cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
ISSN : 26139677     EISSN : 25992600     DOI : https://doi.org/10.23887
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2017)" : 18 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOVICK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 SINGARAJA Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.10527

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) yang menggunakan rancangan post-test only control group. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Novick lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Adapun populasi dari penelitan ini adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Total populasi adalah 423 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Setelah diperoleh 4 kelas sebagai sampel penelitian, kemudian dilakukan proses matching dengan menggunakan nilai ulangan tengah semester matematika siswa pada semester genap kemudian diperoleh kelompok yang setara. Data pemahaman konsep matematika dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t satu ekor pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t tersebut, diperoleh thitung = 2,579, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk = 80 adalah 1,664. Ini berarti thitung > ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Novick lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : model pembelajaran Novick, pembelajaran konvensional, pemahaman konsep matematika This is a quasi experimental research which used post test only control group design. This research is aimed to know whether the understanding of mathematical concept of the students who learned with Novick learning model higher than the students who learned with conventional learning. The population of this research were all students of 8th grade in SMP Negeri 6 Singaraja on the academic year 2015/2016. The total of population were 423 people. The sample was choosed by random sampling technique. After obtained four classes as the samples, then matching process was performed with using the score of mathematical middle test of student on even semester, then it was obtained groups which are equivalent in term of score. The data of mathematical concept understanding were collected by mathematical concept understanding test. The data of mathematical concept understanding were analyzed by using t-test one tail on significance standard 5%. Based on the t-test calculation, the research result showed that tcount value was 2,579 and ttable was 1,664 on significance standard 5% and dk = 80. This means that tcount > ttable, so that H0 is rejected and Ha is accepted. So, it can be concluded that understanding of mathematical concept of the students who learned with Novick learning model is higher than the students who learned with conventional learning.keyword : Novick learning model, conventional learning, understanding of mathematical concept.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis GeoGebra untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016 I Made Adi Wira Nata Putra .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .; Dr. I Putu Wisna Ariawan, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra dan (2) mengetahui tanggapan siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar pada semester genap tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 35 orang.Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi.Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pemahaman konsep matematika berbentuk soal uraian dan data tanggapan siswa dikumpulkan melalui angket tanggapan siswa.Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa dari 50,0 pada refleksi awal terus meningkat dari siklus ke siklus menjadi 73,31 pada siklus III. (2) Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra dalam pembelajaran matematika tergolong positif yaitu sebesar 59,51. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar.Kata Kunci : group investigation, GeoGebra, pemahaman konsep matematika This study aims to: (1) enhance the concept understanding of math students of class VIII A SMP Negeri 1 Gianyar through the application of cooperative learning model type group investigation aided by GeoGebra based instructional media, and (2) determine the responses of students of class VIII A SMP Negeri 1 Gianyar on the application of cooperative learning model type group investigation aided by GeoGebra based instructional media , This research is a classroom action research with the research subjects are students of class VIII A SMP Negeri 1 Gianyar in the second semester of the 2015/2016 academic year, as many as 35 people. This research was conducted in three cycles, each cycle consisting of planning, action, observation and evaluation, and reflection. Data of mathematics concept understanding was collected using a mathematical concept understanding test and the description about the student response data collected through questionnaires. The collected data was then analyzed descriptively. The results showed that (1) average score of student mathematics concept understanding of 50,0 at the early reflection increas from cycle to cycle up to 73,31 the third cycle. (2) The response of the students to the application of Cooperative learning model type group investigationaided by GeoGebra based instructional media in mathematics relatively positive amounting 59,51. Based on these results it can be concluded that the application of Cooperative learning model type group investigationaided by GeoGebra based instructional media can enhance the math concept understanding of class VIII student of SMP Negeri 1 Gianyar.keyword : group investigation, GeoGebra, concept understanding of mathematics
STUDI KUANTITATIF DAN KUALITATIF TENTANG PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER BERBANTUAN TES ONLINE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 GIANYAR TAHUN AJARAN 2015/2016 I Dewa Putu Putra Wira Dharma .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, M. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13084

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (Mixed Methods) dengan strategi embedded concurrent yang bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran MURDER berbantuan latihan tes online lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional serta untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran MURDER berbantuan tes online dapat mempengaruhi prestasi belajar matematika. Penelitian kuantitatif menggunakan eksperimen semu dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Design sedangkan penelitian kualitatif menggunakan rancangan penelitian deskriptif untuk mengetahui fenomena belajar matematika siswa serta kontribusi dari model pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gianyar tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data kuantitatif berupa prestasi belajar matematika dikumpulkan melalui tes objektif yang telah valid dan reliabel. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara. Data hasil penelitian kuantitatif dianalisis dengan menggunakan uji-t. Data hasil penelitian kualitatif disajikan dalam bentuk uraian singkat, persentase, diagram, serta bukti fisik berupa dokumentasi tentang fenomena belajar matematika yang ditemukan selama penelitian berlangsung. Pada hasil analisis data penelitian kuantitatif, diperoleh thit = 2,346 sementara ttabel = 1,994. Karena thit > ttabel, dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran MURDER berbantuan latihan tes online lebih baik dari prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut didukung dengan hasil analisis data penelitian kualitatif yaitu siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran MURDER berbantuan tes online menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, mampu memahami permasalahan yang diberikan, terlatih mengkomunikasikan pemahamannya tentang suatu konsep, memiliki kesempatan untuk memecahkan berbagai permasalahan matematika, lebih mudah dalam mengingat konsep dari materi pembelajaran, semua anggota pasangan dyad pada kelompok turut aktif dalam kegiatan diskusi kelompok, mampu menerapakan pemahaman matematika dengan memecahkan permasalahan pada latihan tes online, serta pembahasan latihan tes online memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar mandiri.Kata Kunci : model pembelajaran MURDER berbantuan tes online, prestasi belajar matematika This study is a mixed methods research with embedded concurrent strategy aims to determine whether the mathematics learning achievement of students who studied with MURDER learning model aided by online test exercises is better than the mathematics learning achievement of students who studied with conventional learning and to determine how the MURDER learning model aided by online test exercises can affect mathematics learning achievement. The population of this study is all the eighth grade students of SMP Negeri 1 Gianyar in the academic year 2015/2016. The quantitative study is a quasi-experiment using post test only control group research design. The qualitative study using descriptive analysis to determine the phenomena of mathematics learning and the contribution of learning model towards mathematics learning achievement. Samples selected by cluster random sampling technique. The quantitative data is mathematics learning achievement gathered by objective test that have been valid and reliable. The qualitative data obtained by observation, questionnair, and interviews. The mathematics learning achievement data was analyzed using t-test. The qualitative data presented in the form of a brief description, percentages, diagrams, and documentation of the mathematics learning phenomena that found during the study. From the data analysis of quantitative study obtained thit = 2.346 while t table = 1.994. Because thit > ttable, it can be concluded that the mathematics learning achievement of students who learned with MURDER learning model aided by online test exercises is better than the mathematics learning achievement of students who learned with conventional learning model. This is supported by the data results of qualitative research, that the students who learned with MURDER learning model aided by online test exercises become more enthusiastic to participating in learning activities, students able to understand the problems given, trained to communicate their understanding about the concept, students has the opportunity to solve various mathematical problems, easier in considering the concept of learning material, all members of the couple dyad groups participate actively in group discussions, able to apply an understanding of mathematics to solve the problems in the online test exercises, and the review of online test exercises provide opportunities for the students to learn independently.keyword : MURDER learning model aided by online test exercises, mathematics learning achievement
PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF-EFFICACY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Tyagita Viviana .; Dr. Gede Suweken, M.Sc. .; Dr. I Made Sugiarta, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13085

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy matematika secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) kemampuan pemecahan masalah siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (3) self-efficacy siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post test only control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan dengan menggunakan test kemampuan pemecahan masalah bentuk uraian dan data self-efficacy siswa dikumpulkan dengan menggunakan nontest berupa angket self-efficacy matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik Hotelling’s Trace pada MANOVA dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F=5.684 dan Sig.=0,005; p
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BANGUN RUANG SISI DATAR SISWA KELAS VIII B5 SMP NEGERI 4 SINGARAJA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT Ni Putu Novia Krisna Dewi .; Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si .; Dr. I Wayan Puja Astawa, S.Pd., M.Stat.S .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep bangun ruang sisi datar dan tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran setelah diterapkannya model pembelajaran Missouri Mathematics Project. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII B5 SMP Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 39 siswa. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, angket dan tes. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep bangun ruang sisi datar. Terjadinya peningkatan pemahaman konsep bangun ruang sisi datar disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut : (1) Pembelajaran yang diterapkan menekankan pada pengembangan konsep, (2) Pembelajaran yang diterapkan menekankan pada prinsip belajar kooperatif dengan bimbingan guru, dan (3) Pembelajaran menekankan pada prinsip kemandirian dan tanggung jawab dalam menerapkan konsep. Rata-rata skor pemahaman konsep bangun ruang sisi datar pada siklus I sebesar 61,93, meningkat menjadi 67,49 pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 72,22 pada siklus III. Pada siklus III, rata-rata skor pemahaman konsep bangun ruang sisi datar berada dalam kategori tuntas, sehingga indikator keberhasilan penelitian sudah tercapai. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran Missouri Mathematics Project berada pada kategori positif dengan rata-rata skor sebesar 56,82. Kata Kunci : model Missouri Mathematics Project, pemahaman konsep, bangun ruang sisi datar This research was aimed to describe the improvement conceptual understanding of rectangular solid figure and students' responsed to the implementation of learning after applying the learning model of the Missouri Mathematics Project. The type of research conducted is Classroom Action Research which is implemented in three cycles. The subject of this research is the students of class VIII B5 SMP Negeri 4 Singaraja academic year 2016/2017 which amounted to 39 students. Data were collected by using observation method, questionnaire and test. The data that has been collected is then analyzed descriptively. The results showed that there is an increase of conceptual understanding of rectangular solid figure. The increase of conceptual understanding of rectangular solid figure is caused by the following : (1) The applied learning emphasizes the development of concepts, (2) The applied learning emphasizes cooperative learning principles with teacher guidance, and (3) The lesson emphasizes the principle of independence and responsibility for implementing concepts.The average score of conceptual understanding of rectangular solid figure in the first cycle of 61.93, increased to 67.49 in cycle II and increased again to 72.22 in cycle III. In cycle III, the average score of conceptual understanding of rectangular solid figure is in the category of completion, so that the success indicator of the research has been achieved. Student responses to the implementation of the learning model of the Missouri Mathematics Project are in the positive category with an average score of 56.82.keyword : Missouri Mathematics Project model, conceptual understanding, rectangular solid figure
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS QUIPPER SCHOOL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X DI SMA LABORATORIUM UNDIKSHA I Gusti Ngurah Yatra Pratistha .; Dr. Gede Suweken, M.Sc. .; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si., M.S .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan media pembelajaran e-learning berbasis quipper school lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan media pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas X.1 sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas X.2 sebagai kelompok kontrol. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh melalui tes uraian. Kemudian data dianalisis menggunakan uji-t. Dari hasil analisis data diperoleh nilai t-skor lebih besar dari nilai t-nilai . Maka dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan media pembelajaran e-learning berbasis quipper school lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan media pembelajaran konvensional. Dengan kata lain, media pembelajaran e-learning berbasis quipper school berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas X SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja.Kata Kunci : media pembelajaran, e-learning, quipper school, pemahaman konsep matematika. This study aim to know whether student understanding of the mathematics concept that they learned by using e-learning media based on quipper school is better than student understanding of the mathematics concept that they learned by using conventional learning media. This study uses post test only control group design. The population in this study is tenth grade students of SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja in the academic year 2015/2016. Sampling was determined by random sampling technique. Samples of this study are tenth grade students 1 as an experimental group and tenth grade students 2 as the control group. The data of student understanding of the mathematics concept were gained through test. Then it will be analyzed using t-test. The result showed that the value of t-score greather then the value of t-table . Then it can be concluded that student understanding of the mathematics concept that they learned by using e-learning media based on quipper school is better than student understanding of the mathematics concept that they learned by using conventional learning media. In other words, student understanding of the mathematics concept that they learned by using e-learning media based on quipper school gives positive effect on student understanding of the mathematics concept of tenth grade students of SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja.keyword : Instructonal media, e-learning, quipper school, mathematic concept understanding.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN AKTIVITAS PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS X-1 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA Ni Luh Sinta Suryanti .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, M. .; Prof. Dr. I Made Ardana, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan dan aktivitas pemecahan masalah matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran ARIAS berbantuan video pembelajaran serta (2) tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran ARIAS berbantuan video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X-1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja semester genap tahun ajaran 2016/2017, yaitu sebanyak 26 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dengan cara memberikan tes berupa soal uraian, sedangkan data aktivitas pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi yang dilengkapi dengan temuan-temuan selama pembelajaran berlangsung, dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket semi open ended dan komentar siswa. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif yang dipaparkan dalam bentuk uraian singkat, persentase, diagram, dan bukti fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada siklus III telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu sebesar 77,85 yang artinya berada dalam kategori tuntas. Sedangkan rata-rata skor aktivitas pemecahan masalah matematika siswa pada siklus III adalah 7,78 yang artinya berada dalam kategori aktif. Rata-rata skor tanggapan siswa berada dalam kategori positif sebesar 63,19.Terdapat pula temuan-temuan mengenai siswa sudah mampu untuk: (1) memahami masalah yang diberikan, (2) merencanakan strategi penyelesaian, (3) menyelesaikan permasalahan, dan (4) memeriksa kembali solusi yang diperolehnya.Kata Kunci : ARIAS, video, pemecahan masalah This research was aimed to know: (1) The improvement of students' mathematical problem solving ability and activity through the implementation of ARIAS learning model assisted by learning's video, (2) the students’ response towards the implementation of ARIAS learning model assisted by learning's video. This research was classroom action research which was conducted in three cycles. The subjects of this research were all students of X-1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in the second semester of the Academic Year 2016/2017, which consists of 26 students. The data of students' mathematical problem solving ability were collected by using mathematical problem solving tests, while the data of students' mathematical problem solving activity were collected by using observation sheet which was completed with the findings during the learning process, and the data of students’ responses were collected by using semi open ended questionnaire and student comments. Furthermore, the data were analyzed descriptively described in the form of brief descriptions, percentages, diagrams, and physical proof. The results showed that the average score of students' mathematical problem solving ability in cycle III has met the success indicator that is equal to 77.85 which means to be in complete category. While the average score of students' mathematical problem solving activity in cycle III is 7.78 which means to be in active category. The average score of students’ responses is in the positive category. There are also findings about students already able to: (1) understand the problem, (2) planning to solve the problem, (3) solve the problem, and (4) ) Look back on the results obtainedkeyword : ARIAS, video, problem solving
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 PEKUTATAN Ni Putu Diah Pita Loka .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .; Dr. I Made Sugiarta, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan sebanyak 140 siswa dan tersebar kedalam 5 kelas yang memiliki kemampuan akademik yang setara. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik cluster random sampling dan sebanyak 2 kelas terpilih sebagai sampel yang terdiri atas 28 siswa. Satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian “Posttest Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang telah valid dan reliabel serta diuji dengan Uji-t untuk Sampel Independen. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa thitung = 3,83 > ttabel = 1,67 sehingga H0 ditolak, artinya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Scramble berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas VII SMPN 2 Pekutatan.Kata Kunci : model pembelajaran scramble, kemampuan pemecahan masalah matematika This study was aimed to determine whether there was the mathematical problem solving ability of VII grade students in SMPN 2 Singaraja that was learned with Scramble model more than students that was learned with conventional learning model. The population of this study was all VII grade students in SMPN 2 Pekutatan which was amount to 140 students students and spread into 5 classes that have equal academic ability. The sample of this study was obtained by random sampling technique and as many as 2 classes were selected as a sample consisting of 28 students. One class as experiment class and one class as control class. This study was a quasi-experimental research that used "Posttest Only Control Group Design" as the research design. Students’ mathematics problem solving ability data were obtained through valid and reliable test essay which was tested with Independent-Samples T Test . Based on the analysis result, it is seen that tcount = 3.83 > tcritical values = 1.67 so that the H0 is rejected, meaning, there is mathematical problem solving ability of VII grade students in SMPN 2 Pekutatan that was learned with scramble model more than students that was learned with conventional learning model. So it can be concluded that the model of learning Scramble positively affect the ability of problem solving mathematics students Class VII SMPN 2 Pekutatan. keyword : scramble model, mathematical problem solving ability
IMPLEMENTASI METODE MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIIIA-1 SMP NEGERI 3 SAWAN I Nyoman Mei Adi Shantiyana .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .; Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peningkatan minat belajar matematika siswa, (2) mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa, dan (3) mengetahui respon siswa Kelas VIIIA-1 SMP Negeri 3 Sawan terhadap implementasi metode Montessori dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIIIA-1 SMP Negeri 3 Sawan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 28 orang. Data minat belajar matematika siswa dan data respon siswa dikumpulkam melalui angket, serta data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes. Semua data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Montessori dapat meningkatkan minat belajar matematika siswa hingga mencapai kategori “tinggi” (dengan skor 55,25). Peningkatan ini terjadi akibat penjelasan dari guru dengan pembelajaran tiga tahap menggunakan alat bantu flashcard yang membuat siswa tertarik mengikuti pembelajaran serta penggunaan media yang membuat siswa aktif dan senang dalam bereksplorasi mengenai materi yang sedang di pelajari. Pemahaman konsep matematika siswa meningkat hingga mencapai 82,14 dengan KKM 75. Peningkatan pemahaman konsep matematika siswa terjadi karena siswa selalu belajar menggunakan Lembar Aktivitas Siswa yang dibantu dengan media yang membantu siswa mengkonstruksi pemahamannya sendiri, serta pemberian minute math, melatih pemahaman siswa mengenai materi yang telah dipelajari. Selain itu, respon siswa terhadap pembelajaran ini mencapai kategori positif dengan rata-rata skor respon 58,46 yang menunjukkan bahwa siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik.Kata Kunci : metode Montessori, minat belajar matematika, pemahaman konsep matematika The purpose of this research was aimed to: 1) describe the improvement of student’s learning interest in mathematics, 2) describe the improvement of understanding Mathematics concepts of students, 3) know the response of VIIIA-1 Class SMP Negeri 3 Sawan after implementation of Montessori Method in learning mathematics. This research is an action research that consists of three cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection activities. The subject of this research was 28 students from VIIIA-1 Class SMP Negeri 3 Sawan in academic year 2016/2017. The data of student’s interest in learning mathematics and the data of student’s response collected by questionnaire, and also the data of understanding Mathematics concepts collected by essay test. The data obtained in this research was analyzed descriptively. The result of this research showed that implementation of Montessori Method improves student’s interest until in high category (with score 55,25). This improvement caused by teacher’s explanation with three period lesson uses flashcard which make students interested in learning, also the use of media makes student active and happy when explore the material being learnt. The understanding Mathematics concepts of students increase to 82,14 with KKM 75. The improvement of the understanding Mathematics concepts of students happened because student always learn using Student Activity Sheet combine with media which help student construct their own understanding, and also by giving minute math will practice student’s conceptual understanding about the material have been learnt. Otherwise, student’s response to the learning implementation is reach to positive category with the average response score 58,46 which shows that students can follow the learning process well.keyword : Montessori method, interest in learning mathematics, understanding Mathematics concepts
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI PELUANG UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMPLB TUNARUNGU Surya Pujawan A. A. Gede .; Prof. Dr. I Made Ardana, M.Pd. .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh media pembelajaran interaktif materi peluang yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah Model 4-D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate, namun pada penelitian ini terbatas sampai tahap develop dan uji coba produk yang dilakukan adalah uji coba terbatas. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dapat diterima sebagai media pembelajaran dengan rata-rata skor dari ahli media, ahli materi, ahli desain pembelajaran, dan ahli bahasa adalah 2,3 dengan kriteria valid. Media yang dikembangkan juga memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor angket respon siswa sebesar 4,3 dan skor total angket respon guru sebesar 4,65 dengan kriteria sangat tinggi. Persentase skor efektivitas dari siswa dalam kelas uji coba sebesar 80% dan telah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal. Rata-rata skor tes awal siswa adalah 48 sedangkan rata-rata skor tes akhir setelah menggunakan media pembelajaran adalah 76 sehingga dapat dikatakan kemampuan pemahaman konsep siswa tunarungu meningkat. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, media pembelajaran yang dikembangkan memiliki kualifikasi yang baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Namun sebelum digunakan perlu melalui uji coba lapangan dan melalui tahap disseminate.Kata Kunci : media, tunarungu, peluang, pemahaman, 4-D, valid, praktis, efektif This research was aimed to develop and obtain the valid, practical, and effective interactive learning media of probability. The development model used in this development research was the 4-D model which consists of define, design, develop, and disseminate stages, nevertheless, this study was up only to the stages of develop and product trial which was done limitedly. The technique of data analysis used was qualitative and descriptive quantitative data. The result of this research shows that the developed learning media can be accepted as learning media with the average score from the expert of media, expert of material, expert of learning design, and expert of language is 2,3 with valid criteria. The developed learning media was also fulfill the practical criteria with the average score of students’ responses questionnaires is 4,3 and teachers’ responses questionnaires is 4,65 with very high criteria. The percentage score of effectiveness from students in the trial class is 80% and has fulfilled the criteria of classical completeness. The average score of pre test is 48 and average score of post test after students use learning media is 76. The result show there is increment of conceptual understanding of deaf children. Based on the result of the research that has been obtained, the developed interactive learning media has a good qualification and worthy used, but before it used the learning media must through trial widely and disseminate.keyword : media, deaf, probability, understanding, 4-D, valid, practical, effective

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2017 2017