cover
Contact Name
Ika Priantari
Contact Email
ichapriantari.83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ichapriantari.83@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
ISSN : 25277111     EISSN : 25281615     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI adalah pupblikasi yang memuat artikel Pendidikan Biologi, Penelitian Murni Biologi, sumber, bahan, atau media pembelajaran Biologi / Sains (bahan pembelajaran Biologi di semua tingkat pendidikan dan aplikasi dalam masyarakat), Kurikulum Pendidikan Biologi di semua tingkatan, Penelitian Tindakan Kelas (CAR) dan Lesson Study, Penelitian Kualitatif Lainnya Pendidikan Biologi, Manajemen Sekolah dan Manajemen Laboratorium Biologi / Sains, Evaluasi Pembelajaran Biologi / Sains, Isu Profesional Guru / Tren Pendidikan Biologi. dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Terbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
SIKAP DAN PERILAKU KELUARGA TENTANG MANFAAT JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI BONDOWOSO ATTITUDE AND BEHAVIOUR ABOUT TOILET WITH DIARRHEA IN BONDOWOSO Kukuh Munandar, Hartini
BIOMA Vol 1, No 1 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.756 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i1.144

Abstract

Diare adalah penyakit di mana tubuh menghasilkan tinja luar biasa (normal 100-200 ml tinja/ per jam), atau dapat diikuti oleh buang air besar lebih dari tiga kali sehari. Objek penelitian adalah keluarga yang tinggal di Dusun Krajan Desa Petung Kecamatan Pakem – Kabupaten Bondowoso dengan 170 responden. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dianalisis dengan Chi - Square (α = 0,05) untuk menunjukkan hubungan bermakna antara sikap dan perilaku keluarga dalam manfaat jamban terhadap kejadian diare. Hasil penelitian terhadap sikap keluarga untuk penggunaan jamban menunjukkan bahwa 83 orang (49%) memberikan respon yang baik, 35 orang (20%) memberikan respon cukup, 27 orang (16%) memberikan respon kurang. Perilaku masyarakat yang memberikan respon yang baik terhadap penggunaan jamban adalah 77 orang (45%), 66 orang (39%) respon cukup, dan 27 orang (16%) memberikan respon rendah. Sebanyak 38 orang (22%) menderita diare, dan 132 orang (78%) tidak menderita diare. Uji Chi-Square memperoleh nilai P= 0,00. Kata kunci: Sikap, Perilaku, Keluarga, Jamban, Diare
PELEPASAN KULIT ARI DAN SUHU PERENDAMAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH PEPAYA RELEASE OF SARCOTESTA AND SOAKING TEMPERATURE DORMANCY BREAKING PAPAYA SEED Elfien Herrianto, Siti Aisah
BIOMA Vol 1, No 1 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.899 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman terhadap pematahan domansi benih pepaya (Carica papaya L.), Penelitian ini memiliki hipotesis yakni pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman dapat mempengaruhi pematahan dormansi. Jenis penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan melalui analisis varian (Anava) dengan taraf kepercayaan 0.05 untuk mengetahui perbedaan masing-masing perlakuan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan derajat kepercayaan α= 0,05. Penelitian dilakukan pada tanggal 16 Maret -16 Mei 2015 di Kebun percobaan Universitas Muhammadiyah Jember.Kesimpulan pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman menunjukkan. Pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman 60 oC menunjukkan pengaruh lebih baik terhadap pematahan dormansi (dari parameter daya tumbuh, kecepatan tumbuh, indeks vigor dan panjang hipokotil), Kata kunci: sarcotesta, suhu perendaman, dormansi,
PENURUNAN JUMLAH BAKTERI KULIT MANUSIA DENGAN PERLAKUAN WUDHU DECREASING NUMBER OF HUMAN SKIN BACTERIA BY WUDHU TREATMENT Prayekti, Endah
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.992 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.441

Abstract

Wudhu sebagai aktifitas rutinitas yang dilakukan oleh muslim sebelum melakukan ibadah telah diteliti memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh. Kulit sebagai bagian tubuh manusia yang terpapar langsung dengan perlakuan wudhu, merupakan barier pertama tubuh dari lingkungan luar dan dari masuknya mikroba yang berkolonisasi di permukaan kulit. Adanya proses membasuh kulit dengan air memungkinkan adanya terlepasnya bakteri dari kulit sebagai akibat kontak bakteri kulit dengan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah bakteri kulit pada sebelum dan sesudah perlakuan wudhu. Penelitian ini memiliki dua tahapan, tahapan pertama membandingkan jumlah bakteri kulit pada kelompok muslim dan non muslim. Pada tahap kedua, dilakukan penghitungan jumlah bakteri kulit responden muslim pada lima titik waktu pengamatan. Penghitungan bakteri kulit dilakukan dengan mengambil sampel usap dari permukaan kulit pada ventral lengan reponden untuk kemudian dilakukan penghitungan jumlah bakteri dengan seri pengenceran yang sesuai. Perbandingan data kelompok muslim dan non muslim dianalisis secara deskriptif. Sedangkan data pengamatan jumlah bakteri sebelum dan sesudah wudhu pada lima titik waktu kemudian dianalisis statistik menggunakan t-test berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh perlakuan sebelum dan sesudah wudhu terhadap jumlah bakteri kulit (p=0.006). Kata kunci: Wudhu, Bakteri Kulit, Hitungan Cawan.
PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO LINDAK BERASOSIASI DENGAN Synechococcus sp. THE GROWTH OF SEED COCOA LINDAK ASSOCIATED WITH Synechococcus sp. Danuji, Sarwo
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.254 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.446

Abstract

Sebagai salah satu tanaman C-3 Kakao mempunyai ciri khas laju respirasi tinggi dan efisiensi fotosintesis rendah. Efisiensi fotosintesis kakao yang rendah menjadi pembatas produksi bahan organik tumbuhan. Mengingat kebutuhan bibit kakao berkualitas di Indonesia masih sangat terbatas, maka aplikasi Synechococcus sp pada bibit kakao diharapkan dapat meningkatkan efisiensi fotosintesis untuk memperoleh bahan tanam berkualitas tinggi sebagai syarat budidaya tanaman. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mempelajari karakter-karakter petumbuhan bibit kakao yang terpengaruh asosiasi dengan bakteri fotosintetik Synechococcus sp. ; (2) Mendapatkan bibit sesuai standard mutu bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Greehouse dan Laboratorium Biologi Fakultas MIPA IKIP PGRI Jember. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terjadi perubahan karakter pertumbuhan bibit kakao Lindak yang positif pada semua parameter pengamatan meliputi : tinggi tanaman; diameter batang; jumlah daun; luas daun; dan berat brangkasan kering. (2) Asosiasi antara bakteri fotosintetik Synechococcus sp. dengan bibit kakao (Theobroma cacao L.) mampu meningkatkan pertumbuhan bibit sesuai standard mutu bibit kakao.Kata kunci: bibit kakao, efisiensi fotosintesis, Synechococcus sp., asosiasi
ANALISIS FITOKIMIA EKSTRAK KULIT PISANG AGUNG SEMERU DAN MAS KIRANA Sari, Dwi Nur Rikhma
BIOMA Vol 2, No 2 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.606 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i2.818

Abstract

Pisang Agung Semeru dan Pisang Mas Kirana merupakan salah satu varietas tanaman pisang yang terdapat di Kabupaten Lumajang, dan diduga memiliki kandungan senyawa antimikroba pada ekstrak kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa antimikroba pada ekstrak kulit pisang dengan menggunakan uji fitokimia. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif dengan mengguakan dua sampel ekstrak yaitu ekstrak kulit Pisang Agung Semeru dan Mas Kirana. Hasil penelitian dengan menggunakan metode analisis fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak kulit Pisang Mas Kirana mengandung senyawa antimikroba antara lain senyawa fenol, saponin dan terpen, sedangkan pada ekstrak kulit Pisang Agung Semeru mengandung senyawa fenol, terpen, saponin dan alkaloid. Kata kunci: Fitokimia, Pisang Agung Semeru, Pisang Mas Kirana 
MORFOLOGIS KRISAN WHITE DAN YELLOW PUMA DENGAN PENAMBAHAN RETARDANT Kurnia, Tristi Indah Dwi
BIOMA Vol 2, No 2 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.737 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i2.823

Abstract

Penentu karakter morfologis Krisan pot adalah berdasar pada tinggi tanaman.  Upaya yang harus dilakukan untuk membetuk karakter krisan pot yang sesuai permintaan pasar adalah dengan penggunaan zat pengatur tumbuh salah satunya adalah zat hambat tumbuh berupa retardant. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologis tanaman Krisan khususnya White Puma dan Yellow Puma dengan adanya penambahan retardant. Selain itu untuk menentukan dosis Retardant yang sesuai untuk menghasilkan tinggi tanaman Krisan yang tepat sebagai Krisan pot. Penelitian dirancang secara faktorial dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan dengan tiga kali ulangan. Dimana faktor pertama yaitu 2 varietas tanaman krisan yaitu, V1 (varietas White Puma) dan V2 (varietas Yellow Puma).  Sedangkan faktor  kedua adalah konsentrasi Retardant terdiri dari 6 level yakni k0 (Retardant 0 ppm), k1(Retardant 500 ppm), k2  ( Retardant 2500 ppm), k3  (Retardant 3500 ppm), k4  (Retardant 4500 ppm) dan k5 ( Retardant 5500 ppm). Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah konsentrasi Retardant  sebesar 4500 ppm dapat menghasilkan morfologi tanaman Krisan var Yellow Puma dan White Puma  yang sesuai standand mutu acuan bunga Krisan pot. Kata Kunci : Retardant, Morfologis, Krisan, White Puma, Yellow Puma
PENGARUH TEKNIK PEMANGKASAN BATANG TERHADAP PRODUKTIVITAS JAHE GAJAH (Zingiber officinale var. officinale) DENGAN SISTEM PENANAMAN BAG CULTURE Dwi Sucianingtyas Sukamto, Fatimatuz Zuhro,
BIOMA Vol 3, No 1 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmuh Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.654 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v3i1.1323

Abstract

Jahe gajah (Zingiber officinale var. officinale) merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia yang cukup menjanjikan. Tetapi, permintaan terhadap jahe gajah tidak diiimbangi dengan peningkatan produksinya. Oleh karena itu, masih diperlukan usaha untuk meningkatkan produktivitas jahe gajah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa teknik pemangkasan batang terhadap produktivitas jahe gajah yang ditanam dengan sistem bag culture. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dan diulang sebanyak 3 kali. Parameter penelitian meliputi; berat rimpang (kg) dan panjang rimpang (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan batang pada jahe gajah menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap parameter berat rimpang, tetapi  berbeda tidak nyata terhadap parameter panjang rimpang. Perlakuan tanpa pemangkasan menghasilkan rata-rata berat rimpang terbesar di antara perlakuan lainnya, tetapi berbeda tidak nyata dengan pemangkasan total 20 cm dan 30 cm, serta pemangkasan sebagian 20 cm. Kata Kunci: Bag culture, Jahe Gajah, Pemangkasan, Produktivitas.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHAN PENGEMAS PADA MANISAN KERING TERONG HIJAU (Solanum melongena L) Ulfa, Rosiana; Harsanti, Restiani Sih; Azis, Mohammad Rifkhi
BIOMA Vol 4, No 1 (2019): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.256 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v4i1.2650

Abstract

Perkembangan produk olahan pangan bersifat dinamis, berbagai cara dilakukan untuk dapat memperpanjang umur simpan dan mengurangi kerusakan produk pangan, salah satu adalah dengan melakukan pengemasan. Produk manisan terong merupakan salah satu upaya olahan alternatif dari terung hijau, untuk meningkatkan jumlah konsumsi dan pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan pengemas plastik yang tepat untuk memperpanjang umur simpan dari manisan terung hijau. Hasil penelitian didapatkan setelah melakukan pembuatan manisan kering terung hijau yang diawali dengan tahap pencucian, penusukan, perendaman, pemasakan, pengeringan, pengemasan dan penyimpanan selama 7 hari. Kadar air manisan terung terbaik diketahui pada kemasan jenis plastik PE yaitu sebesar 33,8%. Sedangkan nilai ALT menunjukkan bahwa semakin rendah permeabilitas kadar air yang dimiliki oleh jenis bahan pengemas, maka semakin besar kemungkinan bagi mikroorganisme untuk tumbuh. Bahan pengemas jenis LDPE memiliki nilai ALT yang paling tinggi diantara PE, PET dan kombinasi LDPE. Hal ini diarenakan permeabilitasnya terhadap udara cukup tinggi.
ENSIKLOPEDIA BUAH-BUAHAN LOKAL BERBASIS POTENSI ALAM JEMBER ENCYCLOPEDIA OF LOCAL FRUITS BASED ON NATURAL POTENTIAL JEMBER Komarayanti, Sawitri
BIOMA Vol 2, No 1 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.433 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v2i1.591

Abstract

Pengetahuan tentang buah lokal, asal-usul, manfaat, vitamin pada buah masih belum banyak diketahui. Warna pada buah adalah sumber informasi kandungan nutrisinya. Penelitian menunjukkan sebagian besar siswa SD, SMP, SMA sangat kurang mengkonsumsi buah. Ada kecenderungan peserta didik yang mengetahui informasi mengenai buah dan kandungan gizinya, akan mengkonsumsi buah lebih banyak. Perlu adanya informasi di sekolah berkaitan dengan pengenalan buah lokal, gizi, manfaatnya.  Keanekaragaman buah lokal dapat menjadi sumber belajar biologi. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi morfologi dan warna buah lokal. Hasilnya dijadikan sumber belajar biologi dalam bentuk ensiklopedia. Jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dilanjutkan penelitian pengembangan. Pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian Kec. Kaliwates, Ambulu, Tanggul, Balung. Pada artikel ini baru disajikan hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan di beberapa sentra buah dan dari data Dinas Pertanian Kab Jember, ditemukan sekitar 40 macam buah lokal. Dari data Dinas Pertanian, ada 24 macam buah. Artikel ini baru menyelesaikan identifikasi 14 macam buah disusun dalam ensiklopedia dikelompokkan berdasarkan warna buah. Kata kunci : Ensiklopedia, Buah-buahan Lokal, Potensi Alam Jember.
MODEL THINK PAIR SHARE DIDUKUNG RESITASI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR Usman, Ali
BIOMA Vol 4, No 1 (2019): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.978 KB) | DOI: 10.32528/bioma.v4i1.2651

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan aktivitas belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran TPS (Think Pair Share) didukung Resitasi. Jenis penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian model siklus Hopkins yang terdiri dari empat fase yakni perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan atau observasi (observation), dan refleksi (reflection). Siklus penelitian akan terus berlanjut sampai mencapai tujuan penelitian. Perangkat pembelajaran yang digunakan berupa Silabus, Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian dilaporkan bahwa aktivitas belajar siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Kencong selama mengikuti pembelajaran biologi menggunakan model pembelajaran TPS (Think Phair Share) didukung Resitasi mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 69,7%, siklus 1 sebesar 72,4%  sampai siklus 2 sebesar 80,3%.  

Page 5 of 20 | Total Record : 195