cover
Contact Name
I Putu Mas Dewantara
Contact Email
mas.dewantara@gmail.com
Phone
+6281805381503
Journal Mail Official
mas.dewantara@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH)
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JPPSH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective for technological and educational advancement. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the scientific fields in general, particularly in the area of Social Sciences and Humanities.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2021): Juli" : 20 Documents clear
Analisis Penerapan Target Costing dalam Upaya Pengendalian Biaya Produksi pada CV Multi Bangunan Dinda, Beta Maya Alvio; Yulinartati, Yulinartati; Maharani, Astrid
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.958 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.31494

Abstract

Perusahaan mengalami kesulitan dalam memaksimalkan laba. Salah satu penyebab perusahaan sulit berkembang yaitu masih menggunakan metode tradisional dalam kegiatan operasionalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan target costing yang diterapkan pada CV Multi Bangunan dalam pengendalian biaya produksi. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berdasarkan data primer yang berupa wawancara dan observasi serta data sekunder yang berupa dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode target costing merupakan metode yang baik dalam pengendalian biaya. Metode target costing dapat membantu manajemen untuk mendesain ulang produk dengan mempertimbangkan biaya, kualitas produk, dan laba yang akan dicapai. Metode target costing merupakan alternatif yang baik untuk menekan biaya. Hal ini dapat diketahui dari biaya produksi sebelum diterapkannya target costing berkisar dari Rp 344.772.000 sampai Rp 754.115.066 dalam satu tahun. Penggunaan metode target costing berdampak positif dalam pencapaian laba. Pencapaian laba sebelum diterapkannya target costing berkisar antara Rp 15.000 sampai Rp 19.000 per m2, sedangkan pencapaian laba setelah diterapkannya target costing berkisar antara Rp 17.000 sampai Rp 27.000 per m2. Ini berrati bahwa metode target costing terbukti berdampak positif dalam pencapaian laba perusahaan.
Peran dan Fungsi Penyiaran Menurut Undang-Undang Penyiaran Tahun 2002 dan Perkembangannya Zuhri, Syaifudin -
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.962 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.32802

Abstract

Reformasi penyiaran tahun 2002 sampai saat ini belum mampu melahirkan sistem penyiaran yang demokratis, mendidik dan sesuai dengan kehendak dan harapan masyarakat. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengkaji mengenai peran dan fungsi penyiaran menurut undang-undang penyiaran tahun 2002 dan perkembangannya saat ini. Penelitian ini bersifat deskriptik- analitik dengan Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil dari penelitian ini menujukkan media penyiaran menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana yang telah diatur oleh UU Penyiaran, karena itu semua media penyiaran termasuk praktisinya harus taat dengan hukum dan etika penyiaran. Peran dan fungsi media penyiaran Radio dan Televisi saat ini semakin besar seiring dengan perkembangan zaman khususnya perkembangan masyarakat dan negara. Sehingga dapat disimpulkan dengan adanya Pemerintahan yang bersih (clean government), negara demokratis yang sesungguhnya serta penegakan nilai-nilai keadilan di masyarakat tidak akan terwujud apabila peran dan fungsi penyiaran tidak dimaksimalkan.
Independence Commitment dan Orientasi Etika pada Intensi Melakukan Whistleblowing dengan Moral Reasoning menjadi Variabel Moderasi Alfi Syahr, Oryza Daffa; Ashedica Pesudo, David Adechandra
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.837 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.33534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh orientasi etika dan independendence commitment terhadap intensi melakukan whistleblowing dengan moral reasoning sebagai variabel moderasi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling sehingga diperoleh 272 sampel mahasiswa sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Independence commitment memiliki pengaruh positif signifikan terhadap intensi melakukan whistleblowing, dengan tingkat signifikan yang rendah, orientasi etika  tidak berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing, dan moral reosing tidak dapat memoderasi hubungan antara dua variabel bebas tersebut terhadap intensi melakukan whistleblowing pada mahasiswa aktif.
Minat Mahasiswa Akuntansi Feb UKSW untuk Mengikuti Ujian Sertifikasi Chartered Accountant (CA) Kurniawan, Dwi Arif; Nugroho, Paskah Ika
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.086 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.34343

Abstract

Profesi akuntansi mahasiswa disebabkan oleh stereotipe profesi akuntansi, sehingga mahasiswa dapat melihat bahwa profesi akuntansi merupakan profesi yang kurang menarik dan membosankan. Orang menganggap akuntansi selalu dikaitkan dengan angka dan kaidah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti ujian Chartered Accountant (CA) yang ditinjau dari biaya pendidikan, jenis kelamin, status akreditasi program studi, dan kartu anggota IAI. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program studi akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui penyebaran angket kuesioner kepada 100 responden mahasiswa akuntansi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Untuk pengujian hipotesis digunakan uji signifikansi parsial (uji-T) dan uji signifikansi simultan (uji-F). Hasil analisis dari uji-T dalam penelitian ini secara parsial menunjukkan jika biaya pendidikan dan status akreditasi program studi memiliki pengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti ujian sertifikasi CA, sedangkan jenis kelamin dan kartu anggota IAI tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti ujian sertifikasi CA. Hasil uji-F menunjukkan bahwa secara simultan biaya pendidikan, jenis kelamin, status akreditasi program studi, dan kartu anggota memengaruhi minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti ujian sertifikasi CA. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menarik minat mahasiswa untuk mengikuti ujian sertifikasi chartered accountant.
Kompetensi Operasional Pengalaman Lapangan Industri Octantio, Abillio De; Asnur, Lise
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.927 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.34577

Abstract

Pandemic covid-19 memberikan dampak pada mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan masa PLI. Tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap kompetensi operasional mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi operasional pengalaman lapangan industri berkaitan dengan masalah pada saat pelaksanaan Pengalaman Lapangan Industri yang berkaitan dengan kompetensi operasional yaitu, motive, traits, self-concept, knowledge, and skills pada saat mahasiswa melaksanakan PLI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan total sampel sebanyak 74 orang dari total 280 orang. Penelitian ini terdiri dari satu variabel yaitu kompetensi operasional. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa persentase dengan jenjang kategori sangat baik, baik, cukup, buruk, dan sangat buruk. Data ini dianalisis menggunakan program SPSS versi 20.00. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasilnya berupa pengalaman lapangan industri termasuk dalam kategori cukup (82,43%). Hasil ini menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan, kemampuan, serta keterampilan mahasiswa di bidang operasional karena pandemic covid-19. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi operasional mahasiswa.
Gaya Kepemimpinan terhadap Motivasi Kerja Pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Afifah, AL Indah; Asnur, Lise
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.963 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.34723

Abstract

Adanya keluhan pegawai tentang kesulitan berkomunikasi yang terlalu berbelit-belit, sehingga pegawai mengalami kesulitan komunikasi dalam memahami pesan yang disampaikan oleh pimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dengan metode deskriptif. Pupulasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Teknik sampel yang digunakan yaitu probability sampling dengan jumlah sampel yang digunakan adalah 57 orang. Metode pengumpulan data mengunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas. Pada pengujian hipotesis menggunakan uji regresi linear sedeharna. Hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS versi 20.00. Hasil penelitian diperoleh variabel gaya kepemimpian (X) menunjukan persentase 89,4% pada rentang ≥ 51,9 dengan kategori sangat baik. Variabel motivasi kerja (Y) sebesar 96,5% pada rentang ≥ 67,95 dengan kategori sangat baik. Hasil regresi linear sederhana diperoleh nilai F hitung 20.834 dengan sign 0,000 < 0,05 maka variabel gaya kepemimpinan (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel motivasi kerja (Y). Koefisien determinasi diperoleh R Square sebesar 0.275. Artinya, pengaruh variabel X terhadap variabel Y adalah sebesar 27%, sedangkan 73% dipengaruhi oleh faktor lain. Jadi, gaya kepemimpinana berpengaruh positif terhadap motivasi kerja pegawai. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran atau masukan bagi instansi untuk meningkatkan gaya kepemimpinan dengan baik.
Kompensasi, Motivasi dan Budaya Terhadap Kinerja Karyawan Zebua, Iren Kurnia; Lumban Toruan, Josua Evan; Pasaribu, Devi Novita; Tanjung, Maya Agustina
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.272 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.34883

Abstract

Kinerja karyawan pada perusahaan banyak mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh kompensasi yang tidak sesuai dengan yang dikorbankan kepada perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan budaya terhadap kinerja pegawai. Model penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah seluruh 70 karyawan. Metode pengambilan sampel dengan Non-Probability sampling ialah sampel jenuh yang berjumlah 30 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis determinasi, uji signifikansi simultan (F-test) dan uji signifikansi parsial (t-test). Hasil penelitian menunjukan nilai thitung (3,447) > ttabel (1,981) dan signifikan yang diperoleh 0,001 < 0,05, berarti Kompensasi berpengaruh  positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Nilai thitung (3,009) > ttabel (1,981) dan signifikan yang diperoleh 0,003 < 0,05, berarti secara parsial Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Nilai thitung (3,005) > ttabel (1,981) dan signifikan yang diperoleh 0,003 < 0,05. Ini berarti bahwa secara parsial budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Ini berarti bahwa kompensasi, motivasi kerja dan budaya berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Implikasi penelitian ini dapat memberikan evaluasi dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Pelatihan, Kompensasi dan Disiplin Kerja terhadap Prestasi Karyawan Hura, Merta Kurniani; Tanjung, Maya Agustina; Hia, Yohana Friskia; Simatupang, Desi Apriliani; Sihombing, Mega Ulinta
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.735 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.35054

Abstract

Prestasi karyawan masih rendah. Hal ini disebabkan oleh pelanggan mengeluh dengan layanan yang sangat buruk. Selain itu, layanan yang diberikan oleh pihak perusahaan belum optimal, dan juga belum optimalnya pelatihan administrasi seperti pelaporan dari pegawai. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelatihan, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap prestasi karyawan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 125 karyawan. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Jumlah sampel, sebanyak 95 karyawan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis menggunakan statistika deskriptif dan analisis regresi ganda. Hasil pengujian secara simultan dapat diketahui bahwa nilai dari fhitung ini ialah 60.114 sementara Ftabel senilai 2.70. Berdasarkan hasil ini dapat dipahami bahwa Fhitung>Ftable dan sedangkan untuk signifikannya ialah 0.000 < 0.05, sehingga hasil penelitiannya memperlihatkan bahwa secara bersama-sama Ho dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwai variabel pelatihan kerja, kompensasi, dan disiplin memberikan atau menyediakan sumbangan pengaruh signifikan dan juga positif pada variabel prestasi karyawan. Implikasi penelitian ini dapat menjadi gambaran atau masukan bagi instansi untuk meningkatkan prestasi karyawan dengan baik.
Rekrutmen, Karakteristik Individual, dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan Ramadhan, Wildan Aditya; Setyowati, Trias; Friskia Hia, Yohana; Reskiputri, Tatit Diansari
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.858 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.35070

Abstract

Ketidaktercapaian target produksi yang berdampak terhadap penjualan perusahaan ini disebabkan oleh kompetensi karyawan yang masih kurang tentang pekerjaannya, karakteristik individu, dan juga komitmen organisasi yang dimiliki oleh karyawan masih rendah. Hal ini memengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekrutmen, karakteristik individu, dan komitmen organisasional terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research. Populasi dalam peneitian ini berjumlah 274, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling, sehingga sampel berjumlah 74 karyawan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan p-value = 0,01 (<0,05) yang artinya positif dan signifikan.  Dengan demikian rekrutmen berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Nilai p-value = 0,00 (<0,05) yang artinya positif. Dengan demikian,  karakteristik individual berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Nilai p-value = 0,00 (<0,05) yang artinya positif, maka komitmen organisasional berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Nilai F = 23,699 bernilai positif dengan p-value = 0,000 (<0,05) yang berarti signifikan. Dengan demikian rekrutmen, karakteristik individual, komitmen organisasional secara simultan (bersama-sama) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadikan perusahaan lebih baik lagi dalam melaksanakan tujuan visi misi perusahaan.
Gaya Kepemimpinan, Kedisiplinan, dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Situmorang, Lenni Lestari; Purba, Mas Intan; Naibaho, Kathree Moliyana; Sinaga, Meiliana; Roulina, Rotua
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.457 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i2.35098

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset paling penting dalam sebuah organisasi. Disini kinerja karyawan sebagai aspek penting yang perlu diperhatikan perusahaan dalam kegiatan organisasi, sehingga manajemen diharapkan dapat memperhatikan gaya kepemimpinan, kedisiplinan serta motivasi karyawan agar dapat menghasilkan kinerja karyawan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Pancakarsa Bangun Reksa Medan baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan mengakaji variabel bebas yaitu gaya kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi dengan variabel terikat yaitu kinerja karyawan PT. Pancakarsa Bangun Reksa Medan, pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluh karyawan PT. Pancakarsa Bangun Reksa yang berjumlah 70 orang. Analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji dan membuktikan hipotesis. Pengolahan data dibantu dengan menggunakan SPSS versi 25. Dari hasil penelitian ini maka dapat diketahui bahwa variabel gaya kepemimpinan tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada kinerja karyawan, variabel kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta motivasi tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, dalam pengujian simultan gaya kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pancakarsa Bangun Reksa Medan. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 69,4% variasi tabel kinerja karyawan (Y), sementara sisanya 30,6 adalah variabel bebas lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 20