cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020" : 13 Documents clear
Pengembangan Asesmen Kinerja pada Praktikum IPA Berbasis Pendekatan Saintifik Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII SMP Desak Nyoman Putriadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.277 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.16120

Abstract

The purpose of this research was to produce a science practicum performance assessment instrument based on scientific approach that is valid, practical, and effective to improve the critical thinking ability of junior high school students. The type of this research is development research using model by Sugiono (2007) with modification. In this study, the author only made it to the 7th step, which is the Usage Trial step due to limited knowledge, time and cost. The steps of this development research include (1) data collection, (2) product design, (3) design validation, (4) design revision, (5) product testing, (6) product revision, (7) usage test. The average result for the validity test of the instruments is 91,3% and categorized as very valid and can be applied on learning activity after going through several revisions. From reliability test, the result is 0,89 and is categorized as very reliable because >0,7. While the result of practicality test for teachers is at 62% and is categorized as quite practical. From the pre-test and post-test grade of the students, the average grade of both are 24,87 and 70,36. Based on n-gain test, obtained n= 0,60 and categorized as effective. From the results, it can be concluded that the performance assessment instrument of science practicum based is very valid, quite practical and effective to increase students’ critical thinking skill.Keywords: performance assessment of science practicum, scientific approach, critical thinking. 
Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau Berdasarkan Kepribadian Siswa islah ziauddin sardar yeubun
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.886 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.17307

Abstract

This study uses a quasi-experimental method with the final design control test of mathematical communication skills in terms of student personality through personality tests. The sample of this study was students of class XI-IPS in MAN 6 Kampung Dukuh and MAN 6 Cibubur East Jakarta in the odd semester 2018/2019 Academic Year as many as 88 people. The instrument used in this study is a description question and personality questionnaire. The results showed that 1) The ability of mathematical communication students who got the cooperative jigsaw method was higher than the students who received conventional learning, 2) There were interactions between learning methods and personalities on mathematical communication skills, 3) Mathematical communication skills of students with extroverted personalities given jigsaw cooperative method treatment is higher than those given conventional learning treatment, 4) Mathematical communication skills of students with introverted personalities treated with cooperative jigsaw methods are lower than those given conventional learning treatments. Thus, jigsaw cooperative learning is better applied to students with an extracurricular personality.
Analysis of chemistry textbook for high school class x in firts semester of 2013 curriculum reviewed from toulmin argumentation Made sukma erna
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.21 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.17953

Abstract

This study aimed to described argumentation pattner of chemistry textbooks for high school class X in firts semester of 2013 Curriculum. This type of research is qualitative with document analysis. Research instrument is researcher himself helped with material analysis based on Toulmin's argument. Data was collected using descriptive techniques and analysis. The results of the study found that the presentation of the pattern of argumentation of textbooks in class X of SMA X 2013 Semester I was suspected of being from Toulmin included Ground-Claim (20%), Ground-Warrant-Claim pattern (4.25%), Ground-Warrant-Claim (Backing) pattern (3.40%), Ground-Warrant (Backing) pattern -Claim (Qualifer) ( 0.85%), Ground-Claim (Qualifer) (0.43%), Ground-Claim (Rebutal) pattern (0.85%), Ground-Warrant-Claim (Rebutal) (Qualifer) pattern (0.43%).
Efektivitas Media Berbantuan Komputer dalam Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah I Wayan Sudita
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.709 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.17998

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah (PBM), terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam menerapkan PBM ditingkat sekolah menengah pertama (SMP). Diperlukan inovasi ataupun pembaharuan dalam penerapan pembelajaran berbasis masalah, kreatifitas guru dalam membungkus masalah – masalah matematika menjadi menarik untuk dipecahkan sehingga siswa menjadi senang dan aktif dalam belajar matematika, melalui penerapan media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Plomp, yang meliputi lima tahap yaitu: 1) investigasi awal; 2) desain; 3) realisasi/konstruksi; 4) tes, evaluasi, dan revisi; dan 5) implementasi. Namun karena keterbatasan waktu, penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap tes, evaluasi dan revisi hingga diperoleh prototipe final. Pengembangan media pembelajaran  berbantuan komputer dalam pembelajaran berbasis masalah dalam penelitian ini telah memenuhi aspek efektivitas. Hal ini ditunjukkan oleh ketuntasan belajar siswa telah mencapai ≥ 85% dalam setiap tahap ujicoba, yaitu ujicoba terbatas ketuntasan belajar sebesar 90%, ujicoba lapangan I ketuntasan belajar sebesar 86%, dan ujicoba lapangan II ketuntasan belajar sebesar 89%. 
Desain Pembelajaran Aturan Sinus dan Cosinus dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia putu suri nadiana; Wayan Puja Astawa; I Gusti Putu Suharta
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.913 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.18052

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas dan strategi siswa dalam proses pembelajaran aturan sinus dan cosinus dengan menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Pembelajaran ini menggunakan segitiga sebagai titik awal pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa kelas X MIA 1, 36 orang siswa kelas X MIA 3, dan 36 siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Seririt. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain yang terdiri atas 3 tahapan, yaitu preliminary design, design experiment (pilot experiment dan teaching experiment), dan retrospective analysis. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, Lembar Aktivitas Siswa (LAS), observasi kegiatan pembelajaran, wawancara, rekaman video, dan foto kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah perubahan dari Hypothetical Learning Trajectory (HLT) ke Learning Trajectory (LT) dalam merumuskan aturan sinus dan cosinus dengan pendekatan PMRI.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika ditinjau dari Kecerdasan Logis Matematis Putu Novi Wipra Asti; I Wayan Puja Astawa; Gusti Ayu Mahayukti
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.565 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.18147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Cooperative Script terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa ditinjau dari kecerdasan logis matematis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan treatment by level. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 142 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dimana sampel yang diperoleh berjumlah 32 siswa. Dari 6 kelas diambil 2 kelas sebagai sampel penelitian, satu kelas sebagai kelompok eksperimen dan kelas lainnya sebagai kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen diterapkan pembelajaran Cooperative Script sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kecerdasan logis matematis dan tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur dengan bantuan SPSS 16.0 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Script dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional ditinjau dari kecerdasan logis matematis, 2) tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Ipa Terpadu Bervisi Sets (Science Environment Technology And Society) Terhadap Hasil Belajar Dan Sikap Ilmiah Siswa Smp Putu Rahma Dewi; I.B. Putu Arnyana; siti Maryam
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.878 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.18323

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran IPA terpadu bervisi SETS terhadap hasil belajar dan sikap ilmiah siswa SMP. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII di SMP N 3 Gianyar Tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 368 siswa. Sebanyak 77 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan berupa tes pilihan ganda dan sikap ilmiah menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan analisis MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pelajaran dengan model pembelajaran IPA Terpadu Bervisi SETS dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII. Kedua, terdapat perbedaan sikap  ilmiah antara siswa yang mengikuti pelajaran dengan model pembelajaran IPA Terpadu Bervisi SETS dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII. Ketiga, secara simultan terdapat perbedaan hasil belajar dan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pelajaran dengan model pembelajaran IPA Terpadu Bervisi SETS dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII p < 0,05. Hasil penelitian ini disarankan sebagai pedoman dalam memilih model pembelajaran meningkatkan hasil belajar dan sikap ilmiah siswa sehingga hal tersebut dapat bermanfaat bagi guru ataupun siswa. Kata kunci : hasil belajar IPA, sikap ilmiah, model pembelajaran ipa terpadu bervisi sets, 
Analisis Kebutuhan Pembelajaran IPA SMP pada Wilayah Kota di Bali dalam Rangka Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik Gusti Ayu Oka Utami
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.46 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.19236

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan kemampuan keterampilan kerja                                                                                                     ilmiah, materi IPA SMP, serta mendeskripsikan dan menjelaskan iklim pembelajaran IPA SMP pada wilayah kota di Bali dalam rangka pengembangan perangkat pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pihak yang berkepentingan yaitu pihak penyelenggara (guru IPA, MGMP IPA, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, dan pengawas mata pelajaran IPA), siswa kelas IX, dan pihak pengguna lulusan (komite SMP dan SMA, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, dan guru bidang Fisika, Kimia, dan Biologi) yang ada di Bali. Sebanyak 495 responden dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data hasil kebutuhan keterampilan kerja ilmiah, materi IPA dan iklim pembelajaran IPA SMP pada wilayah kota di Bali dikumpulkan berupa persentase skor persetujuan kebutuhan (keterampilan kerja ilmiah dan materi IPA) dan rerata katagori iklim pembelajaran menggunakan angket. Data kebutuhan keterampilan kerja ilmiah dan materi IPA dianalis dengan deskriptif. Data iklim pembelajaran dianalisis dengan deskriptif untuk menentukan kategori kualitas dukungan iklim pembelajaran secara keseluruhan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, stakeholders mendukung kebutuhan keterampilan kerja ilmiah yang ditanggapi perlu sebesar 92,7%. Kedua, materi IPA SMP yang diprogramkan kurikulum dapat memfasilitasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik sebesar 93,7%. Ketiga, stakeholders menilai dukungan iklim pembelajaran yang meliputi sarana belajar, prasarana pendukung, pengelolaan sekolah, kondisi belajar saintifik, dan profesionalisme guru terkait dengan pembelajaran IPA SMP dianggap memadai (baik) dengan konversi rerata skor iklim sebesar 4,33.  Kata-kata kunci: analisis kebutuhan, pembelajaran IPA, pendekatan saintifik  
KEPRAKTISAN DAN EFEKTIVITAS BAHAN AJAR PENGANTAR DASAR MATEMATIKA BERDASARKAN MODEL CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES DAN PENDIDIKAN KARAKTER Made Juniantari
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.114 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.22526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar pengantar dasar matematika berdasarkan model conceptual understanding procedures yang praktis dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Pengembangan bahan ajar dalam penelitian ini mengikuti prosedur pengembangan dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: (1) investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi/konstruksi, (4) tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) implementasi. Pada tahun pertama, penelitian ini hanya sampai pada tahap tes, evaluasi, dan revisi yaitu melakukan validasi bahan ajar. Kepraktisan bahan ajar dapat dilihat dari rata-rata skor pengamatan keterlaksanaan bahan ajar, angket respons mahasiswa, dan angket respons dosen terhadap bahan ajar. Sedangkan efektivitas bahan ajar dapat dilihat dari rata-rata skor hasil tes pemahaman konsep mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan bahan ajar. Hasil ujicoba terbatas, menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan telah memiliki aspek sangat praktis digunakan sehingga efektif meningkatkan pemahaman konsep matematrika mahasiswa pada mata kuliah pengantar dasar matematika.
Lesson Study dalam Upaya Peningkatan Keaktifan Mahasiswa dalam Proses Perkuliahan Biologi Dasar II Prodi S1 Pendidikan IPA putu prima juniartina
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.699 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.23196

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam proses perkuliahan biologi dasar II pada prodi S1 pendidikan IPA yang berdasarkan observasi belum berjalan seperti yang diinginkan dan menyisakan beberapa permasalahan. Pembelajaran berbasis lesson study diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Dalam pelaksanaan penelitian ini terdapat tiga siklus lesson study, dimana setiap siklus mempunyai tiga tahapan yaitu, perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi dan evaluasi (see). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester dua program studi S1 Pendidikan IPA, Fakultas MIPA, Universitas Pendidikan Ganesha. Hasil observasi pada pelaksanaan lesson study menunjukkan keaktifan mahasiswa pada setiap siklus mengalami peningkatan dengan penyesuaian metode pembelajaran yang merupakan hasil refleksi dan evaluasi siklus sebelumnya, hasil penelitian dianalisis secara deskriptif

Page 1 of 2 | Total Record : 13