cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef, serta pengecekan plagiat dengan similarity check turnitin Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.
Articles 136 Documents
Pengetahuan tentang HIV/AIDS dan Diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS pada Wanita Usia Subur di Indonesia Ni Komang Novi Suryani; Kemal Nazaruddin Siregar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i3.1479

Abstract

Perilaku diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) merupakan hambatan utama dalampencegahan, pengobatan, dan pengendalian HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan HIV/AIDS dengan diskriminasi terhadap ODHA pada kelompok Wanita Usia Subur (WUS) 15-49 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2017 dengan desain penelitian cross sectional. Besar sampel penelitian ini 40.433 responden. Hasil penelitian menunjukkan 75,3% WUS memiliki perilaku diskriminasi terhadap ODHA, 13,8% WUS memiliki pengetahuan yang kurang tentang HIV/AIDS. Pengetahuan yang kurang memiliki risiko untuk melakukan diskriminasi terhadap ODHA (OR= 3,005 95% CI: 2,484-3,633) setelah dikontrol umur dan keterpaparan media dan interaksi antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan. Kesimpulannnya terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dan diskriminasi terhadap ODHA, dan variabel umur, keterpaparan media serta tingkat pendidikan menjadi variabel yang berpengaruh terhadap diskriminasi terhadap ODHA dan pengetahuan tentang HIV/AIDS. Oleh sebab itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan HIV/AIDS terutama pada kelompok usia lebih muda melalui pendekatan mediasosial yang lebih optimal guna meniadakan perilaku diskriminasi terhadap ODHA.
Studi Pemahaman dan Perilaku Keselamatan Berkendara (Safety Riding) pada Remaja dan Usia Produktif di Pulau Jawa Wishnu Uzma Puspoprodjo; Nur Najmi Laila
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i3.1480

Abstract

Kematian akibat dari kecelakaan lalu lintas menjadi masalah global dan menunjukkan tren yang terus meningkat. Remaja dan usia produktif menjadi salah satu kelompok tertinggi korban kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan perilaku keselamatan berkendara (safety riding) pada remaja dan usia produktif di Pulau Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan dari Maret – Oktober 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna atau pengendara roda dua dan roda empat usia remaja dan usia produktif di Pulau Jawa. Sementara sampel penelitian sejumlah 774 responden dengan random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan responden yang mempunyai pengetahuan keselamatan berkendara baik ada 54,4% dan responden yang mempunyai perilaku keselamatan berkendara (safety riding) baik ada 63,7%. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku keselamatan berkendara (COR 2,59;1,923,50). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perilaku keselamatan berkendara. Disarankan pemerintah dan pihak terkait untuk lebih sering memberikan sosialisasi dan edukasi kepada kelompok usia produktif terkait keselamatan berkendara. Bagi pengendara disarankan tetap berkendara dengan aman dan disiplin mematuhi peraturan lalu lintas.
Kebiasaan Makan (Eating Habits) dan Sedentary Lifestyle dengan Gizi Lebih pada Remaja pada Saat Pandemi Covid-19 Lulu'ul Badriyah; Indria Pijaryani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i1.1521

Abstract

Kelebihan berat badan menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang serius serta memiliki dampak negatif berbagai masalah kesehatan dan menurunkan kualitas hidup. Remaja yang kelebihan berat badan dan obesitas berisiko mengalami masalah berat badan juga ketika dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan (eating habit) dan sedentary lifestyle dengan gizi lebih pada remaja. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Lenteng Agung Jakarta Selatan dari September-Oktober 2021 dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa SMA/sederajat di Kelurahan Lenteng Agung Jakarta Selatan dan sampel penelitian sebanyak 205 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan prevalensi remaja yang mengalami gizi lebih sebanyak 20%. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan antara konsumsi minuman manis dengan gizi lebih dengan pv=0,038. Sementara, konsumsi mie instan, gorengan, frozen food, dan snack ciki-cikian menunjukkan tidak ada hubungan dengan gizi lebih (p>0,05). Selain itu, juga tidak ada hubungan antara durasi tidur, durasi screen time, dan kebiasaan olahraga dengan gizi lebih pada remaja (p>0,05). Ada hubungan antara konsumsi minuman manis dengan gizi lebih pada remaja. Disarankan untuk meningkatkan literasi gizi kepada remaja tentang pola makan yang sehat dan bergizi di sekolah dan pemantauan status gizi secara berkala.
Hubungan Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Gangguan Muskuloskeletal pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Jember di Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Ihwan Narwanto; Syadza Salsabila; Pipiet Wulandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i1.1557

Abstract

Pandemi COVID-19 mengakibatkan terjadinya perubahan gaya hidup, terjadi penurunan tingkat aktivitas fisik dan peningkatan indeks massa tubuh. Diketahui bahwa aktivitas fisik dan indeks massa tubuh merupakan faktor resiko terjadinya gangguan muskuloskeletal. Perkuliahan daring menurunkan aktifitas fisik dan meningkatkan waktu duduk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan indeks massa tubuh dengan gangguan muskuloskeletal pada mahasiswa kedokteran Universitas Jember di masa pandemi COVID-19. Penelitian dengan metode cross sectional yang diikuti oleh 248 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Kuisiouner digunakan untuk menilai perubahan aktifitas fisik sebelum dan saat pandemi, aktifitas fisik dan indeks massa tubuh saat pandemi. Kuesioner dibagikan secara online pada 27 Maret - 12 April 2021. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif dan uji chi square. Perubahan aktivitas fisik mahasiswa sebelum dan saat pandemi, yaitu 69,4% mengalami penurunan aktivitas fisik, 19,4% tetap, dan 11,3% mengalami kenaikan aktivitas fisik. Tingkat aktivitas fisik mahasiswa saat pandemi, yaitu 40,3% aktifitas fisik sedang, 33,9% aktifitas fisik rendah, dan 25,8% aktifitas fisik tinggi. Indeks massa tubuh mahasiswa, 61,7% normal, 14,5% gemuk berat, 10,5% kurus ringan, 9,7% gemuk ringan dan 3,6% kurus berat. Sebanyak 67,3% mahasiswa mengalami gangguan muskuloskeletal dengan lokasi terbanyak di pinggang (66,5%), punggung (60,5%), dan leher atas (58,7%). Dari uji chi-square diketahui bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan perubahan aktivitas fisik sebelum dan saat pandemi dengan gangguan muskuloskeletal dengan nilai p=0,034 dan p=0,047, sedangkan hubungan antara indeks massa tubuh dengan gangguan muskuloskeletal tidak signifikan (p=0,766). Kesimpulan penelitian adalah aktivitas fisik mahasiswa kedokteran Universitas Jember di masa Pandemi Covid-19 berhubungan dengan terjadinya gangguan musculoskeletal, sedangkan tidak demikian untuk indeks massa tubuh.
Gangguan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa selama Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Bayu Yoni Setyo Nugroho; Muhammad Iqbal; Haikal Haikal
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i1.1565

Abstract

Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) merupakan upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat supaya tidak terjangkit virus Covid-19. Dampak dari PPKM selain melindungi masyarakat dari persebaran Covid-19 juga memliki dampak negatif bagi kesehatan mental, khususnya mahasiswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menggambarkan gangguan kesehatan mental pada mahasiswa dengan penerapan PPKM. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan jenis rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 155 responden. Pengisian kuesioner menggunakan google form. Hasil dari penelitian menunjukkan 45.2% (70) mengalami gangguan kesehatan mental “kesepian” dan 30.3% (47) “khawatir hasil kuliah buruk”. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa mahasiswa mengalami gangguan mental yang tinggi sehingga dapat berdampak terhadap perkembangan sumberdaya manusia dikemudian hari.
Analisis Komitmen Manajemen Rumah Sakit terhadap Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana di RSUD Indramayu Nurul Fajriah; Sutopo Patria Jati; Yuliani Setyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i1.1617

Abstract

Bencana merupakan peristiwa serta rangkaian peristiwa yang dapat mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat. Pada tahun 2018 akibat dari gempa dan tsunami di Sulawesi tengah menghancurkan 18 rumah sakit dan 167 fasyankes. Keberadaan komitmen manajemen yang kokoh sangat diperlukan rumah sakit agar bisa meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam menghadapi bencana. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis komitmen manajemen dalam penerapan kesiapsiagaan bencana di RSUD Indramayu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang mengumpulkan data dilakukan dengan cara observasi, telaah dokumen, dan wawancara mendalam semi terstruktur. Ada 9 Informan yakni 2 Informan kuci, 4 informan utama dan 3 informan tambahan. Dimana data yang dihasilkan kemudian dianalis menggunakan interactive model. Hasil penelitian menunjukkan ada komitmen manajemen terkait organisasi penanggulangan bencana, sarana prasarana, prosedur, sumber daya, serta pelatihan dan pendidikan. Namun kinerja organisasi penanggulangan bencana belum berjalan maksimal. Sarana dan prasarana penanggulangan bencana memerlukan penambahan dan pemeriksaan rutin. Sebagian besar karyawan baru tidak mengetahui adanya prosedur penanggulangan bencana. Dan sebagian besar karyawan telah menerima pelatihan terkait penanggulangan bencana di RSUD Indramayu. Seluruh informan memiliki komitmen afektif. Analisis pelaksanaan penanggulangan bencana menggunakan Indikator Rencana Bencana Rumah Sakit (HDP) hanya 7 indikator yang memenuhi standar dan belum melakukan self assessment terkaitIndeks Keselamatan Rumah Sakit (HSI) di RSUD Indramayu.
Analisis Sistem Penyimpanan Rekam Medis Rindha Mareta Kusumawati; Listiana Listiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i1.1714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem penyimpanan rekam medis menggunakan di UPT BLUD Puskesmas Wonorejo Kota Samarinda Tahun 2020. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Rekam Medis, Staf dibagian Ruang Rekam Medis, dan Staf dibagian Tempat Pendaftaran Pasien. Teknik Pengumpulan data Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknis analisis data yaitu Pengumpulan data, Reduksi, Penyajian data dan Verifikasi. Teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian pengetahuan petugas sudah cukup baik, kendala penyimpanan ada pada sumber daya manusia belum terdapat D3 perekam medis, fasilitas penyimpanan ruangan yang sempit, dan rak penyimpanan yang masih kurang sehingga rekam medis harus disimpan di kardus, penggunaan rak berupa lemari enam laci dan lima lemari rak terbuka. Kesimpulan pengetahuan petugas terhadap penyimpanan rekam medis cukup baik, tetapi pada penomoran yang digunakan petugas tidak mengetahui secara spesifik. Kendala penyimpanan pada sumber daya manusia sebanyak 4 petugas yang belum terdapat D3 perekam medis. Fasilitas penyimpanan rekam medis belum terdapat tracer dan kurangnya rak penyimpanan rekam medis. Disarankan dapat memfasilitasi IT base untuk dapat mengurangi penggunaan berkas rekam medis, membuat tracer yang digunakan pada saat pengambilan.
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasaan Pasien Umum yang Berdampak Kepada Berkunjung Kembali di Klinik Andilia Kabupaten Bogor Honifa Honifa; Derriawan Derriawan; Sampurno Sampurno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i1.1746

Abstract

Klinik harus memiliki sumber daya yang profesional. Klinik juga memiliki tanggung jawab terhadap kualitas pelayanan yang diberikan terhadap pasien. Persaingan yang terjadi tidak hanya dari sisi teknologi pemeriksaan, akan tetapi persaingan yang lebih berat yaitu persaingan dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas. adapun tujuan penelitian ini yaitu Untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan kualitas pelayanan terhadap kepuasaan pasien yang berdampak kepada berkunjung kembali di klinik Andilia Kabupaten Bogor. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dan survei. Penelitian deskriptif dilakukan untuk mengetahui dan memaparkan karakteristik dari beberapa variabel dalam situasi. Sedangkan penelitian kuantitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang bersifat obyektif, mencakup pengumpulan dan analisa data kuantitatif serta menggunakan pengujian statistik. Metode survei merupakan metode dalam penelitian yang informasinya dikumpulkan dari beberapa sampel Penelitian ini menggunakan data primer yang didapat dari kuesioner dan diolah menggunakan metode statistik SEM (Structural Equation Modelling) dengan program lisrel Pengambilan Sampel dalam penelitian dengan teknik probability sampling yaitu pasien umum yang berobat di klinik Andilia Kabupaten Bogor yang telah memenuhi kriteria inklusi, berjumlah dua ratus dua puluh lima responden. Hasil penelitian menunjukkan Kompetensi SDM berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pasien t value 14,06 >1,96 Kompetensi SDM berpengaruh terhadap kepuasaan pasien t value 6,54 >1,96 Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasaan pasien t value 6,72 >1,96 Kompetensi SDM berpengaruh terhadap kunjungan kembali t value 4,44 >1,96 Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kunjungan kembali t value 4,47 >1,96 Kepuasaan pasien berpengaruh terhadap kunjungan kembali t value 4,43 >1,96 Hasil dikatakan berpengaruh karena t-value > t-table 1,96 Kesimpulan Kepuasaan pasien menjadi mediator parsial antara dimensi kualitas layanan terhadap minat kunjungan ulang. Pelanggan yang sangat puas akan berminat melakukan kunjungan ulang.
Gambaran Hasil Pemeriksaan Hepatitis B Pada Darah Pendonor di UTD PMI Kabupaten Bantul Yogyakarta Tahun 2020 Nur'Aini Purnamaningsih; Siti Fajriati Djirimu; Francisca Romana Sri Supadmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i2.1506

Abstract

Hepatitis B merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Hepatitis B yang dapat ditularkan melalui transfusi darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan Hepatitis B di UTD PMI Kabupaten Bantul Yogyakarta pada Triwulan I tahun 2020, yaitu dari bulan Januari 2020 sampai dengan Maret 2020. Metode penelitian ini ini adalah deskriptif. Hasil pemeriksaan Hepatitis B pada darah donor selanjutnya dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin, usia, golongan darah dan jenis pendonor. Jumlah pendonor darah di UTD PMI Kabupaten Bantul pada bulan Januari-Maret 2020 sebanyak 2.211 orang, dimana terdiri pendonor laki-laki sebanyak 1.807 orang (82%) dan perempuan sebanyak 404 orang (18%). Pendonor darah terbanyak kelompok usia 25-44 tahun sebanyak 1.101 orang (49,8%), golongan darah pendonor terbanyak merupakan golongan darah O sejumlah 917 orang (41%), serta jenis pendonor meliputi pendonor sukarela terbanyak 2.104 orang (95,2%) dan pendonor pengganti sebanyak 107 orang (4,8%). Hasil pemeriksaan Hepatitis B pada darah pendonor didapatkan hasil non reaktif sebanyak 2.199 orang (99,46%) dan hasil initial reaktif sebanyak 12 orang (0,54%). Initial reaktif Hepatitis B terdiri dari 12 orang pendonor laki-laki (0,54%) dan pada perempuan tidak ditemukan. Kelompok usia 25-44 tahun merupakan usia terbanyak reaktif Hepatitis B sebanyak 5 orang (41,7%). Kelompok golongan darah O merupakan golongan darah yang banyak dijumpai initial reaktif Hepatitis B sebanyak 8 orang (66,7%). Jenis pendonor sukarela memiliki presentase Hepatitis B sebanyak 10 orang (83,3%) dan pendonor pengganti sebanyak 2 orang (16,7%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 2.211 darah donor yang telah dilakukan pemeriksaan Hepatitis B didapatkan hasil non reaktif sebanyak 99,46% dan hasil initial reaktif sebanyak 0,54%.
Pengaruh Health Education Tentang Pijat Bayi Usia 3-6 Bulan Terhadap Sikap Ibu Maya Syaroh; Irma Jayatmi; Catur Septiawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i2.1545

Abstract

Setiap tahun, 4,8 juta anak lahir di Indonesia, dimana tingginya angka kelahiran ini menempatkan Indonesia pada urutan ke empat setelah Negara Cina, India, dan Amerika Serikat dengan populasi 270 juta jiwa. Pelaksanaan pijat bayi di Indonesia masih di pegang oleh dukun bayi. Sekitar 35 % ibu yang memijatkan bayinya ke Klinik Baby Spa dengan usia 3-6 bulan berpengetahuan cukup mengenai pemijatan bayinya ke Klinik Baby Spa. di Indonesia terdapat lebih dari 150 tempat yang menyediakan untuk baby spa, selain itu di Jawa Barat terdapat 60 tempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh health education tentang pijat bayi usia 3-6 bulan terhadap sikap ibu di PMB T tahun 2021. Jenis penelitian ini berupa pre-eksperimen dengan rancangan one grup pre test-post test. Sampel penelitian berjumlah 62 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tentang sikap ibu. Berdasarkan hasil uji statistik T-Test menunjukkan nilai p value sebesar 0,010 ≤ 0,05, berarti adanya pengaruh yang signifikan health education tentang pijat bayi usia 3-6 bulan terhadap sikap ibu di PMB T tahun 2021. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan health education tentang pijat bayi usia 3-6 bulan terhadap sikap ibu di PMB T tahun 2021.

Page 9 of 14 | Total Record : 136


Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024 Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024 Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023 Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023 Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022 Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 20 Nomor 02 Tahun 2021 Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021 Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 19 Nomor 02 Tahun 2020 Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020 Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 18 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 17 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 17 Nomor 3 Tahun 2018 Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017 Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017 More Issue