cover
Contact Name
Andri Budi Santoso
Contact Email
jurnal@lldikti4.or.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@lldikti4.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tekno Insentif
ISSN : 19074964     EISSN : 2655089X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Tekno Insentif adalah wadah informasi bidang teknik berupa hasil penelitian yang diterbitkan oleh LLDIKTI Wilayah IV dan frekuensi terbit dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DONOR DARAH BERBASIS WEB PADA UNIT TRANSFUSI DARAH KABUPATEN SUMEDANG Rizal Rachman
Jurnal Tekno Insentif Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.057 KB) | DOI: 10.36787/jti.v13i2.128

Abstract

Abstrak - Unit transfusi darah Kabupaten Sumedang merupakan satu-satunya pemasok kebutuhan darah untuk dua bank darah rumah sakit. Unit transfusi darah Kabupaten Sumedang memiliki tugas menyelenggarakan, mengatur, memfasilitasi kegiatan donor, persediaan darah dan pendistribusian darah. Dalam pelaksanaan tugasnya terdapat beberapa permasalahan yang sering terjadi seperti pada proses pencatatan data sering terjadi kesalahan, kehilangan atau kerusakan data, besarnya biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan formulir dan peralatan alat tulis kantor. Permasalahan yang timbul disebabkan karena sebagian proses belum sepenuhnya terkomputerisasi. Untuk itu, dibutuhkan sistem informasi donor darah yang dapat membantu petugas unit donor darah dalam menjalankan tugasnya. Sistem informasi donor darah ini dibuat menggunakan model waterfall yang mencakup analisis, desain, pengkodean dan pengujian. Web Sistem informasi donor darah dibuat dengan menggunakan frame work codeigniter, sedangkan untuk bahasa pemrogramannya menggunakan PHP, Javascipt, ­CSS dan penyimpanan basis data MySQL. Dari hasil penelitian yang dibuat dapat menjadi alat bantu bagi user dalam mengolah data dan transaksi, tingkat keakuratan data dan informasi lebih tinggi dan dapat meminimalisir pengeluaran biaya, data transaksi lebih aman dan mudah diakses karena sudah menggunakan sistem berbasis web yang terintegrasi dengan database yang terhubung ke jaringan internet. Abstrak - Unit transfusi darah Kabupaten Sumedang merupakan satu-satunya pemasok kebutuhan darah untuk dua bank darah rumah sakit. Unit transfusi darah Kabupaten Sumedang memiliki tugas menyelenggarakan, mengatur, memfasilitasi kegiatan donor, persediaan darah dan pendistribusian darah. Dalam pelaksanaan tugasnya terdapat beberapa permasalahan yang sering terjadi seperti pada proses pencatatan data sering terjadi kesalahan, kehilangan atau kerusakan data, besarnya biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan formulir dan peralatan alat tulis kantor. Permasalahan yang timbul disebabkan karena sebagian proses belum sepenuhnya terkomputerisasi. Untuk itu, dibutuhkan sistem informasi donor darah yang dapat membantu petugas unit donor darah dalam menjalankan tugasnya. Sistem informasi donor darah ini dibuat menggunakan model waterfall yang mencakup analisis, desain, pengkodean dan pengujian. Web Sistem informasi donor darah dibuat dengan menggunakan frame work codeigniter, sedangkan untuk bahasa pemrogramannya menggunakan PHP, Javascipt, ­CSS dan penyimpanan basis data MySQL. Dari hasil penelitian yang dibuat dapat menjadi alat bantu bagi user dalam mengolah data dan transaksi, tingkat keakuratan data dan informasi lebih tinggi dan dapat meminimalisir pengeluaran biaya, data transaksi lebih aman dan mudah diakses karena sudah menggunakan sistem berbasis web yang terintegrasi dengan database yang terhubung ke jaringan internet.
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK OPTIMALISASI PELAYANAN KEPENDUDUKAN Syafrial Fachri Pane; Rolly Maulana Awangga; Esi Vidia Rahcmadani; Seta Permana
Jurnal Tekno Insentif Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.745 KB) | DOI: 10.36787/jti.v13i2.130

Abstract

Abstrak - Pelayanan merupakan deretan peristiwa yang terjadi dalam berinteraksi langsung kepada masyarakat disekeliling atau dengan alat secara fisik dan menyajikan fasilitas yang memuaskan untuk penduduk lebih tepatnya dalam proses pembuatan surat pengantar akta kelahiran, seperti penjadwalan tanggal yang terlalu lama setelah penduduk mendaftar. Pada pelayanan kependudukan membutuhkan inovasi terbaru untuk meningkatkan dalam memberikan pelayanan yang baik tepat dan cepat kepada masyarakat. Proses pelayanan pada pembuatan jadwal pengambilan surat pengantar akta kelahiran yang dicatat dengan proses manual belum bisa dibuat secara maksimal sehingga perlu adanya perbaikan konsep kegiatan yang dikelola secara maksimal melalui penggunaan aplikasi optimalisasi penjadwalan yang tersusun secara otomatis. Oleh karena itu, kebutuhan tentang optimalisasi penjadwalan menjadi penting dan pembuatan aplikasi pada pelayanan tersebut harus dibangun secara lebih lengkap dan meliputi ruang lingkup yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan penjadwalan pengambilan akta kelahiran menggunakan Algoritma Genetika, serta mendefinisikan Algoritma Genetika dalam proses penjadwalan. Algoritma Genetika yang terdiri dari definisi individu, inisialisasi chromosome, evaluasi chromosome, proses seleksi (crossover) dan proses mutase. Hasil dari algoritma genetika berupa tanggal dan bulan yang digunakan untuk pengambilan surat pengantar akta kelahiran berupa data penjadwalan yang tepat agar tidak terjadi keterlambatan. Hasil dari penelitian ini adalah berupa penjadwalan yang sudah terdapat waktu ruangan yang sudah tersusun lebih cepat dan akurat dari pada proses penjadwalan manual yang memakan waktu yang cukup lama sehingga menyulitkan petugas di catatan sipil serta menciptakan kinerja yang lebih maksimal dalam proses pemilihan dan pengolahan data terhadap aplikasi yang sudah dikelola sehingga menciptakan penjadwalan yang lebih terstruktur. Abstract - Service is a series of events that occur in interacting directly with the community around or with physical means and presenting satisfying facilities for residents more precisely in the process of making a birth certificate cover letter, such as scheduling dates that are too long after residents register. In population services, the latest innovations are needed to improve in providing good and fast service to the community. The service process in making schedules for taking birth certificates for birth certificates that are recorded with a manual process cannot be made to the maximum, so there needs to be an improvement in the concept of activities that are managed optimally through the use of automated scheduling optimization applications. Therefore, the need for optimizing scheduling is important and making applications for these services must be built more fully and cover a wider scope. This study aims to implement scheduling birth certificate using Genetic Algorithms, as well as defining Genetic Algorithms in the scheduling process. Genetic Algorithms which consist of individual definitions, chromosome initialization, chromosome evaluation, selection process (crossover) and mutase process. The results of the genetic algorithm in the form of dates and months are used to retrieve the birth certificate cover in the form of appropriate scheduling data so that there is no delay. The results of this study are in the form of scheduling where there is a time that has been arranged more quickly and accurately than the manual scheduling process which takes quite a long time, making it difficult for officers in the civil registry and creating maximum performance in the process of selecting and processing data on applications which have been managed so as to create more structured scheduling.
PENERAPAN SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE (SOA) GUNA MENINGKATKAN PELAYANAN MONITORING MAHASISWA BEASISWA DI PERGURUAN TINGGI BERBASIS WEB SERVICE Muhamad Muslih; Mutiara Islam Hasanah
Jurnal Tekno Insentif Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.629 KB) | DOI: 10.36787/jti.v13i2.137

Abstract

Abstrak - Dalam pemberian beasiswa ada berbagai peraturan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa penerima beasiswa selama masa perkuliahan. Peraturan tersebut tertuang dalam surat peranjian program beasiswa, ketaatan terhadap peraturan tersebut akan selalu dievaluasi secara berkala, sehingga dapat yang menentukan status mahasiswa beasiswa. Proses monitoring mahasiswa program beasiswa Universitas Nusa Putra dilakukan secara konvensional dinilai kurang efektif. Sistem informasi monitoring mahasiswa program beasiswa yang terintegrasi merupakan salah satu solusi yang dapat membantu proses monitoring tersebut. Service Oriented Architecture (SOA) yang digunakan pada sistem informasi tersebut memberikan agility dan reusability pada layanannya. Yang menjadi objek penelitian yaitu mahasiswa program beasiswa, bidang akademik dan kemahasiswaan di Universitas Nusa Putra. Berdasarkan hasil pengujian pengguna menyatakan 86% puas pada layanan monitoring beasiswa tersebut, dimana derajat keeratan 0.656 dari nilai korelasi variable X kepada Y yang berarti kuat. Sehingga melalui penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengguna untuk dapat meningkatkan salah satu pelayanan perguruan tinggi yang lebih baik. Abstract - In giving scholarships, there are various regulations that must be met by scholarship recipients during the lecture period. The regulation is stated in the scholarship program agreement letter, compliance with these regulations will always be evaluated regularly, so that it can determine the status of scholarship students. The monitoring process of students at the Nusa Putra University scholarship program conducted conventionally is considered to be less effective. The monitoring information system of integrated scholarship program students is one solution that can help the monitoring process. Service Oriented Architecture (SOA) used in the information system provides agility and reusability to the service. The objects of research are scholarship program students, academics and student affairs at the Nusa Putra University. Based on the test results, the user stated that 86% were satisfied with the scholarship monitoring service, where the degree of closeness was 0.656 from the correlation value of variable X to Y, which means strong. So that through this study contributing to users to be able to improve one of the better tertiary services.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMA SUBSIDI BERAS SEJAHTERA PADA KELURAHAN CIBEUNYING DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Ade Mubarok; Sandi Cahyadi
Jurnal Tekno Insentif Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.152 KB) | DOI: 10.36787/jti.v13i2.139

Abstract

Abstrak - Proses seleksi adalah serangkaian langkah kegiatan yang digunakan untuk memutuskan apakah calon penerima subsidi diterima atau tidak. Tujuan dari sistem penunjang keputusan seleksi penerima subsidi beras sejahtera (RASTRA) ini yaitu untuk membantu bagian Kasi Pemberdayaan Masyarakat dalam melakukan proses seleksi yang cepat dan tepat yang sesuai dengan beberapa kriteria yaitu, jumlah penghasilan, jenis pekerjaan, jumlah tanggungan, umur dan kepemilikan rumah. Oleh sebab itu, peneliti menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Metode ini dipilih karena suatu bentuk model pendukung keputusan dimana peralatan utamanya adalah sebuah hierarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia, yakni dalam hal ini adalah orang yang ahli dalam permasalahan proses seleksi calon seleksi penerima subsidi beras sejahtera Hasil dari penelitian ini adalah berupa aplikasi sistem pendukung keputusan seleksi yang dibangun sebagai alat bantu untuk penentuan berhak tidaknya warga untuk mendapatkan subsidi. Abstract - The selection process is a series of activity steps used to decide whether prospective recipients of subsidies are accepted or not. The purpose of the decision support system for selection of recipients of prosperous rice subsidies (RASTRA) is to assist the Community Empowerment Section in conducting a quick and precise selection process that is in accordance with several criteria, namely, the amount of income, type of work, number of dependents, age and home ownership. Therefore, researchers use the Analyticalcal Hierarchy Process (AHP) method to solve existing problems. This method was chosen because of a form of decision support model in which the main equipment is a functional hierarchy with the main input of human perception, ie in this case an expert in the problem of the selection process for the selection of prospective recipients of prosperous rice subsidies. The results of this study are in the form of the application of a selection decision support system that was built as a tool for determining whether citizens are entitled to subsidies.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN HASIL BUDIDAYA UDANG VANAME DENGAN METODE ALGORITMA C4.5 (PT ANUGERAH SUMBER LAUT JAYA) Muchamad Iqbal; Wendi Usino; Triono Triono
Jurnal Tekno Insentif Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.268 KB) | DOI: 10.36787/jti.v14i1.148

Abstract

Abstrak - Kondisi geografis Indonesia dengan dua per tiganya perairan dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan. Salah satu komoditas budidaya air laut yang memiliki nilai ekonomi dan permintaan ekspor yang tinggi salah satunya adalah udang vaname (Liopenaeus Vannamei), yang sering disebut sebagai udang putih. Salah satu metode klasifikasi adalah algoritma C4.5, metode algoritma C4.5 dalam pemilihan atribut dapat dilakukan dengan cara menggunakan Gain dengan tujuan mencari nilai Entropy. Algoritma C4.5 dapat membagi-bagi data berdasarkan kriteria yang dipilih agar terbentuk sebuah pohon keputusan (Decision Tree) yang menggunakan pendekatan secara top down. Dari data-data yang diperoleh maka bisa dihitung dari hasil perhitungan pada luas tambak, bibit, pakan, dan pupuk akan didapatkan hasil optimasinya. Hasil dari program yang dibuat berdasarkan data-data kualitas air yang dianalisa dengan teknik data mining dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi yang berguna untuk pihak perusahaan dan dari pemodelan pohon keputusan dengan metode Algoritma C4.5 didapatkan hasil accuracy sebesar 76,47%, precision sebesar 72,72% dan recall sebesar 88,88%. Dari hasil pengujian tersebut diketahui bahwa klasifikasi termasuk dalam kategori Fair Classification. Abstract - Indonesia's geographical condition, with two-by-one of its waters, can provide its own benefits for Indonesians who are fishermen. One of the sea water cultivation commodities which has economic value and high export demand one of them is shrimp Vaname (Liopenaeus Vannamei), which is often referred to as white shrimp. One method of classification is algorithm C 4.5, algorithm method C 4.5 in attribute selection can be done by using Gain with the purpose of finding the value of Entropy. The C 4.5 algorithm can divide data based on criteria chosen to form a decision Tree using a top down approach. From the data obtained, it can be calculated from the results of calculations on the area of pond, seedlings, feed, and fertilizer will be obtained the results of its optimization. The results of the programs created based on water quality data analyzed by data mining techniques can be utilized to obtain useful information for the company and from the modeling of decision tree with algorithm method C 4.5 Obtained the accuracy of 76.47%, precision at 72.72% and recall by 88.88%. From the test results it is known that the classification belongs to the Fair Classification category.
ANALISA RANTAI PASOK MATERIAL USAHA JASA KONSTRUKSI KABUPATEN TASIKMALAYA Wahyu Teri Aripin; Ernawati Ernawati; Igo Sumarli
Jurnal Tekno Insentif Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.994 KB) | DOI: 10.36787/jti.v14i1.155

Abstract

Abstrak - Pelaksanaan pekerjaan infrastruktur/jasa konstruksi di Kabupaten Tasikmalaya diketahui mengalami beberapa kendala, antara lain pada setiap tahun anggaran terdapat proyek yang mengalami keterlambatan penyelesaian sehingga harus dikenai denda keterlambatan. Dari hasil observasi keterlambatan penyelesaian beberapa proyek tersebut diakibatkan adanya hambatan pada rantai pasok, baik itu rantai pasok bahan baku, tenaga terampil dan perlengkapan. Hambatan ini disinyalir karena perencanaan supply chain yang kurang baik dari semua pihak yang terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut. Tujuan dari kajian ini adalah untuk memberikan usulan terhadap pengelolaan rantai pasok usaha jasa konstruksi dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan usaha jasa konstruksi di Kabupaten Tasikmalaya. Metode atau tahapan serta program kerja penyelesaian kegiatan Kajian Rantai Pasok Usaha Jasa Konstruksi di Kabupaten Tasikmalaya, akan diuraikan rencana rinci dimulai dari tahapan penyelesaian kegiatan yang akan menghubungkan beberapa variabel sistem rantai pasok usaha jasa konstruksi yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini hanya berfokus pada analisa rantai pasok materialnya saja. Data dikumpulkan melalui observasi, survei, dan wawancara dengan para stakeholders usaha jasa konstruksi di Kabupaten Tasikmalaya. Kemudian untuk validasi data dilakukan FGD sebelum akhirnya dilakukan pengolahan data. Hasil analisa menunjukkan bahwa bahan/material terutama jenis bahan tambang alam/quarry untuk infrastruktur di Kabupaten Tasikmalaya dengan mempertimbangkan permintaan secara keseluruhan diperkirakan akan mengalami defisit pasokan sekitar tahun 2028. Selain itu bentuk rantai pasok yang tidak ideal menjadi faktor terjadinya keterlambatan penyelesaian proyek pekerjaan konstruksi di Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga dalam kajian ini dibuat rekomendasi rantai pasok yang ideal dari hasil kolaborasi rantai pasok ideal O’Brien untuk diterapkan pada usaha jasa konstruksi di Kabupaten Tasikmalaya. Abstract - The implementation of infrastructure works / construction services in Tasikmalaya Regency is known to experience several constraints, including in every budget year there are projects that are late in completion so they must be subject to late fees. Based on the results of observations, the delay in the completion of some of the projects due to obstacles in the supply chain, both the supply chain of raw materials, skilled workers and equipment. This obstacle was allegedly due to poor supply chain planning from all parties involved in the work on the project. The purpose of this study is to provide a proposal for the management of the supply chain of construction service businesses in order to improve the efficiency and effectiveness of the implementation of its service in Tasikmalaya Regency. Methods or stages as well as work programs for completing Construction Service Business Supply Chain Study activities in Tasikmalaya Regency will be elaborated starting from the stage of completing activities that will connect several supply chain system construction service business variables in Tasikmalaya Regency. This research only focuses on analyzing the supply chain of the material. Data was collected through observations, surveys and interviews with stakeholders of the construction service business in Tasikmalaya Regency. Then the data validation is done by the FGD before data processing is finally performed. The results of the analysis show that the materials, especially the type of natural mining / quarry for infrastructure in Tasikmalaya Regency by considering the overall demand is expected to experience a supply deficit around 2028. Besides the non-ideal supply chain shape is a factor in the delays in the completion of construction work projects in Tasikmalaya Regency. So in this study an ideal supply chain recommendation was made from the results of the O'Brien's ideal supply chain collaboration to be applied to the construction service business in Tasikmalaya Regency.
IMPLEMENTASI METODE K-MEANS DALAM PENGKLASTERAN DAERAH PUNGUTAN LIAR DI KABUPATEN SUKABUMI (STUDI KASUS : DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL) Falentino Sembiring; Octaviana Octaviana; Sudin Saepudin
Jurnal Tekno Insentif Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.844 KB) | DOI: 10.36787/jti.v14i1.165

Abstract

Abstrak - Pungutan liar (pungli) merupakan tindakan kejahatan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab atau seseorang atau pegawai negeri atau pejabat negara dengan cara meminta pembayaran uang yang tidak termasuk kedalam aturan administrasi yang dibutuhkan. Metode K-Means dapat membantu mengklasifikasikan daerah pungutan liar di kabupaten Sukabumi pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini E-KTP, AKTA dan Kartu Keluarga Setiap variabel memiliki nilai bobot yang berbeda. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan pada bulan Januari 2019 berbentuk SQL. Penelitian ini hanya akan membahas tentang berapa banyak kejadian pungli yang terjadi di setiap kecamatan yang ada di kabupaten Sukabumi tentang kependudukan dan pencatatan sipil. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan cluster tingkat pungutan liar tinggi, sedang dan rendah. Hasil dari penelitian ini memperoleh data indeks kecamatan dengan tingkat jumlah laporan masyarakat daerah terhadap pungutan liar, data dengan klasifikasi tingkat tinggi yaitu Cireunghas, Gegerbitung, Kalapa Nunggal, Kalibunder, Purabaya, Simpenan, Parung Kuda, Sukaraja, Nagrak, Nyalindung, Pelabuhanratu, Surade, Warungkiara. Data tingkat pungutan liar sedang terdapat pada 19 kecamatan dan 15 tingkat pungutan liar rendah. Hal ini dapat menjadi masukan kepada dinas kependudukan dan pencatatan sipil, kecamatan yang menjadi tindakan pungutan liar paling tinggi diprioritas untuk melakukan penyuluhan kepada kecamatan tersebut. Abstract - Illegal Levies is a criminal offensse done by someone or civil servant and the government by demanding a specific amount of money outside the right protocols or policy that does not related with the official administration fees. K-Means method will be able to help for classifying the illegal levies area in sukabumi district at The Department of Population and Civil Registration. Variables that used in this research are electronic ID card, birth certificate and family card. Meanwhile, data that will be used in this research are report data on January 2016. The purpose of this research is to determine the rate of illegal levies. The result that have been collected based on the high extortion rate from each sub-districts are Cireunghas, Gegerbitung, Kalapa Nunggal, Kalibunder, Purabaya, Simpenan, Parung Kuda, Sukaraja, Nagrak, Nyalindung, Pelabuhanratu, Surade, Warungkiara, 19 sub-districts with medium rate of illegal levies and 15 sub-district with low rate of illegal levies. This can become a recommendation for The Department of Population and Civil Registration, sub-districts with the highest rate of illegal levies will be prioritized in counseling for the certrain sub-districts.
OVMP : OPERATIONAL VEHICLE MANAGEMENT APPLICATION USING EXTREME PROGRAMMING (XP) METHOD Rolly Maulana Awangga; Syafrial Fachri Pane; Cahya Kurniawan
Jurnal Tekno Insentif Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.01 KB) | DOI: 10.36787/jti.v14i1.169

Abstract

Abstrak - Manajemen layanan adalah fasilitasi untuk membantu melayani bidang yang dibutuhkan dalam segala hal yang diinginkan atau dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan juga mengelola layanan dalam inventaris, peminjaman, pemeliharaan, dan pengelolaan pajak kendaraan operasional pada kantor LLDIKTI Wilayah IV. Dimana permasalahan yang terdapat pada kantor LLDIKTI Wilayah IV adalah pengelolaan kendaraan operasional yang masih dilakukan secara manual dalam pengelolaannya, serta pengelolaan pajak kendaraan operasional yang masih dilakukan manual juga. Penelitian ini menggunakan metode Extreme Programming (XP) di mana metode ini adalah metode pengembangan perangkat lunak yang cepat, efisien, tingkat risiko rendah, fleksibel dalam penggunaan, diprediksi dengan jelas dan terperinci. Dan metode Extreme Programming (XP) diterapkan dalam pembuatan aplikasi. Berdasarkan masalah yang ada, manajemen kendaraan operasional kurang efektif dalam implementasinya. dimana dalam pengelolaan kendaraan operasional harus melakukan pencatatan manual peminjaman pada divisi administrasi yang mengelola dan bertanggung jawab untuk mengelola kendaraan operasional dengan menulis di buku peminjaman, tentu saja, ini sangat tidak efisien dan membutuhkan waktu lama, kemudian mengenai pengelolaan pajak kendaraan yang dilakukan dengan cara manual atau pengecekan tanggal berlaku STNK pada STNK membuat tidak dapat terkontrol secara baik. Dengan pembuatan aplikasi mengenai layanan kendaraan operasional, tentu saja bertujuan untuk mengubah semua masalah menjadi keunggulan yaitu efisiensi dan efektivitas. Dalam aplikasi hanya perlu mengkonfirmasi peminjaman dan pengembalian dan pencatatan pemeliharaan dan pengelolaan pajak kendaraan operasional yang telah dimasukkan oleh sistem. Dimana dalam alurnya ketika memasukkan semua data yang diinginkan dapat dikelola secara singkat, cepat dan tepat. Abstract - Service management is a facilitation to help serve the required fields in everything that is desired or needed. This study aims to determine and also manage services in the inventory, lending, maintenance, and management of operational vehicle taxes at LLDIKTI Region IV offices. Where the problems in the LLDIKTI Region IV office are the management of operational vehicles which are still done manually in their management, as well as the management of operational vehicle taxes which are still carried out manually as well. This study uses the Extreme Programming (XP) method in which this method is a software development method that is fast, efficient, low-level risk, flexible in use, predicted clearly and in detail. And the Extreme Programming (XP) method is applied in making applications. Based on existing problems, operational vehicle management is less effective in its implementation. where in operational vehicle management must record lending manuals on the administrative division that manages and is responsible for managing operational vehicles by writing in the borrowing book, of course, this is very inefficient and takes a long time, then regarding vehicle tax management which is done manually or checking the STNK validity date on the STNK makes it unable to be controlled properly. By making applications regarding operational vehicle services, of course it aims to turn all problems into excellence namely efficiency and effectiveness. In the application only need to confirm the borrowing and return and record maintenance and management of operational vehicle taxes that have been entered by the system. Where in the flow when inputting data all the desired data can be managed briefly, quickly and precisely.
PEMBANGUNAN KIOS INFORMASI FASILITAS KEPEGAWAIAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF MENGGUNAKAN INDUSTRIAL PC Irwin Supriadi; Erwin Yulianto
Jurnal Tekno Insentif Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1650.711 KB) | DOI: 10.36787/jti.v13i2.174

Abstract

Abstrak - Pengelolaan / Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan hal mendasar yang harus diperhatikan oleh organisasi. Departemen SDM wajib mampu mengelola data karyawan dengan baik. Data karyawan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan kewajiban dan hak yang dapat diterima oleh karyawan yang bersangkutan, calon pegawai yang siap dipromosikan, pemenuhan diklat untuk pegawai tertentu, dan masih banyak keputusan strategis lainnya yang berhubungan dengan data kepegawaian. Hal inilah yang melahirkan Human Resources Information System (HRIS). Tujuan utama HRIS adalah memudahkan pegawai sebagai pengguna untuk menyimpan data karyawan dan mengaksesnya dengan mudah kapan pun dibutuhkan. Saat ini penerapan HRIS masih tersentralisasi di Departemen SDM sehingga informasi pegawai masih belum terinformasikan ke masing-masing pegawai. Setiap pegawai mengalami kesulitan dalam mengakses informasi pribadinya dan harus melakukan konfirmasi ke petugas departemen SDM. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian deskriptif untuk pengumpulan data, sementara model pembangunan sistem memakai metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari tahapan pengonsepan, perancangan, pengumpulan material, pengembangan dan perakitan, pengujian dan pendistribusian. Solusi yang diberikan yaitu pembangunan kios informasi berbasis multimedia interaktif menggunakan Industrial PC yang dapat diakses oleh semua pegawai sebagai pusat informasi baik informasi umum mengenai SDM maupun informasi pribadi pegawai. Hasil penelitian yang dilakukan kepada tujuh ratus pegawai dengan menggunakan metode Mean Opinion Score (MOS) yang diuji coba pada tujuh modul menghasilkan nilai rata-rata sebesar 4,18 (terdapat sedikit pemuatan namun tidak mengganggu). Abstract – Human Resources Management (HRM) is a fundamental thing that must be considered by the organization. The HR Department must be able to manage employee data properly. The employee data will be the basis for determining the obligations and rights that can be received by the employees concerned, prospective employees who are ready to be promoted, fulfillment of training for certain employees, and many other strategic decisions related to employment data. This is what gave birth to the Human Resources Information System (HRIS). The main objective of HRIS is to make it easier for employee as users to store employee data and access it easily whenever needed. Currently the implementation of HRIS is still centralized in the HR Department so that employee information is still not informed to each employee. Each employees have difficulty accessing their personal information and must confirm to the HR department officer. Based on these problems, we are interested in conducting research using descriptive research methods for data collection, while system development models are using Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method which consists the stages of conceptualization, design, material collecting, development and assembly, testing and distribution. The solution provided is the development of interactive multimedia-based information kiosks using industrial PC that can be accessed by all employees as information center for both general information about HR and employee personal information. The results of research conducted on seven hundred employees using the Mean Opinion Score (MOS) method which were tested on seven modules produced an average value of 4.18 (there was a slight loading but not disturbing).
STRATEGI PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT (STUDI KASUS PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI ARS UNIVERSITY) Maxsi Ary; Rangga Sanjaya
Jurnal Tekno Insentif Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.299 KB) | DOI: 10.36787/jti.v14i1.198

Abstract

Abstrak – Dalam upaya melakukan perbaikan secara berkelanjutan serta membangun budaya mutu di perguruan tinggi, khususnya dalam penyelenggaraan dan pengembangan program studi, setiap perguruan tinggi perlu untuk menyusun strategi perencanaan dan pengembangan program studi. Strategi perencanaan dan pengembangan program studi merupakan salah satu unsur penting dalam penilaian akreditasi program studi untuk menentukan kelayakan program studi yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis situasi dengan menggunakan analisis SWOT berdasarkan pada indikator kinerja Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan program studi. Analisis data disajikan dalam matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE) dan Evaluasi Faktor Eksternal (EFE). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur posisi keberadaan program studi pada matriks Internal Eksternal (IE), sehingga dapat dijadikan landasan dalam merumuskan strategi pengembangan program studi. Hasil pengukuran matriks IE menunjukkan bahwa program studi sistem informasi ARS University berada pada posisi growth (sel I), dengan hasil IFE sebesar 3.2 dan matriks EFE sebesar 3.045. Strategi perencanaan dan pengembangan program studi sistem informasi ARS University berdasarkan hasil analisis berfokus pada 4 (empat) aktivitas yaitu pengembangan program studi, penetrasi program studi, integrasi, dan pengembangan produk. Abstract - In an effort to make continuous improvements and build a quality culture in institutions of higher education, particularly in organizing and developing study programs, each institution of higher education needs to develop a planning and development study program strategy. The strategy of planning and developing study programs is one of the important elements in assessing the accreditation of study programs to determine the feasibility of study programs in accordance with the National Standards of Higher Education. The method used in this research is situation analysis using SWOT analysis based on the performance indicators of the Study Program Management Unit (UPPS) and study program. Data analysis is presented in the Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices. The purpose of this study is to measure the position of the study program's existence on the Internal External Matrix (IE), so that it can be used as a basis in formulating study program development strategies. IE matrix measurement results show that ARS University's information system study program is in a growth position (cell I), with an IFE result of 3.2 and an EFE matrix of 3,045. The strategy of planning and developing ARS University's information system study program based on the results of the analysis focuses on 4 (four) activities, namely the development of study programs, study program penetration, integration, and product development.