cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : 1829586X     EISSN : 25810170     DOI : -
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam with registered number ISSN 1829 586X (print) and ISSN 2581-0170 (online) is a scientific journal managed and published by Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang. Sainmatika Journal publishes research articles from laboratory or field experiment as well as theoretical and elaborative research in field of Basic Sciences; Mathematics, Chemistry, Physics and Biology. This journal accepts articles in Indonesian or English. This journal is published twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) Marlina, Iis
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No. 2 Desember 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v11i2.423

Abstract

Research on the effect of compound fertilizer on plant growth celery (Apium graveolens L.) has been implemented in October 2014 - February 2015, in plantations 16 Ulu Village, District Seberang Ulu II Palembang. This study aimed to determine the effect of compound fertilizers to celery plant growth and to determine at what dose the average total folium and plant fresh weight. The method used was completely randomized design (CRD), consists of six treatments and four replications. The dose used is A0 (without control), A1 (0.5 grams), A2 (1 gram), A3 (1.5 grams), A4 (2 grams), A5 (2.5 grams). Research results showed that administration of different doses significantly affect of total folium and celery plant fresh weight. The higher the dose applied, the better the plant growth. Best doses indicated in the treatment of A5 (2.5 g), which gives the average total folium 3 (strands) and wet weight of 1.7 grams. Key words: Compound Fertilizer, Apium graveolens L. Growth
PENGARUH SERBUK DAUN KECUBUNG (Dutura metel L.) TERHADAP KEMATIAN KUMBANG JAGUNG (Sitophilus zeamais M.) Rizal, Syamsul; Citra, Yulia
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 9 No. 2 Desember 2012
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v9i2.761

Abstract

Penelitian tentang pengaruh serbuk daun kecubung (Dutura metel  L.) terhadap kematian kumbang jagung (Sitophilus zeamais M.), telah dilakukan pada bulan September sampai Desember 2011 di Laboratorium Jurusan Biologi  Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang. Uji toksisitas akut kumbang jagung menggunakan metode bioassay dengan waktu aplikasi 96 jam. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis probit dengan program SPSS versi 15 dan metode Spearman-Karber. Hasil penelitian menunjukkan serbuk kering daun kecubung (Dutura metel L.)  bersifat toksis terhadap kumbang jagung (Sitophilus zeamais M), dengan nilai LC 50-24 jam, LC50-48 jam dan LC50-96 jam masing-masing 13,96%, 12,26% dan 9,50%
EFEKTIVITAS KETEBALAN KARPET BERSERAT SEBAGAI BAHAN PENYERAP KEBISINGAN SUARA YANG DIHASILKAN SPEAKER MUSIK Jumingin, Jumingin; Kodriana Utami, Hermita
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No. 2 Desember 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v12i2.953

Abstract

A research on the effectiveness of the fibrous carpet thickness as the noise absorbent material generated krom music speakers in the courtyard house of Mr. S. A. Muin, Lorong Pahlawan Rizka complex, Prof. Supomo Km 3.5 street,  Palembang in July 2011. This study aimed to analyze the effectiveness of the thickness of the fibrous carpet as the noise absorbent material generated from music speakers at various distance measurement. This research used experimental method in the field (open space). Sound intensity level measurements were carried out at a distance of 1, 2, 3, 4, 5, 6 and 7 m krom the sound sources (music speaker) with the carpet thickness of 5, 7, and 12 mm and without the absorbent material. The results showed that the decrease of sound intensity level by a fibrous carpet with a thickness of 5 mm, 7 mm and 12 mm were respectively 1.9 dB; 7.2 dB; and 15.1 dB (at a distance of 1 m), 1.7 dB; 9.9 dB; and 18.3 dB (at 2 m distance), 2.1 dB; 12.9 dB; and 18.9 dB (at a distance of 3m), 2.5 dB; 16.0 dB; and 21.6 dB (at a distance of 4 m), 2.7 dB; 20.1 dB; and 23.9 dB (at a distance of 5 m), 2.2 dB; 22.3 dB; and 26.0 dB (at a distance of 6 m) and 2.2 dB; 25.1 dB; and 27.7 dB (at a distance of 7 m). There was a tendency of the greater thickness of fibrous carpet material as a noise absorber, the more decreament of the sound intensity level after passing through the absorbent material.Key words: Fibrous carpet thickness, noise, sound intensity level ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang efektifitas ketebalan karpet berserat sebagai bahan penyerap kebisingan suara yang dihasilkan speaker musik di halaman rumah Bapak S. A. Muin Komplek Perumahan Pahlawan Lorong Rizka Jalan Prof. Soepomo Km 3,5 Palembang pada bulan Juli 2011. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas ketebalan karpet berserat sebagai bahan penyerap kebisingan suara yang dihasilkan speaker musik pada berbagai jarak pengukuran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan pengukuran di lapangan (ruang terbuka). Pengukuran taraf intensitas suara dilakukan pada jarak 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7m dari sumber suara (speaker musik) dengan penyerap bahan karpet berserat dengan ketebalan 5, 7, dan 12 mm dan tanpa bahan penyerap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan taraf intensitas suara oleh karpet berserat dengan ketebalan 5mm, 7mm dan 12mm adalah masing-masing sebesar 1,9dB; 7,2dB; dan 15,1dB (pada jarak 1m), 1,7dB; 9,9dB; dan 18,3dB (pada jarak 2m), 2,1dB; 12,9dB; dan 18,9dB (pada jarak 3m), 2,5dB; 16,0dB; dan 21,6dB (pada jarak 4m), 2,7dB; 20,1dB; dan 23,9dB (pada jarak 5m), 2,2dB; 22,3dB; dan 26,0dB (pada jarak 6m) dan 2,2dB; 25,1dB; dan 27,7dB (pada jarak 7m). Ada kecenderungan semakin besar ketebalan bahan karpet berserat sebagai penyerap kebisingan suara terhadap penurunan taraf intensitas suara setelah melewati bahan penyerap.Kata kunci : Ketebalan karpet berserat, kebisingan suara, taraf intensitas suara
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA ALKALOID DARI DAUN TUMBUHAN SENGUGU (Clerodendron serratum Spreng) Emilia, Ita
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 7 No. 2 Desember 2010
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v7i2.16

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian yang berjudul Isolasi dan Identifikasi Senyawa Alkaloid dari Daun Tumbuhan Senggugu (Clerodendron serratum Spreng) yang dilaksanakan dari bulan April s.d. bulan November 2010 di Laboratorium Genetika dan Bioteknologi, Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya untuk pengujian hasil penelitian yaitu penentuan spektrofotometri dilaksanakan di Lab.Kimia Analisa Instrumen UPI Bandung . Isolasi senyawa aktif dilakukan secara bertahap dimulai dari proses ekstraksi, fraksinasi, kromatografi lapis tipis (KLT), dan pemurnian senyawa aktif dengan menggunakan kromatografi kolom gravitasi. Identifikasi senyawa alkaloid menggunakan spektrofotometer UV, IR, dan GC-MS. Hasil KLT didapat senyawa aktif yang terdapat pada daun senggugu termasukgolongan senyawa alkaloid dengan Rf 0,45 dengan warna kuning kecoklatan. Hasil pemurnian senyawa aktif dengan menggunakan kromatografi kolom gravitasi diperoleh fraksi aktif pada F 3.3, Dari hasil pengujian menggunakan spektrofotometer uv, infra red dan gc-ms diperoleh senyawa golongan alkaloid dengan berat molekul 70 gram/mol dan rumus molekul C 2 H 2 N 2 O.Kata kunci: Isolasi, Identifikasi, Clerodendron serratum, alkaloid
THE STRUCTURAL PROPERTIES OF ZnO/TiO2 BILAYER THIN FILM AS PHOTOANODE Fatiatun, Fatiatun; Abu Bakar, Suriani; Mohamed, Azmi; Hashim, Norhayati; Mamat, Mohamad Hafiz; Malek, Mohamad Firdaus
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 1 Juni 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.43 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v14i1.1108

Abstract

   The ZnO/TiO2 bilayer was fabricated on the fluorine-doped tin oxide (FTO) substrate. The ZnO nanorods and TiO2 nanoparticles were developed as photoanode material that were fabricated by using sol-gel immersion and squeegee method. The structure of ZnO/TiO2 bilayer showed a good properties for photoanode in DSSCs application. The ZnO/TiO2 bilayer has large surface area that could increase a dye loading and performance of photoanode. Meanwhile, the micro-Raman spectra of ZnO/TiO2 bilayer indicated a good crystallinity. Therefore, the ZnO/TiO2 bilayer showed a good structure for photoanode in DSSCs application.Key words: ZnO nanorods, TiO2 nanoparticles, ZnO/TiO2 bilayer, Photoanode ABSTRAKLapisan ZnO/TiO2 difabrikasi di atas substrat oksida timah yang di doping florin (FTO). Batang nano ZnO dan partikel nano TiO2 dikembangkan sebagai material fotoanoda yang difabrikasi menggunakan metode pencelupan sol-gel dan squeegee. Struktur lapisan ZnO/TiO2menunjukkan sifat fotoanoda yang baik dalam aplikasi DSSCs. Lapisan ZnO/TiO2memiliki luas permukaan yang besar yang bisa meningkatkan muatan dye dan performa fotoanoda. Sedangkan spktrum mikro-Raman lapisan ZnO/TiO2mengindikasikan kristalinitas yang bagus. Oleh karena itu, lapisan ZnO/TiO2menunjukkan struktur yang baik untuk fotoanoda di dalam aplikasi DSSCs.Kata Kunci: batang nano ZnO, partikel nano TiO2, lapisan ZnO/TiO2, fotoanoda
DISTRIBUSI LOGAM KADMIUM DALAM REMIS (Corbicula sp.) DI SUNGAI MUSI PALEMBANG Emilia, Ita
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No.1 Juni 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v11i1.418

Abstract

This study aims to determine the metal content of cadmium (Cd) in mussel (Corbicula sp.) in Palembang Musi River. The sampling method was purposive sampling method. Based on the source of metal contamination of cadmium (Cd) in the Musi River in Palembang administrative region, the location of the study were divided into eight stations. The results showed the average metal concentrations of cadmium (Cd) in mussel tissue (Corbicula sp.) of 0.6801 mg / kg with a range of concentrations between 0.4320 mg / kg - 0.9470 mg / kg with the highest concentration in the area Pulokerto and lowest in the shipyard area of PT. Mariana Bahagia. Cadmium metal concentrations in mussel tissue (Corbicula sp.) is still under No. SNI. 7387 the year 2009 is equal to 1.0 mg / kg. Key words: cadmium, mussels, Musi River
MUTASI GEN KATG ISOLAT KLINIS L18 Mycobacterium tuberculosis RESISTEN ISONIAZID Pane, Elfira Rosa
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 9 No. 1 Juni 2012
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v9i1.751

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat diobati dengan obat-obat anti-TB (OAT). Resistensi bakteri TB terhadap OAT dapat dipicu oleh pengobatan TB yang tidak tuntas. Badan kesehatan dunia (WHO) telah mendefinisikan ‘Multi-drug resistant M. tuberculosis’ (MDR-TB) adalah jenis M. tuberculosis yang resisten setidaknya terhadap dua macam obat, yaitu rifampin (RIF) dan isoniazid (INH), yang merupakan OAT lini pertama. Penelitian sebelumnya terhadap sampel klinis L18  yang fenotipenya MDR-TB dan berdasarkan uji PCR isolat tersebut mengalami mutasi pada gen rpoB kodon 526 dan 531, tetapi tidak termutasi pada gen katG kodon 315. Tujuan riset ini adalah untuk mendapatkan informasi pada tingkat genotipe penyebab resistensi terhadap INH dalam isolat klinis MDR-TB tersebut. Tahapan penelitian yang dilakukan di sini yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) multipleks spesifik alel katG dan elektroforesis gel agarosa untuk semua isolat menunjukkan adanya dua pita DNA berukuran 0,43kb dan 0,29kb, penentuan urutan nukleotida(sekuensing) dibandingkan dengan fragmen yang sama dari M.tuberculosis galur standar H37Rv, dan analisis in silico menunjukkan isolat tersebut(L18) termutasi pada posisi 946, G menjadi T(G946T) terletak pada kodon 316, GGC menjadi TGC, mengakibatkan asam amino glisin termutasi menjadi sistein. Simulasi struktur ruang katalase peroksidase dengan program Pymol menunjukkan residu asam amino 316 berada dekat dengan sisi aktif pengikatan INH. Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa mutasi pada residu 315 mengakibatkan sifat resistensi terhadap INH. Isolat ini tidak mengalami mutasi pada residu 315 sehingga mutasi pada residu 316 diduga kuat menjadi penyebab sifat resistensi.
DAYA HAMBAT ZAT ANTI MIKROBA EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata (Burm.f.) Ness) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans SECARA IN-VITRO Eddy, Syaiful
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 6 No. 1 Juni 2009
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v6i1.789

Abstract

Penelitian tentang daya hambat anti mikroba ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Ness) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans secara in-vitro telah dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang pada bulan April sapai dengan Mei 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya daya hambat zat anti mikroba ekstrak daun sambiloto terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi ekstrak daun sambiloto yaitu 0%, 10%, 30%, 50% dan 70% b/v masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh berupa diameter zona hambat dianalisis dengan analisis sidik ragam (uji F) dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak daun sambiloto memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans secara in-vitro. Ekstrak daun sambiloto pada konsentrasi 70% memberikan hasil berupa diameter zona hambat rata-rata terbesar yaitu 11,89 mm sedangkan konsentrasi 0% memiliki diameter zona hambat rata-rata terkecil yaitu 3 mm. Ada kecenderungan semakin besar konsentrasi ekstrak daun sambiloto semakin besar pula diameter zona hambat.
STUDI DAN IDENTIFIKASI KONDISI EKOLOGI, HIDROLOGI DAN POLA TUTUPAN LAHAN DI KAWASAN PASUT DAS BANYUASIN, SUMATERA SELATAN Hastiana, Yetty; Susanto, Robby; Susilo, Budhi Kuswan
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 6 No. 2 Desember 2009
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v6i2.7

Abstract

ABSTRAKKawasan pasut beserta potensi SDA (sumberdaya alam) dan karakter ekologisnya merupakan kekayaan Sumsel. Dilihat dari luasan yang dimiliki, potensi ekosistem pasut masih dapat dioptimalkan. Petani di Sumsel memanfaatkan lahan pasut untuk mengusahakan pertanian, peternakan, perikanan dan ekowisata. Ditinjau dari topografi dan geomorfologi, kawasan pasut SumSel berada di kawasan hilir (Coastal Lowland) DAS Musi. Kawasan yang mendapat pengaruh lingkungan pasut meliputi beberapa area: DAS Banyuasin dan DAS Sembilang, khususnya pada Sub DAS Sugihan Kiri Barat, Musi Hilir dan Sub DAS Banyuasin hilir. DAS Banyuasin sendiri terdiri dari lima Sub DAS, yaitu: Sugihan, Musi Hilir, Musi Tengah, Banyuasin dan Sembilang. Secara umum tipe habitat, vegetasi kawasan pasut Sumsel dipengaruhi sistem estuarin. Pada kawasan ini terdapat muara sungai yang berasal dari rawa airtawar dan rawa gambut di sekitar ekosistem mangrove. Vegetasi kawasan ini didominasi mangrove dengan daratan lumpur dan pasir serta sejumlah delta yang kompleks. Di bagian hulu DAS Banyuasin, sebagian ekosistem berupa rawa payau dan rawa air tawar. Ekosistem ini mempunyai dua komponen lingkungan, yaitu teresterial dan akuatik, dikenal sangat produktif, tetapi peka terhadap gangguan. Pembahasan pola pengenalan karakter bentang alam dibatasi pada komponen: topografi, tekstur pengaliran, pola pengaliran, dan pola vegetasi (landcover). Interpretasi dan deskripsi pola tutupan lahan dan komposisi vegetasi pada kawasan ini difokuskan berdasarkan zonasi wilayah Sub DAS Banyuasin.Kata kunci : daerah aliran sungai, kawasan pasut, identifikasi aspek ekologi.
PENGARUH KONSENTRASI ION Pb2+ TERHADAP DAYA SERAP KULIT KACANG TANAH, SEKAM PADI DAN SERBUK GERGAJI Arif Setiawan, Andi
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 1 Juni 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v10i1.404

Abstract

This research study aims to assess the effect of Pb2+ ion concentration on the adsorption bioadsorben derived from waste biomass in the form of peanut shell, rice husk and sawdust. This research forms a laboratory experiment with a completely randomized design 2 factor. Factor 1: variation of Pb2+ ion concentration of 0.1, 1, 10, 100 and 1000 ppm. As well as the 2 factors: the type bioadsorben: peanut shell, rice husk and sawdust. Examination of the amount of adsorbed Pb2+ ions using Spectofotometer Atomic Absorption (AAS). Adsorption results showed that the greater the concentration of Pb2+ ions, the greater the ions absorbed by bioadsorben. Optimum absorption concentration at each bioadsorben achieved at 10 ppm, with the value of each absorption is greatest in rice husk 4.036 x 10-3 mg/g, followed by sawdust 3,810 x 10-3 mg/g and a peanut shell 2.819 x 10-3 mg/g. Analyysis of 2 factor analysis showed the presence of intereaksi between Pb 2+ ion concentration variations and types of adsorbents for Pb 2+ ions are adsorption. Key words : Consentration, ion Pb2+, peanut shell, rice husk and sawdust

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 1 (2025): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 2 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 1 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 2 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 1 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 2 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 1 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 2 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 1 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 2 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 1 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 16 No. 2 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019) Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA Vol. 16 No. 1 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Vol. 15 No. 2 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No. 1 Juni 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 2 Desember 2017 Vol. 14 No. 2 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 1 Juni 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Sainmatika Volume 13 No. 1 Juni 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 2 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No. 2 Desember 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No. 2 Desember 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No.1 Juni 2014 Vol. 10 No. 2 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 2 Desember 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 1 Juni 2013 Sainmatika Volume 9 No. 2 Desember 2012 Sainmatika Volume 9 No. 1 Juni 2012 Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 8 No. 1, Juni 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 7 No. 2 Desember 2010 Sainmatika Volume 7 No. 1 Juni 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 2 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 6 No. 2 Desember 2009 Sainmatika Volume 6 No. 1 Juni 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam More Issue