cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 2 (2020)" : 5 Documents clear
Membangun Pola Komunikasi Berbantuan Teknologi Komunikasi “Slack” Yudha Irawan Kusdinar; Nela Widiastuti
Media Komunikasi FPIPS Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.26657

Abstract

Penelitian ini mengemukakan tentang bagaimana pola komunikasi organisasi dari karyawan di PT. Exaditama Teknologi Kreativa melalu media komunikasi “Slack”. Terdapat beberapa hal dari tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi dari pimpinan PT. Exaditama Teknologi Kreativa kepada bawahanya melalui media komunikasi “Slack”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selain itu juga penelitian ini menggunakan cara teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dari penelitian ini terdiri dari dua informan kunci dan dua informan tambahan, dua informan kunci ini merupakan dua orang pimpinan atau “Project Manager” dan dua orang tambahan ini merupakan karyawan dari PT. Exaditama Teknologi Kreativa. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pimpinan PT. Exaditama Teknologi Kreativa menggunakan pola komunikasi roda dengan jaringan atau alur komunikasi Downward dan Upward, artinya pimpinan dari perusahaan PT. Exaditama Teknologi Kreativa menjadi pusat dari segala pesan, perintah dan arahan terhadap karyawan atau staffnya dengan berkomunikasi melalui media komunikasi “Slack”. Pendapat untuk penelitian ini, penggunaan aplikasi Slack lebih baik diutamakan untuk proses pekerjaan atau jobdesk project, karena aplikasi Slack sangat efektif saat dipergunakan untuk berkomunikasi dalam organisasi.
Pengaruh Cyberbullying Terhadap Emosi Remaja Lydia Karwur Patti; Syahrul Hidayanto
Media Komunikasi FPIPS Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.27007

Abstract

Era revolusi industri 4.0 membawa dampak pada kehidupan masyarakat sehari-hari, tak terkecuali remaja. Kehadiran media sosial dapat memberi dampak positif dan negatif bagi remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cyberbullying di media sosial terhadap emosi remaja. Paradigma yang digunakan adalah positivis dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, korelasi, regresi linear sederhana, dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh cyberbullying di media sosial Instagram terhadap emosi remaja. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan perhitungan t hitung pada variabel cyberbullying di media sosial sebesar 2,423 lebih besar dari t tabel yaitu 2,011. Korelasi yang ditunjukkan antara variabel cyberbullying di media sosial dengan emosi remaja adalah korelasi yang lemah dengan nilai R Square (koefisien determinasi) sebesar 0,330. Temuan di lapangan membuktikan bahwa cyberbullying adalah bentuk perwujudan dari pelampiasan amarah yang dirasakan pelaku di dunia nyata. Selain itu, peneliti juga menemukan alasan lain, yaitu balas dendam yang tidak bisa dilakukan di dunia nyata, serta hanya sekadar mengikuti tren.
Fenomena Susilo Bambang Yudonyono Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Politik Masyarakat Indonesia Pasca Pemilu 2004 I Nengah Suastika
Media Komunikasi FPIPS Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.27317

Abstract

Kesadaran politik adalah kemampuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang dalam menentukan pilihan politik dalam mencapai tujuan nasional. Reformasi memberikan kesempatan yang sangat baik kepada semua masyarakat dan tokoh nasional dalam membangun budaya politik yang santun dan beradab. Proses ini pada akhirnya membangun budaya politik yang sportif, transparan, demokratis serta nasionalis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik dan pendidikan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa dinamika politik sangat dinamis sesuai dengan aliran partai politik, tokoh politik, penyelenggara pemilu, ketentuan hukum penyelenggaraan pemilu dan kesadaran politik masyarakat. Penelitian juga menunjukkan pendidikan politik yang bersifat informal mampu menjadi ajang masyarakat untuk meningkatkan kesadaran politik dalam memilih. Bahkan, karakteristik tokoh politik menjadi corong yang akan membuat masyarakat mampu meningkatkkan keterampilan politiknya. Bertalian dengan itu, tokoh politik semestinya memberikan contoh dan tauladan yang baik bagi bagi masyarakat. 
Kadar Konsep Diri Mahasiswa Dalam Berinteraksi Di Media Sosial Vera Wijayanti Sutjipto; Rayni Delya Hafni
Media Komunikasi FPIPS Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.27665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kadar konsep diri mahasiswa dalam berinteraksi di media sosial. Adapun peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner pada 80 orang mahasiswa UNJ Angkatan 2019 dari 8 fakultas yang ada di UNJ.  Hasil  dari penelitian ini yaitu konsep diri mahasiswa ketika berinteraksi di media sosial menunjukkan sangat kuat dengan mereka lebih suka menghindar konflik, tidak berkomentar negatif mengenai postingan orang lain, tetapi terdapat juga mahasiswa yang mudah terprofokasi oleh postingan orang lain di media sosial. Hal ini menunjukkan ketika mereka berinterkasi dengan orang lain seringkali mudah terpengaruh, ini disebabkan oleh konsep diri yang masih berubah-ubah, salah satunya karena pengaruh lingkungan. Oleh sebab itu mahasiswa sebagai remaja harus menyadari bahwa konsep diri mereka bisa berubah ketika berinterkasi di dunia maya, dengan berbagai sebab seperti tidak melihat langsung ekspresi lawan bicara.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Pendidik Di Wilayah Perbatasan Indonesia Dan Malaysia Endah Rantau Itasari
Media Komunikasi FPIPS Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.27919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum yang diberikan oleh negara kepada warga negaranya khususnya di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia berkenaan dengan hak pendidikan yang diterima oleh warga negara Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah menggunakan penelitian hukum yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hak-hak warga negara Indonesia khususnya tentang hak pendidikan telah diberikan dalam undang-undang Republik Indonesia, dan diatur di dalam undang-undang hak asasi manusia dimana setiap warga negara diberikan hak pendidikan dan hak pekerjaan di wilayah kedaulatan Indonesia, bahkan Bangsa Indonesia telah meratifikasi peraturan Internasional The Universal Declaration on Human Rights (UDHR) 1949, The International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (ICESCR)1966 dan dalam The Convention on The Rights of The Child 1989 yang seluruhnya memberikan perlindungan hukum kepada setiap warga negara di dalam memperoleh pendidikan. Jadi pemerintah pusat wajib memberikan hak pendidikan kepada seluruh warga negara yang ada di wilayah perbatasan tanpa terkecuali karena hal ini merupakan amanat konstitusi Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 5