cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021" : 36 Documents clear
Pemberdayaan Siswa SMAN 1 Sumberpucung Dalam Dukungan Kesehatan Jiwa Dan Psikososial Covid-19 Untuk Kelompok Rentan Khususnya Lansia Berliany Venny Sipollo; Mochamad Ali Sodikin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4045

Abstract

ABSTRAK Pandemi COVID-19 merupakan bencana non alam yang berdampak tidak hanya pada kesehatan fisik saja tetapi berdampak pula terhadap kesehatan jiwa dan psikososial masyarakat. Dampak kesehatan jiwa dan psikososial ini dapat menurunkan sistem imunitas tubuh manusia khususnya kelompok rentan yaitu kelompok lansia. Semakin seseorang merasa cemas yang berlebihan, maka tubuh mengalami kegagalan dalam menghasilkan antibodi untuk melawan virus.. Klien yang terdiagnosis positif COVID-19 merasa sangat takut dengan bayangan kematian, dan secara sosial diisolasi yang akan menimbulkan stigma sehingga mungkin terjadi ansietas dan depresi yang bila berlanjut dapat menyebabkan keputusasaan yang akan memperburuk kondisi fisik. Pemberdayaan generasi muda dalam hal ini adalah siswa SMAN 1 Sumberpucung dalam mendukung kesehatan jiwa dan psikosial lansia, yaitu lansia yang berada dalam keluarga siswa. Metode yang digunakan di masa pandemic COVID-19 dengan kegiatan atau pelatihan DKJPS (Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial) dievaluasi selama 1,5 bulan berupa melakukan upaya promosi kesehatan (peningkatan imunitas fisik dan imunitas jiwa) dan pencegahan masalah kesehatan (pencegahan penularan dan pencegahan masalah kesehatan jiwa) yang pada akhirnya disebut sebagai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKBmelalui virtual menggunakan zoom dan platform Whatsapp Group Chat dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Hasil Jumlah audience: 50 siswa dan jumlah lansia dan pra lansia: 11 orang Kata Kunci : Kesehatan Jiwa, Psikososial, Generasi Muda, Lansia  ABSTRACT The COVID-19 pandemic is a non-natural disaster that has an impact not only on physical health but also on the mental and psychosocial health of the community. This mental and psychosocial health impact can reduce the immune system of the human body, especially vulnerable groups, namely the older adults. The more a person feels excessively anxious; the body fails to produce antibodies to fight the virus. Clients who are diagnosed positive for COVID-19 feel very afraid of the image of death and are socially isolated which will lead to stigma so that anxiety and depression may occur if it continues. Can cause despair that will worsen the physical condition. The empowerment of the younger generation in this case is the students of SMAN 1 Sumberpucung in supporting the mental and psychosocial health of the older adults, which was the older adults who are in the student's family. The method used during the COVID-19 pandemic with DKJPS (Mental Health and Psychosocial Support) activities or training was evaluated for 4 weeks in the form of health promotion efforts (increasing physical immunity and mental immunity) and prevention of health problems (prevention of transmission and prevention of mental health problems. ) which is finally referred to as New Habit Adaptation (AKB through virtual using zoom and the Whatsapp Group Chat platform with the methods of lecturing, question and answer, discussion and demonstration Results Number of audiences: 50 students and the number of older adults and pre-elderly: 11 people Keywords: Mental Health, Psychosocial, Young Generation, Older Adults
Pelatihan Terapi Air Terhadap Konstipasi Masa Kehamilan Pada Bidan Di Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa Henniwati Henniwati; Dewita Dewita
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3919

Abstract

ABSTRAK Tenaga kesehatan khusunya bidan sanggat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Untuk meningkatkan itu semua diperlukannya pelatihan-pelatihan khususnya kebidanan. Pelatihan merupakan suatu proses dimana seseorang mencapai kemampuan tertentu. Konstipasi yang sering terjadi selama kehamilan yaitu konstipasi. Prevalensi sembelit pada kehamilan berkisar antara 11% sampai 44%. Salah satu terapi untuk mengatasi konstipasi adalah dengan terapi air. Tujuan kegiatan ini untuk menambah pengalaman, pengetahuan dan kompetensi dalam pemberian asuhan kebidanan terhadap mengurangi konstipasi pada ibu hamil. Pelatihan diberikan selama 3 hari kepada bidan desa, diberikan selama 2 jam. Pengetahuan dan keterampilan bidan menjadi lebih baik setelah mendapatkan edukasi da pelatihan tentang terapi air terhadap konstipasi pada ibu hamil. Kata Kunci  : Pelatihan, Terapi Air, Konstipasi  ABSTRACT  Health Workers, especially midwives, it is very important to increase knowledge and skills. To improve it all requires training, especially midwifery. Training is a process by which a person reaches certain abilities. Constipation that often occurs during pregnancy is constipation. The prevalence of constipation in pregnancy ranges from 11% to 44%. One of the therapies to treat constipation is water therapy. The purpose of this activity is to increase experience, knowledge, and competence in providing midwifery care to reduce constipation in pregnant women. Training is given for 3 days to village midwives, given for 2 hours. The knowledge and skills of midwives became better after receiving education and training on water therapy for constipation in pregnant women. Keywords: Training, Water Therapy, Constipation
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Mengkaji Self-Care pada Pasien Hipertensi Eka Afrima Sari; Ristina Mirwanti; Yusshy Kurnia Herliani
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3996

Abstract

 ABSTRAK Hipertensi merupakan merupakan penyakit kronis yang dapat dikendalikan salah satunya dengan perawatan diri (self-care). Sehingga diharapkan dengan self-care akan meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup. Untuk mencapai keberhasilan dalam mengendalikan hipertensi, diperlukan keterlibatan unsur masyarakat, salah satunya kader kesehatan. Kader kesehatan dapat berperan serta dalam mendampingi dan men-support pasien hipertensi dalam self-care hipertensi. Namun, belum ada program yang secara khusus melatih kader kesehatan dalam mengkaji self-care hipertensi. Sehingga program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan kader kesehatan dalam self-care hipertensi diperlukan guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader dalam mengkaji self-care pada pasien hipertensi. Metode kegiatan berupa pendidikan masyarakat yaitu pelatihan kader kesehatan dalam mengkaji self-care pasien hipertensi. Target dan sasaran pada kegiatan ini adalah kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pasundan Kota Bandung sebanyak 37 orang. Luaran kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan kader dalam mengkaji self-care pada pasien hipertensi. Evaluasi dilaksanakan dengan mengukur pengetahuan kader kesehatan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan (α 0.000) setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pelatihan kader kesehatan dalam mengkaji self-care hipertensi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai hipertensi dan self-care hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Kader Kesehatan, Self-Care  ABSTRACT Hypertension is a chronic disease that can be controlled by self-care. It is hoped that self-care will improve the health and quality of life. To achieve success in controlling hypertension, it is necessary to involve one element of the community (health cadre). Health cadres can participate in assisting and supporting hypertensive patients in self-care hypertension. However, there is no program that specifically trains health cadres in assessing hypertension self-care. So that community service programs oriented to empowering health cadres in hypertension self-care are needed to prevent complications and improve the quality of life for hypertensive patients. The purpose of this activity is to increase health cadre knowledge in assessing self-care in hypertensive patients. The method of activity is the training of health cadres in assessing self-care for hypertensive patients.  The target of this activity was 37 health cadres in the work area of Pasundan Health Center in Bandung City. The outcome of activities is an increase in cadre knowledge in assessing self-care in hypertensive patients. Evaluation is seen from the knowledge of health cadres before and after training. The result of the activity was that there were differences in knowledge of health cadres (α 0.000) after attending the training. Health cadre training in assessing hypertension self-care is effective in increasing health cadres’ knowledge about hypertension and hypertension self-care. Keywords: Health Cadres, Hypertension, Self-Care
Sosialisasi pencegahan Covid-19 melalui mencuci tangan, memakai Masker dan Social Distancing Liya Lugita Sari; Taufianie Rossita
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4012

Abstract

ABSTRAK Kasus baru Covid-19 tercatat sebanyak 6.894 dengan total kasus 23 Februari-08 Maret 2020 sebanyak 97.723 orang. Dalam hal ini kasus covid-19 belum mengalami penurunan yang tajam. Bengkulu selatan sendiri masih memiliki resiko sedang kenaikan kasus terhadap penularan covid, ini menandakan bahwa belum meredanya kasus covid-19 di Bengkulu Selatan. Tujuan setelah sosialisasi dan penyuluhan singkat, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa untuk melakukan pencegahan covid-19 di SDN 04 Manna Bengkulu Selatan. Adapun kegiatan yang dilakakukan adalah penyuluhan dan sosialisasi menggunakan infokus dan praktik Mencuci tangan serta social distancing yang benar. Terdapat pengingkatan pengetahuan dan kemampuan tentang pencegahan covid-19 pada murid SD di SDN 04 Manna, Bengkulu Selatan. saran untuk guru yaitu selalu mengingatkan siswa untuk melakukan pencegahan covid-19 dengan selalu cuci tangan pada saat masuk ke kelas dan sebelum memegang mulut, hidung dan mata, menggunakan masker yang benar dan selalu menjaga jarak Kata Kunci : Sosialisasi, Cuci Tangan, Penggunaan Masker, Social Distancing ABSTRACTNew cases of Covid-19 were recorded as 6,894 with a total of 97,723 cases from February 23 to March 08, 2020. In this case, the case of covid-19 has not experienced a sharp decline. South Bengkulu itself still has a moderate risk of increasing cases against the transmission of covid, this indicates that there has not been an easing of covid-19 cases in South Bengkulu. The goal after socialization and short counseling is expected to improve students' knowledge and ability to prevent covid-19 at elementary school 04 Manna Bengkulu Selatan. The activities carried out are counseling and socialization using infocus and the practice of handwashing and social distancing properly. There is an increase in knowledge and ability about covid-19 prevention in elementary school students at elementary school 04 Manna, South Bengkulu. advice for teachers is always to remind students to take covid-19 prevention by always washing their hands when entering the classroom and before holding their mouth, nose, and eyes, using the correct mask, and always keeping their distance. Keywords : Socialization, Hand Wash, Use of Masks, Social Distancing
Pengaruh Pemberian Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Pada Usia 36 Bulan Pada An. K Di Kelurahan Sumberejo Kemiling Bandar Lampung Setiawati Setiawati; Reni Aprilia Binhar; Linawati Novikasari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.2850

Abstract

ABSTRAK Keterlambatan perkembangan anak pada aspek tertentu saat ini masih menjadi slah satu masalah kesehatan bagi anak di Indonesia yang dapat mengurangi kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Melakui pendekatan famly cantered-care orang tua anak dapat melakukan intervensi dini terhadap masalah keterlambatan perkembangan anak sebagai upaya pencegahan terhadap keterlambatan perkembangan anak lebih lanjut dengan pemberian stimulasi perkembangan terarah selama 2 minggu. Stimulasi adalah perangsangan dari luar lingkungan anak dimana dengan mengasah kemampuan anak secara terus-menerus kemampuan anak dimana dengan mengasah kemampuan anak secara terus-menerus kemampuan anak akan meningkat. Kata kunci : Anak Praskolah, Keterlambatan Perkembangan Anak, Stimulasi Perkembangan  ABSTRACT The delay in children's development on specific aspects is still one of the health problem for Indonesian children which can reduce the quality of the human resources in the future. Through a family-centered-care approach, parents will be able to do early intervention for the delay in children development problem prevention against further delay in children development with a directional development stimulation for 2 weeks. Stimulation was an external environment stimulation inability. Keyword: Preschool Children, Children’s Delay Development, Development Stimulate
Pendampingan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Penyakit Degue Haemoraghic Fever (DBD) Di Dusun 1 Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Bandar Lampung Shanty Chloranyta
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.5520

Abstract

ABSTRAK Deteksi Dini penyakit Dengue Haemoragic Fever di Dusun 1 Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Bandar Lampung belum dilakukan dengan baik di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung. Hambatan yang ditemukan yakni pengetahuan kader kesehatan tidak adekuat, belum tersedianya informasi yang adekuat tentang deteksi dini penyakit dengue haemoragic fever (DBD) pada kader kesehatan. Pelibatan kader kesehatan dalam edukasi mengenai deteksi dini penyakit DBD menentukan keberhasilan dalam penanganan awal DBD. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam pendampingan kader kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran kader kesehatan dalam masyarakat dalam deteksi dini DBD. Kegiatan dilakukan di Kantor Kelurahan Dusun 1 Desa Sukabanjar Kota Bandar Lampung pada bulan Desember 2018. Metode yang dilakukan yakni ceramah, diskusi, praktek cara  melakukan rumpled test. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan peningkatan pengetahuan kader kesehatan tentang deteksi dini DBD. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah bentuk upaya dalam deteksi dini DBD dengan melibatkan kader kesehatan. Kata Kunci : Deteksi Dini, Kader Kesehatan, Rumpled Test  ABSTRACT Early detection of dengue haemoragic fever in Dusun 1, Sukabanjar Village, Gedong Tataan Subdistrict, Pesawaran Regency, Bandar Lampung, has not been carried out properly in the Work Area of the Bernung Health Center. The obstacles found were inadequate knowledge of health cadres, inadequate information on early detection of dengue haemorrhagic fever (DHF) among health cadres. The involvement of health cadres in education regarding early detection of dengue disease determines the success in the initial handling of dengue. The purpose of community service activities carried out in mentoring health cadres is to increase knowledge and the role of health cadres in the community in early detection of dengue fever. The activity was carried out at the Subdistrict Office of Dusun 1, Sukabanjar Village, Bandar Lampung City in December 2018. The methods used were lectures, discussions, practice on how to do a rumpled test. The results of this community service activity were found to increase the knowledge of health cadres about the early detection of dengue. Community service activities carried out are a form of effort in early detection of dengue by involving health cadres. Keyword : early detection, Health cadres, rumpled test

Page 4 of 4 | Total Record : 36


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue