cover
Contact Name
Ahmad Subhan Yazid
Contact Email
aplikasiajournal@gmail.com
Phone
+6289512005330
Journal Mail Official
aplikasia@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto 55281 Yogyakarta Telp. 0274-550778, Fax. 0274-550776
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama is an online, open-access, peer-reviewed scientific journal that publishes original articles in the field of community service activities based on Islamic values. Aplikasia covers all disciplines including: - Dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; - Socio-economy and business, cultural and society, and educations based on Islamic values.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 1 (2016)" : 7 Documents clear
Potret Dakwah Kontroversial Tayangan Televisi Muhammad Zamroni
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1173

Abstract

Salah satu tayangan Televisi bermuatan dakwah kontroversial adalah program acara Khazanah berdasarkan substansi, sistem pengemasan, dan jam tayang diproduksi oleh stasiun Trans7.Secara substansi dan tema lebih mengedepankan sisi kelompok masyarakat yang tidak suka tanpa memberikan ruang buat kelompok yang senang mengamalkannya. Padahal mereka tentulah juga  memiliki dalil dan argument yang kuat. Ujung-ujungnya bisa menggiring pada pembodohan masyarakat dan menjurus kearah konflik. Dalam pengemasan program acara Khazanah juga dianggap sudah baik, hanya saja gambar-gambar (feature) hanya diambil dari youtube bukan langsung produksi sendiri terkesan hanya dicocok-cocokkan. Durasi yang relatif tidak lama, yakni 30 menit adalah cukup, sehingga tidak membosankan.Respon khalayak NU, Muhammadiyah dan Syi’ah dengan jam tayang program acara Khazanah di Trans7 yang disiarkan mulai jam 05.30 sampai dengan jam 06.00 adalah prime time ditanggapi berbeda-beda. Paling tidak tercatat ada empat (4) episode yang dianggap kontroversial yaitu pertama, edisi 14 November 2012 menyalahkan praktek ziarah kubur yang dilakukan oleh mayoritas umat Islam Indonesia sebagai perbuatan syirik; Kedua, pada edisi 02 April 2013 menyalahkan praktek doa dan tawasul; Ketiga, edisi 04 April 2013 menyalahkan ajaran Ulama dan Kyai aliran (faham) Ahlussunnah wal Jamaah serta menyudutkan sosok seorang kyai sebagai sosok pelaku syirik; dan Keempat, edisi 31 Oktober 2013 berjudul mengenal Syiah.
Perilaku Ekonomi Bank Syariah dan Risikonya Terhadap Rate of Return Bagi Nasabah Deposan Dalam Pembiayaan Mudarabah dan Murabahah (Studi Kasus Bank-bank Syariah di Wilayah Yogyakarta) Abdul Mughits
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1166

Abstract

This research tries to check the potency of risk of Islamic bank in defrayal of mudarabah and murabahah. This research was inspired from ascription of whereas one who said that the Islamic banks have not been risk because they have owned the guidance of risk management published by Bank Indonesia (BI). One way to assess the existence of potency of risk of Islamic bank in its defrayal product is using the theory of behavioral economics which’s in general differentiated to two categories, that is rational that which tends to be risk and irrasional that which tend to be not risk. Rational behavior is presented by the approach of efficiency market hyphotesis (EMH) and irrational behavior is presented by the approach of adaptive market hypothesis (AMH) And behavioral finance (BF). This research objects are four Islamic banks in Yogyakarta. After conducting by tracing of field data then found by that four Islamic banks affirm still face the risk in their operational, especially operational risk, risk of credit and risk of liquidity. From four bank also show that their behaviors are irrasional because tend to show the behavior of AMH and BF, than EMH. Thereby its risk potency tend to minimize to rate of return of client of deposan or third party lenders ( DPK).
Prinsip Dakwah via Media Sosial Musthofa Musthofa
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1175

Abstract

Media sosial menghilangkan batasan manusia dalam bersosialisasi. Batasan waktu dan ruang menjadi tidak berpengaruh. Media sosial memungkinkan manusia berkomunikasi satu sama lain di mana pun mereka berada dan kapanpun, tanpa merisaukan seberapa jauh jarak di antar mereka dan tidak terpengaruh waktu (siang ataupun malam). Media sosial memberi dampak besar pada kehidupan kita saat ini. Seseorang yang asalnya “tidak dikenal” bisa seketika menjadi tenar dengan media sosial, begitu pun sebaliknya, orang “hebat” dalam ekejap bisa menjadi “tak bernilai” oleh kekuatan media sosial.
Pengadaan Cek Kesehatan Gratis (Lansia) Untuk Menciptakan Masyarakat Yang Sadar & Peduli Terhadap Kesehatan di Jali, Gayamharjo, Prambanan, Sleman Lailati Rohmah; Didik Krisdiyanto
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1176

Abstract

Tujuan pengabdian ini merupakan proses pembentukan kesadaran kepada masyarakat dukuh Jali, khususnya lansia akan penting nya pemeriksaan kesehatan dan penting nya menjaga kesehatan. Target program pengabdian ini adalah warga Dukuh jali khusus nya lansia dan umumnya seluruh warga desa Gayaharjo serta kader kesehatan posyandu dukuh jali. Metode yang digunakan adalah metode pendidikan masyarakat dengan penyuluhan dan pelatihan penggunaan alat medis. Kesimpulan dari program pengabdian ini diantara nya masyarakat lansia Dukuh Jali sudah muncul kesadaran terhadap penting nya melakukan cek kesehatan namun masyarakat dan kader kesehatan belum terlalu faham tentang penggunaan alat-alat cek kesehatan. Selain itu, diadakan juga pelatihan penggunaan alat-alat cek kesehatan seperti cek gula darah, cek kolesterol, cek asam urat. Warga dan kader kesehatan sangat antusias dan beberapa kader mengajukan pertanyaan saat pelatihan
Menggali Sosiologi Agama versi Sapen: Refleksi Lokalitas Menjawab Pesan Globalisasi Al Makin Al Makin
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1168

Abstract

Ilmu pengetahuan, demikian kritik post-modernisme atas modernisme, ternyata tidaklah selalu bisa dipegang sebagai sebuah produk atau cara melihat realitas dengan obyektif atau apa adanya. Ilmu pengatahuan dan obyektifitas dalam masa akhir modernitas menjadi bahan perbincangan dan banyak yang mempertanyakan apakah ilmu pengetahuan itu benar-benar obyektif sebagaimana yang diyakini banyak fihak. Dengan kata lain, obyektif itu belum tentu obyektif dalam arti yang sebenarnya. Ilmu dan pengetahuan yang dikembangkan manusia modern itu sangat terkait erat dengan ideologi yang menggalinya. Ilmu sangat dipengaruhi oleh konteks dimana ia di lahirkan. Kritik ala Foucaultian, yang tentu dimotori oleh Michael Foucault dan para penerusnya, terhadap berkembangnya pengetahuan modern adalah pada pengamatan jelinya bahwa kontrol kekuasaan terhadap pengetahuan selalu menyertai sejarah pengetahuan manusia.
Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Bermain Khamim Zarkasih Putro
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1170

Abstract

Sebagai orang tua atau pendidik perlu mengembangkan serta memberikan berbagai stimulasi positif agar anak dapat menjadi kreatif. Kreativitas anak dapat dilihat dari cara bermain. Melalui bermain anak belajar mengenal diri dan lingkungannya, karena dengan bermain anak belajar. Ada berbagai macam jenis permainan yang dapat digunakan dalam mengembangkan kreativitas anak.Bermain memberikan kesenangan, kebahagian bagi anak dan memenuhi kebutuhan mereka. Jenis kegiatan bermain mempunyai sumbangan positif baik terhadap penyesuaian sosial maupun penyesuaian diri anak dan perkembangan emosi, kepribadian maupun perkembangan kognisinya.Bermain merupakan pengalaman belajar yang sangat berguna untuk anak dan memiliki beberapa manfaat bagi perkembangan anak yaitu perkembangan fisik, sosial emosinal, kognitif atau intelektual serta bahasa. Selain itu manfaat yang didapatkan dari kegiatan bermain adalah mengembangkan kreativitas.Bermain dalam bentuk apapun baik aktif maupun pasif baik dengan alat maupun tanpa alat dapat menunjang kreativitas anak. Dengan bermain anak dapat menilai dirinya sendiri, kelebihan dan kekurangannya sehingga dapat membantu pembentukan konsep diri yang positif yaitu mempunyai rasa percaya diri. Anak akan belajar cara bersikap dan bertingkah laku agar dapat bekerja sama dengan orang lain, jujur, murah hati dan sebagainya. Peran orang tua dan guru memfasilitasi anak dengan cara menyediakan sarana bermain yang aman, nyaman dan tepat sesuai dengan bakat, minat, perkembangan dan kebutuhan anak.
Perlunya Negara Belajar dari Konsep Ketahanan Masyarakat Lokal Moh Soehadha
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1174

Abstract

Indonesia adalah negara agraris, namun tujuan swasembada pangan yang dicanangkan sejak dulu tidak pernah tercapai, kecuali pada tahun 1984. Kondisi ketahanan pangan dalam level nasional tersebut sangat berbeda dengan apa yang terjadi pada kehidupan petani lokal. Justru banyak petani di wilayah pedalaman yang hidup dengan ketersediaan pangan yang melimpah. Berdasarkan fakta tersebut, artikel ini memaparkan hasil kajian tentang konsep ketahanan pangan lokal, dan kemungkinannya untuk diadopsi dalam konsep kebijakan ketahanan pangan oleh negara.

Page 1 of 1 | Total Record : 7