cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 22 No. 1 (2023)" : 10 Documents clear
Technological Adaptation Trends for Sociology Teachers in Online Learning during Covid-19 Pandemic Ni Kadek Marhaeni Desyantari; I Wayan Putra Yasa; I Gusti Made Arya Suta Wirawan; Lola Utama Sitompul; Irwan Nur
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.43591

Abstract

Online learning during the COVID-19 pandemic has forced sociology teachers to adapt to technology as a supporting medium, so that teaching and learning activities can be carried out correctly. The research method used in this research is the descriptive qualitative method. The research data are the results of interviews and observations. Sources of research data are sociology teachers in Singaraja City High School. Data collection techniques using observation and interviews. The data analysis technique is triangulation using (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) concluding. This research indicates that sociology teachers use some aplications to support their online learning activities. However, some of these applications that are most often used include WhatsApp Group, Google Classroom, and Educandy as a game education. The main reasons why they use this application because it was faster, more effective and efficiently. The obstacles experienced by sociology teachers are the lack of ability to adapt to available technology so that sociology teachers only use three supporting application, and students who do not have signals, quotas, and cell phones become obstacles for sociology teachers in delivering material and assignments to the students concerned. And student delays in collecting assignments are obstacles for sociology teachers in providing assessments. The solutions taken are IT mastery training, the use of learning videos, educational games, and students who are constrained by signals and quotas can visit schools.
Environmental Awareness-Based Education at English Corner Community in Sidetapa Village Kadek Arlinda Devi Suyanti; I Wayan Putra Yasa; I Gusti Made Arya Suta Wirawan
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.43883

Abstract

This study aims to explain the implementation of an environmental awareness-based education model for children in the English Corner Community in Sidetapa Village. This study uses a qualitative approach, with data collection techniques through purposive sampling, field observations, in-depth interviews, and document studies. To develop the validity of the data obtained by the researchers using the triangulation method, namely by combining various data collection techniques and existing sources. This study indicates that environmental awareness education provided by English Corner Community volunteers is given on the sidelines of the English course, starting with guiding children about the importance of protecting the environment. Collection of plastic waste around Sidetapa Village and using the environment as an object of learning media by linking objects in the environment translated into English. Thus, children at English Corner Community have the personality to care about the cleanliness of the environment.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL Berbantuan Audiovisual terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah dan Keterampilan Sosial Siswa dalam Pembelajaran IPS Ida Ayu Putu Ruswita Dewi; I Wayan Kertih; I Putu Sriartha
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.50031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan memecahkan masalah dan keterampilan sosial secara simultan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan audiovisual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada pembelajaran IPS. Penelitian menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan desain penelitian berbentuk Non-Equivalent Post-test Only Control Design. Populasi pada riset ini yakni sejumlah 100 orang siswa yang tersebar dalam 3 kelas, dengan teknik random sampling diambil sampel siswa di kelas VIII. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan memecahkan masalah dan keterampilan sosial siswa antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan audiovisual dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional dengan hasil analisis Manova yang memperoleh angka statistik F sama dengan 126,572 dan angka signifikansi 0,000<0,05 untuk Pillai’s Trace, Wilk’s Lambda, Hotelling’s Trace, dan Roy’s Largest Root. Selanjutnya, ditemukan juga adanya perbedaan kemampuan memecahkan masalah siswa antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan audiovisual dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional dengan hasil analisis angka statistik F sama dengan 38,853 dan angka sig. 0,000 < 0,05. Terakhir, terlihat ada perbedaan keterampilan sosial siswa antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan audiovisual dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional dengan hasil analisis angka statistik F sama dengan 235,282 dan angka sig. 0,000 < 0,05.
Metode Role Playing Berbasis Billingual untuk Meningkatkan Kemampuan dan Hasil Belajar Siswa SMP Laboratorium Undiksha Ketut Valien Wira Atmaja; I Putu Sriartha; I Wayan Kertih
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.50982

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran dengan metode role playing (RPL) berbasis bilingual dalam meningkatkan nilai belajar siswa pada mata pelajaran IPS, mengetahui keefektifan pembelajaran dengan metode RPL berbasis bilingual dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa asing, dan mengetahui respon siswa dalam pembelajaran IPS dengan metode RPL berbasis bilingual. Penelitian ini dirancang dalam penelitian tindakan kelas dalam dua siklus di SMP Laboratorium Undiksha. Subjek dalam penelitian ini adalah 18 siswa kelas VIII-3 dan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan dan hasil belajar siswa. Data dikumpulkan melalui tes dan angket. Kemudian, data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode role playing berbasis bilingual terbukti efektif digunakan untuk meningkatkan hasil nilai siswa pada mata pelajaran IPS di kelas VIII-3 di SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Pembelajaran dengan metode role playing berbasis bilingual terbukti efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi berbahasa asing di kelas VIII-3 di SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Siswa Kelas VIII-3 SMP Laboratorium Undiksha tahun ajaran 2021/2022 memberikan tanggapan yang positif terhadap pembelajaran IPS dengan menggunakan metode role playing berbasis bilingual.
Pengaruh Model Quantum Teaching terhadap Efikasi Diri dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Putu Devi Saraswati; I Wayan Kertih; I Nengah Suastika
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.50983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Quantum Teaching terhadap efikasi diri siswa pada mata pelajaran IPS, pengaruh model Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa dan pengaruh secara simultan model pembelajaran Quantum Teaching terhadap efikasi diri dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian ekperimen semu dengan rancangan posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Jembatan Budaya yang berjumlah 166 orang siswa yang tersebar dalam tujuh kelas. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik random sampling berjumlah 48 orang siswa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model Quantum Teaching, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah efikasi diri dan hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes, sedangkan data efikasi diri siswa dikumpulkan dengan metode kuesioner. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Manova. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model quantum teaching terhadap efikasi diri siswa pada mata pelajaran. Temuan lainnya adalah terdapat pengaruh yang signifikan model quantum teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dan juga terdapat pengaruh yang simultan model pembelajaran quantum teaching terhadap efikasi diri dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Task-Based Learning Model terhadap Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Siswa dalam Pembelajaran IPS Wahyu Sumardeni; Ida Bagus Made Astawa; Tuty Maryati
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.51045

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum berkembangnya keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPS dengan tujuan untuk menganalisis pengimplementasian Task-Based Learning Model dalam pembelajaran IPS pada Kelas VIII, menganalisis pengaruh Task-Based Learning Model terhadap keterampilan komunikasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS, menganalisis pengaruh Task-Based Learning Model terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS, dan menganalisis pengaruh Task-Based Learning Model secara simultan terhadap keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksperimen semu/quasy eskperimental dengan posttest only control group design. Sampel penelitian ditentukan secara random dengan tehnik undian untuk menetapkan dua (2) dari tiga (3) kelas populasi, yaitu satu sebagai kelompok eksperimen (Kelas VIII-3) dan satu sebagai kelompok kontrol (Kelas VIII-2) setelah terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, dan pencatatan dokumen yang datanya kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan Kuantitatif (Manova) untuk uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengimplementasian Task-Based Learning Model yang dilakukan guru dalam pembelajaran IPS pada Kelas VIII tergolong dalam kriteria baik sekali dengan nilai sebesar 95. Selain itu, terdapat pengaruh Task-Based Learning Model secara signifikan (Fhitung 63,985 dan nilai signifikansi 0,000) terhadap keterampilan komunikasi siswa kelas VIII  dalam pembelajaran IPS, terdapat pengaruh Task-Based Learning Model secara signifikan (Fhitung 49,581 dan nilai signifikansi 0,000) terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS. Secara simultan terdapat pengaruh Task-Based Learning Model  yang signifikan (Fhitung 41,124 dan nilai signifikansi 0,000) terhadap keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPS.
Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw berbantuan Video Pembelajaran terhadap Prestasi Belajar IPS Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa Wikarto
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.51057

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh model pembelajaran Jigsaw Berbantuan Video Pembelajaran terhadap prestasi belajar IPS ditinjau dari motivasi berprestasi siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas IX SMP N 1 Kerambitan. Sebanyak 70 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group/class random sampling. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner dan prestasi belajar menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan Anava A-B berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil uji normalitas sebaran data menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga semua kelompok data skor prestasi belajar IPS berdistribusi normal. Secara keseluruhan uji hipotesis penelitian dilakukan dengan menggunakan ANAVA dua jalur dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh interaksi yang signifikan antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dalam mengikuti model pembelajaran jigsaw Berbantuan video pembelajaran dengan STAD terhadap prestasi belajar IPS.
Ekslusi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Salsabilla Azzahra; Holy Rafika Dhona
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.56610

Abstract

Riset ini ingin membuktikan bahwa praktik komunikasi sekolah inklusi di Indonesia justru merupakan instrumen untuk mengekslusi siswa anak berkebutuhan khusus (ABK). Riset ini didasari oleh gagasan bahwa ruang dengan wacana tertentu pada akhirnya menghasilkan proses interaksi dan komunikasi yang tertentu pula. Proses komunikasi di dalam sekolah inklusi justru mensubjeksi ABK sebagai liyan. Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana sekolah inklusi mengkonstruksi subjek anak berkebutuhan khusus. Dengan menggunakan metode etnografi kritis di sebuah sekolah di Jawa Tengah, riset ini menemukan bahwa eklusi ABK sebagai subjek yang berbeda terjadi dalam penyeleksian penerimaan ABK. Ekslusi ini diteguhkan dalam bagaimana proses pembelajaran ABK yang berbeda dari siswa biasa dan akhirnya memproduksi kesadaran ABK sendiri. Implikasi penelitian ini adalah ajakan memindah diskusi pendidikan inklusi pada bagaimana mengkonstruksi ‘anak tipikal’ (non-ABK) menerima dan menjadi lingkungan yang supportif bagi ABK.
Pengembangan Nilai–Nilai Kebangsaan dan Kebhinekaan melalui Discovery Learning Model Berbantuan Google Classroom dalam Pembelajaran Sejarah Benediktus Kristianto Nobar Ontu; Sukadi; I Wayan Kertih
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.56918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Discovery Learning Model dengan bantuan Google Classroom dalam pembelajaran Sejarah di SMAK Soverdi Tuban, serta mengevaluasi perbedaan nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan siswa antara kelas yang menerapkan model tersebut dengan kelas yang tidak, menggunakan desain quasi-eksperimental dengan Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan pencatatan dokumen, dan hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan terdapat perbedaan signifikan dalam nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan siswa antara kelas yang menerapkan Discovery Learning Model dengan yang tidak, serta terdapat perbedaan signifikan dalam nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan siswa secara terpisah antara kedua kelas.
Miskonsepsi Siswa terhadap Materi Bencana Erupsi Gunung Merapi Yunus Aris Wibowo; Shofiatul Mardliyah; Erni Setiowati; Yoga Wahyu Pratama; Muhammad Rasyid Ridho
Media Komunikasi FPIPS Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v22i1.57858

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana erupsi gunungapi. Oleh karena itu, upaya transformasi pengetahuan tentang erupsi gunungapi perlu diberikan kepada siswa dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan dan miskonsepsi siswa terhadap materi bencana erupsi gunungapi di SMP Muhammadiyah Srumbung, Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Muhammadiyah Srumbung, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah sensus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan pedoman wawancara yang telah divalidasi dengan Teknik expert judgment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan siswa terhadap materi bencana erupsi gunungapi pada materi definisi bencana 99,12%, jenis-jenis bencana 98,87%, dampak bencana 91,57% dan penanggulangan bencana 93,6%. Tingkat miskonsepsi materi kebencanaan gunung api SMP Muhammadiyah Srumbung berada di bawah 2,5%, sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat miskonsepsi siswa SMP Muhammadiyah Srumbung terhadap materi bencana erupsi gunungapi. Hal tersebut terjadi karena kebijakan sekolah yang telah mengintegrasikan materi kebencanaan dalam pembelajaran di sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10