cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 02163241     EISSN : 25410652     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal managed by the Faculty of Engineering and Vocational, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). The scope of this journal covers the fields of Education, Electrical Engineering, Informatics, Computer Science, Information System, Vocational (Culinary, Fashion, Beauty and Tourism), Mechanical Engineering as well as learning. The incoming Article is are double blind peer-reviewed by at least two referees, and plagiarism checking will be carried out. JPTK is managed by issued twice a year i.e. in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 542 Documents
MANFAAT DAN KEAMANAN MAKANAN FERMENTASI UNTUK KESEHATAN (TINJAUAN DARI ASPEK ILMU PANGAN) Masdarini, Luh
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.505 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2893

Abstract

Makanan tradisional yang diproses melalui fermentasi, disebut dalam beberapa penelitian terbukti bahwa makanan fermentasi tidak hanya aman dikonsumsi tetapi juga berkhasiat bagi kesehatan. Hal ini disebabkan selama proses, beberapa senyawa anti gizi maupun yang bersifat racun bisa diturunkan atau dikonversi menjadi senyawa yang bermanfaat, sehingga makanan fermentasi menjadi aman dikonsumsi bahkan mempunyai senyawa spesifik yang berfungsi sebagai senyawa fungsional dan mengatur proses metabolisme senyawa lain sehingga proses pencernaan menjadi lebih baik. Yang termasuk makanan fermentasi diantaranya ; tempe, tapai, dan sayur asin (asinan sayur), bekasam dan sejenisnya (produk fermentasi bakteri asam laktat). Tempe mampu mengatur gula darah dengan asam fitatnya, tapai bisa menyegarkan tubuh melalui vitamin B1 nya, dan sayur asin (asinan), bekasam merupakan produk fermentasi bakteri asam laktat yang  berperan sebagai anti karsinogenik.   Kata Kunci: Manfaat, keamanan, makanan fermentasi
KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER NIRKABEL DENGAN CAPTIVE PORTAL DAN WPA/WPA2 DI POLITEKNIK GANESHA GURU Jude Saskara, Gede Arna; Oktap Indrawan, I Putu; Maha Putra, Putu
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.368 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i2.18559

Abstract

Pada Revolusi Industri 4.0 saat ini perkembangan jaringan komputer sudah semakin pesat. Dilihat dari media penghubung antara komputer satu dengan komputer satunya yang sebelumnya masih menggunakan kabel, sekarang ini sudah berubah menjadi tanpa menggunakan perantara kabel atau istilahnya nirkabel atau wireless. Salah satu instansi swasta yaitu Politeknik Ganesha Guru banyak memanfaatkan teknologi jaringan komputer yang bersifat nirkabel atau wireless. Penggunaan jaringan komputer nirkabel diinstansi dibangun untuk mendukung kegiatan administrasi hingga kegiatan perkuliahan di Politeknik Ganesha Guru. Perkembangan jaringan tersebut berjalan lurus dengan keamanan jaringan. Pada jaringan nirkabel banyak user dapat terhubung ke dalam jaringan sehingga dibutuhkan lapisan keamanan agar sistem maupun server yang terdapat di instansi aman. Untuk mengamankan jaringan nirkabel terdapat beberapa teknologi yang dapat digunakan untuk mengamankan jaringan beberapa diantaranya adalah menambahkan Captive Portal, RADIUS hingga Authentication dengan kriptografi seperti WPA dan WPA2. Kemanan jaringan di Politeknik Ganesha Guru sudah menerapkan lapisan keamanan Captive Portal, RADIUS dan juga Authentication dengan WPA. Untuk menguji kemanan jaringan di instansi menggunakan pengujian dengan Vulnerability Assessment dan juga Penetration Test. Dari hasil pengujian didapatkan jaringan nirkabel di Politeknik Ganesha Guru yang hanya menggunakan Captive Portal dan RADIUS, user masih dapat melakukan penyerangan terhadap jaringan, sedangkan setelah ditambahkan authentication dengan WPA, user tidak dapat melakukan serangan.
HUBUNGAN ANTARA INTERNAL LOCUS OF CONTROL DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DENGAN KEMATANGAN KARIER PADA SISWA PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA Puspita dewi, Mita; Seri Wahyuni, Dessy; Sunarya, I Made Gede
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.912 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v11i2.4086

Abstract

This study aimed to determine the relationship between internal locus of controltoward career maturity, the relationship between practice industrial work experience toward career maturity, it also the relationship between internal locus of control and practiceindustrial work experience toward career maturity, that is student career maturity SkillsProgram in Computer Enginering and Information Technology at SMK in Buleleng regency academic year 2013/2014.This type of research is a correlation study that is expost-facto which consists of two independent variables that is internal locus of control (X1) and practice industrial workexperience (X2), it also one dependent variable that is career maturity (Y). The population in this study were 531 people and the sample were 175 respondents. Data for X1, X2, and Y wer
KUNCI MAGNETIS DENGAN SINYAL DTMF BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51 Ariawan, Ketut Udy
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.947 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v12i2.6476

Abstract

Keinginan untuk mengamankan suatu barang atau suatu tempat yang bersifat pribadi sehingga menjamin keamanan privasi kita, maka diperlukan suatu peralatan yang tidak dapat diakses oleh orang lain sehingga yang memiliki akses hanya yang dapat menggunakannya saja. Hal ini terjawab dengan adanya kunci elektronik dengan password atau sandi, tetapi hal ini tidaklah efisien apabila kita lupa nomor sandi sehingga kita sering mengalami kesulitan.Kunci magnetis dengan sinyal DTMF berbasis mikrokontroler AT89C51 merupakan kunci elektronik magnetis menggunakan sistem sinyal DTMF yang berfungsi sebagai kunci pengaman untuk suatu ruangan tanpa harus mengingat password atau sandi. Perancangan dan pembuatan sistem ini berdasarkan pada gagasan untuk mendapatkan suatu sistem yang otomatis, aman dan efektif dalam penggunaannya yang kemudian diaplikasikan pada sistem pembuka pintu, sehingga akan mempermudah proses penguncian dan membuka atau menutup pintu secara otomatis. Untuk merealisasikan sistem tersebut tentu saja tidak dimungkinkan untuk membuat alat sesungguhnya yang bisa langsung digunakan, namun dengan mengambil prinsip yang sama alat yang dibuat dibatasi pada ukurannya sehingga dihasilkan alat miniatur (lebih kecil) dari ukuran sesungguhnya. Dalam perancangan suatu sistem yang otomatis diperlukan suatu sistem kontrol yang mampu memproses setiap masukan menjadi keluaran yang sesuai dengan yang diharapkan, oleh sebab itu perancangan menggunakan sistem yang dapat diprogram, yaitu mikrokontroler AT89C51 sebagai komponen kontrol utama. Berdasarkan hasil pengujian rangkaian sensor kartu, rangkaian switch sebagai pendeteksi (sensor) pintu, rangkaian penggerak relay, rangkaian dekoder DTMF, rangkaian pre-amp kartu magnetis, dan pengisian data DTMF pada kartu, maka alat yang dibuat dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN 3 DIMENSI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SISWA PENYANDANG TUNAGRAHITA (Studi Kasus: Siswa Kelas D2/Semester 2 SLB C Negeri Singaraja) Hartariani, Luh Lina; Damayanthi, Luh Putu Eka; Wirawan, I Made Agus; Sunarya, I Made Gede
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.758 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v13i2.8522

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengimplementasikan media pembelajaran animasi 3 dimensi  padamata pelajaran matematika untuk siswa penyandang tunagrahita (Studi Kasus: Siswa Kelas D2/Semester 2 SLB.C Negeri Singaraja), (2) mengetahui respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran animasi 3 dimensi  pada mata pelajaran matematika untuk siswa penyandang tunagrahita (Studi Kasus: Siswa Kelas D2/Semester 2 SLB.C Negeri Singaraja).Perancangan media pembelajaran animasi 3 dimensi menggunakan metode pengembangan Research and Development (R&D) dan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan desain pengembangan. Tahapan-tahapan model ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Implementasi dari pengembangan media pembelajaran 3 dimensi pada mata pelajaran matematika dilakukan melalui evaluasi sumatif dan evaluasi formatif.Evaluasi sumatif terdiri uji ahli isi, uji ahli desain dan uji ahli media untuk mengetahui kevalidan media pembelajaran serta isi dari media pembelajaran apakah sudah sesuai sehingga media pembelajaran dapat diterapkan. Sedangkan evaluasi formatif terdiri dari uji coba perorangan, kelompok kecil dan uji lapangan dilakukan di kelas yang sama yaitu kelas D2 di SLB.C Negeri Singaraja.Rata-rata respon siswa terhadap pengembangan animasi 3 dimensi pada mata pelajaran matematika untuk siswa penyandang tunagrahita yaitu 90,7%. Pengembangan media pembelajaran animasi 3 dimensi pada mata pelajaran matematika untuk siswa penyandang tunagrahita untuk siswa kelas D2 di SLB.C Negeri Singaraja mampu menjadi sumber belajar bagi siswa. Media pembelajaran digunakan sebagai panduan belajar siswa, sehingga dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus pada anak serta membantu proses belajar siswa di sekolah. Ini dibuktikan dengan hasil respon siswa yaitu 90,7% jika dikonversikan kedalam tabel respon siswa termasuk dalam kategori Sangat Baik. Kata kunci:  Media Pembelajaran, Mata Pelajaran Matematika, Anak Tunagrahita, Animasi 3 Dimensi AbstractThis Research was aimed to: (1) implement a three-dimensional animation instructional media in mathematics for students with mental retardation (Case Study: Student of D2 class / second semester. SLB.C Negeri Singaraja), (2) determine students' response to the development of instructional media animation 3D in mathematics for students with mental retardation (Case Study: student of D2 class / Second semester SLB.C Negeri Singaraja).The design of the 3D animation instructional media used Research and Development (R&D) and the ADDIE development model that consisted of five stages of design development. The stages of ADDIE development model were analysis, design, development, implementation and evaluation. The implementation of the development of three dimensional instructional media in mathematics was done through summative evaluation and formative evaluation.Summative evaluation consisted of content expert test, design expert test and media expert test to determine the validity of the instructional media and the content of the instructional media whether it is suitable so that instructional media can be applied.While formative evaluation consisted of testing an individual, a small group and a field tests which carried out in the same class, namely the D2 class in SLB.C Negeri Singaraja.The average of the students’ response to the development of three-dimensional animation in mathematics for students with mental retardation was 90.7%. The development of three-dimensional animation instructional media in mathematics for students with mental retardation for D2 class in Singaraja State SLB.C Negeri Singarajawas able to be a source of learning for students. Instructional media were used as a student learning guide, so as to improve concentration and focus on the child and help the students’ learning process in the school.This is evidenced by the result of students’ response that was 90.7% if converted into the table the students’ response included in the category of Very Good. Keywords : Learning Media, Mathematics Subject, Sturdent with Mentally Retarded, 3D Animation
PENGARUH E-LEARNING SCHOOLOGY TERHADAP HASIL BELAJAR SIMULASI DIGITAL DENGAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI Kusumantara, Komang Sabda; Santyadiputra, Gede Saindra; Sugihartini, Nyoman
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.996 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v14i2.10387

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh media pembelajaran E-learning Schoology terhadap hasil belajar siswa kelas X Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Singaraja, (2) hasil belajar yang lebih tinggi antara kelompok yang menggunakan media pembelajaran E-learning Schoology dengan kelompok yang menggunakan media pembelejaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes pilihan ganda untuk mengatur ranah kognitif. Data hasil belajar di analisis melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas dengan hasil kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen, dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil thitung 5,225 yang lebih besar dari ttabel 1,994437 menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media pembelajaran E-learning Schoology dan media pembelajaran konvensional. Kemudian dilihat dari rata-rata hasil belajar, rata-rata kelas eksperimen adalah 19,33 dan kelas control adalah 16,78 dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran E-learning Schoology lebih baik dengan rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi.
Evaluasi Kinerja Metode PCA/LPP Pada Sistem Pengenalan Citra Wajah Manusia Marti, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.886 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v6i1.17

Abstract

Sistem identifikasi personal yang berbasis pengenalan wajahdengan tingkat akurasi yang optimal sangat diperlukan untukmengidentifikasi seseorang secara tepat yang dapat dimanfaatkan dalam suatu sistem pengamanan elektronik. Pada penelitian ini telah dibangun suatu sistem pengenalan citra wajah manusia dengan menerapkan dua metode pada tahap ekstraksi ciri wajah, yaitu metode Principal Component Analysis (PCA) digabung dengan metode Locality PreservingProjection (LPP) atau yang akan disebut dengan metode PCA/LPP. Sedangkan pada tahap pengklasifikasian digunakan metode linier yaitu jarak euclidean dari ketetanggaan terdekat. PCA digunakan untuk mereduksi dimensi citra wajah yang besar dengan vektor basis yang disebut Eigenfaces. Sedangkan metode Locality Preserving Projection merupakan metode linier yang dapat menemukan manifold nonlinier data pada dimensi rendah. Vektor-vektor basis yang dihasilkan LPP disebutLaplacianfaces. Untuk tahap uji coba sistem, digunakan basis data wajah Yale yang telah dinormalisasi. Tingkat pengenalan optimal yang diperoleh dengan menggunakan metode PCA adalah 82.67%, sedangkan dengan metode PCA/LPP adalah 86.67%.Kata-kata kunci : PCA, LPP, Eigenfaces, Laplacianfaces
PENERAPAN METODE CERTAINTY FACTOR DALAM MENDETEKSI PENYAKIT TANAMAN KARET Sulistiani, Heni; Muludi, Kurnia
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.328 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.13021

Abstract

Karet (Hevea brasiliensis) termasuk dalam genus Hevea dari familia Euphorbiaceae, merupakan pohon kayu tropis yang berasal dari hutan Amazon. Banyak artikel dan penelitian yang menyebutkan bahwa hingga saat ini Indonesia telah memiliki luas areal perkebunan karet terluas namun tidak didukung dengan produktivitas yang tinggi. Hal tersebut tentu saja akan menimbulkan kerugian ekonomi. Kerugian ekonomi dari budidaya karet disebabkan adanya serangan penyakit. Pengetahuan para petani tentang penanganan penyakit pada tanaman karet juga masih rendah. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan saat ini menjadikan para pengembang teknologi untuk membuat aplikasi baru yang lebih memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi. Metode certainty factor sering digunakan dalam sistem pakar agar terlihat lebih natural. Penelitian ini menekankan pada dua aspek utama yaitu gejala-gejala dan jenis penyakit pada pohon karet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode certainty factor pada penelitian ini, memiliki akurasi sebesar 100% dari hasil diagnosa sistem pakar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN REAKSI KESETIMBANGAN KIMIA Erawati Dewi, Luh Joni
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.914 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v6i2.170

Abstract

Tulisan ini adalah hasil pengembangan media pembelajarankesetimbangan kimia dalam bentuk Compact Disc interaktif. Media Pembelajaran Reaksi Kesetimbangan Kimia dibuat untuk membantu proses pemahaman siswa dalam mempelajari kesetimbangan kimia di Sekolah Menengah Atas. Media pembelajaran ini membahas pengertian, jenis dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan.Sistem dikembangkan mulai dari tahap analisis, desain, pengembangan, sampai tahap ujicoba. Untuk proses pengembangannya digunakan Macromedia Flash 8. Dengan adanya Media Pembelajaran Reaksi Kesetimbangan Kimia, diharapkan proses belajar mengajar akan berlangsung lebih menarik, tidak monoton dengan satu media saja.Kata kunci : media pembelajaran, kesetimbangan kimia, pergeseran kesetimbangan
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL MATA KULIAH ASESMEN DAN EVALUASI BERBASIS KVISOFT FLIPBOOK MAKER Suyasa, P Wayan Arta; Divayana, Dewa Gede Hendra
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i2.14208

Abstract

Pengembangan buku digital yang interaktif dalam menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi menjadi hal yang baik dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan semangat mahasiswa untuk belajar. Penelitian ini dilakukan sebagai wujud keinggintahuan untuk dapat membuat buku digital yang interaktif dan berkualitas. Adapun software yang dapat digunakan untuk membuat buku digital yang interaktif dan berkualitas, khususnya untuk menunjang pembelajaran mata kuliah Asesmen dan Evaluasi adalah kvisoft flipbook maker. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas buku digital mata kuliah Asesmen dan Evaluasi yang dibuat menggunakan kvisoft flipbook maker dan mengetahui respon mahasiswa terhadap kehadiran buku digital tersebut. Metode yang digunakan untuk mengembangkan buku digital tersebut adalah 4D yang terdiri dari: tahap define, tahap design, tahap develop, dan tahap disseminate. Subjek yang dilibatkan dalam uji validasi terhadap buku digital yang dikembangkan sebanyak 2 pakar, uji coba terbatas sebanyak 5 mahasiswa, dan uji coba lapangan sebanyak 15 mahasiswa. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuesioner dan foto dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berupa buku digital Asesmen dan Evaluasi dengan kualitas baik yang dibuktikan dengan rata-rata persentase sebesar 77,00% dan kehadirannyapun mendapat respon yang baik dari mahasiswa yang dibuktikan dari hasil hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan yang masing-masing menunjukkan rata-rata persentase sebesar 82,00% dan 80,44%.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025 Vol. 22 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025 Vol. 21 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024 Vol. 21 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024 Vol. 20 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023 Vol. 20 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023 Vol. 19 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022 Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022 Vol 18, No 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol. 18 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol. 18 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol 18, No 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol 17, No 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol. 17 No. 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 17 No. 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 16 No. 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol 16, No 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol. 16 No. 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol. 15 No. 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol. 14 No. 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol. 12 No. 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol 10, No 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol 10, No 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol 9, No 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol. 9 No. 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol. 7 No. 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Edisi Januari 2009 More Issue