cover
Contact Name
Ika Priantari
Contact Email
ichapriantari.83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ichapriantari.83@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
ISSN : 25277111     EISSN : 25281615     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI adalah pupblikasi yang memuat artikel Pendidikan Biologi, Penelitian Murni Biologi, sumber, bahan, atau media pembelajaran Biologi / Sains (bahan pembelajaran Biologi di semua tingkat pendidikan dan aplikasi dalam masyarakat), Kurikulum Pendidikan Biologi di semua tingkatan, Penelitian Tindakan Kelas (CAR) dan Lesson Study, Penelitian Kualitatif Lainnya Pendidikan Biologi, Manajemen Sekolah dan Manajemen Laboratorium Biologi / Sains, Evaluasi Pembelajaran Biologi / Sains, Isu Profesional Guru / Tren Pendidikan Biologi. dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Terbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
EKSTRAK DAUN MIMBA TERHADAP MORTALITAS HAMA BELALANG KEMBARA NEEM LEAF EXTRACTON MORTALITY LOCUST WANDERER Arief Noor Akhmadi, Lina Kapsara
BIOMA Vol 1, No 1 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.837 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i1.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mimba terhadap mortalitas hama belalang kembara dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun mimba yang paling efektif dan efisien untuk membunuh hama belalang kembara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, menggunakan metode RAL dengan 24 perlakuan. Berdasarkan Uji Anava perlakuan konsentrasi ekstrak daun mimba berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas hama belalang kembara dan berdasarkan uji BNT perlakuan yang paling efektif dan efisien adalah perlakuan konsentrasi 60% dengan jumlah hama belalang kembara yang terbunuh (mati) sebanyak 2,75 ekor. Kata Kunci: Daun Mimba, Mortalitas, Belalang Kembara
FAGOSITOSIS MENCIT TERINFEKSI TUBERKULOSIS SETELAH PERLAKUAN Phyllophorus sp. SEBAGAI IMUNOMODULATOR PHAGOCYTOSIS OF TUBERCULOSIS MICE AFTER Phyllophorus sp. TREATMENT AS IMMUNOMODULATOR Dwi Winarni, Erlix R. Purnama,
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.248 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kasar Phyllophorus sp terhadap aktivitas fagositosis mencit yang terinfeksi M. tuberculosis dan mengetahui fraksi yang berpotensi sebagai imunomodulator. Dua puluh empat ekor mencit jantan dimasukkan dalam 2 jenis kontrol yang diberi pelarut CMC 0,5% (KN), CMC 0,5% dengan infeksi bakteri (KP), dan 4 jenis perlakuan yaitu ekstrak kasar (EK), fraksi non-polar (FN), fraksi semi polar (FS), dan fraksi polar (FP). Selama 14 hari, hewan coba diberi ekstrak dan fraksinasi, kecuali KN dan KP, dengan dosis 0,0462 g berat kering teripang per hari. Hari ke-15 semua hewan perlakuan kecuali KN diinjeksi intraperitoneal M. tuberculosis 106 sel/ml. Pada hari ke-17 mencit dikorbankan dan dilakukan pengambilan cairan intraperitoneal untuk uji aktivitas fagositosis. Berdasarkan analisis statistik diketahui bahwa fraksi non polar menunjukkan aktivitas tertinggi untuk aktivitas fagositosi mencit yang terinfeksi oleh M. tuberculosis. Hal ini berarti bahwa senyawa triterpene yang terkandung pada fraksi non polar memiliki potensi yang terbaik sebagai imunomodulator dibandingkan dengan ekstrak dan fraksi-fraksi lain dari Phyllophorus sp.Kata kunci: aktivitas fagositosis, Mycobacterium tuberculosis, Phyllophorus sp,  imunomodulator
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PERTUKARAN KELOMPOK IMPROVING STUDENT’S LEARNING OUTCOMES WITH EXCHANGE GROUPS METHODS Andriyani, Anik
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.08 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.444

Abstract

Penelitian tindakan kelas secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran untuk peserta didik kelas X SMAN 2 Jember tahun pelajaran 2011-2012, dan secara khusus untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dengan menggunakan pembelajaran kooperatif metode Pertukaran Kelompok dengan Kelompok pada pokok bahasan Senyawa Hidrokarbon. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data nilai afektif siswa digali dengan lembar kuisioner, data hasil belajar peserta didik diambil dari tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas X5 pada pokok bahasan Senyawa hidrokarbon mengalami peningkatan setelah menggunakan metode Pertukaran Kelompok dengan Kelompok.Kata kunci:  Pertukaran Kelompok, Hasil Belajar.
MULTI-PENGERAMAN MENGGUNAKAN INDUK BETINA AYAM KAMPUNG SEBAGAI ALTERNATIF TEKNIK PENETASAN ALAMI MULTIPLE BROODING USING VILLAGE FOWL AS ALTERNATIF NATURAL HATCHING TECHNIQUE Hikamah, Siti Roudlotul
BIOMA Vol 2, No 1 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.721 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i1.589

Abstract

            Jenis penelitian  true eksperimental, teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Penelitian menggunakan 105 ekor G. domesticus. 25 ekor  sebagai induk pengeraman, 5 ekor dari 20 ekor secara bergantian sebagai induk kontrol dan 50 ekor sebagai induk petelur serta 10 ekor  G. domesticus jantan. Pengamatan  dilakukan selama tiga periode mengeram. Dari hasil analisis  Chi  square dengan derajat kepercayaaan 95 % (p<0,05) bantuan  SPSS v 16, menunjukkan bahwa perbedaan telur yang menetas  antara  induk penetasan pada perlakuan kontrol, induk 1, induk 2, induk 3, induk 4 sampai dengan induk 25 tidak nyata sehingga dapat disimpulkan bahwa baik induk kontrol maupun induk pengeraman mempunyai daya tetas yang sama. Multi-pengeraman G. domesticus dapat dilakukan sampai tiga periode pengeraman secara berkelanjutan tanpa menunggu waktu jeda dan periode bertelur, hal ini akan mempermudah para peternak tradisional. Sehingga teknik ini lebih efektif dan efesien dan akan memberikan keuntungan yang lebih optimal. Kata kunci: Gallus domesticus, Multi-Pengeraman,  Daya Tetas
PENGARUH GIBERELINE ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KEJI BELING EFFECT OF ORGANIC GIBERELINE TO GROWTH OF KEJI BELING PLANT Isrianto, Pramita Laksitarahmi
BIOMA Vol 2, No 1 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.871 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i1.588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan menentukan konsentrasi optimum pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) giberelin organik terhadap pertumbuhan tanaman Keji Beling (Strobilanthes crispus L.), sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman yang aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal yaitu pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) giberelin organik dengan lima taraf, yaitu 0, 25, 50, 75, 100 % dan sebagai pembanding ZPT giberelin sintetik. Masing-masing perlakuan dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, biomassa tanaman, panjang akar, luas daun, dan kadar klorofil. Data dianalisis menggunakan uji ANAVA dan dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT giberelin organik berpengaruh nyata (α< 0,05) terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, biomassa tanaman, panjang akar, luas daun dan kadar klorofil daun.Kata kunci: Giberelin, Organik, Keji Beling
KETERAMPILAN KOLABORATIF DAN METAKOGNITIF MELALUI MULTIMEDIA BERBASIS MEANS ENDS ANALYSIS Ririn Listya Ika Sari, Primadya Anantyarta,
BIOMA Vol 2, No 2 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.281 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i2.821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecakapan kolaboratif dan  metakognitif  mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi IKIP Budi Utomo Malang pada matakuliah Genetika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Data hasil penelitian diperoleh dengan melibatkan observer dalam Pembelajaran Genetika dengan menggunakan multimedia Autoplay berbasis Means Ends Analysis (MEA). Data hasil pengamatan dianalisis untuk dihitung rata-rata serta persentase kecakapan kolaboratif dan metakognitif mahasiswa. Hasil penelitian dari 20 mahasiswa menunjukkan bahwa pada kemampuan kolaboratif mahasiswa 60% dapat bekerja produktif, 85% memiliki sikap menghargai, 65% dapat berkompromi, dan 65% bertanggung jawab. Pada kemampuan metakognitif mahasiswa, 95% masih membutuhkan struktur visual dan bahasa untuk membantu berfikir mengenai pembelajaran, 85 %  mahasiswa merasa fikiran tidak fokus atau bercampur dengan hal lain dan membutuhkan waktu untuk berfikir lagi, 65%  mahasiswa mempunyai ide bagus tentang bagaimana berfikir dan belajar menggabungkannya dalam belajar, dan 60% mahasiswa kadang berhenti berfikir tentang proses pemikiran dan tidak menemukan hal yang  sangat membantu aktivitas sehari-hari. Kata kunci: Kolaboratif, Metakognitif, Autoplay, MEA. 
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM PROTISTA KELAS X SMA MA’ARIF NU PANDAAN Hariyanto, Primadya Anantyarta,
BIOMA Vol 3, No 1 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.758 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i1.1322

Abstract

Hasil belajar psikomotorik didapatkan dari kegiatan praktikum. Protista adalah salah satu objek praktikum yang merupakan organisme eukariotik pertama hasil dari evolusi organisme prokaryotik. Protista diklasifikasikan menjadi 3 kelompok menurut kemiripan dengan kingdom yang lebih tinggi. Protista mirip tumbuhan (Alga/ ganggang), Protista mirip hewan (Protozoa) dan Protista mirip jamur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan buku petunjuk praktikum mengenai protista untuk kelas X berdasarkan pengamatan di sekitar lingkungan SMA Ma’arif NU Pandaan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development. Penelitian ini dilakukan dari tahap pengumpulan informasi hingga tahap validasi oleh ahli materi dan ahli media untuk. Hasil penelitian menunjukkan hasil validasi oleh ahli materi dan media pengembangan buku petunjuk praktikum menunjukkan nilai sebesar 98,75% dengan rata-rata nilai 3,95 dari skala 4. Perolehan tersebut menunjukkan kategori sangat baik dan disimpulkan bahwa buku petunjuk praktikum valid atau dapat digunakan dengan sedikit revisi. Kata kunci: Praktikum, Protista, Kelas X.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI PADA MATERI JAMUR H. Elfien Harrianto, Erni Luviana Anggraeni, Ika Priantari,
BIOMA Vol 3, No 1 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.753 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i1.1326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kegiatan siswa berbasis inkuiri dan penilaian pokok bahasan jamur kelas X dan mengetahui uji keterbacaan dan tingkat kesulitan lembar kegiatan siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Educational Research and Development. Desain penelitian menggunakan pada model 4-D (Four D model) yang direduksi menjadi 3-D terdiri dari 3 tahap, tahap pendefinisian (define), perencanaan (design), pengembangan (develop). Hasil analisis skor rata-rata penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran dari ahli perangkat dan pengguna diperoleh nilai rata-rata keseluruhan 4,1 dan 4,5 dengan kriteria valid. Skor rata-rata penilaian lembar kegiatan siswa, ahli materi, ahli media, ahli bahasa diperoleh nilai rata-rata keseluruhan 4 dengan kriteri valid. Skor rata-rata lembar observasi keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa, diperoleh nilai rata-rata 4 dengan kriteria valid. Berdasarkan kriteria kevalidan menunjukkan perangkat pembelajaran yang dihasilkan memiliki interpretasi valid dan dapat  digunakan. Hasil uji keterbacaan dan tingkat kesulitan menunjukkan lembar kegiatan siswa terbaca dengan baik, serta respon siswa yang memberikan respon positif lebih banyak dibandingkan dengan respon negatif. Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, Inkuiri, Jamur.
KAJIAN ETNOBOTANI MASYARAKAT SUKU USING KABUPATEN BANYUWANGI Fuad Ardiyansyah, N. Nurchayati,
BIOMA Vol 3, No 2 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.906 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i2.1608

Abstract

Penggunaan tanaman dalam suku Using masih sangat tinggi terutama di bidang pengobatan, pangan, ritual, seni arsitektur maupun kerajinan. Seiring perkembangan teknologi, pengetahuan tanaman suku Using semakin terkikis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengetahuan tentang pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat Using Kabupaten Banyuwangi. Penelitian dilakukan di lima kecamatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif menggunakan metode wawancara terstruktur dan semi terstruktur. Hasil dari penelitian menunjukkan jumlah tanaman yang dimanfaatkan sebanyak 78 spesies dan tergabung dalam 41 famili. Tanaman sebagai bahan pangan utama hanya 1 jenis. Tanaman sebagai bahan pangan tambahan berjumlah 39 jenis. Tanaman sebagai bahan jamu dan obat sejumlah 44 jenis tanaman. Tanaman sebagai simbol ritual sebanyak 27 tanaman. Tanaman sebagai bahan bangunan sebanyak 12 jenis. Tanaman sebagai bahan kerajinan sebanyak 17 jenis. Kata Kunci: Etnobotani, tanaman, suku Using
TUMBUHAN LOKAL SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUK MINUMAN HERBAL FUNGSIONAL DI KABUPATEN JEMBER Sawitri Komarayanti, Veni Anggraini, Novy Eurika ,
BIOMA Vol 3, No 2 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.974 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i2.1613

Abstract

Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah komoditi tumbuhan herbal lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan lokal yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan minuman herbal fungsional di Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dilakukan pada bulan April-Mei 2018. Lokasi pengambilan sampel yaitu Kabupaten Jember dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian identifikasi menunjukkan jumlah keseluruhan tumbuhan herbal lokal yang dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman herbal fungsional adalah 27 jenis tumbuhan. Minuman herbal dibuat dengan memanfaatkan salah satu organ tumbuhan seperti; daun, rimpang, buah, akar dan biji.Organ tumbuhan yang banyak dimanfaatkan adalah daun. Kata Kunci: Tumbuhan Lokal, Bahan Baku, dan Minuman Herbal Fungsional

Page 3 of 20 | Total Record : 195