cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
Search results for , issue "2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012" : 120 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL SIKLUS BELAJAR BERBANTUAN LEMBAR KERJA MAHASISWA DAN BUKU AJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PERKULIAHAN MATAKULIAH SBM MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI UNDIKSHA TAHUN 2011 Putu Arnyana, Ida Bagus
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui implementasi siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar dalam meningkatkan kualitas perangkat perkuliahan pada matakuliah Strategi Belajar Mengajar (SBM), (2) mengkaji model siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar dalam meningkatkan kualitas perkuliahan pada matakuliah SBM, (3) mengkaji model siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dan (4) mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap penerapan model siklus belajar berbantuan LKM dan buku ajar pada matakuliah SBM. Metode kajian yang digunakan adalah Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran di LPTK. Rancangan dan Inovasi Pembelajaran di LPTK dimulai dari: perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, serta refleksi yang bersifat siklus. Dengan demikian, kegiatan pengembangan dan inovasi pembelajaran ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan pada matakuliah SBM pada Jurusan Pendidikan Biologi tahun 2011. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester III kelas B Jurusan Pendidikan Biologi Undiksha yang mengambil matakuliah SBM tahun 2011 sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan implementasi model siklus belajar berbantuan lembar kerja mahasiswa dan buku ajar dapat (1) meningkatkan kualitas persiapan (perangkat) perkuliahan pada matakuliah SBM, (2) meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Undiksha pada matakuliah SBM, (3) meningkatkan hasil belajar dan proses pembelajaran mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Undiksha pada matakuliah SBM, dan (4) tanggapan mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi terhadap penerapan model pembelajaran siklus belajar berbantuan lembar kerja mahasiswa dan buku ajar pada matakuliah SBM berada pada katagori sangat baik.
PEMBELAJARAN YABNG DISERTAI DENGAN GERAKAN DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FMIPA UNDIKHSA, SINGRAJA-BALI Wijana, Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran Ilmu Lingkungan berorientasi kearifan lokal antara yang menggunakan pendekatan konvensional dengan pendekatan kooperatif STAD disertai gerakan-gerakan dinamis (2) perbedaan keluhan muskuloskeletal mahasiswa dalam pembelajaran Ilmu Lingkungan berorientasi kearifan lokal antara yang menggunakan pendekatan konvensional dengan pendekatan kooperatif STAD disertai gerakan-gerakan dinamis.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan sama subjek atau treatment by subjek design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Semester I Kelas B Jurusan Pendidikan Biologi Semester I Fakultas Pendidikan MIPA, Universitas Pendidikan Ganesha tahun ajaran 2011/2012 yang mengikuti mata kuliah Ilmu Lingkungan. Data tentang hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan untuk keluhan muskuloskeletal dikumpulkan dengan menggunakan Kuesioner Nordic Body Map dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji t paired. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran Ilmu Lingkungan berorientasi kearifan lokal antara yang menggunakan pendekatan konvensional (Model I) dengan pendekatan kooperatif STAD disertai gerakan-gerakan dinamis (Model II). Beda rerata prestasi belajar sebelum proses pembelajaran adalah sebesar 0,00 atau 0,00%. Hasil uji beda menunjukkan bahwa prestasi belajar mahasiswa sebelum proses pembelajaran antara Model I dan Model II adalah tidak bermakna (p > 0,05) dan komparabel; (2) ada perbedaan keluhan muskuloskeletal mahasiswa dalam pembelajaran Ilmu Lingkungan berorientasi kearifan lokal antara yang menggunakan pendekatan konvensional (Model I) dengan pendekatan kooperatif STAD disertai gerakan-gerakan dinamis (Model II). Beda rerata keluhan muskulosekletal mahasiswa sebelum proses pembelajaran berlangsung antara Model I dan Model II adalah sebesar 0,98 atau perbedaannya hanya mencapai 3,37% dan komparabel. Hasil uji beda menunjukkan perbedaan yang bermakna (p < 0,05). Uji beda dari selisih keluhan muskuloskeletal sesudah proses pembelajaran dengan sebelum proses pembelajaran menunjukkan nilai yang bermakna (p < 0,05).
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MIPA UNTUK MENUNJANG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE DEVELOPMENT) Suparno, Paul
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PENGEMBANGAN MODEL ASESMEN AUTENTIK PEMBELAJARAN IPA KONTEKSTUAL TERINTEGRASI DENGAN MODEL PENGAJARAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA SMP Nyoman Setiawan, I Gusti Agung
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mewujudkan model asesmen pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kontekstual terintegrasi dengan model pengajaran berpikir tingkat tinggi sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi siswa SMP. Penelitian ini direncanakan bertahap selama tiga tahapan. Untuk tahap ketiga tahun ini, target yang ingin dicapai adalah: 1) Uji komparasi Rancangan model assesmen autentik pembelajaran IPA kontekstual terintegrasi dengan model pengajaran kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa; 2) Mendapatkan respon dari guru tentang Rancangan model assesmen autentik pembelajaran IPA kontekstual terintegrasi dengan model pengajaran berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan the post test only control group design. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara model assesmen autentik pembelajaran IPA kontekstual anatara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci: Asesmen IPA kontekstual, pengajaran berpikir, kompetensi siswa SMP
DRY LAB SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN MUTU PRAKTIKUM Yuliatmoko, Welli
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPraktikum adalah subsistem yang merupakan kegiatan terstruktur dan terjadwal yang memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menguasai keterampilan tertentu yang berkaitan dengan suatu pengetahuan. Karena kompetensi yang hendak dicapai oleh suatu kegiatan praktikum tergolong dalam ranah psikomotor maka kegiatan praktikum khususnya di laboratorium mutlak harus dilakukan. Namun kenyataannya, beberapa kegiatan praktikum di laboratorium sering kali tidak seluruhnya dapat dipraktekan oleh para peserta didik. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti biaya, waktu, Sumber Daya Manusia, dan sarana dan prasarana. Sementara itu, kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi memungkinkan dikembangkan beberapa program yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk meningkatkan mutu kegiatan praktikum di laboratorium. Salah satunya adalah program Dry Lab. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pemanfaatan Dry Lab sebagai alternatif peningkatan mutu kegiatan praktikum. Dry Lab merupakan praktikum yang dilakukan secara virtual dengan simulasi melalui komputer. Dengan demikian, Dry Lab dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Pengembangan Dry Lab hendaknya bersinergi dengan kegiatan praktikum Wet Lab sehingga dapat meningkatkan mutu dari kegiatan praktikum itu sendiri. Selain itu, pengembangan Dry Lab sebaiknya ditujukan untuk kegiatan praktikum yang tidak dapat dilaksanakan secara Wet Lab karena alasan tertentu, seperti biaya, waktu, sumber daya manusia, alat, dan sarana dan prasarana. Begitu pula dengan desain materinya harus mencerminkan kegiatan pelaksanaan praktikum sesungguhnya meskipun dirancang secara virtual dengan simulasi melalui komputer.
ANALISIS KANDUNGAN LIQUID SMOKE DARI SEKAM PADI Vivi Oviantari, Made; Sumahandriyani, Putu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

terbarukan sebagai alternatif pengahasil energi hijau, salah satu pemanfaatannya yakni sebagai sumber energi pada pembakaran bata merah. Pada pembakaran bata dihasilkan limbah asap yang umumnya langsung dibuang ke lingkungan yang tentunya dapat mencemari lingkungan sekitarnya dan juga dapat menjadi salah satu penyumbang gas rumah kaca penyebab global warming. padahal limbah asap tersebut dapat ditampung dan dimanfaatkan kembali menjadi liquid smoke. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kandungan senyawa-senyawa kimia liquid smoke dari hasil pembakaran sekam padi, serta (2) mengetahui perbedaan kandungan senyawa kimia antara liquid smoke hasil pembakaran sekam padi murni dengan liquid smoke hasil pembakaran bata merah berfillerkan sekam padi. Subjek penelitian ini adalah liquid smoke hasil pembakaran sekam padi saja dan hasil pembakaran sekam padi beserta bata merah, sedangkan objeknya adalah kandungan senyawa-senyawa kimia dari liquid smoke tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair hasil pembakaran bata murni tidak menghasilkan senyawaan lain (kandungan airnya tinggi) sedangkan karakteristik dari asap cair yang dihasilkan dari pembakaran batu bata dan sekam padi mengandung senyawa turunan aldehid, keton, dan fenol yang berfungsi sebagai antibakteri dan antioksidan. Adapun senyawa lain yang bersifat karsinogen, seperti benzo(a)pirena, tidak terdeteksi sehingga diharapkan asap cair hasil pembakaran sekam padi dapat dijadikan sebagai bahan alternatif dalam pengawetan makanan
PENGGUNAAN JURNAL MINGGUAN BERMUATAN CONTOH MISKONSEPSI DAN SOAL TERMODIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN DAYA MATEMATIK SISWA Mahayukti, GA; Suarsana, I Made; Putu Wijaya, I Gst Agung
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHasil pencatatan dokumen di SMKN 2 Singaraja menunjukkan bahwa secara kuantitatif rata-rata prestasi belajar matematika siswa masih dibawah 6,0, guru kurang kreatif dalam menyiapkan alat bantu pembelajaran/jurnal, guru belum mengatasi rendahnya aktivitas belajar siswa dan miskonsepsi siswa, dan terabaikannya daya matematik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi, 2) meningkatkan daya matematik siswa dan 3) meningkatkan prestasi belajar siswa.Data penelitian dikumpulkan dengan lembara observasi, jurnal dan tes. Data tersebut selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup dan pada siklus II dan III pada kategori yang sama yakni tinggi, Daya matematik pada siklus I dan II berada pada kategori yang sama yakni cukup, sedangkan pada siklus III ada peningkatan yakni pada kategori baik, prestasi belajar siswa naik dari siklus ke siklus. Dengan demikian, penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi dapat meningkatkan daya matematik siswa.
MENUJU GURU KREATIF MELALUI PEMANFAATAN BAHAN SEDERHANA UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN IPA -, Sholikhan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru IPA dalam merancang dan membuat media pembelajaran IPA yang menarik dengan menggunakan bahan-bahan sederhana, dan untuk meningkatkan kemampuan serta ketrampilan guru dalam melakukan eksperimen IPA. Peserta pelatihan adalah guru IPA di Kec. Klojen dan Kec. Sukun Kota Malang yang berjumlah 25 orang. Program ini menghasilkan: 1) tersususnnya bahan pelatihan pembuatan alat peraga IPA dari bahan sederhana, 2) Tersusunnya 6 Kit alat-alat peraga IPA dari bahan-bahan sederhana. 3) Tersusunnya petunjuk praktikum (eksperimen) IPA SD. 4) Ada peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan membuat alat peraga IPA dari barang bekas atau bahan sederhana sebesar 70%. 5) ada peningkatan rata-rata prestasi belajar siswa dar 6.5 menjadi 7.8, dan ada peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran sebesar 60%.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISTIK KATALIS ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI (NZA) NI/NZA, 5% NI/NZA, DAN 8% NI/NZA Wiratini, Ni Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitain tentang pembuatan dan karakterisasi katalis NZA, 2% Ni/NZA, 5% Ni/NZA, dan 8% Ni/NZA. Pembuatan katalis NZA dilakukan dengan mengaktivasi zeolit alam (ZA) dengan HF 1%, refluk dengan HCl 6 M, dan NH4Cl 1 M, selanjutnya dikalsinasi selama 4 jam pada suhu 5000C. Katalis Ni-NZA dibuat dengan cara imprenasi semi basah, selanjutnya di kalsinasi dengan gas nitrogen selama 3 jam pada suhu 5000C, didinginkan dilanjutnya dengan proses oksidasi selama 2 jam pada suhu 5000C.Karakterisasi katalis meliputi penentuan keasaman katalis, luas permukaan spesifik, volume total pori, dan rerata jejari pori. Keasaman katalis ditentukan dengan metode gravimetri. Luas permukaan spesifik, volume total pori, dan rerata jejari pori diukur dengan Surface Area Analyzer NOVA-1000 berdasarkan persamaan BET.Hasil penelitian menunjukkan bahwa katalis 2% Ni-NZA memiliki karakter yang peling baik dibandingkan dengan katalis yang lain (NZA, 5% Ni/NZA, dan 8% Ni/NZA). Katalis 2% Ni-NZA memiliki tingkat keasaman sebesar 3,95 mmol/g, luas permukaan spesifik 185,57 m2/g , volume total pori 1,83 cc/g, dan rerata jejari pori 20,56 A0.
UJI COBA UNIT PENGOLAHAN AIR LIMBAH SISTEM SEMIANAEROB-AEROB DI INDUSTRI PENCELUPAN TEKSTIL SKALA RUMAH TANGGA Sastrawidana, Dewa Ketut
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas unit pengolahan air limbah sistem semianaerob-aerob di industri pencelupan tekstil. Bakteri pada bak semianaerob terdiri dari Aeromonas sp. Pseudomonas sp, dan Flavobacterium sp. sedangkan pada bak aerob terdiri dari Vibrio sp. Plesiomonas sp. dan Enterobacter sp. Pembentukan biofilm dilakukan dengan menumbuhkan konsorsium bakteri pada masing-masing reaktor selama 10 hari menggunakan pada batu vulkanik merah sebagai media pelekatan bakteri. Setelah terbentuk biofilm,selanjutnya digunakan untuk merombak air limbah dengan waktu tinggal limbah 1 hari di bak semianaerob dan 1 hari di bak aerobi. Hasil penelitian menunjukkan unit pengolahan air limbah tekstil menggunakan teknologi biofilm cukup efektif digunakan untuk menangani air limbah tekstil skala lapang dengan efisiensi perombakan TSS, BOD dan COD secara berturut-turut sebesar 84,7%; 80,56% dan 90,40%. Uji toksisitas air limbah tekstil menggunakan ikan nila dengan waktu paparan 3 hari menunjukkan bahwa air limbah tekstil sebelum diolah berkatagori toksik ringan dengan nilai EC50 adalah 88,80% sedangkan setelah diolah dalam reaktor biofilm konsorsium bakteri sistem anaerob-aerob selama 2 hari menjadi katagori tidak toksik dengan nilai EC50 sebesar 101,64%. Dengan demikian, pengolahan limbah tektil dengan sistem kombinasi anaerob-aerob menghasilkan kualitas limbah dengan kriteria sudah memenuhi baku mutu untuk dibuang ke lingkungan.

Page 5 of 12 | Total Record : 120