cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016):" : 33 Documents clear
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KREATIVITAS, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN PRESTASI BELAJAR ., Luh Putu Santiaji; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7922

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar siswa, dan (2) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru ditinjau dari perspektif kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 2 orang guru IPA dan 12 orang siswa kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, tes, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru sudah mengacu pada Permendikbud 103 dan 104 Tahun 2014, (2) kreativitas siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (3) kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (4) prestasi belajar siswa kelas VII B1 berada pada kategori baik dan kelas VII B6 berada pada kategori cukup, (5) terdapat relevansi antara strategi pembelajaran guru dengan kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, kreativitas, pemecahan masalah, prestasi The research aimed at: (1) describing the teachers’ teaching and learning strategy, creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement, and (2) describing the relevance of teachers’ learning strategy viewed from perspective of creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement. This research was a qualitative descriptive research. The subject of this research was two sience teachers and twelve students of seventh grade of SMPN 4 Singaraja. The data were submitted from observation, questionnaire, test, semi structure interview, and document study. Data analysis was done qualitative descriptively. The result shows (1) the teachers’ teaching and learning strategies have referred to the Permendikbud 103 and 104 of 2014, (2) the creativity of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (3) the problem solving ability of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (4) the class VII B1 students’ achievement are in good category and the class VII B6 students are in fair category, and (5) there is a relevance between the learning strategies applied by the teachers with creativity, ability to solve the problem, and achievements of the student.keyword : Strategy, creativity, probem solving, achievement
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA DALAM MENGEMBANGKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA ., Muhayati; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Drs. Erwan Sutarno,M.Pd
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan secara kualitatif (1) strategi pembelajaran yang digunakan guru, (2) motivasi belajar siswa, dan (3) prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi, angket, dan tes. Teknik analisis meliputi tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi data, analisis deskriptif. Hasil temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) strategi pembelajaran guru yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, pada langkah-langkah pembelajarannya mengarah pada pembelajaran eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, sedangkan pelaksanaan pembelajaran berupa penyampaian tujuan pembelajaran, penyampaian materi, pembimbingan siswa dalam kegiatan diskusi, dan pengkonfirmasian, tidak utuh dilaksanakan sesuai dengan rencana pembelajaran, dan penilaian guru hanya meliputi aspek kognitif sehingga tidak sesuai dengan perencanaan yang disusun, (2) motivasi belajar siswa berkategori sedang dengan skor rata-rata 146 dan standar deviasi 15,64, (3) prestasi belajar siswa berkategori rendah dengan nilai rata-rata 60,8 dan standar deviasi 10,10.Kata Kunci : motivasi belajar, prestasi belajar, strategi pembelajaran guru This study aimed at describing qualitatively (1) the learning strategies used by teachers, (2) the students' motivation, and (3) the students’ achievement in learning physics. This research was qualitative research.Data were collected by using observation, interview, documentation, triangulation, questionnaire, and test. The analysis techniques included the phases of data reduction, data presentation, data verification, and descriptive analysis. The findings of the study are (1) the teacher learning strategy which consists of planning, implementation, and evaluation, at its learning steps leads to the exploration, elaboration, and confirmation of learning, while the learning implementation in the form of delivering learning objectives, delivering material, guiding students in discussion and giving confirmation is not fully implemented in accordance with the lesson plans, and the teacher’s assessment only covers the cognitive aspects which then are not in accordance with the prepared plan; (2) the students’ motivation is categorized “fair” with the average score 146 and the standard deviation 15.64; (3) the students’ achievement are categorized “low” with the average value 60.8 and the standard deviation 10.10.keyword : learning motivation, academic achievement, teacher learning strategy
Pengembangan Media Pembelajaran ICT Berbasis Perangkat Lunak Ms.Powerpoint untuk Meningkatkan Prestasi Belajar siswa SMA ., Ni Pt Sricandra Dewi; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7636

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint (2) mengkaji hasil validasi pengembangan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Four-D. Media pembelajaran yang dikembangkan mengambil materi fisika SMA kelas XI semester genap. Media pembelejaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint sebelum di uji coba dilakukan validasi oleh beberapa ahli. Hasil validasi untuk ahli isi 97,72% , ahli desain 93,3% , ahli media isi 100% dan ahli media komputer 98,5%. Hasil tanggapan uji coba lapangan 89,9 % dan tanggapan guru mata pelajaran sebesar 97,3%. Efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint dilakukan oleh 24 siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 kurang dari 0,05. Kata Kunci : Media Pembelajaran ICT, Ms.Powerpoint, Prestasi Belajar This study aimed at (1) describing the development design of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (2) determining the validation of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (3) determining the effectiveness of Ms.Powerpoint software based ICT learning media. A development model used in this study was Four -D model. The learning media developed in this study took the eleventh grade of Senior High School's Physic subject. Before being tested, the ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was validated by some experts. The result of the validation was 97.72% for the content, 93.3% for the design dimension, 100% for media dimension, and 98.5% of computer media dimension. The result for the field response was 89.9% and the teachers' response was 97.3%. The effectiveness of ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was conducted by 24 students using pre-test and post-test research design. The results of data analysis showed that the significant value obtained was 0.000, less than 0.05.keyword : ICT Learning Media, Ms. Powerpoint, Learning Achievement
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA DITINJAU DARI MOTIVASI KERJA, KOMITMEN GURU, SERTA MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMA ., Emiel Nur Aida; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan objek yang berkitan dengan penelitian. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif dengan sumber data 2 guru dan 18 siswa yang dipilih berdasarkan purposeive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumen. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Perencanaan dan penilaian pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan kurikulum 2013 yang diterapkan oleh sekolah, namun pada pelaksanaan pembelajarannya guru belum sepenuhnya menerapakan startegi yang sesuai dengan RPP. (2) Motivasi kerja yang dimiliki guru sudah baik. (3) komitmen yang dimiliki oleh guru sudah baik. (4) Motivasi berpresatsi yang dimiliki oleh siswa di kelas X dan kelas XI masih tergolong rendah. (5) Meskipun guru memiliki motivasi kerja dan komitmen yang bagus, namun guru kurang mampu mengimplementasikan pendekatan saintifik secara maksimal sehingga strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih belum mampu untuk mengembangkan motivasi berprestasi siswa secara menyeluruh.Kata Kunci : strategi, motivasi kerja, komitmen guru, motivasi berprestasi This study aimed at describing the objects which related to the research. This type of research is qualitative research with 2 teachers and 18 students as sources of data selected by purposive sampling. Data collection techniques in this study used observation, semi-structure interviews, and documentation study. The results of this study are as follow: (1) planning and assessment of learning made by teachers are in accordance with the curriculum 2013 implemented by the school, but the teacher has not fully implement the strategy which has been in accordance with learning plan. (2) The teachers’ motivations to work are good. (3) The teachers’ commitments are good. (4) The students’ achievement motivation of tenth and eleventh grades are still relatively low. (5) although the teachers have already good motivation to work and commitment, the teacher have not yet be able to implement scientific approach optimally, so the learning strategies adopted by the teachers have not still been able to develop overall students’ achievement motivation.keyword : strategy, motivation to work, teacher’s commitment, achievement motivation
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: PENGARUHNYA DALAM PENGEMBANGAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS X IPA 3 DI SMA NEGERI 1 NEGARA ., Gede Teja Wira Setiawan; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8146

Abstract

Penelitian ini 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran yang dilaksanakn guru fisika dalam mengembangkan sikap ilmiah siswa di SMA Negeri 1 Negara, 2) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa kelas X IPA 3 dalam mengikuti pelajaran fisika di SMA Negeri 1 Negara, 3) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika terhadap sikap ilmiah siswa kelas X IPA 3 di SMA Negeri 1 Negara. Strategi pembelajaran guru yang diamati meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian yang dilakukan oleh guru fisika di SMA Negeri 1 Negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Data yang dipaparkan berupa deskripsi nyata temuan peneliti terhadap strategi pembelajaran guru fisika di SMA Negeri 1 Negara. Jumlah guru fisika yang menjadi sumber data sebanyak 1 orang dan jumlah siswa yang menjadi sumber data sebanyak 12 orang. Data diambil melalui proses observasi, wawancara, kuisioner, serta kajian dokumen-dokumen yang terkait dengan permasalahan penelitian. Analisis dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan alur kerja reduksi, paparan, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Strategi pembelajaran yang digunakan guru di kelas X IPA 3 di SMA Negeri 1 Negara adalah strategi pembelajaran ekspositori. (2) Sikap ilmiah siswa kelas X IPA 3 di SMA Negeri 1 Negara sudah baik ditandai dengan muculnya 3 dari 4 dimensi. Dimensi yang muncul tersebut adalah sikap rasa ingin tahu, sikap kemauan mengubah padangan, dan sikap berfikir kritis. (3) Strategi pembelajaran yang digunakan guru telah mampu memunculkan dimensi sikap rasa ingin tahu dan sikap berfikir kritis siswa dalam upaya pengembangan sikap ilmiah siswa. Kata Kunci : strategi pembelajaran, sikap ilmiah, rasa ingin tahu, berfikir kritis. This research aimed at: 1) describing the teaching strategy used by the teacher, 2) describing the students’ scientific attitude, 3) describing teaching strategy that used by physics teacher and its relevance with science attitude . The observed teaching strategy was planning, execution, and assessment done by Physics teachers in SMA Negeri 1 Negara. The type of this research was qualitative research. The main instrument of this research was the researcher itself. Data which was elaborated were the real description of researcher’s findings towards the physics teacher and the amount of students who became data source was 12 students. Data were collected by observing, interviewing, giving questionnaire, and document study. The analysis was done during and after data collection by doing reduction, elaboration, and data verification. The result of this research are as follow: 1) Teaching strategy used by teacher in class X IPA 3 of SMAN 1 Negara was expository strategy, 2) The scientific attitude of students in class X IPA 3 of SMAN 1 Negara was good marked by the appearance of 3 from 4 dimensions. The dimensions appear is curiosity, willingness to change the point of view, and critical thinking, 3) Teaching strategy used by teacher have arisen the dimension of curiosity and critical thinking in the attempts of developing student’s scientific attitude. keyword : teaching strategy, scientific attitude, curiosity, critical thinking
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN AKTIF BAGI GURU FISIKA: ANALISISNYA BERDASARKAN KREATIVITAS ILMIAH SISWA SMA NEGERI 1 KUTA UTARA ., Komang Angga Trilaksana; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8309

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan pembelajaran aktif yang diterapkan oleh guru fisika, 2) mendeskripsikan kreativitas ilmiah siswa, dan 3) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran aktif bagi guru fisika jika dianalisis secara kualitatif berdasarkan kreativitas ilmiah siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Instrumen utamanya adalah peneliti sendiri. Sampel sumber data terdiri dari kepala sekolah, 2 guru fisika, dan 223 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan alur kerja reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Rencana pengujian keabsahan data ditekankan pada uji kredibilitas. Hasil penelitian adalah sebagai berikut 1) pembelajaran aktif secara umum sudah diterapkan oleh guru di setiap kegiatan pembelajarannya, 2) kreativitas ilmiah siswa sudah muncul jika dilihat dari setiap dimensinya, 3) pembelajaran aktif yang diterapkan guru efektif dalam memunculkan kreativitas ilmiah siswa di setiap kegiatan pembelajarannya.Kata Kunci : Pembelajaran aktif, kreativitas, kreativitas ilmiah This research aimed at 1) describing the active learning applied by the physics teacher, 2) describing the students’ scientific creativities, and 3) describing the effectiveness of active learning for physics teachers if analyzed qualitatively based on the students’ scientific creativities. The method used in this research was qualitative method. The main instrument was the researcher itself. Sample of data sources consisted of headmaster, two physics teachers, and 223 students. Data collection used observation, interviews, documentation, and tests. Data analysis was done during and after data collection by doing reduction, display, and data verification. Plan for testing the validity of data was emphasized on the credibility test. The results of this research are as follows: 1) active learning, in general, has been applied by the teachers in learning activities, 2) the students’ scientific creativity already appear if viewed from every dimension, 3) the active learning applied by the teachers is effective in bringing about the scientific creativity in every learning activities. keyword : active learning, creativity, scientific creativity
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KONSEP DIRI, MOTIVASI BELAJAR, DAN PRESTASI BELAJAR ., Luh Ari Dwi Jayanti; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran guru IPA, konsep diri, motivasi belajar, prestasi belajar IPA siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja, dan relevansi strategi pembelajaran guru IPA ditinjau dari ketiga variabel siswa tersebut.Jenis penelitian adalah penelitian deskripsi kualitatif.Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, pedoman observasi, wawancara, dan kuesioner. Sumber data penelitian terdiri dari 2 orang guru IPA dan 6 siswa di setiap kelas yang diajar masing-masing guru. Teknik pengambilan data meliputi kajian dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru A menerapakan strategi pembelajaran berbasis masalah dan guru B menerapkan strategi ekspositori. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B1 berkualifikasi tinggi serta prestasi belajar tergolong baik. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B2 berkategori sedang prestasi belajar tergolong cukup. Strategi pembelajaran guru IPA berelevansi dengan konsep diri, motivasi belajar, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, konsep diri, motivasi belajar, prestasi This study aimed at describing science teachers’ learning strategy, self-concept, learning motivation, class VIII students’ science learning achievement of SMPN 4 Singaraja, and the relevance of teachers’ science learning strategy viewed from three student variabels. The type of this research was a qualitative description research. The research instruments were the researcher itself, guidelines for observation, interview, and questionnaires. Sources of data in this study consisted of two science teachers and six students in one class which was taught by each teacher.Techniques in data collection included the study of documentation, observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed descriptive qualitatively.The result shows that the teacher A applied the problem-based learning strategy and teachers B implemented the expository strategy. Class VIII B1 students’ self concept and learning are at high qualification and the students’ learning achievement are in in good category. Class VIII B2 students’ self concept and learning motivation are in the middle category, while their learning achievements are in fair category. The strategy of science teacher has relevances with the students’ self-concept, learning motivation, and learning achievement.keyword : strategy, self concept, learning motivation, learning achievement
ANALISIS KONSEPSI SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR DI SMA NEGERI 1 TABANAN ., Ni Made Suci Bhakti Karya Utami; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8362

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) profil miskonsepsi siswa SMA, (2) penyebab timbulnya miskonsepsi, dan (3) mendeskripsikan retensi miskonsepsi siswa SMA pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Subjek penelitian adalah 65 siswa kelas X MIPA-9 & 11, serta seorang guru fisika di SMA Negeri 1 Tabanan. Pengumpulan data menggunakan tes miskonsepsi, pedoman wawancara dan check list. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) persentase rata-rata hasil tes miskonsepsi siswa mengalami peningkatan konsepsi ilmiah, kategori sound understanding mengalami perubahan dari 2,7% menjadi 17,5%, kategori partial understanding mengalami perubahan dari 19,5% menjadi 19,3%, kategori specific misconception mengalami perubahan dari 21,8 menjadi 19,1%, kategori no understanding mengalami perubahan dari 23,3% menjadi 17,7%, dan kategori no response mengalami perubahan dari 32,8% menjadi 26,4%. (2) penyebab miskonsepsi siswa didominasi dari siswa dan pengalam pribadi siswa, buku teks, dan metode mengajar guru. (3) retensi menunjukkan miskonsepsi siswa masih bersifat resisten. Kata Kunci : konsep, konsepsi, miskonsepsi, suhu dan kalor, retensi The research aimed at describing: (1) the students’ misconceptions profile, (2) the causes of misconceptions, and (3) misconceptions retentions of the senior high school students on temperature and heat material. This research used descriptive analytic method. The subjects were 65 students at class X MIPA-9 & 11, and a physics teacher. Data were collected by using a misconceptions test, an interview, and check list. The results are as follow: (1) the average percentage of students’ misconception test results increases to be scientific conception, sound understanding category changes from 2.7% to 17.5%, partial understanding category changes from 19.5% to 19.3%, specific misconception category changes from 21.8 to 19.1%, no understanding category changes from 23.3% to 17.7%, and no response categor changes from 32.8% to 26.4%; (2) the causes of misconception are dominated from the students theirselves, personals experiences, textbooks, and teaching methods; (3) The retention of the studens’ misconceptions is still resistent.keyword : concept, conception, misconceptions, temperature and heat, retention
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Fisika Berbasis Gaya Belajar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA ., Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rancang bangun draf produk pengembangan, (2) tanggapan ahli isi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran, (3) tanggapan guru mata pelajaran, (4) tanggapan siswa dalam uji lapangan terhadap draf produk multimedia pembelajaran fisika berbasis gaya belajar, dan (5) perbedaan skor-skor postest dibandingkan dengan pretest setelah produk diterapkan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil tanggapan ahli isi mata pelajaran terhadap produk pengembangan mencapai tingkat persentase 88,9%, ahli media isi pembelajaran 100%, ahli media komputer 90,8%, ahli desain pembelajaran 95,00%. tanggapan guru mata pelajaran 98,00%, tanggapan siswa dalam uji coba lapangan 90,2%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretes dan postes sehingga H0 ditolak. Nilai rata-rata pretes dan rata-rata postes adalah sebesar 44,4 dan 88,7.Kata Kunci : Kata kunci: gaya belajar, multimedia pembelajaran, pengembangan, prestasi belajar. This study aimed at describing (1) the design of development product draft, (2) the responses of content experts, media experts, and learning design experts, (3) the subject teachers’ responses, (4) students’ responses toward the learning styles based multimedia learning physics product draft in the field test, and (5) the differences of scores of post-test compared with the pre-test after the product is applied in teaching. The method used in this research is development research which referred to the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The result of the content expert response towards the development product reaches the percentage level 88.9%, 100% for media learning content learning media expert, 90.8% for computer media expert, 95% for learning design expert, 98.00% for subject teacher response, and 90.2% for students’ responses in the field trial test. The results of t-test shows that there are significant differences between the pre-test and post-test, so H0 is rejected. The average value of pre-test and post-test are 44.4 and 88.7.keyword : academic achievement, development, learning style, multimedia learning.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., I Ngh Edi Budiarta; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7984

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya upaya pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran fisika, 2) mendeskripsikan kualitas kemampuan bepikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika, dan 3) mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam upaya pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah satu orang guru fisika dan empat orang siswa kelas XI. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa: 1) guru model menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran fisika, 2) siswa memiliki kemampuan untuk melakukan kedua belas aspek berpikir kritis akan tetapi dengan kualitas yang berbeda-beda dalam setiap aspek, dan 3) strategi yang digunakan guru model dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dilakukan dengan merumuskan tujuan pembelajaran yang berorientasi pada aktivitas pemecahan masalah, penggunaan bahan pembelajaran yang menggunakan permasalahan kontekstual, kegiatan pembelajaran dalam diskusi kelompok dan tugas proyek, serta menggunakan metode pembelajaran yang berbasis pada aktivitas pemecahan masalahKata Kunci : strategi pembelajaran, kemampuan berpikir kritis This research was based on the fact that the effort in fostering critical thinking skills in physics was not optimal. This research aimed at: 1) describing the learning strategy implemented by physics teacher, 2) describing the quality of critical thinking skill of students, and 3) describing the learning strategy implemented by the teacher in order to foster the critical thinking skills of students in physics. The method used in this research was a qualitative method with a case study type. The research subjects were a physics teacher and four students in XI grade in natural science program. Research subject for teacher was determined by purposive sampling technique, while the subject for students were determined with snowball sampling techniques. The research subjects were a physics teacher and four students in XI grade in natural science program. The results reveal that: (1) the teacher tends to implement the problem based learning strategy (2) the students tend to have critical thinking skills on which its quality are various in each aspects, (3) the efforts in fostering critical thinking ability of the students are done by formulating the learning objectives that enclose the problem solving, using learning materials that enclose the contextual issues, learning activity in group discussion and project tasks, and using problem based learning methodkeyword : critical thinking and learning strategy, physics

Page 2 of 4 | Total Record : 33