cover
Contact Name
Ika Priantari
Contact Email
ichapriantari.83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ichapriantari.83@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
ISSN : 25277111     EISSN : 25281615     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI adalah pupblikasi yang memuat artikel Pendidikan Biologi, Penelitian Murni Biologi, sumber, bahan, atau media pembelajaran Biologi / Sains (bahan pembelajaran Biologi di semua tingkat pendidikan dan aplikasi dalam masyarakat), Kurikulum Pendidikan Biologi di semua tingkatan, Penelitian Tindakan Kelas (CAR) dan Lesson Study, Penelitian Kualitatif Lainnya Pendidikan Biologi, Manajemen Sekolah dan Manajemen Laboratorium Biologi / Sains, Evaluasi Pembelajaran Biologi / Sains, Isu Profesional Guru / Tren Pendidikan Biologi. dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Terbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
Video Pembelajaran Submateri Kelainan dan Penyakit yang Berhubungan dengan Sistem Ekskresi Manusia Yesi Mila Sari; Eko Sri Wahyuni; Wolly Candramila
BIOMA Vol 7, No 2 (2022): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v7i2.3990

Abstract

Pemanfaatan video pembelajaran mendukung peserta didik untuk mengaplikasikan materi yang lebih modern dan faktual, serta lebih populer terutama bagi anak-anak dibandingkan dengan membaca buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video sebagai media pembelajaran Submateri Kelainan dan Penyakit yang Berhubungan dengan Sistem Ekskresi Manusia. Metode penelitian menggunakan tiga dari empat tahap dalam model 4D (define, design, develop, dan disseminate) dari Thiagarajan et al. Validasi media dilakukan oleh 5 orang yang terdiri dari aspek format, isi, bahasa, dan keefektifan dengan 15 kriteria. Pemilihan validator dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar uji kelayakan instrumen validasi media video pembelajaran dan lembar validasi video pembelajaran. Hasil pengembangan diperoleh media video pembelajaran pada Submateri Kelainan dan Penyakit yang Berhubungan dengan Sistem Ekskresi yang diperkaya dengan hasil pengujian ekstrak tumbuhan sebagai hepatoprotektor. Media yang dikembangkan memperoleh nilai CVR dan CVI sebesar 1 atau memenuhi nilai minimum Lawshe (0,99) sehingga dikategorikan valid dan layak untuk diuji coba baik terbatas maupun luas sebagai media pembelajaran Submateri Kelainan dan Penyakit yang Berhubungan dengan Sistem Ekskresi Manusia.
Kadar Simpanan Amilum Dalam Daun Suruhan (Peperomia pellucida), Daun Kelor (Moringa oleifera) Dan Daun Kitolod (Hippobroma longiflora) Tri Mustika Sarjani; Aulia Muriza; Devi Damayanti; Fitria Ulfa Hasibuan; Lailan Nuzhula; Nur Balqis; Nurliyanti Nurliyanti; Nur Ramadani; Yurida Yurida
BIOMA Vol 7, No 2 (2022): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v7i2.8411

Abstract

Penelitian ini mengukur kandungan amilum daun suruhan (Peperomia pellucida), daun kelor (Moringa oleifera) dan daun kitolod (Hippobroma longifera). Metode penelitian deskriptif adalah apa yang digunakan dalam penelitian ini. Studi deskriptif menentukan nilai variabel terhubung untuk menjelaskan kejadian sosial (Sugiyono, 2018). Penelitian menggunakan metode uji kadar pati menggunakan kertas timah dengan bantuan betadin untuk mengukur ada tidaknya kadar pati pada daun. Berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan, daun suruhan memiliki simpanan pati (Peperomia pellucida), daun kelor (Moringa oleifera), dan daun kitolod (Hippobroma longiflora) yang cukup signifikan menunjukkan bahwa ketiga daun yang dilapisi aluminium foil tidak mengandung pati sedangkan daun ditutup dengan aluminium foil. yang tidak dilapisi aluminium foil terdapat pati yang artinya ketiga daun tersebut mengandung pati yang berfungsi sebagai cadangan makanan pada tumbuhan.
Insektisida Metabolit Sekunder Daun dan Bunga Kenikir (Tagetes erecta) Terhadap Semut Hitam (Delichoderus thoracicus) Dengan Metode Penyemprotan Dan Penetesan Rochmah Agustrina; Shella Wijaya; Gina Dania Pratami; Bambang Irawan
BIOMA Vol 7, No 2 (2022): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v7i2.8634

Abstract

Di daerah beriklim tropis, semut merupakan hama rumah tangga ketiga setelah nyamuk dan kecoa. Upaya pengendalian hama semut ini pada umumnya menggunakan insektisida sintetis. Akan tetapi, penggunaan insektisida sintetis menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan hewan sekitarnya serta menimbulkan pencemaran lingkungan.  Oleh sebab itu, tersedianya teknik pengendalian semut yang lebih ramah lingkungan perlu diupayakan. Tanaman kenikir (Tagetes erecta) merupakan salah satu tanaman hias herbal yang potensial untuk dimanfaatkan sebagai agen hayati pengendalian hama semut. Bagian bunga maupun daunkenikir diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid yang memiliki daya insektisida.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya insektisida yang berasal dari ekstrak bunga dan daun kenikir dalam mngendalikan semut hitam. Percobaan disusun dalam Rancangan Kelompok Teracak Lengkap (RKTL) dengan 3 faktor. Faktor pertama merupakan jenis ekstrak tanaman yang terdiri dari daun dan bunga kenikir.  Faktor kedua merupakan konsentrasi ekstrak yang terdiridari 5 level, yaitu 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%.  Faktor ketiga adalahcaraaplikasiekstrak, yaitu cara 1 dan cara 2.  Parameter yang diamati adalah jumlah kematian semut hitam selama periode 1-4 jam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (anara) dan jika terdapat perbedaan nyata antar perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Tukey =5%.  Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak bunga dan daun kenikir yang efektif membasmi semut hitam terdapat pada perlakuan aplikasi konsentrasi ekstrak sebesar 100%. Berdasarkan daya toksik ekstrak kenikir menggunakan perlakuan cara aplikasi ekstrak diketahui bahwa ekstrak bunga kenikir dengan cara 2 memiliki nilai LC50 sebesar 47.84, sedangkan aplikasi ekstrak daun kenikir dengan cara 1 maupun cara 2  masing-masing memiliki nilai LC50 50.60 dan 49.45. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak bunga kenikir lebih efektif untuk dijadikan insektisida dalam pengendalian semut hitam.
Keanekaragaman Tanaman Obat Dikotil Di Hutan Wanga Kabupaten Sumba Timur Wori Hana; Yohana Makaborang; Anita Tamu Ina
BIOMA Vol 7, No 2 (2022): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v7i2.7160

Abstract

Masyarakat di Desa Wanga telah mengenal dan merasakan obat-obatan alamiah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Mereka meramu dan meraciknya sendiri atas dasar pengalaman yang diwariskan secara turun-temurun oleh generasi sebelumnya.Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman tanaman obat dikotil di kawasan Hutan Wanga Kabupaten Sumba Timur serta mendeskripsikan pemanfaatan tanaman obat dikotil di kawasan Hutan Wanga Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilakukan di Hutan Wanga Kabupaten Sumba Timur dengan menggunakan metode petak ganda dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 21 jenis Tanaman Obat Dikotil dari 15 famili dengan total 451 individu.  Keanekaragaman Tanaman Obat Dikotil di Hutan Wanga Kabupaten Sumba Timur tergolong sedang dengan (Ĥ)=2.99.Kata kunci: Keanekaragaman, Tanaman Obat Dikotil, Hutan Wanga, Sumba Timur. 
Analisis Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) di SMA Negeri 1 Selesai, Provinsi Sumatera Utara Mira Wahyuni; Novi Fitriandaki Sari; Mhd. Rafi' Ma'arif Tarigan; Weyni Iskandaria; Enni Halimatussa'diyah Pakpahan; Ali Usman
BIOMA Vol 7, No 2 (2022): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v7i2.8414

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis e-LKPD berbasis keterampilan proses sains yang layak digunakan pada materi Sistem Ekskresi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Selesai, Provinsi Sumatera Utara pada bulan April 2022. Jenis penelitian ini adalah deskripstif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Tahapan penelitian ini dimulai dengan menganalisis, merancang desain e-LKPD, memvalidasi produk e-LKPD, tanggapan guru dan siswa terhadap e-LKPD. Hasil validasi instrumen e-LKPD melalui angket  dengan persentase aspek isi 91,25%, penyajian 85%, dan bahasa 90%. Hasil angket tanggapan positif diperoleh dari guru terhadap e-LKPD berbasis KPS sebesar 98,7% dan tanggapan siswa sebesar 92,3%. Hasil reaksi siswa saat diberi e-LKPD terdapat 49% siswa kagum, 27% senang, 16% bingung, dan 8% biasa saja, dan hasil sikap siswa saat diberi e-LKPD terdapat 53% siswa aktif, 21% cukup, 18% tidak aktif dan 8% sangat aktif. Hasil belajar pretest 56,25 dan postest 78,43. Kesimpulannya adalah perancangan e-LKPD berbasis KPS layak digunakan dalam pembelajaran biologi pada materi Sistem Ekskresi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk kemampuan dalam bidang biologi, terutama KPS siswa.