cover
Contact Name
Mokhamad Fakhrul Ulum
Contact Email
ulum@apps.ipb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arshivetlett@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
ARSHI Veterinary Letters
ISSN : -     EISSN : 25812416     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
ARSHI Veterinary Letters (ARSHI Vet Lett) (e-ISSN 2581-2416) is an open access, peer-reviewed, online journal that publishes original manuscript should be produced from latest scientific results which not last than 5 years in all areas of veterinary sciences. Manuscripts is written in Indonesian or English ARSHI Vet Lett includes a rapidly and briefly updated scientific study with not only limited to reports of case study but also covering all aspects of practical clinical science in veterinary medical services. ARSHI Vet Lett is published by the Faculty of Veterinary Medicine of the Bogor Agricultural University (FKH IPB) in collaboration with the Indonesian Veterinary Hospital Association (ARSHI). This journal is published since 2017 (first in mid of the year, volume 1, published in 2 issue i.e. August and November), and next volume will publish 4 (four) times in 1 (one) year, i.e. in February, May, August, and November.
Arjuna Subject : -
Articles 339 Documents
Pengaruh faktor lokasi peternakan dan motivasi kelompok terhadap keberhasilan pendampingan pada kelompok tani ternak kerbau di kabupaten cirebon Deru R Indika; Rini Widyastuti
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.482 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.1-2

Abstract

Keberadaan Kelompok Tani Ternak Kerbau (KTTK) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Upaya pengembangan ternak terintegrasi dapat dilakukan melalui peningkatan keterampilan dan pegetahuan melalui kegiatan program pendampingan, pelatihan dan penyuluhan dari dinas terkait.  Penelitian ini melakukan observasi lapangan pada tiga KTTK di Kabupaten Cirebon untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan pendampingan yang telah dilakukan. Hasil observasi menunjukkan bahwa KTTK yang telah beralih dari peternakan tradisional ke peternakan industri adalah KTTK yang mempunyai mampu memanfaatkan pendampingan dan didukung kondisi kawasan yang cocok untuk penerapan konsep sistem integrasi tanaman ternak (Crops Livestock System).
Kasus urolitiasis pada kucing persia betina Arief Purwo Mihardi; Putra R Hidayat; Aisyah Nurlatifah; Ni Putu Wirananda Ayuning Permata; Tri Ayu Kristianty
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.616 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.13-14

Abstract

Urolithiasis merupakan gangguan pada hewan jantan maupun betina berupa adanya kristal atau batuan pada traktus urinarius seperti vesika urinaria. Tulisan ini melaporkan kasus urolitiasis pada seekor kucing ras persia bernama Suki berjenis kelamin betina dibawa pemiliknya datang ke klinik dengan keluhan sulit urinasi dan ada respon sakit saat urinasi.  Kucing tersebut sebelumnya pernah datang ke klinik dengan gejala stranguria dan hematuria. Vesika urinaria kucing tidak tegang namun ditemukan hematuria saat dilakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan penunjang dilakukan dengan radiografi dan ditemukan masa radioopaque di dalam vesika urinaria.  Kucing didiagnosa urolitiasis dan diterapi dengan cystotomi untuk mengambil masa di dalam vesika urinaria. Pengobatan pasca-cystotomi diberikan obat antiinflamasi, antinyeri dan antibiotik.  Kucing  tersebut menunjukkan persembuhan yang lebih baik pasca-cystotomi.
Gambaran histologis folikel ovarium sapi aceh pascavitrifikasi menggunakan etilen glikol Arman Sayuti; Jamilatun Hidayah; Muslim Akmal; Budianto Panjaitan
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.688 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.3-4

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran histologis folikel ovarium sapi aceh pasca vitrifikasi menggunakan etilen glikol (EG) dengan berbagai konsentrasi berbeda yaitu 10%, 20% dan 30%. Phosphate buffered saline (PBS), 0.25 M sukrosa, 0.5 M sukrosa dan krioprotektan EG digunakan sebagai larutan vitrifikasi. Ovarium dipaparkan dengan larutan mengandung krioprotektan EG konsentrasi 10%, 20%, dan 30% selama 5 menit masing-masing pada suhu kamar, dikemas dalam straw, lalu divitrifikasi dalam nitrogen cair (-196 ⸰C), dan thawing dalam air pada 37 ⸰C. Kondisi normal dan keutuhan folikel pascavitrifikasi diamati secara histologi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ovarium setelah vitrifikasi dengan EG 10% dan 20% memperlihatkan presentase keutuhan folikel 32.83% dan 45.04%, sedangkan EG 30% memperlihatkan presentase tertinggi yaitu 54.96%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa EG 30% lebih baik dalam mempertahankan keutuhan folikel ovarium sapi aceh dibandingkan dengan EG 10%  dan 20%.
Pengetahuan pemilik anjing di kota malang terhadap penyakit zoonosis Aldila Noviatri; Dian Vidiastuti; Ahmad Fauzi; Muhammad Arfan Lesmana
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.411 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.5-6

Abstract

Anjing merupakan salah satu hewan kesayangan yang dapat menularkan penyakit zoonosis kepada manusia. Pengetahuan pemilik anjing peliharaan akan pencegahan penularan penyakit zoonosis diperlukan agar dapat menurunkan tingkat kejadian penularan penyakit zoonosis dari anjing ke manusia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kesadaran pemilik anjing tentang penyakit zoonosis dan pencegahan penularan penyakit zoonosis dari anjing manusia di Kota Malang. Sebagian besar pemilik anjing di Kota Malang telah mengetahui jenis penyakit zoonosis yang ditularkan oleh anjing ke manusia, dan sebagian besar telah menerapkan cara pencegahan penularan penyakit tersebut. Sebagian besar pemilik hewan telah menerapkan vaksinasi sebagai tindakan pencegahan kejadian penyakit pada anjing.
Testes and body weight alteration related cardamom extract administration in mice Tyagita Hartady; Arvia Nisrina Praditha; Nabila Ayu Faza; Rini Widyastuti
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.184 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.7-8

Abstract

Cardamom is known as a plant with millions of benefits and it is known to contain aphrodisiac substances. The role of cardamom as an aphrodisiac need to be studied more deeply from the scientific point of view. The experimental object is a 3-month-old male white mice (Mus musculus albinus) with an average weight of about 30-35 grams. After being acclimatized for approximately 2 weeks, 35 mice were divided into 3 groups based on the dose of cardamom extract. At the end of the experiment, the mice will be sacrificed and then the testes were weighed and cauda epididymis were isolated to collect the sperm. Our findings suggested that the dose of administration has important role in affecting the weight of testes and bodies of mice. However, further studies on sperm profiles and optimal administration doses of cardamom extract are highly recommended.
Penggunaan ekstrak semanggi air (Marsilea crenata) sebagai sumber fitoestrogen terhadap gambaran darah tikus (Rattus norvegicus) Nurina Titisari; Ahmad Fauzi; Pratiwi Trisunuwati
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.415 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.11-12

Abstract

Tanaman semanggi air mengandung fitoestrogen yang mungkin dapat berpengaruh terhadap profil darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran darah pada tikus betina setelah pemberian semanggi air. Tikus betina (Rattus norwegicus) sebanyak 30 ekor dalam penelitian ini dibagi menjadi 6 kelompok yaitu: I (K-) kontrol negatif, II (K+) kontrol positif, III (P1) diberi ekstrak semanggi air 6.25%, IV (P2) diberi ekstrak semanggi air 12.5%, V (P3) diberi ekstrak semanggi air 25% dan VI (P4) diberi ekstrak semanggi air 50%. Ekstrak etanol semanggi air diberikan peroral selama 21 hari pascapenyerentakkan berahi menggunakan prostaglandin 2 alfa dua hari sebelumnya. Profil darah lengkap diperiksa sesudah perlakuanpada parameter White Blood Cell (WBC), Red Blood Cell (RBC), Hemoglobin (Hb) dan Packed Cell Volume (PCV). Hasil analisa menunjukkan bahwa WBC, RBC, Hb dan PCV pada darah tikus menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan diantara kelompok perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian ekstrak semanggi tidak mempengaruhi profil hematologi tikus.
Gambaran pengetahuan siswa SMAN 8 Malang tentang foodborne disease Ajeng Erika Prihastuti Haskito; Citra Sari; Fidi Nur Aini Eka Puji Dameanti
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.035 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.15-16

Abstract

Foodborne disease adalah penyakit yang terjadi akibat mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh agen mikroorganisme atau zat toksin. Kejadian foodborne disease, seperti sakit perut dengan gejala klinis diare dan thypoid pada siswa di sekolah masih cukup tinggi hingga saat ini. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan tentang foodborne disease serta kurangnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian gambaran pengetahuan tentang foodborne disease ini bersifat deskriptif, dengan design penelitian menggunakan cross sectional study dengan populasi adalah siswa SMAN 8 Malang. Sampel dipilih secara purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi, sehingga diperoleh sampel 35 siswa kelas X-a SMAN 8 Malang. Hasil penelitian diperoleh informasi sebesar 34.29% pernah  mengalami sakit akibat jajanan di sekolah. Hasil analisa menunjukkan hanya 28.57% siswa mengetahui tentang foodborne disease, 22.86% mengetahui ciri-ciri jajanan terkontaminasi bakteri, dan 14.29% mengetahui penyakit foodborne disease akibat bakteri. Persentase siswa belum terbiasa menerapkan perilaku cuci tangan sebelum makan sebesar 80%. Gambaran pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah siswa SMAN 8 Malang tentang foodborne disease masih sangat kurang.
Terima kasih kepada mitra bebestari pada tahun 2018 Editor ARSHI Veterinary Letters
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.702 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.1.i

Abstract

Proses telaah naskah dalam suatu jurnal ilmiah merupakan hal yang sangat penting untuk penjaminan mutu kualitas yang terbaik atas naskah yang dipublikasikan. Naskah yang telah berhasil dipublikasikan pada tahun 2018 berjumlah 40 dengan jenis tulisan studi kasus 26 naskah, 13 naskah hasil penelitian, dan 1 naskah tentang catatan teknis. Editor mengucapkan banyak terima kasih kepada para mitra bebestari atas kerjasama, curahan waktu, dan dedikasinya yang diberikan untuk eksistensi jurnal ini pada tahun 2018 lalu, yaitu:Erwin, .;Lestari, Citra Ayu;Noviana, Deni;Sudisma, I Gusti Ngurah;Ulum, Mokhamad Fakhrul;Winarso, Aji.
Squamous cell carcinoma pada anjing rescue Diah Pawitri
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 2 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.3.2.25-26

Abstract

Anjing rescue adalah anjing yang diadopsi atau mendapatkan rumah baru dari pemilik sebelumnya yang tidak  mengurus, tidak memberi perhatian, melakukan kekerasan fisik dan atau membiarkan anjingnya berkeliaran di jalan. Squamous cell carcinoma merupakan tumor kulit yang banyak ditemukan pada hewan kecil khususnya terlalu banyak terpapar sinar matahari. Seekor anjing Pitttbull di rescue dan di bawa berobat ke klinik karena adanya massa cauliflower pada skapula kiri. Hasil pemeriksaan fisik dan berbagai pertimbangan pemilik, dilakukan operasi tanpa pemeriksaan penunjang laboratorium darah dan radiografi. Pengangkatan jaringan tumor dilakukan melalui tindakan bedah dimana daerah sayatan dibuat margin 2-3 cm pada jaringan sehat di sekitar tumor, penutupan area bedah dengan teknik teknik skin flapping. Pemeriksaan histopatologi jaringan tumor untuk penegakan diagnosa dan hasilnya diidentifikasi sebagai jenis cutaneous lokal ekstensif epidermal nekrosis dengan hiperkeratosis, parakeratotik dan othokeratotik dengan intradermal multifokus carcinoma (Squamous cell carcinoma non keratin) dan stromal fibroplasia.
Limfoma pada anjing Golden Retriever Ayu Syilvita Amanda
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 2 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.985 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.2.21-22

Abstract

Limfoma adalah kanker pada sistem limfatik. kasus limfoma belum diketahui penyebabnya, namun terdapat beberapa faktor resiko yang dapat memicu terjadinya limfoma. Limfoma sering terjadi pada anjing berusia diatas 1 tahun atau berkisar pada usia 10 tahun. Tulisan ini melaporkan kasus limfoma pada anjing Golden Retriever betina berusia 8 tahun. Diagnosa dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan kimia darah, sedangkan pemeriksaan penunjang berupa sitologi dan histopatologi tidak dilakukan dalam kasus ini. Terapi yang digunakan yaitu bedah pengangkatan kanker, lalu pemberian antibiotik dan antiinflamasi untuk pascabedah. Luka bekas jahitan menutup selama kurang lebih 6 minggu. Pemberian antibiotik topikal dan salep ekstrak placenta sangat membantu mempercepat pertumbuhan jaringan kulit.

Page 7 of 34 | Total Record : 339


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2025): ARSHI Veterinary Letters - November 2025 Vol. 9 No. 3 (2025): ARSHI Veterinary Letters - August 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): ARSHI Veterinary Letters - May 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): ARSHI Veterinary Letters - February 2025 Vol. 8 No. 4 (2024): ARSHI Veterinary Letters - November 2024 Vol. 8 No. 3 (2024): ARSHI Veterinary Letters - August 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): ARSHI Veterinary Letters - May 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024 Vol. 7 No. 4 (2023): ARSHI Veterinary Letters - November 2023 Vol. 7 No. 3 (2023): ARSHI Veterinary Letters - August 2023 Vol. 7 No. 2 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2023 Vol. 6 No. 4 (2022): ARSHI Veterinary Letters - November 2022 Vol. 6 No. 3 (2022): ARSHI Veterinary Letters - Agustus 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2022 Vol. 5 No. 4 (2021): ARSHI Veterinary Letters - November 2021 Vol. 5 No. 3 (2021): ARSHI Veterinary Letters - Agustus 2021 Vol. 5 No. 2 (2021): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2021 Vol. 4 No. 4 (2020): ARSHI Veterinary Letters - November 2020 Vol. 4 No. 3 (2020): ARSHI Veterinary Letters - Agustus 2020 Vol. 4 No. 2 (2020): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2020 Vol. 3 No. 4 (2019): ARSHI Veterinary Letters - November 2019 Vol. 3 No. 3 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Agustus 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2019 Vol. 3 No. 1 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2019 Vol. 2 No. 4 (2018): ARSHI Veterinary Letters - November 2018 Vol. 2 No. 3 (2018): ARSHI Veterinary Letters - Agustus 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2018 Vol. 2 No. 1 (2018): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2018 Vol. 1 No. 2 (2017): ARSHI Veterinary Letters - November 2017 Vol. 1 No. 1 (2017): ARSHI Veterinary Letters - Agustus 2017 More Issue