cover
Contact Name
I Made Oka Riawan
Contact Email
made.oka@undiksha.ac.id
Phone
+62362-23884
Journal Mail Official
jurdikbiologiundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana, Kampus Tengah Undiksha, FMIPA. Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
Jurnal Pendidikan Biologi adalah adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 3 (2025)" : 7 Documents clear
Analisis Varietas Fungi Makroskopis di Kawasan Curug Benowo, Kalisidi, Ungaran, Jawa Tengah Lussana Rossita Dewi; Devi Q. Silvia; Maisabita F. A Hartanto; Moh. Muthohirin; Linda D. Wardhani
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.103345

Abstract

Curug Benowo Kalisidi atau air terjun Benowo Kalisidi terletak di wilayah barat, berbatasan dengan Gunung Ungaran. Curug ini dijadikan sebagai tempat wisata karena memiliki daya tarik wisata alam yang populer karena keindahan dan spektakuler alaminya. Selain itu Curug Benowo Kalisidi merupakah salah satu tempat yang banyak ditumbuhi jamur (Fungi) . Fungi atau jamur merupakan komponen dasar yang sangat penting dalam suatu ekosistem.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis varietas fungi yang terdapat di Kawasan Curug Benowo Kalisidi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di lokasi kawasan Curug Benowo, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies yang telah ditemukan di kawasan Curug Lawe Benowo di antaranya Pleurotus pulmonarius, Ganoderma lucidum, Lentinus squarrosulus, Schizophyllum commune, Amanita mappa, Mycena filopes, Termitomyces clypeatus, Trametes versicolor, Conocybe filaris, dan Inonnotus dryadus.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Berbantuan Media Kahoot Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 14 Medan pada Materi Proses Pengaturan Tumbuhan Yani Siagian; Herkules Abdullah
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.104865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Stad berbantuan media kahoot terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 14 Medan pada materi proses pengaturan pada tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian Nonequivalent control group. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 14 Medan, dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 14 Medan Tahun Pembelajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari siswa pada kelas XI.7 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI.8 sebagai kelas eksperimen II. Data diperoleh melalui instrumen tes berjumlah 20 soal pilihan ganda yang telah divalidasi. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen soal yang terdiri dari pretest dan posttest. Nilai rata-rata posttest siswa yang diajarkan model pembelajaran STAD berbantuan kahoot yaitu 82,64 ± 6,92, sedangkan nilai rata-rata posttest siswa yang diajarkan model pembelajaran STAD tanpa berbantuan kahoot yaitu 78,89 ± 7,85. Berdasarkan hasil penelitian, melalui uji Independent samples t-test diperoleh (p-value) 0,035 < 0,05, yang berarti Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Stad berbantuan media kahoot terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 14 Medan pada materi proses pengaturan pada tumbuhan.
Pelestarian Pengetahuan Tradisional Melalui Kajian Etnobotani pada Upacara Pengambilan Api Abadi di Bojonegoro Aisyatul Mufidah; Faizatun Nisa'; Natasya Nurrahma; Fahrul Muhaimin; Karin Pitaloka; Susriyati Mahanal
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.108058

Abstract

Upacara pengambilan api abadi merupakan upacara yang dilakukan untuk memperingati hari jadi Kota Bojonegoro. Upacara ini menggunakan berbagai jenis tumbuhan yang digunakan sebagai pelengkap dalam upacara yang memiliki makna filosofis dan simbolis. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan pengetahuan lokal serta menjelaskan makna filosofis penggunaan tumbuhan dalam Upacara Pengambilan Api Abadi untuk memperkuat pemahaman hubungan antara manusia, tumbuhan, dan budaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik purposive sampling dan metode snowball sampling digunakan dalam penentuan informan, dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik triangulasi yang mencakup wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan spesies tumbuhan yang digunakan, yaitu Cocos nucifera, Magnolia alba, Cananga odorata, Rosa sp., Jasminum sambac, Oryza sativa, Curcuma longa, Musa paradisiaca, dan Piper betle. Masing-masing spesies tanaman memiliki makna filosofis dalam upacara sesuai dengan maksud dan tujuan upacara. Sebagian besar spesies yang digunakan memiliki status konservasi Least Concern (LC), dan perolehannya dari petani lokal/pasar tradisional yang mendorong budidaya berkelanjutan serta mendukung konservasi berbasis budaya.
Pengaruh problem based learning berbasis double diamond model terhadap problem solving dan hasil belajar peserta didik pada konsep sistem ekskresi Fuzi Mahendra; Romy Faisal Mustofa
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.108110

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh problem based learning (PBL) berbasis double diamond terhadap hasil belajar dan kemampuan problem solving peserta didik pada konsep sistem ekskresi manusia. quasi-experiment dengan desain non-equivalent control group design merupakan metode dalam penelitian ini. Populasi penelitian merupakan peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Panawangan tahun ajaran 2025/2026. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, oleh karena itu diperoleh kelas XI IPA 1 yang dijadikan kelas eksperimen dan XI IPA 4 menjadi kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pilihan ganda sebanyak 10 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta tes kemampuan problem solving berbentuk uraian sebanyak 4 butir soal. Pengumpulan data menggunakan pretest serta posttes yang diberikan kepada kedua kelas. Teknik analisis data berupa uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan ANCOVA menggunakan covariat pretest. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara problem based learning berbasis double diamond model terhadap hasil belajar dan problem solving peserta didik pada konsep sistem ekskresi manusia. Hasil tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata posttes hasil belajar dan problem solving peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Uji ANCOVA hasil belajar dan problem solving memperoleh nilai signifikansi 0,00 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan problem based learning berbasis double diamond model terhadap hasil belajar dan problem solving peserta didik baik secara parsial maupun simultan pada konsep sistem ekskresi manusia.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Model Discovery Learning Berbantuan Think–Pair–Share pada Materi Tumbuh Kembang Makhluk Hidup Asyiyah Hasna Hidayati; Meti Indrowati; Joko Ariyanto
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.110194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara pembelajaran Discovery Learning berbantuan Think–Pair–Share dan pembelajaran Discovery Learning dengan ceramah variatif pada materi tumbuh kembang makhluk hidup kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas XI IPA SMA Islam 1 Surakarta yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis. Data dianalisis menggunakan uji Analysis of Covariance (ANCOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kedua kelompok mengalami peningkatan setelah pembelajaran. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Meskipun demikian, kelas yang menerapkan Discovery Learning berbantuan Think–Pair–Share menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi strategi Think–Pair–Share dalam Discovery Learning dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran biologi untuk memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Jenis Media Tanam dan Pupuk Growmore Terhadap Pembungaan Anggrek Dendrobium Genting Royal Cyntya Situmeang; Herkules Abdullah
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.110300

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hortikultura yang terkenal karena keindahan dan keunikan bunganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis media tanam dan dosis pupuk growmore pada pembungaan anggrek Dendrobium ‘Genting Royal’. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan, faktor pertama adalah faktor (M) media tumbuh yang terdiri dari 3 taraf yaitu: M1 (akar kadaka), M2 Pakis + Arang, M3 Pakis + Serabut kelapa dan faktor kedua adalah dosis pupuk growmore yang terdiri dari 4 taraf P0 (0 g/L), P1 (1 g/L), P2 (2 g/L), P3 (3 g/L). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, dan pada perlakuan berbeda dilakukan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media akar kadaka menghasilkan jumlah kuncup dan bunga mekar terbanyak, sementara media pakis + arang mempercepat inisiasi bunga. Dosis pupuk 1 g/L memberikan hasil pembungaan paling optimal, sedangkan dosis 3 g/L bersifat toksik dan menyebabkan kegagalan bunga mekar. Terdapat interaksi nyata antara kedua faktor, di mana kombinasi akar kadaka dan 1 g/L growmore (M1P1) memberikan hasil pembungaan terbaik pada parameter jumlah kuncup dan jumlah bunga mekar.
Enhancing Biology Students' Learning Outcomes through Microlearning at Universitas Nias Raya Yan Piter Basman Ziraluo
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.110347

Abstract

The increasing demand for innovative pedagogical approaches in higher education, particularly in the complex domain of science, has led to the use of Kemmis and McTaggart's Classroom Action Research model in this study. This study empirically evaluates the effectiveness of microlearning as a learning strategy to improve the learning outcomes of Biology Education students at Universitas Nias Raya. The intervention was carried out through the application of microlearning modules focused on photosynthesis material, integrated with Script-type cooperative learning through a planned cycle that included the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection was carried out through tests, observations, interviews, questionnaires, and documentation; then, it was analyzed using descriptive statistics and qualitative thematic analysis. The results of the study showed a significant and sustained increase in student engagement and academic achievement in each learning cycle; learning completeness increased from 86.11% in cycle I to 97.22% in cycle II. Students showed a very positive response to the implementation of microlearning, especially in terms of motivation, responsibility, and understanding of complex concepts. The integration of digital media and cooperative learning also encouraged a deeper conceptual understanding and strengthened interactions between students in the classroom. This study emphasizes the importance of sociocultural context and local technological conditions in the implementation of microlearning interventions, which have been proven to support increased relevance and effectiveness of learning. These findings enrich theoretical and practical insights while proving that microlearning is an adaptive and effective pedagogical tool in higher education, especially in resource-limited environments. It is recommended that microlearning be integrated into the biology education curriculum to encourage student-centered learning, sustained engagement, and improved academic outcomes. Further research is needed to examine the long-term impact and adaptation of the model in a broader educational context.

Page 1 of 1 | Total Record : 7