cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
HUBUNGAN STATUS GIZI, AKTIVITAS FISIK, MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MAHASISWA STRATA SATU KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN MASUK 2010 Arinawati Arinawati; Gunawan Irianto; Yulina Yulina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7447.728 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v7i1.251

Abstract

Mutu pelayanan di rumah sakit sangat ditentukan oleh pelayanan keperawatan atau asuhan keperawa kepemimpinan menlpakan cara yang digunakan oleh pemimpin dengan bawahanya, baik yang bersifa personal maupun konteks pekerjaan. Gaya kepemimpinan kepala ruangan untuk memimpin perawat akan mempengaruhi semangat kerja perawat pelaksana. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui gaya kepemimpinan Kepala Ruangan terhadap Kinerja Perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan Rumah Sakit Umum Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2012. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adala perawat pelaksana yang bertugas di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Menggala dengar sebesar 95 orang, sampel total populasi. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa digunakan adalah ujpchi-square. Hasil penelitian menujukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala ruangan bukan demokratis yaitu set responden (66,3), responden yang memiliki kinerja baik yaitu sebanyak 51 responden (53,7). Ada yang signifikan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2012 (p value 0,000 OR 6,587). Saran kepada Kepala menerapkan gaya kepemimpinan demokratis karena dapat meningkatkan kinerja perawat yang dapat meningkatkan mutu rumah sakit.
HUBUNGAN LINGKUNGAN DAN RUMAH SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE DI KAMPUNG TERBANGGI BESAR KECAMATAN TERBANGGI BESAR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2011. Anggun Rusyantia
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.908 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v11i2.121

Abstract

Pendahuluan: Seribu hari pertama kehidupan seorang anak adalah masa kritis yang menentukan masa depannya. Salah satu upaya perbaikan gizi masyarakat pada awal kehidupan adalah dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam (6) bulan pertama kehidupan. Teknik menyusui merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi ASI dimana bila teknik menyusui tidak benar, dapat menyebabkan puting lecet dan menjadikan ibu enggan menyusui dan bayi jarang menyusu yang sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, untuk cakupan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan pada tahun 2014, dinilai rendah yaitu 66,06% dari 80% target yang telah dibuat oleh Dinas Kesahatan Kota Bandar Lampung. Daerah yang mempunyai data cakupan pemberian ASI Eksklusif 0-6 bulan berada di wilayah kerja Puskesmas Kedaton yaitu 22,82%. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara teknik menyusui dengan keberhasilan menyusui pada bayi (0-6 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Tahun 2015.Metode: Penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Variabel independen dalam penelitian ini adalah teknik menyusui dan variabel dependennya adalah keberhasilan menyusui. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2015.Hasil: Terdapat 56,3 % ibu telah memiliki teknik menyusui yang baik, dengan nilai skor lebih dari 14 dari total skor 22. Lebih dari separuh responden tidak memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya (62,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara teknik menyusui dengan keberhasilan menyusui dengan nilai p = 0,043 (< 0,05).Diharapkan kepada bidan dan petugas kesehatan terkait agar dapat memberikan informasi yang benar tentang pentingnya teknik menyusui yang benar pada ibu sejak awal kehamilan hingga masa nifas sehingga target pemberian ASI eksklusif dapat tercapai. Baik ibu maupun suami agar ikut aktif dalam mengikuti kelas edukasi atau forum-forum kesehatan yang diadakan oleh lembaga-lembaga kesehatan ibu dan anak (contoh : AIMI) yang membahas mengenai ruang lingkup ASI dan menyusui sehingga para orangtua menjadi lebih bersemangat dan memiliki tekad lebih kuat karena dukungan yang kuat dari lingkungan.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN ANTEPARTUM DI RSUD ABDOEL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2013 Mirnawati Zalili Sailan; Eva Dewi R Purba
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 11, No 3 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.252 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v11i3.5

Abstract

Pengobatan sendiri (self medication) merupakan upaya yang paling banyak dilakukan untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum memutuskan mencari pertolongan ke pusat pelayanan kesehatan/ petugas kesehatan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat Desa Air Lintang Kecamatan Tempilang mengenai penanganan sendiri terhadap nyeri menggunakan obat anti nyeri.Metode: Dengan rancangan penelitian deskriptif, pengambilan sampel menggunakan teknik accidental samplingdengan jumlah sampel 355 responden yang memenuhi kriteria inklusi.Hasil: Dalam penelitian didapatka, pengetahuan masyarakat cukup yaitu sebanyak 195 (54,9%) responden, pengetahuan baik yaitu sebanyak 116 (32,4%) responden dan pengetahuan kurang sebanyak 44 (12,4%) responden. Dilihat dari karakteristik, responden berumur 26 – 35 tahun sebanyak 222 (62,5%) responden, 36 - 45 tahun sebanyak 67 (18,9%) responden dan 46 – 55 tahun sebanyak 66 (18,6%) responden. Berdasarkan jenis kelamin, perempuan 210 (59,2%) dan responden laki- laki 145 (40,8%). Berdasarkan pendidikan responden berpendidikan SMA yaitu 146 (41,1%) responden, selanjutnya berpendidikan SMP sebanyak 93 (26,2%) responden, berpendidikan SD sebanyak 86 (24,2%) responden, berpendidikan S1 sebanyak 19 (5,4%) responden, berpendidikan DIII sebanyak 6 (1,7%) responden, tidak sekolah sebanyak 3 (0,8%) responden, dan berpendidikan D1 sebanyak 2 (0,6%) responden. Berdasarkan pekerjaan sebagian besar masyarakat Desa Air Lintang bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga, buruh harian dan wiraswasta.
PERSPEKTIF HUKUM: KELENGKAPAN PENGISIAN FORMULIR INFORMED CONSENT DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSUD MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 Rahma Elliya; Dessy Hermawan; Eka Trismiana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.473 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i1.229

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang sering dijumpai di masyarakat maju, baik pria ataupun wanita, tua ataupun muda bisa terserang penyakit ini, dan gejalanya tidak terasa. Penyakit ini disebut sebagai silent diseases dan merupakan faktor risiko utama dari perkembangan atau penyebab penyakit jantung dan stroke. Bila tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh lainnya, seperti otak, ginjal, mata dan kelumpuhan organ-organ gerak. Dalam penelitian penulis menggunakan jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian survei analitik yaitu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan ituterjadi dan menggunakan pendekatan metode survey. Adapun yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi Di UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, yang berjumlah 48 resonden. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode total populasi.Hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,000 yang berarti bahwa ada perbedaan tekanan darah pada penderita hipertensi yang sebelum dan sesudah diberikan jus mentimun (Cucumis sativus) Di UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2015. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapatmeningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pendidikan kesehatan, sehingga petugas kesehatan dapat membantu menurunkan angka kejadian hipertensi.
STATUS RESISTENSI NYAMUK ANOPHELES DI WILAYAH KALIMANTAN DAN SULAWESI Bambang Aditya Nugraha; Sulastini Sulastini; Aisyah Aisyah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.762 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i1.160

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan psikologis yang ditemukan pada pasien gagal jantung adalah kecemasan dimana dapat menstimulasi aktivasi respon simpatis tubuh sehingga meningkatkan beban kerja jantung yang akhirnya menurunkan kualitas hidup pasien. Dengan demikian diperlukan intervensi manajemen kecemasan demi meningkatkan kualitas hidup pasien. Pijat punggung adalah metode relaksasi yang berpotensi mengatasi kecemasan. Pijat punggung merupakan teknik relaksasi yang mudah dilakukan, sederhana, murah dan minim resiko jika dilakukan pada pasien gagal jantung. Pijat punggung mampu memberikan rasa relaks, menurunkan tekanan darah dengan mempengaruhi aspek neurohormonal dan menurunkan beban kerja jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pijat punggung terhadap skor kecemasan pada pasien dengan gagal jantung di ruang rawat inap Rumah Sakit Pemerintah Kabupaten Garut.Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experimental dengan rancangan one group pretest and postest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling sehingga didapat jumlah sampel sebanyak 30 pasien. Instrumen pengukuran skor kecemasan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data dianalisis dengan t test.Hasil: Menunjukan sebagian besar responden mengalami kecemasan tingkat sedang dengan skor yang bervariasi. Terdapat penurunan yang bermakna antara skor kecemasan pasien Gagal jantung sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pijat punggung dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Pijat punggung dapat menurunkan skor kecemasan pada pasien gagal jantung di ruang rawat inap Rumah Sakit Pemerintah Kabupaten Garut. Pijat punggung disarankan diterapkan di rumah sakit sebagai salah satu terapi komplementer non farmakologis untuk mengatasi kecemasan dan ditransformasikan sebagai prosedur tetap dalam intervensi keperawatan yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung.
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMPSIA BERAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG 2013 Shinta Arini Ayu
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.383 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i4.283

Abstract

Kinerja (prestasi kerja) merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya atau pasien. Hasil prasurvey terhadap 10 pasien di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RS Pertamina Bintang Amin diketahui bahwa sebanyak 7 pasien (70%) mengatakan tidak puas terhadap kinerja perawat. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan kinerja perawat pelaksana dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2016.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap penyakit dalam RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung sejumlah 219 pasien.Sampel 142 orang.Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan uji chi squareHasil penelitian menunjukkandistribusi frekuensi responden menyatakan kinerja perawat dalam kategori baik, yaitu sebanyak 77 responden (54.2%).Distribusi frekuensi responden menyatakan tidak puas, yaitu sebanyak 78 responden (54.9%).Ada hubungan kinerja perawat pelaksana dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap penyakit dalam RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2016 (p value 0,001, OR 3,4). Saran dalam penelitian diharapkan pihak rumah sakit meningkatkan kinerja perawat dengan melakukan evaluasi kinerja perawat dengan survey kepuasan pada pasien dan memberikan reward pada perawat yang mendapatkan penilaian terbaik.
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA DALAM KECAMATAN WAYLIMA KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2013 Eka Trismiyana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5835.587 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v6i1.194

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah di atas normal. valensi hipertensi di Indonesia mencapai 972 juta jiwa atau 31 (Depkes, 2008). Sedangkan prevalensi Brtensi di Provinsi Lampung pada tahun 2009 sebanyak 49.960 jiwa dan di Puskesmas Bernung sebanyak jiwa. Klien hipertensi rentan mengaþmi ansietas yaitu mulai klien didiagnosa hipertensi serta prognosis yakit hipertensi itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan ladap tingkat ansietas klien hipertensi di Puskesmas Bernung. Metode penelitian ini adalah quasi experiment, desain pre-post test design with control group. Sampel elitian secara purposive sampling berjumlah 64 responden, terdiri 32 responden kelompok intervensi dan 32 )onden kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale. Hasil penelitian didapatkan adanya penurunan yang bermakna tingkat ansietas sesudah intervensi (p le < 0,005), Kelompok intervensi lebih tinggi penurunan tingkat ansietas dibanding kelompok kontrol yang k mendapat terapi yaitu selisih 2,44 poim Rekomendasi : pendidikan kesehatan menjadi standar intervensi n hipertensi pada program pengobatan dan keswamas di puskesmas
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN RUMAH DAN FAKTOR ANAK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA DI DESA WAY HUWI PUSKESMAS KARANG ANYAR KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2012 Susilawati Susilawati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 11, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.778 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v11i4.148

Abstract

Pendahuluan: Premenstrual syndrome merupakan suatu keadaan dimana sejumlah gejala terjadi secara rutin dan berhubungan dengan siklus menstruasi (Nugroho & Utomo, 2014). Berdasarkan hasil presurvey yang dilakukan dengan 10 orang siswi remaja putri di SMPN. 07 Kotabumi, didapat 7 orang (70%) mengalami kecemasan saat mengahdapi menstruasi dan 3 orang (30%) tidak mengalami cemas. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Kecemasan Remaja Putri Saat Pre Menstrual Syndrome (PMS) Di SMPN. 07 Kotabumi Lampung Utara Tahun 2017.Metode: Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 98 remaja putri kelas VIII. Sampel sebanyak 18 orang dengan kriteria inklusi Usia Remaja putri 13-14 tahun, sudah menarche dan belum menikah, Remaja putri yang mengalami pra menstruasi syndrome, Bersedia untuk dijadikan responden. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test.Hasil: Pada penelitian ini menunjukan rata-rata tingkat kecemasan sebelum intervensi 27.61, sesudah dilakukan intervensi sebesar 8.17. Diketahui Ada Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Kecemasan Remaja Putri Saat Pre Menstrual Syndrome (PMS) di SMPN. 07 Kotabumi Lampung Utara Tahun 2017. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05). Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan tablet Fe dengan vitamin C karena dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI PADA IBU BERSALIN DI RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM Lisa Gusmayanti; Andoko Andoko
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8280.073 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v6i1.106

Abstract

Berat bayi Iahir rendah (BBLR) merupakan bayi yang dilahirkan dengan berat kurang dari 2500 g merupakan salah satu faktor utama yang berpengaruh terhadap kematian perinatal dan neonatal. Berat b rendah disebabkan oleh banyak faktor antara Iain dari faktor maternal, janin dan plasenta. Faktor meliputi usia ibu, paritas, jarak kehamilan, anemia, preeklampsia/eklampsia, kondisi lingkungan, asupan selama kehamilan, jenis pekerjaan, tingkãt pendidikan, pengetahuan gizi dan keadaan sosial ekonomi. Pre BBLR di Kota Metro pada tahun 2010 mencapai 168 bayi (16,5%) Hasil pra survey di RSIJD Ahmad Yan 2010, BBLR sebanyak 78 (40,6%), sedangkan bayi Iahir normal sebanyak 1 14 (59,4%). Tujuan diketahui faktor resiko terjadinya BBLR di RSIJD Ahmad Yani Metro tahun 2012.Jenis Penelitian kuantitatif, metode pendekatan desain Case Control. Populasi seluruh ibu ber ruang neonatus RSUD A.Yani Metro tahun 2012 sebanyak 221 bayi, jumlah sampel sebanyak 196 s Analysis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian diketahui bahwa BBLR 50% dan bayi lahir normal 50%, usia ibu (<20 tahun >35 47,4% dan usia ibu (20-35 tahun) 52,6%, urnur kehamilan 7 bulan 56,1% dan > 7 bulan 43,9%, primig 49,0%, dan multigravida 51 jarak kehamilan < 24 bulan 59,2% dan 24 bulan 40,8%, preeklampsia dan tidak preeklampsia 51 ,0%, Hasil Ilji statistik diperoleh ada hubungan usia ibu, urnur kehamilan, paritas kehamilan, preeklampsia dengan kejadian BBLR dan dan 2,794, ,dan 2,719, ibu hamil agar menjaga urnur kehamilan supaya tidak terradi lahir prematur, rajin memeriksakan kehamil minimal 4 kali selama kurun kehamilan dan bagi peneliti seianjutnya sebagai bahan dalam melanjutkan pen menggunakan faktor-faktor yang Iain yang berhubungan dengan BBLR,
HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN PRILAKU SEKS REMAJA PADA SISWA KELAS X - XI DI SMA N 1 TERUSAN NUNYAI BANDAR AGUNG KEC. TERUSAN NUNYAI LAMPUNG TENGAH Djunizar Djamaludin; Roni Tua; Desy Deria
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 3 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.166 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i3.182

Abstract

ABSTRACT: SELF CARE AND QUALITY OF LIFE AMONG PATIENTS WITH HEART FAILURE IN OUTPATIENT DEPARTMENT IN DR. H. ABDUL MOELOEK HOSPITAL-PROVINCE OF LAMPUNG 2017 Background: Based on data from the Lampung Provincial Health Office in 2016 with inpatient data on heart failure clients, 637 clients were obtained in 2015 and increased by 1106 clients in 2016, which means an increase of 469 clients with a percentage of 42.6%. while in outpatient clients 794 clients were obtained in 2015, and increased to 1462 clients in 2016, with an increase of 668 clients Purpose: The purpose of this study known the relationship of self care and quality of life among patients with heart failure in outpatient department in dr. H. Abdul Moeloek Hospital-Province of Lampung 2017. Methods: The type of this research was quantitative, the design of this study used the design of Analytic Survey with cross sectional approach, the total population of 375 respondents, and by slovin formula, obtained a sample of 79 respondents, and sample technique by purposive sampling. The instrument used the questionnaire and statistical test using chi square test. Result: The result of this research by using chi square test was obtained p-value = 0.000 (<0.05) which means there was correlation between self care with quality of life among patients with heart failure, with the value OR = 9.062 which means the patient who have good self care will be 9 times potentially have a high in quality of life. Conclusion: Suggestion to management Dr. H. Abdul Moeloek Hospital to be providing counseling and improving in services to the patientPendahuluan: Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2016 dengan data rawat inap pada klien gagal jantung, didapat 637 klien pada tahun 2015 dan mengalami kenaikan sebanyak 1106 klien pada tahun 2016, yang artinya mengalami peningkatan sebanyak 469 klien dengan persentase 42.6%. sedangkan pada klien rawat jalan didapat 794 klien pada tahun 2015, dan mengalami peningkatan menjadi 1462 klien pada tahun 2016, dengan peningkatan 668 klien (45.6%) (Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, 2016).Tujuan: penelitian ini diketahui hubungan self care terhadap kualitas hidup pada klien gagal jantung di Poli jantung RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2017.Metode:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, rancangan dalam penelitian ini menggunakan desain Survei Analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi sebanyak 375orang, setelah dilakukan perhitungan rumus menggunakan rumus slovin, didapat sampel sebanyak 79 orang, teknik sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Penelitian telah dilaksanakan di Poli Jantung RSUD dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2017, dengan instrument penelitian kuisioner dan uji statistic menggunakan uji chi square.Hasil: penelitian dengan menggunakan uji chi square didapat nilai p-value = 0.000 (< 0.05) yang artinya terdapat hubungan antara self care terhadap kualitas hidup pada klien gagal jantung di poli jantung RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2017, dengan nilai OR =9.062 yang artinya orang yang memiliki self care baik akan 9 kali berpotensi memiliki kualitas hidup yang tinggi.Kesimpulan: Saran bagi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dapat memberikan masukan bagi petugas kesehatan dalam melakukan penyuluhan dan perawatan pada penderita gagal jantung di Poli Jantung RSUD dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung , serta lebih meningkatkan pelayanan dengan baik bagi seluruh pasien gagal jantung.

Page 3 of 63 | Total Record : 624