengan cara memberikan tes dan hasil observasi belajar, sedangkan data respons peserta didik diperoleh dengan cara memberikan angket/kuesioner. Data hasil penelitian di analisis dengan metode statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data prestasi belajar ditemukan bahwa: (1)Terdapat peningkatan prestasi belajar peserta didik Kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan SMK Negeri 1 Denpasar yaitu  pada siklus I jumlah peserta didik mencapai kompetensi adalah 81,25% dengan daya serap 76,40% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 93,75% dengan daya serap 78,37%. (2) Terdapat respons positif pada peserta didik Kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan SMK Negeri 1 Denpasar terhadap implementasi model pembelajaran induktif dengan pendekatan analogi pada proses pembelajaran. Jadi, penerapan model pembelajaran induktif dengan pendekatan analogi dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik Kelas XI Kompetensi KeahlianTeknik Komputer Jaringan SMK Negeri 1 Denpasar, Kota Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020.
Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Berbantuan Multimedia Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Rara Dewi, A D Yulanita; Kristiantari, MG Rini
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan Multimedia dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus V Mengwi yang berjumlah 8 kelas. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV SD No. 2 Abianbase dengan jumlah 32 siswa dan kelas IV B SD No. 3 Buduk dengan jumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan jenis tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 4,103 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 64 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 4,103 > ttabel = 2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan Multimedia dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi, Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan Multimedia berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus V Mengwi.
Korelasi Antara Rasa Ingin Tahu dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Dwi Arini, Ni Kadek Ayu; Murda, I Nyoman; Tri Agustiana, I Gusti Ayu
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara: 1) rasa ingin tahu dengan hasil belajar IPA, 2) motivasi belajar dengan hasil belajar IPA, dan 3) secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 159 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga keseluruhan dari populasi digunakan sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket atau kuesioner dan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi sederhana, dan analisis regresi ganda. Hasil yang didapat menunjukkan: 1) terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara rasa ingin tahu dengan hasil belajar IPA yang rx1 = 0,817 dan koefisien determinasinya sebesar 66,8%, 2) terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPA yang rx2 = 0,166 dan koefisien determinasinya adalah 2,8%, 3) terdapat korelasi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA yang rx1x2 = 0,817 dan koefisien determinasinya adalah 66,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019.

Page 8 of 57 | Total Record : 568