cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
gtm_jd@yahoo.co.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha
ISSN : 26141086     EISSN : 25993380     DOI : -
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of chemistry education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Chemistry Education.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 7 Documents clear
THE IDENTIFICATION OF LEARNING INTEREST IN CHEMISTRY OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT AT SMA N 2 SINGARAJA ., Irene Jarut; ., Drs. I Nyoman Suardana,M.Si; ., Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3970

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi minat belajar siswa kelas X and XI SMA Negeri 2 Singaraja terhadap pelajaran kimia dan 2) mendeskripsikani faktor-faktor dominan yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa kelas X dan 50 siswa kelas XI yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan inventori dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum minat belajar siswa kelas X and XI SMA N 2 Singaraja secara berurutan tergolong tinggi and cukup. Pada aspek maintain-value ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia tergolong sangat tinggi yang dominan dipengaruhi oleh faktor internal yakni tingginya kesadaran siswa akan pentingnya peranan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari. Pada aspek maintain-feeling ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia secara berurutan tergolong tinggi dan cukup. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni bahan pelajaran dan faktor internal yakni motivasi dan kemampuan matematis siswa. Pada aspek triggered-SI ketertarikan siswa terhadap pelajaran kimia tergolong rendah. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni guru dan bahan pelajaran yang meliputi aspek mikroskopis dan simbolik. Kata Kunci : minat, faktor eksternal, faktor internal The aims of this research were 1) to identify the learning interest in chemistry of student for grade X and XI and 2) to describe the dominant factors which influence the learning interest in chemistry of students at grade X and XI. This research was descriptive research. The sample was consisting of 50 students at grade X and 50 students at grade XI who were chosen by using random sampling method. The data of this research was collected by using inventory and interview with the data analysis used descriptive analysis. The result of this research showed that generally the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough. On maintain-value aspect, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI were very high because was dominant caused by internal factor namely the awareness of the important of chemistry in daily life. In maintain-feeling, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough because in dominant caused of both external dan internal factors. The external factor namely the content of subject while internal factor namely motivation and mathematical abilty. On triggered-SI aspect, the learning interest in chemistry of student at grade X and XI were low because in dominant came from external factor namely teacher and the content of subject. keyword : Interest, internal factor, and external factor.
THE EFFECTIVENESS OF BAMBOO BIO-CHARCOAL AS ADSORBENT IN HANDLING CHROMIUM ION OF ELECTROPLATING WASTE ., Putu Pratiwi Surya Rahayu; ., Dr. rer.nat. I Wayan Karyasa,S.Pd,M.Sc; ., Dr. I Wayan Redhana,M.Si
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.4449

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang makin pesat di negara kita, jumlah industri yang ada di Indonesia semakin banyak. Salah satunya adalah industri electroplating. Industri ini berkembang di bidang pelapisan. Selain menghasilkan produk yang berguna, industri ini juga menghasilkan limbah. Limbah yang dihasilkan banyak mengadung logam berat. Salah satunya adalah logam krom. Jika logam krom dalam limbah sedikit mendapatkan perlakuan, hal ini dapat menyebabkan polusi di lingkungan. Meskipun limbah ini ada dalam jumlah kecil, tetapi dengan kondisi krom yang stabil dan jika terakumulasi dalam tubuh pada akhirnya dapat memicu sel-sel kanker (karsinogenik) yang bisa berbahaya bagi kesehatan. Pada penelitian ini dilakukan adsorpsi ion Cr3+ pada limbah electroplating dengan menggunakan bio-charcoal bamboo. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas bio-charcoal bambu untuk menyerap logam berat (Cr) yang terkandung di limbah electroplating dan karakteristik serapan ion Cr3+ pada limbah electroplating dengan menggunakan bio-charcoal bambu. Pengukuran konsentrasi ion Cr3+ sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan dilakukan dengan alat instrument yaitu AAS pada panjang gelombang 357,74 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas bio-charcoal bamboo untuk menyerap ion Cr3+ yang ada di limbah electroplating adalah dengan massa optimum 2 gram, sedangkan waktu kontaknya adalah 8 jam dan adsorpsi bio-charcoal mengikuti pola isotherm adsorpsi Langmuir dengan daya adsorpsi maksimum sebesar 0.190 g/g.Kata Kunci : Adsorpsi, bio-charcoal bamboo, electroplating Along with the fast development of technology in our country, the number of industries in Indonesia is growing. One of them is electroplating industry. The industry is growing in the field of coating. Besides producing useful products, this industry also produces waste. The waste produced that contain many heavy metals. One of them is chrom. If chrom metal wastes less to get the treatment, it can influence pollution in environment. Although this waste present in small amount, but the condition of chrom is stable and if it accumulates in the body can eventually lead to cancer cells (carcinogenic) that can be harmful to health. In this research, the adsorption of Cr3+ ions in electroplating waste was done by using bio-charcoal bamboo. This research aims to know the effectiveness of bio-charcoal from bamboo to reduce/adsorb the heavy metal (Cr) that content in the electroplating waste and the characteristic of adsorption Cr in electroplating waste by bio-charcoal bamboo. The measurement of Cr3+ ion concentration before and after getting treatment was done by AAS at a wavelength of 357.74 nm. The results showed that the effectiveness of bio-charcoal bamboo to absorb the of Cr ions in electroplating waste is to optimum mass of 2 grams, while the contact time is 8 hours and bio-charcoal adsorption followed Langmuir adsorption isotherm pattern with maximum of adsorption capacity was 0.190 g/g.keyword : Adsorption, bio-charcoal bamboo, electroplating
THE IDENTIFICATION OF LEARNING INTEREST IN CHEMISTRY OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT AT SMA N 2 SINGARAJA ., Irene Jarut; ., Drs. I Nyoman Suardana,M.Si; ., Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3971

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi minat belajar siswa kelas X and XI SMA Negeri 2 Singaraja terhadap pelajaran kimia dan 2) mendeskripsikani faktor-faktor dominan yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa kelas X dan 50 siswa kelas XI yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan inventori dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum minat belajar siswa kelas X and XI SMA N 2 Singaraja secara berurutan tergolong tinggi and cukup. Pada aspek maintain-value ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia tergolong sangat tinggi yang dominan dipengaruhi oleh faktor internal yakni tingginya kesadaran siswa akan pentingnya peranan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari. Pada aspek maintain-feeling ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia secara berurutan tergolong tinggi dan cukup. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni bahan pelajaran dan faktor internal yakni motivasi dan kemampuan matematis siswa. Pada aspek triggered-SI ketertarikan siswa terhadap pelajaran kimia tergolong rendah. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni guru dan bahan pelajaran yang meliputi aspek mikroskopis dan simbolik. Kata Kunci : minat, faktor eksternal, faktor internal The aims of this research were 1) to identify the learning interest in chemistry of student for grade X and XI and 2) to describe the dominant factors which influence the learning interest in chemistry of students at grade X and XI. This research was descriptive research. The sample was consisting of 50 students at grade X and 50 students at grade XI who were chosen by using random sampling method. The data of this research was collected by using inventory and interview with the data analysis used descriptive analysis. The result of this research showed that generally the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough. On maintain-value aspect, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI were very high because was dominant caused by internal factor namely the awareness of the important of chemistry in daily life. In maintain-feeling, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough because in dominant caused of both external dan internal factors. The external factor namely the content of subject while internal factor namely motivation and mathematical abilty. On triggered-SI aspect, the learning interest in chemistry of student at grade X and XI were low because in dominant came from external factor namely teacher and the content of subject. keyword : Interest, internal factor, and external factor.
EQUIPMENTS AND MATERIALS MANAGEMENT OF CHEMISTRY LABORATORY AT SMAN 1 SERIRIT ., I Gusti Ayu Ari Laksmi; ., Drs. I Gusti Lanang Wiratma,M.Si; ., Prof. Drs. I Wayan Subagia,M.App.Sc,Ph
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan pengelolaan alat dan bahan praktikum dilihat dari aspek perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan dan pemusnahan barang aus atau habis pakai, (2) mendeskripsikan dan menjelaskan permasalahan yang dihadapi oleh sekolah, serta (3) mendeskripsikan dan menjelaskan solusi yang dilakukan oleh sekolah untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif tipe studi kasus. Subjek yang terlibat dalam penelitan ini adalah guru kimia, laboran, ketua laboratorium, kepala sekolah, serta wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan sarana-prasarana. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, observasi, kuisioner, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif interpretatif dengan menggunakan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengelolaan alat dan bahan praktikum belum dilakukan dengan baik, khususnya pada proses pemanfaatan, pemeliharaan, dan pemusnahan, (2) masalah yang dihadapi oleh sekolah dalam pengelolaan adalah dana terbatas, kondisi lab yang digunakan sebagai ruang kelas dan kurang mendukung kegiatan pemeliharaan alat dan bahan praktikum, serta ketiadaan tempat pemusnahan, (3) solusi yang dilakukan oleh sekolah untuk mengatasi masalah yang dihadapi adalah mengalokasikan dana BOS (Biaya Operational Sekolah), merencanakan perbaikan lab, dan menunda proses pemusnahan dengan menyimpan barang yang rusak. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa alat dan bahan praktikum belum terkelola secara optimal.Kata Kunci : pengelolaan, laboratorium, alat dan bahan praktikum This research aimed to (1) describe and explain the management of lab equipments and materials including planning, procuring, utilizing, maintaining as well as disposing of lab waste, (2) describe and explain the problems faced by school, and (3) describe and explain the solutions taken by school to overcome the problems. This research was a qualitative research in form of case study. Subjects involved in this research were chemistry teachers, laboratory assistant, head of the laboratory, school principal, vice school principal of curriculum, and infrastructure. Data collection techniques used were study of document, observation, questionnaire, and interview. Data were analyzed as descriptive interpretive by using triangulation of methods and sources. The results of this research revealed that (1) the management of lab equipments and materials was not well conducted, especially the utilization, maintenance, and disposal processes, (2) the problems faced by school were limited of funding, lab conditions which used as classroom and which not support the maintenance of equipments and materials, as well as the absence of place for disposal, (3) the solutions taken by school to overcome the problems were allocating the BOS (Biaya Operasional Sekolah) funding, planning in repairing the lab, and delaying the process of disposal. Based on these findings, it can be concluded that chemistry lab equipments and materials were not managed optimally.keyword : management, laboratory, lab equipment and material
THE MODEL OF CONCEPTUAL CHANGE IN LEARNING CHEMISTRY ., Ni Kadek Ningsih Handayani; ., Dr. I Wayan Redhana,M.Si; ., Drs.Ngadiran Kartowasono, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan model perubahan konseptual pada pembelajaran kimia di SMA Negeri 1 Singaraja ditinjau dari karakteristik suatu konsepsi baru, yaitu necessity, intelligibility, plausibility, dan fruitfulness. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif tipe studi kasus. Subjek penelitan ini adalah guru kimia, siswa kelas XI IA, dan pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, pembuatan transkripsi pembelajaran, dan pengelompokan masalah-masalah mengajar guru ke dalam komponen model perubahan konseptual. Data dianalisis secara deskriptif interpretatif dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah mengajar guru yang berkaitan dengan necessity adalah guru menyajikan materi tidak lengkap. Masalah mengajar guru yang berkaitan dengan intelligibility adalah guru sering mengajukan pertanyaan beruntun, memberikan pertanyaan dijawab oleh guru sendiri, memberikan informasi tidak lengkap, memberikan informasi salah, memberikan informasi tidak jelas, menyajikan soal yang salah ketik, membuat analogi tidak jelas, dan tidak meminta alasan siswa. Masalah mengajar guru yang berkaitan dengan plausibility adalah guru kurang menekankan pentingnya konteks dan mengabaikan konsepsi alternatif siswa. Masalah mengajar guru yang berkaitan dengan fruitfulness adalah guru kurang memberikan masalah-masalah kompleks yang berkaitan dengan aplikasi konsep larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci : model perubahan konseptual, miskonsepsi, larutan penyangga This study is aimed to describe and explain the model of conceptual change in learning chemistry at SMAN 1 Singaraja in terms of the characteristics of a new concept, namely necessity, intelligibility, plausibility, and fruitfulness. This study was a qualitative research in form of case study. The subjects of the study were chemistry teachers, students, and learning process in the classroom. Data were collected by doing classroom observation. The transcription data was created and ploblems were grouped into the conceptual change model. Data were analyzed descriptively and they were triangulated. The result shows that the teachers’ teaching problem related to the necessity is the incomplete subject information. The teaching problems related to the intelligibility include asking streak questions frequently, giving the question answered by the teachers themselves, giving some incomplete and false information, providing ambiguous information, presenting misspelled items, making vague analogy, and asking for no reason of students’ answer. The teaching problems related to the plausibility are less emphasizing the importance of context and ignoring of students’ alternative conceptions. The teachers problem related to the fruitfulness is not providing complex issues associated to the application of buffer solution concept in daily life.keyword : conceptual change, misconceptions, buffer solution
THE EFFECT OF DAILY JOURNAL TOWARDS STUDENTS' ACHIEVEMENT IN LEARNING CHEMISTRY AT SENIOR HIGH SCHOOL ., Gusti Ngurah Putu Eka Putra; ., Prof. Drs. I Wayan Subagia,M.App.Sc,Ph; ., Dra. Suheimi Sya`Ban, M.Pd
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh jurnal harian terhadap prestasi siswa dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent pretest-posttest control group. Dalam penelitian ini, siswa kelas sepuluh minat sains (X MS) SMA Negeri 1 Ubud tahun ajaran 2013/2014 dipilih sebagai populasi penelitian. Selanjutnya, dua kelas X MS3 dan X MS2 dipilih secara acak sebagai sampel penelitian yang terdiri dari 44 siswa dalam setiap kelas. Selain itu, dua kelas tersebut kembali dipilih secara acak menjadi kelompok eksperimen dan kelompok control secara berurutan. Siswa kelompok eksperimen diminta untuk menulis jurnal harian pada akhir pelajaran sedangkan siswa kelompok kontrol hanya diminta untuk membuat kesimpulan atau diskusi secara lisan tentang pelajaran. Nilai rata-rata prestasi siswa dianalisis dengan menggunakan analisis kovariat (ANCOVA) pada nilai signifikan 5%. Analisis dilakukan dengan menggunakan SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang menulis jurnal harian dan siswa yang tidak menulis jurnal harian. Nilai rata-rata prestasi siswa adalah 84 dan 74, secara berurutan untuk kelompok eksperimen dan kontrol yang berarti prestasi siswa kelompok eksperimen lebih tinggi dari prestasi siswa kelompok kontrol.Kata Kunci : jurnal harian, prestasi siswa, pembelajaran kimia This research aimed to investigate the effect of daily journal toward students’ achievement in learning chemistry. This research belonged to quasi experiment using non-equivalent pretest-posttest control group design. In this research, the tenth grades of science class students (X MS) of SMA Negeri 1 Ubud in academic year 2013/2014 were chosen as the research population. Moreover, two classes of X MS3 and X MS2 were selected randomly as the research sample consisted of 44 students in each class. Furthermore, these two classes were re-randomly selected became experimental and control group, respectively. The students in experimental group was asked to write daily journal at the end of the lesson meanwhile the students in control group was only asked to make conclusion or share their idea orally about the lesson. The mean scores of students’ achievement were analyzed by using analysis of covariance (ANCOVA) at significant value of 5%. The analysis was done by using SPSS 16.0 for windows. The result showed that there is significant different between students who wrote daily journal and students who did not write daily journal. The mean score of students’ achievement was 84 and 74, respectively for experimental and control group which means the students’ achievement in experimental group was higher than students’ achievement in control group.keyword : daily journal, students’achievement, chemistry learning
IDENTIFICATION OF ETHYL ACETATE FRACTION COMPONENTS OF SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA) SEED EXTRACT BY GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY ., Ni Putu Giyan Adnya Antari; ., Dr. I Wayan Muderawan,MS.; ., Dr. I Nyoman Tika,M.Si
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komponen ekstrak biji srikaya (Annona squamosa) dalam fraksi etil asetat dengan instrumen kromatografi gas-spektrometri massa. Subjek penelitian ini adalah biji Annona squamosa dan objek penelitian ini adalah komponen yang terkandung dalam ekstrak biji Annona squamosa. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan larutan etanol 70% selama seminggu. Hasil ekstraksi difraksinasi dengan silika kolom kromatografi dengan kenaikan polaritas dari eluen kloroform, etil asetat, dan metanol. Hasil GC-MS analisis dari fraksi etil asetat mengidentifikasi sembilan belas senyawa, antara lain 15-heptadekenal (0.13%), asam heksadekanoat (22.28%), asam tetradekanoat (5.60%), asam heptadekanoat (0.84%), asam oktadek-9-enoat (49.54%), asam oktadekanoat (8.45%), asam 2,4-Ikosadienoat (6.98%), siklotetrakosana (0.29%), bis(2-etilheksil) heksanadioat (0.66%), 5,15,24-trihidroksi bistetrahidrofuran asetogenin (2.78%), dan sembilan senyawa tidak teridentifikasi.Kata Kunci : Annona squamosa, fraksi etil asetat, komponen, kromatografi gas- spektrometri masa The aim of this study is to determine the ethyl acetate fraction components of srikaya (Annona squamosa) seed extract by gas chromatography-mass spectrometry. The subject of the study is Annona squamosa seed, meanwhile the object is the components of Annona squamosa seed extract. The air-dried powder of seed was macerated with ethanol 70% within a week then fractionated by using silica column chromatography with increasing eluent polarities of chloroform, ethyl acetate, and methanol. The gas chromatography and mass spectrometry analysis of the ethyl acetate fraction reveals the existence of nineteen components, namely 15-heptadecenal (0.13%), n-hexadecanoic acid (22.28%), tetradecanoic acid (5.60%), heptadecanoic acid (0.84%), octadec-9-enoic acid (49.54%), octadecanoic acid (8.45%), 2,4-Icosadienoic acid (6.98%), cyclotetracosane (0.29%), bis(2-ethylhexyl) hexanedioate (0.66%), 5,15,24-trihydroxy bistetrahydrofuran acetogenin (2.78%), and nine unidentified compounds.keyword : Annona squamosa, component, ethyl acetate fraction, gas chromatography-mass spectrometry

Page 1 of 1 | Total Record : 7