cover
Contact Name
PUTU ESA GUSTAFELLASER
Contact Email
esa.gustafellaser@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
esa.gustafellaser@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Public Inspiration : Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 25812378     EISSN : 25805975     DOI : https://doi.org/10.22225
PUBLIC INSPIRATION: Jurnal Administrasi Publik is a journal research published by Postgraduate program of Public Administration, Universitas Warmadewa. This Journal is a group of research including; Social science, Psychology, Politic, Anthropology, Information technology, Culture, and Law. This Journal is published twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018" : 6 Documents clear
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima Di Kota Denpasar Cokorda Istri Sinta Sukma Ratih; Anak Agung Gede Oka Wisnumurti; Made Detrichyeni Winaya
Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pi.3.2.2018.72-78

Abstract

This study, aims to determine the implementation of Regional Regulation No. 2 of 2015 in the arrangement of street vendors in Denpasar City, which includes the process of socialization of local regulations, implementation, up to the enforcement carried out by Satpol PP Denpasar City as law enforcement and to determine the factors that influence the implementation of street vendors in Denpasar City, both in the form of supporting factors and inhibiting the implementation process. To answer this problem, a qualitative descriptive research method was used. Data analysis was carried out using Merilee S. Grindle's policy implementation theory and contingency theory developed by James Lester. The results showed that the Implementation of Regional Regulation No. 2 of 2015 in the Arrangement of Street Vendors (PKL) in Denpasar City could be divided into street vendors organized by banjars or traditional villages and independent organized PKL. The street vendor arrangement has not run optimally so far, this is because there are still many street vendors who have been netted and the number of street vendors continues to increase every year. The Merilee S. Grindle theory is used as a measurement tool for policy implementation, using two variables: the degree of change desired and the aspects of the power, interests, and strategies of the actors involved. In practice, the arrangement of street vendors is still faced with several obstacles, especially in terms of implementation and precisely the village or customary village that plays an important role in managing street vendors in its working area. Whereas the supporting factor comes from the aspect of local regulation socialization. In contingency theory shows that the implementation of the law in the arrangement of street vendors in the city of Denpasar is still stuggler.
Peran Generasi Milenial Dalam Pengelolaan Sampah Plastik Di Desa Penatih Dangin Puri Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar I Gusti Agung Ayu Yuliartika Dewi
Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pi.3.2.2018.84-92

Abstract

Limbah sampah plastik setiap hari semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah produk dan pola konsumsi generasi milenial. Hal yang harus dilakukan untuk mengatasi peningkatan volume sampah plastik tersebut adalah dengan cara mengurangi volume sampah plastik dari sumbernya melalui pemberdayaan generasi milenial. Permasalahan mengenai pengelolaan sampah plastik adalah apa saja bentuk regulasi yang terkait dengan pengelolaan sampah plastik di Desa Penatih Dangin Puri, Kelurahan Penatih, Kota Denpasar bagaimana bentuk peran serta generasi milenial dalam pengelolaan sampah plastik dan tingkat peran generasi milenial di Desa Penatih Dangin Puri, tujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk peran generasi milenial di Desa Penatih Dangin Puri. (2) mendeskripsikan tingkat peran generasi milenial di Desa Penatih Dangin Puri data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, salah satu bentuk peran serta generasi milenial dalam upaya perbaikan lingkungan yaitu dengan memberikan sumbangan tenaga berupa kerja bakti dan ikut serta dalam pengelolaan sampah plastik. Selain itu, mereka juga memiliki cara-cara sederhana untuk mengurangi sampah di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, mereka juga mengadakan pertemuan dengan masyarakat desa yang dilakukan satu kali dalam sebulan, yang dihadiri oleh pemerintah desa setempat, pemuda-pemudi yang tergabung dalam organisasi karang taruna Desa Penatih Dangin Puri yang terdiri dari 13 banjar dan 7 dusun. Generasi milenial melakukan kegiatan tersebut tanpa merasa terpaksa sama sekali. Tingkat peran serta generasi milenial yang terjadi di Desa Penatih Dangin Puri menurut kategori sedang, generasi milenial ikut berperan dalam pengelolaan sampah plastik akan tetapi pelaksanaanya masih belum maksimal.
Ekologi Administrasi Publik Di Indonesia Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0: Perspektif Kebijakan Publik Johanes Basuki
Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pi.3.2.2018.53-62

Abstract

RIN.4.0 diprediksi para pakar akan menjadi era yang dapat menentukan hidup matinya atau maju mundur-mudurnya suatu organisasi termasuk organisasi pemerintah/negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ekologi Administrasi Publik Di Indonesia Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Berdasarkan hasil penelitian kondisi strategis yang menyangkut administrasi publik sebagaimana telah diuraikan, secara keseluruhan merupakan pilar-pilar perkembangan administrasi publik yang sangat berpengaruh terhadap implementasi kebijakan publik, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bahkan sampai ke desa-desa.
Arah Dan Kecendrungan Administrasi Publik Di Bali Anak Agung Gede Oka Wisnumurti
Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pi.3.2.2018.79-83

Abstract

Membicarakan arah dan kecendrungan administrasi publik di Bali, tentu tidak bisa dilepaskan dengan perkembangan administrasi publik di Indonesia dan trend perkembangan ilmu adminstrasi publik global yang sangat tinggi. Munculnya begitu banyak orientasi dan paradigma ilmu administrasi publik menunjukkan betapa ilmu administrasi publik berkembang pesat searah dengan perkembangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukan Berdasarkan karakteristik ilmu administrasi di Bali dapat dilihat bagaimana ilmu administrasi publik dapat merespon globalisasi yang merampbah melalui kegiatan kepariwisataan. Bahwa globalisasi telah merubah kebiasaan masyarakat dan memberikan kemudahan akses bagi seluruh aktor dalam mengakses informasi termasuk informasi tentang kinerja pemerintah. Dengan demikian, arah dan kecendrungan administrasi publik di Bali, mengacu pada konsep dan teori administrasi publik yang bersifat hibrid-interdisipliner, dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal yang sudah tumbuh dan berkembang dalam.
Petikan Uttara Kanda Dalam Marginalisasi Perempuan Hindu Pasca Perceraian Di Kota Denpasar Made Detrichyeni Winaya
Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pi.3.2.2018.68-71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya wawasan tentang kajian adat, budaya, dan agama berkenaan dengan marginalisasi perempuan Hindu pasca perceraian. Penelitian ini juga bertujuan utuk melakukan pengembangan, pengujian, dan penemuan teori agama dan budaya berkaitan dengan topik dimaksud. Hasil Penelitian ini mencakup 1) aspek bentuk marginalisasi, 2) aspek faktor penyebab marginalisasi, dan 3) aspek implikasi marginalisasi itu sendiri. Dari aspek no 1) akan dibahas tentang bentuk-bentuk marginalisasi berkenaan dengan social, adat dan budaya. Dari aspek no 2) akan dilihat faktor-faktor penyebab mengapa terjadi marginalisasi. Sedangkan dari aspek no 3) akan dilihat dampak dari marginalisasi tersebut terhadap perempuan Hindu pascaperceraian ditinjau dari haknya dalam melakukan kegiatan sosial, adat, budaya, dan agama, serta dampak psikologisnya.
Kerusakan Lingkungan Dalam Kegiatan Peningkatan Produktivitas Manusia Sebagai Tantangan Pemerintah Daerah M. Awaluddin; Rahmad Hidayat
Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pi.3.2.2018.63-67

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, peningkatan produktivitas sebuah negara bergantung pada pengembangan dan perbaikan sumberdaya manusia yang ada di dalamnya. Peningkatan produktivitas manusia harus di dukung oleh pemerintah pusat dan daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang dasar 1945 bahwa pemerintah harus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Indonesia sebagai negara yang mengimplementasikan otonomi daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Otonomi Daerah, sehingga daerah tersebut dapat mengelola sumberdaya yang ada di dalamnya sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan daerah tersebut. Peningkatan produktivitas manusia di daerah dilakukan oleh pemerintah daerah dengan memberikan bantuan moril dan materil baik di sektor infrastruktur maupun memberikan penyuluhan di bidang pertanian. Permasalahan yang timbul dalam peningkatan produktivitas manusia adalah munculnya masalah baru yang menjadi masalah serius yang di hadapi oleh pemerintah daerah, salahsatunya adalah kerusakan lingkungan akibat dari program pembangunan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat lokal tidak bisa berkelanjutan atau tidak sustainable. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu, observasi, kajian pustaka, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurang terintegrasinya kinerja antara pemerintah daerah dengan masyarakat terkait pelaksanaan program peningkatan produktivitas manusia sehingga kurang memperhatikan keberlanjutan dari pelaksanaan tersebut, menyebabkan kerusakan lingkungan sehingga menimbulkan kerugian dan masalah baru bagi masyarakat itu sendiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 6