cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Hubungan Self-Management dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Puskesmas Ciwaru Kabupaten Kuningan Fijar Yuan Nur Fadilah; Andi Mayasari Usman; Cholisah Suralaga
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i12.11509

Abstract

ABSTRACT The prevalence of hypertension cases in Indonesia based on the results of measurements in people aged ≥18 years was 34.1%, the highest was in South Kalimantan (44.1%), while the lowest was in Papua (22.2%). The estimated number of cases of hypertension in Indonesia is 63,309,620 people. One of the impacts that can occur is death. The incidence of death due to hypertension can be controlled by doing something self-management. This study aims to determine the relationship self-management with blood pressure in hypertensive patients at the Ciwaru Health Center, Kuningan Regency.Correlation descriptive design research uses an approach cross-sectional. Research time from May to July 2023. Techniques using methodsSimple random sampling. Data collected by distributing questionnaires self-management adopted from (Akhter, 2010) to 208 respondents. Statistical test using testSpearman Rank. The results of the study showed that there was no relationship betweenself-management with systolic blood pressure with p-value = 0.800 and diastolic blood pressure p-value = 0.988. There is no relationship between self-management with blood pressure in hypertensive patients at the Ciwaru Health Center, Kuningan Regency. It is expected that patients are able to know and do the importance self-management good for patients with hypertension. For future researchers, it is hoped that they will do or know the factors related to blood pressure in patients who experience hypertension in the working area of the Ciwaru Health Center, Kuningan Regency. Keywords: Blood Pressure,Self-Management  ABSTRAK Prevalensi kasus hipertensi di Indonesia berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia ≥18 tahun sebesar 34,1%, tertinggi di Kalimantan Selatan (44.1%), sedangkan terendah di Papua sebesar (22,2%). Estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang. Salah satu dampak yang dapat terjadi adalah kematian. Kejadian kematian akibat hipertensi dapat dikendalikan dengan melakukan suatu self-management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-management dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di puskesmas Ciwaru Kabupaten Kuningan Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif metode survei dengan pendekatan cross-sectional. Waktu penelitian pada bulan Mei hingga Juli 2023. Teknik menggunakan metode Simple random sampling. Data yang dikumpulkan dengan cara menyebarkan angket kuisioner self-management diadopsi dari (Akhter,2010)  kepada 208 responden. Uji stastitik menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara self-management dengan tekanan darah systole dengan nilai p-value= 0,800 dan tekanan darah diastole p-value= 0,988. Tidak ada hubungan antara self-management dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di puskesmas Ciwaru Kabupaten Kuningan. Diharapkan pasien mampu mengetahui dan melakukan pentingnya self-management yang baik pada pasien yang mengalami hipertensi. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan agar melakukan atau mengatahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tekanan darah pada pasien yang mengalami hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ciwaru Kabupaten Kuningan. Kata Kunci: Tekanan Darah,Self-Management
Dampak Disfungsi Seksual terhadap Frekuensi Hubungan Seksual Pada Wanita Perimenopause di Desa Guradog Curugbitung Lebak Banten Nurhidayati, Siti; Sutarno, Maryati
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.11156

Abstract

ABSTRACT Perimenopause is a transitional period of a woman's cycle that starts from the end of the reproductive stage and ends five years before menopause, around the age of 45-59 years. Perimenopause often experiences sexual dysfunction. Changes in sexual function is one of the causes of a decrease in the frequency of sexual intercourse. The results of a preliminary study in Guradog Curugbitung Lebak Village on 10 perimenopausal women found that 70% experienced sexual dysfunction with 90% having sexual intercourse once a month and 10% of people who had not had sexual intercourse. Knowing the impact of sexual dysfunction on the frequency of sexual intercourse in perimenopausal women in Guradog Curugbitung Village, Lebak, Banten in 2023. This research is a quantitative analytic study with a cross sectional design. The sample in this study were perimenopausal women who still have husbands totaling 75 respondents using purposive sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data is primary data analyzed using square test. The results of univariate analysis showed that most of the perimenopausal women had sexual dysfunction 56.0% and frequency of infrequent sexual intercourse 54.0%. The results of the bivariate analysis showed the impact of sexual dysfunction on the frequency of sexual intercourse in perimenopausal women with a p value = 0.000. Sexual dysfunction has an impact on the frequency of sexual intercourse in perimenopausal women. Perimenopausal women are expected to increase their knowledge, especially with regard to efforts to prevent sexual dysfunction, such as warming up beforehand, or consulting with health workers because it has an impact on the frequency of sexual intercourse, causing disharmony in the household. Keywords: Sexual Dysfunction, Frequency of Sexual Intercourse, Perimenopause  ABSTRAK Perimenopause adalah masa transisi siklus wanita yang berawal dari akhir tahap reproduksi dan berakhir lima tahun sebelum menopause, sekitar umur 45-59 tahun. Perimenopause sering mengalami gangguan fungsi seksual. Perubahan fungsi seksual menjadi salah satu penyebab penurunan frekuensi hubungan seksual. Hasil studi pendahuluan di Desa Guradog Curugbitung Lebak terhadap 10 wanita perimenopause ditemukan 70% mengalami disfungsi seksual dengan 90% melakukan hubungan seksual 1 bulan sekali dan 10% orang sudah tidak melakukan hubungan seksual. Mengetahui dampak disfungsi seksual terhadap frekuensi hubungan seksual pada wanita perimenopause di Desa Guradog Curugbitung Lebak Banten tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita perimenopause masih mempunyai suami berjumlah 75 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data merupakan data primer dianalisis menggunakan uji uji  square. Hasil analisis univariat diketahui sebagian besar wanita perimenopose dengan disfungsi seksual 56,0% dan frekuensi hubungan seksual jarang 54,0%. Hasil analisis bivariat terdapat dampak disfungsi seksual terhadap frekuensi hubungan seksual pada wanita perimenopause dengan nilai p value = 0,000. Disfungsi seksual berdampak terhadap frekuensi hubungan seksual pada wanita perimenopause. Wanita perimenopause diharapkan dapat meningkatkan pengetahuannya khususnya yang berkaitan dengan upaya dalam pencegahan terjadinya disfungsi seksual seperti melakukan pemanasan terlebih dahulu, atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan karena berdampak pada frekuensi hubungan seksual sehingga menimbulkan terjadinya ketidak harmonisan dalam rumah tangga. Kata Kunci: Disfungsi Seksual, Frekuensi Hubungan Seksual, Perimenopause 
Metode Pembelajaran dalam Peningkatan Pengetahuan Interprestasi Hasil Analisa Gas Darah (AGD) Literature Review Rosanti, Putri Indah; Sumedi, Sumedi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.12896

Abstract

ABSTRAK Metode pembelajaran adalah cara atau teknik yang digunakan oleh guru atau instruktur untuk mengajarkan materi atau konsep tertentu kepada peserta didik atau peserta pelatihan. Analisa gas darah (AGD) prosedur pemeriksaan medis yang bertujuan untuk mengukur jumlah oksigen dan karbon dioksida dalam darah. Kegagalan untuk melihat perubahan yang ditunjukkan pada hasil AGD dapat mengakibatkan interpretasi yang tidak akurat dan dapat menyebabkan pengobatan yang tidak tepat. Penggunaan metode pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran dalam peningkatan pengetahuan interprestasi hasil Analisa gas darah (AGD). Peneliti menggunakan Google Scholar,, Pubmed, Proquest, Science Direct dan Research Gate. Sumber berupa primary sources dengan studi kuantitatif. Studi menggunakan pendekatan scoping review dan pencarian artikel menggunakan PRISMA guidelines dan the cochrane handbook dengan kajian literatur pada 20 artikel. Penerapan dalam metode pembelajaran dapat meningkatkan pengetahuan dalam menginterperstasikan AGD. Metode pembelajaran dapat menggunakan metode klasik,metode diskusi, video, aplikasi computer,metode terstruktur dan metode smartphone, dalam peningkatan pengetahuan di pengaruhi beberapa factor yaitu usia, jenis kelamin, Pendidikan dan pengalaman dari peserta didik. Penggunaan metode pembelajaran cukup efektif dalam peningkatan pengetahuan interprestasi hasil AGD dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap peserta didik Kata Kunci: Metode pembelajaran, Pengetahuan, Interprestasi AGD  ABSTRACT Learning methods are methods or techniques used by teachers or instructors to teach certain material or concepts to students or trainees. Blood gas analysis (AGD) is a medical examination procedure that aims to measure the amount of oxygen and carbon dioxide in the blood. Failure to see the changes shown in ABG results can result in inaccurate interpretation and can lead to inappropriate treatment. The use of learning methods is expected to improve service quality. This study aims to identify learning methods in increasing knowledge of the interpretation of the results of blood gas analysis (AGD). Researchers use Google Scholar, Pubmed, Proquest, Science Direct and Research Gate. Sources in the form of primary sources with quantitative studies. The study used a scoping review approach and an article search using the PRISMA guidelines and the Cochrane Handbook with a literature review of 20 articles. The application of learning methods can increase knowledge in interpreting AGD. Learning methods can use classical methods, discussion methods, videos, computer applications, structured methods and smartphone methods, in increasing knowledge influenced by several factors, namely age, gender, education and experience of students. The use of learning methods is quite effective in increasing knowledge of the interpretation of ABG results and can improve the quality of service to students Keywords: Learning method, Knowledge, AGD Interpretation
Efektivitas Booklet Digital Terhadap Dukungan dan Motivasi Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Hamil Trimester 3 di Puskesmas Purwasari Karawang DwiyantiFaridah, Gina; Angraini, Lili
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.11262

Abstract

ABSTRACT Pregnancy is a condition where in a woman's womb there is a product of conception, namely during pregnancy until before giving birth. The gestation period starts from conception to the birth of the fetus. The normal duration of pregnancy is 280 days (40 weeks or 9 months 7 days) calculated from the first day of menstruation Finally, according to the World Health Organization (WHO), in 2019, data on the Maternal Mortality Rate (MMR) were obtained, namely 303,000 people, while in the Southeast Asia region it was 235 per 100,000 live births. The infant mortality rate in the world is caused by several factors, one of which is due to due to malnutrition with the ineffectiveness of exclusive breastfeeding, breastfeeding has not been used optimally by mothers and it is even suspected that there is a tendency for more mothers not to give their milk. This is caused by several factors including limited knowledge, support and motivation of the mother herself. This is a problem for the level of maternal and child health that the support and motivation of the mother is very important for exclusive breastfeeding. This research is a quantitative analytical descriptive using a quasi-experimental design, this research method uses a quasi-experimental with a pretest and post-test approach using an alternative test Wilcoxon test (a = <0.05). The research results show that the P value of support for respondents is 0.045 <0.05, while for motivational values the P value for respondents is 0.001 <0.05. There is a significant influence between mother's support and motivation for exclusive breastfeeding in third trimester pregnant women at the Purwasari Karawang health center in 2023 Keywords: Exclusive Breastfeeding, Digital Booklet, Support, Motivation  ABSTRAK Kehamilan merupakan keadaan dimana dalam rahim seseorang waanita tedapat hasil Konsepsi yaitu saat hamil sampai sebelum melakhirkan, Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin.Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir Menurut World helath organization (WHO) Pada tahun 2019 didapatkan data angka Kematian Ibu (AKI) yaitu sebanyak 303.000 jiwa, sedangkan di wilayah Asia tenggara sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup, Angka kematian bayi di dunia banyak disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya diakibatkan oleh malnutrisi dengan tidak efektifnya pemberiaan ASI Eksklusif, Pemberian ASI belum dimanfaakan secara optimal oleh ibu-ibu bahkan disinyalir ada kecenderungan makin banyak ibu-ibu yang tidak memberikan ASI-nya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain terbatasnya pengetahuan, Dukungan dan motivasi ibu itu sendiri. Ini menjadi masalah bagi tingkat kesehatan ibu dan anak bahwa dukungan dan motivasi ibu sangat penting untuk pemberia asi eksklusif. Penelitian ini adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan menggunakan desain kuasi eksperimen, metode penelitian ini menggunakan Kuasi Eksperimen dengan pendekatan pretest dan post test menggunakan uji alternatif uji wilcoxon ( a = < 0,05 ). Hasil penelitian diketahui bahwa nilai P Value dukungan pada responden adalah 0,045 < 0,05, sedangkan untuk nilai motivasi nilai P Value pada responden adalah 0,001 < 0,05. Maka ada pengaruh yang siginifikan antara Dukungan dan motivasi ibu terhadap Asi eksklusif pada ibu hamil dengan Trimester III di puskesmas Purwasari Karawang tahun 2023 Kata Kunci: Asi Eksklusif, Booklet Digital, Dukungan, Motivasi
Hubungan Tingkat Pengetahuan Keputihan dengan Perilaku Hygiene Genitalia Pada Wanita Usia Produktif Widyaningrum, Dwi; Hardianto, Gatut; Djuari, Lilik
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i10.13783

Abstract

ABSTRACT Vaginal discharge is a common complaint among women of childbearing age, reproductive age, and puberty. It can occur at all ages, including the productive age. Of all the diseases experienced by women worldwide, 33% are reproductive health problems caused by a lack of knowledge about vaginal discharge. This research is an analytical observational study with a cross-sectional approach. The sample was obtained using purposive sampling, and data from 78 productive-age female respondents. Research instrument using a questionnaire. The statistical test used was Spearman's Rank correlation test. The study shows that 33 individuals (42%) have good knowledge about vaginal discharge, while 41 respondents (53%) have sufficient genital hygiene behavior. The statistical test result with α=0.01 obtained a significance value of p=0.000 and a correlation coefficient value of 0.494. The value of p < α indicates a significant relationship between the level of knowledge about vaginal discharge and genital hygiene behavior with a moderate correlation. The statistical test results with α=0.05 indicate a significant relationship (p<0.001) with a correlation coefficient of α =0.494 means that there is a significant relationship between the level of knowledge about vaginal discharge and genital hygiene behavior with a moderate correlation. Keywords: Vaginal Discharge, Genital Hygiene, Knowledge, Behavior, Productive Age Women  ABSTRAK Keputihan merupakan keluhan umum dikalangan wanita usia subur, usia reproduksi, dan pubertas. Keputihan dapat terjadi pada semua usia termasuk usia produktif. Dari semua penyakit yang dialami wanita di dunia, 33% adalah masalah kesehatan reproduksi yang diakibatkan oleh minimnya pengetahuan tentang keputihan. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel  dengan purposive sampling didapatkan data 78 responden wanita usia produktif. Instrument penelitian menggunakan kuisioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman's Rank. penelitian menunjukkan 33 responden(42%) memiliki pengetahuan yang baik tentang keputihan, sedangkan 41 responden (53%) memiliki perilaku hygiene genitalia yang cukup. Hasil uji statistik dengan α=0,05 diperoleh nilai signifikansi p<0,001 nilai koefisien korelasi (0,494) terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku hygiene genitalia dengan korelasi sedang. Kata Kunci : Keputihan, Hygiene Genitalia, Pengetahuan, Perilaku, Wanita Usia Produktif
Efektivitas Pemberian Seduhan Bunga Rosella + Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil di PMB Adhe Marhani Kelurahan Srimukti Tambun Utara Mayunita, Abela; Marhani, Adhe
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10706

Abstract

ABSTRACT The prevalence of anemia in pregnant women is still high. In PMB Adhe Marhani, Srimukti Tambun Utara Village, and Bekasi Regency, the number of pregnant women who experience anemia each year has increased from 2020 to 2022, namely from 13.4% to 14.7%. The government is trying to meet the need for iron through a program of giving iron tablets for a minimum of 90 days. Rosella flowers have a high content of Fe and vitamin C, which can regulate iron absorption so that it can increase Hb levels in the body. To determine the effectiveness of giving rosella flower + Fe infusion to increase hemoglobin levels in pregnant women at PMB Adhe Marhani, Srimukti Tambun Utara Village, in 2023. Quasi-experimental design with pretest-posttest design with control group design. The sample is made up of pregnant women who experience anemia in January–February 2023. As many as 34 samples were taken using a purposive sampling technique. The intervention was 1 x 3 rosella petals in 200 cc of warm water for 7 days. Bivariate analysis used paired simple t test and independent t test. The results of the study showed that the mean difference in giving Fe tablets was 1.052 gr/dl and a p value of 0.000, and the mean difference in giving rosella flowers + Fe tablets was 1.906 gr/dl and a p value of 0.000. The results of the independent t-test obtained a p value = 0.000. There are differences in the effectiveness of giving rosella flower + Fe infusion to increase hemoglobin levels. Pregnant women are expected to diligently consume foods that contain iron and adhere to taking tablets together with rosella flower brew before going to bed so as to increase Hb levels in the mother's blood. Keywords: Provision of Rosella Flower Infusion, Fe Tablets, Hb Levels of Pregnant Women.  ABSTRAK Prevalensi anemia pada ibu hamil masih tinggi. PMB Adhe Marhani Kelurahan Srimukti Tambun Utara Kabupaten Bekasi ibu hamil yang mengalami anemia setiap tahunnya mengalami peningkatan dari tahun 2020-2022 yaitu 13,4% menjadi 14,7%. Pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan zat besi melalui program pemberian tablet tambah darah selama minimal 90 hari. Bunga rosella memiliki kandungan Fe dan vitamin C yang tinggi yang dapat mengatur penyerapan besi sehingga dapat meningkatkan kadar Hb dalam tubuh. Mengetahui efektivitas pemberian seduhan bunga rosella + Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di PMB Adhe Marhani Kelurahan Srimukti Tambun Utara tahun 2023. Quasy eksperimental desain dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel adalah ibu hamil yang mengalami anemia pada bulan Januari-Februari tahun 2023 sebanyak 34 sampel dengan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan 1 x 3  kelopak rosella dalan 200cc air hangat selama 7 hari. Analisis bivariat menggunakan uji paired simple t test dan t test independent. Hasil penelitian selisih mean pemberian tablet Fe 1,052gr/dl dan p value 0,000, selisih mean pemberian bunga rosella + tablet Fe 1,906gr/dl dan p value 0,000. Hasil uji t-test independent didapatkan nilai p value = 0,000. Terdapat perbedaan efektivitas pemberian seduhan bunga rosella + Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Ibu hamil diharapkan rajin mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan patuh dalam mengkonsumsi tablet bersamaan dengan seduhan bunga rosella sebelum tidur agar dapat meningkatkan kadar Hb dalam darah ibu. Kata Kunci: Pemberian Seduhan Bunga Rosella, Tablet Fe, Kadar Hb Ibu Hamil 
Perbandingan Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Komorbid Hipertensi dan Diabetes Mellitus yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Erpiyana, Refsi; Djamaludin, Djunizar; Andoko, Andoko
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i5.11070

Abstract

ABSTRACT The prevalence of chronic kidney failure in Lampung province is 22,171 and ranking 19th in Indonesia. There are 50-80% of patients with hemodialysis experience sleep disturbances, such as difficulty getting to sleep, waking up early, always sleepy during the day, and movement of feet while sleeping.  There were differences in the quality of sleep of patients with chronic kidney failure with comorbid hypertension and diabetes mellitus who are undergoing hemodialysis at Pertamina Hospital Bintang Amin Bandar Lampung in 2023. This study used a descriptive correlation method with cross-sectional approach. The research was conducted on 57 respondents using techniques of total sampling. The sampling technique used a sleep quality questionnaire, namely the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire.  The results showed that there were 36 respondents with comorbid hypertension and 21 respondents with comorbid diabetes mellitus. The sleep quality of 36 respondents with comorbid hypertension showed an average value of 7.86+1.807 (poor sleep quality); 36 31 (86.1%) experienced poor sleep quality. Whereas 21 respondents with comorbid diabetes mellitus showed an average value of 4.63 + 1.936 (good sleep quality) and of these 21 there were 17 (81.0) experienced good sleep quality. The results of the bivariate test using the Mann-Whitney Test found a significant difference (p-value 0.000) between the sleep quality of patients with chronic renal failure and comorbid hypertension and diabetes mellitus.  The sleep quality of respondents with chronic kidney failure who underwent hemodialysis at Pertamina Bintang Amin Hospital with comorbid hypertension was worse than comorbid diabetes mellitus. Keywords: Chronic Renal Failure, hemodialysis, Sleep Quality.  ABSTRAK Prevalensi Gagal Ginjal Kronik Provinsi Lampung terdapat 22.171 jiwa yang menderita gagal ginjal kronik dan menduduki urutan ke 19 di Indonesia. Terdapat 50- 80% pasien dengan Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa mengalami gangguan tidur yaitu seperti sulit ketika memulai tidur, bangun lebih awal, selalu mengantuk di siang hari serta adanya gerakan kaki ketika tidur.  Terdapat perbedaan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik dengan komorbid hipertensi dan diabetes mellitus yang menjalani hemodialisa di rumah sakit pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif korelasi dengan pendekatan studi Cross-Sectional. Penelitian dilakukan terhadap 57 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner Kualitas tidur yaitu kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 36 responden dengan komorbid hipertensi dan 21 responden dengan komorbid diabetes mellitus. Kualitas tidur 36 responden dengan komorbid hipertensi menunjukan nilai rata-rata yaitu 7.86+1.807 (kualitas tidur buruk) dan dari 36 tersebut terdapat 31(86,1%) mengalami kualitas tidur yang buruk. Sedangkan dari 21 responden dengan komorbid diabetes mellitus menunjukan nilai rata-rata yaitu 4.63+1.936 (kualitas tidur baik) dan dari 21 tersebut terdapat 17 (81,0) mengalami kualitas tidur yang baik. Hasil uji bivariat dengan menggunkan Mann-Whitney Test terdapat perbedaan yang signifikan (p-value 0,000) antara kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik dengan komorbid hipertensi dan diabetes mellitus. Kualitas tidur responden gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan komobid hipertensi lebih buruk dibandingkan komorbid diabetes mellitus Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Kualitas Tidur
Pertumbuhan & Perkembangan Seorang Anak dengan Kanker LCH, pada Usia Prasekolah (Suatu Tinjauan Studi Kasus) Hanaratri, Yuliana
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.16232

Abstract

ABSTRACT In developing countries, survival rates in children with cancer are still far different from those in developed countries, and the condition of children with cancer and their treatment significantly impacts the growth and development of children and their families. Explore the achievement of growth and development of a child with cancer at preschool age who undergoes treatment to improve the quality of life of the child. Descriptive qualitative with case study approach. A child namely An., at preschool age is six years and three months old with Langerhans cell histiocytosis (LCH) cancer. The nutritional status category according to body weight to High, and BMI measurement is the good nutritional status (normal) with a Z-score with a threshold Z score (- 2 SD to + 1 SD). At the same time, in developmental achievement, there are some developmental delays in aspects of language development, and gross motor, while in the achievement of fine motor development are still several conditions that require attention "caution". In achieving children's social development and independence, there is no delay or within normal limits. Early, consistent treatment and support of children and families with cancer disease conditions and treatment of childhood cancer is crucial. The environment and place where children live during treatment and stay in shelter houses provided by NGOs (non-government) are very important to children's growth and development directly as support systems for children themselves and their families. Keywords: Anthropometric Measurement, Developmental Screening Test, Children With Cancer, Preschool Age.  ABSTRAK Baik dinegara berkembang dengan tingkat kelangsungan hidup (survival rate) pada anak dengan kanker masih jauh berbeda dengan negara maju, bahwa diketahui kondisi anak dengan kanker pada anak dan perjalanan pada pengobatannya secara signifikan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak serta keluarganya.   Mengexplorasi pencapaian pertumbuhan dan perkembangan seorang anak dengan kanker pada usia prasekolah yang menjalankan pengobatan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak.     Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Seorang Anak An. usia prasekolah usia enam tahun tiga bulan dengan penyakit kanker ( Ca.LCH)  pada kategori status gizi BB menurut TB, maupun IMT menurut Umur sengan kategori status gizi baik (normal) dengan Z-scoredengan ambang batas Z score (- 2 SD s/d + 1 SD ), sedangkan pada pencapaian perkembangan terdapat beberapa keterlambatan perkembangan pada aspek perkembangan bahasa, dan motorik kasar, sedangkan pada pencapaian perkembangan motorik halus masih dalam beberapa kondisi yang memerlukan perhatian “caution”. Pada pencapaian perkembangan sosial dan kemandirian anak tidak ada keterlambatan/dalam batas normal. Penanganan yang dini, konsisten dan dukungan anak dan keluarga dengan kondisi penyakit dan pengobatan kanker pada anak sangatlah penting. Lingkungan dan tempat tinggal anak selama menjalani pengobatan dan perawatan dan tinggal di rumah singgah yang disediakan oleh LSM ( non-government) sangatlah berperan didalam perawatan anak secara langsung dan support sebagai sistem bagi anak dan juga keluarga.  Kata Kunci: Pengukuran Standar Anthropometric, Skrining Test Perkembangan, Anak Dengan Kanker, Usia Prasekolah
Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Sosial tentang Sunat di Kabupaten Manggarai, NTT Handi, Heribertus; Wea, Lidwina Dewiyanti; Danal, Paskaliana Hilpriska; Mariati, Lusia Henny
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10304

Abstract

ABSTRACT Circumcision is generally performed on males through surgical procedures for various reasons such as religious, cultural, social, and medical. Indonesia is a country with a majority Muslim population and is one of the countries with the highest Muslim population in the world. Along with the development of the world of health, circumcision has been carried out for health, medical and sexual reasons, but morals, religious, and cultural concepts greatly determine a person's belief system, including against circumcision, which in turn affects his attitude. This study was to identify the relationship between knowledge and attitudes of the Manggarai community towards circumcision, especially with religion and culture. This study followed 108 respondents by filling out an online questionnaire in March 2022. The questionnaire consisted of 2 types, the first about knowledge and the second is attitude questionnaires related to circumcision. The results showed a significant relationship between knowledge and attitudes (p-value: 0.018). Public knowledge about circumcision in the high and sufficient categories, but the decision to circumcise children is still closely related to religious and cultural beliefs. People do not want to circumcise children because it is not religious or cultural, even though it is very beneficial for health. Therefore, the role of health workers is to encourage and continue to educate the public about the medical benefits of circumcision people feel agreeing to do circumcision for their children even though the number is still the smallest. Keywords: Circumcision, Social Perception, Attitude  ABSTRAK Sunat umumnya dilakukan pada laki-laki melalui prosedur bedah karena berbagai alasan seperti agama, budaya, sosial dan medis. Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam dan merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk beragama Islam tertinggi di dunia. Seiring perkembangan dunia kesehatan, sirkumsisi telah banyak dilakukan karena alasan kesehatan, medis dan seksual, namun di sisi lain konsep moral, agama dan budaya sangat menentukan sistem kepercayaan seseorang termasuk terhadap sunat, yang pada akhirnya mempengaruhi sikap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan dan sikap masyarakat Manggarai terhadap sunat. Penelitian ini diikuti oleh 108 responden dengan mengisi kuesioner online pada bulan Maret 2022. Kuesioner tersebut terdiri dari kuesioner pengetahuan tentang covid dan sikap masyarakat terhadap covid. Hasil penelitian menunjukkan adanya relasi yang signifikan antara pengetahuan dan sikap (p-value: 0,018).  Masyarakat memiliki pengetahuan yang baik tentang sunat namun keputusan untuk menyunatkan anak masih erat kaitannya dengan keyakinan agama dan budaya. Masyarakat tidak mau menyunatkan anak karena bukan merupakan kewajiban secara agama dan budaya meskipun secara kesehatan sangat bermanfaat. Karena itu, peran tenaga kesehatan adalah mendorong dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat sunat secara medis tentunya dengan tanpa adanya paksaan. Sebagai tenaga kesehatan, salah satu perannya adalah sebagai edukator dan fungsi tersebut memang harus terus berjalan. Kata Kunci: Sirkumsisi, Persepsi Sosial, Sikap
Analisis Pola Makan dengan Status Gizi Pada Siswa-Siswi Kelas V di SDN Jatiwaringin XII Kota Bekasi Leviana, Sabilla; Agustina, Yulia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.10864

Abstract

ABSTRACT Nutritional status is crucial for school-age children's growth and development, influenced by dietary patterns, food types, frequency and amount of food consumed every day. Knowing the Analysis of Diet with Nutritional Status of Fifth Grade Students at SDN Jatiwaringin XII Bekasi City in 2023. This study used a cross sectional analytical method with sampling using random sampling technique as many as 30 respondents. Data collection was carried out by distributing questionnaires and observing weight and height measurements based on the body mass index z-score according to age (IMT / U) anthropometric standards Permenkes No.2 of 2020. Based on the results of univariate analysis, it was found that a good diet was 50,0% and normal nutritional status was 30,0%. The chi square test results show that there is a relationship between diet and nutritional status in fifth grade students of SDN Jatiwaringin XII in 2023 with a p value of 0,033 (p ≤ 0,05). There is a relationship between diet and nutritional status in fifth grade students of SDN Jatiwaringin XII. It is expected for parents to help children in implementing good eating habits. Keywords: Dietary Pattern, Nutritional Status, School Age Children ABSTRAK Status gizi menjadi hal yang penting untuk di perhatikan terutama pada anak usia sekolah karena berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Faktor yang berkaitan erat dengan status gizi adalah pola makan yang terdiri dari jenis, frekuensi dan jumlah makan yang dikonsumsi setiap hari. Mengetahui Analisis Pola Makan Dengan Status Gizi Siswa Siswi Kelas V Di SDN Jatiwaringin XII Kota Bekasi Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode analitik cross sectional dengan pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling sebanyak 30 responden. Pengambilan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner serta observasi pengukuran berat badan dan tinggi badan berdasarkan z-score indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U) standar antropometri Permenkes No.2 Tahun 2020.  Berdasarkan hasil analisis univariat didapatkan pola makan baik 50,0% dan status gizi normal 30,0%. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan dengan status gizi pada siswa siswi kelas V SDN Jatiwaringin XII Tahun 2023 dengan p value 0,033 (p ≤ 0,05).Adanya hubungan pola makan dengan status gizi pada siswa siswi kelas V SDN Jatiwaringin XII. Diharapkan kepada orang tua untuk membantu anak dalam menerapkan kebiasaan makan yang baik. Kata Kunci  : Anak Usia Sekolah, Pola Makan, Status Gizi.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue