cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2019): Juni" : 6 Documents clear
ANALISIS ASPEK INPUT PADA UPAYA PROMOSI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Prasetyowati, Tri Ari; Yuniastuti, Ari; Handayani, Oktia Woro Kasmini
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 15, No 1 (2019): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.635 KB) | DOI: 10.33658/jl.v15i1.128

Abstract

ENGLISHThe benefits of exclusive breastfeeding are in accordance with one of the goals of the Millennium Development Goals (MDGs), namely reducing child mortality and improving maternal health. The research objective is to analyze the implementation of input aspects of promotional efforts for exclusive breastfeeding including: 1) human resources (HR), 2) funding resources, 3) infrastructure, and 4) availability of Standard Operating Procedures (SOPs). This research uses qualitative approach which is focused on efforts to promote exclusive breastfeeding. The informants of the study were determined by purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection technique uses in-depth interview. The results of the study are: 1) midwives become official workers to promote exclusive breastfeeding, 2) the funding for exclusive breastfeeding promotion comes from the government, 3) the infrastructures to support exclusive breastfeeding are available sufficiently, and 4) standard operating procedures to support exclusive breastfeeding are not available yet. Finally, The Government is recommended to strengthen exclusive breastfeeding promotions by allocating special promotion workers in sufficient number, providing SOPs to promote exclusive breastfeeding. INDONESIAManfaat pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif sesuai dengan salah satu tujuan dari Millenium Development Goals (MDGs) yaitu mengurangi tingkat kematian anak dan meningkatkan kesehatan ibu. Tujuan penelitian untuk menganalisis implementasi aspek input upaya promosi pemberian ASI eksklusif yang meliputi: Sumber Daya Manusia (SDM), sumber dana, sarana prasarana, dan ketersediaan SOP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang difokuskan pada upaya-upaya promosi pemberian ASI eksklusif. Informan penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan: 1) sumber daya manusia yang melakukan promosi ASI eksklusif adalah bidan, 2) sumber dana promosi ASI eksklusif dari pemerintah berupa dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), 3) ketersediaan sarana prasarana promosi ASI eksklusif sudah memadai, dan 4) belum tersedianya SOP promosi pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu Dinas Kesehatan perlu membuat SOP yang jelas untuk promosi pemberian ASI eksklusif bagi petugas promosi kesehatan. Puskesmas perlu melakukan upaya perekrutan tenaga khusus untuk promosi kesehatan.
FAKTOR DETERMINAN KONSISTENSI PEMAKAIAN KONDOM PADA PEKERJA SEKS PEREMPUAN Murtono, Dwi
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 15, No 1 (2019): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.76 KB) | DOI: 10.33658/jl.v15i1.129

Abstract

ENGLISHAwareness level of condom use consistently among high-risk groups is still low. HIV/AIDS incidents can be triggered by inconsistency of condom use. The purpose of this research was to determine the factors associated with the consistency of condom usage in female sex workers. The research used a quantitative descriptive approach with a cross sectional design. The research period was from June to September 2018 with the location of research in the prostitution areas in Margorejo Subdistrict, Pati. Sample selection used incidental sampling with 70 respondents. Data analysis used Chi square (X2) with Confidence Interval (CI) value of 95% (α = 0.05) by using 2x2 table. The results of the research:  factors that are related to the consistency of condom use in female sex workers are income level and marital status. Low income sex workers will try to find clients as many as possible without using a condom. Meanwhile , the married clients or those who have wife tended to use condom when having sex with female sex workers due to protecting their spouses. INDONESIAKesadaran untuk menggunakan kondom secara konsisten pada kelompok seks berisiko masih rendah. Kejadian HIV/AIDS salah satunya dipicu oleh kelompok yang mempunyai perilaku penggunaan kondom yang tidak konsisten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konsistensi pemakaian kondom pada pekerja seks perempuan (PSP). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan desain potong lintang. Waktu penelitian bulan Juni sampai dengan September 2018 dengan lokasi penelitian di Lokalisasi Kecamatan Margorejo. Pemilihan sampel dengan insidental sampling dengan jumlah 70 responden. Analisis data menggunakan Chi square (X2) dengan nilai Confidence Interval (CI) sebesar 95% (α=0,05) dengan menggunakan tabel 2x2. Hasil penelitian yaitu faktor yang berhu- bungan dengan konsistensi pemakaian kondom pada pekerja seks perempuan adalah tingkat penghasilan dan status pernikahan. Pekerja seks dengan penghasilan rendah akan berusaha mencari pelanggan sebanyak-banyaknya tanpa memakai kondom. Laki-laki yang telah menikah dan memiliki pasangan resmi (istri) cenderung untuk menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks dengan pekerja seks perempuan untuk mencegah adanya dampak negatif terhadap pasangan resminya.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN GIZI BURUK PADA ANAK BALITA DI PUSKESMAS JAKENAN KABUPATEN PATI Ernawati, Aeda
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 15, No 1 (2019): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.329 KB) | DOI: 10.33658/jl.v15i1.131

Abstract

ENGLISHCommunity Health Center in Jakenan has implemented a malnutrition prevention program but the number of malnutrition cases is still high. The purpose of the study was to describe the implementation of a malnutrition prevention program at the Community Health Center (Puskesmas) of Jakenan, Pati Regency. The research used qualitative approach. The focus of this research was on the aspects of input, process and output of the program. Data collection was conducted by using interview, field event observation and document-observation. Informants were selected through purposive sampling. This study results showed: Regarding the input aspect, Puskesmas Jakenan had lack of the number of nutrition officers. Meanwhile, the facilities, and infrastructures were sufficient. However, the funding for recovery program has not been sufficient yet. The program has been running but there were several obstacles, namely: 1) the lack of nutrition workers, 2) inadequate knowledge and skills of Integrated Health Care (Posyandu) cadres, 3) low awareness of the community regarding nutrition issues. The program output showed that many toddlers have not yet to improve their nutrition status due to congenital defect. The intervention of malnutrition can be focused on: (1) the addition of nutrition officers; (2) the quality improvement of Posyandu cadres through training; and (3) Intensification of the first 1000-day program. INDONESIAPuskesmas Jakenan sudah melaksanakan program penanggulangan gizi buruk tetapi kasus gizi buruk masih tinggi. Tujuan penelitian untuk menggambarkan implementasi program penanggulangan gizi buruk di Puskesmas Jakenan Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Fokus penelitian pada aspek input, proses dan output pelaksanaan program penanggulangan gizi buruk. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi kejadian lapangan, dan observasi dokumen. Penentuan informan menggunakan teknik sampling purposif. Hasil penelitian terkait input menunjukkan jumlah petugas gizi di Puskesmas Jakenan masih kurang. Sarana dan prasarana secara umum cukup, namun belum tersedia dana yang cukup untuk program pemulihan. Program penanggulangan gizi buruk sudah berjalan, tetapi masih ada kendala yaitu: 1) petugas gizi yang kurang, 2) pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu yang belum memadai, 3) kesadaran masyarakat tentang masalah gizi rendah. Output program menunjukkan masih banyak Balita yang belum meningkat status gizinya karena adanya penyakit bawaan. Upaya perbaikan penanganan gizi buruk dapat dilakukan melalui: 1) penambahan petugas gizi; 2) peningkatan kualitas kader Posyandu melalui pelatihan; 3) penanganan gizi buruk melalui program 1000 hari pertama kehidupan dimulai sejak bayi dalam kandungan.
EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) DARI PEMBAKARAN TERBUKA SAMPAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN MODEL IPCC Wahyudi, Jatmiko
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 15, No 1 (2019): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1287.657 KB) | DOI: 10.33658/jl.v15i1.132

Abstract

ENGLISHOpen burning is one of methods to manage municipal solid waste in particular in rural areas.  On one hand, open burning is easy and cheap for waste management to eliminate waste. On the other hand, burning of waste causes adverse impacts on the environment and health. One of the negative impacts of open burning is greenhouse gas (GHG) emission causing global warming. This study aimed to calculate and to compare GHG emissions from open burning of MSW in Pati Regency using Tier 1 and Tier 2 of IPCC method. Primary data was obtained through focus group discussions while secondary data was obtained through literature studies. The results showed that GHG emissions from waste combustion in Pati Regency based on Tier 1 and Tier 2 calculations indicating an increase during the period 2013-2017. The average of GHG emissions which is calculated by using Tier 1 is 5.18 GgCO2eq/year. This means it is lower than the average GHG emissions which are calculated by Tier 2, namely 33.86 GgCO2eq / year. INDONESIAPembakaran sampah secara terbuka merupakan salah satu alternatif pengelolaan sampah yang banyak dipilih oleh masyarakat khususnya perdesaan. Di satu sisi, pembakaran sampah merupakan metode pengelolaan sampah yang mudah dan murah untuk menghilangkan sampah. Di sisi lain, pembakaran sampah memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan. Salah satu dampak negatif pembakaran sampah adalah munculnya emisi gas rumah kaca yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan membandingkan emisi GRK dari pembakaran sampah permukiman di Kabupaten Pati menggunakan metode yang dikembangkan oleh IPCC dengan 2 tingkat ketelitan yang berbeda yatu Tier 1 dan Tier 2. Data primer diperoleh melalui pelaksanaan diskusi kelompok terfokus sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi GRK dari pembakaran sampah di Kabupaten Pati berdasarkan perhitungan Tier 1 dan Tier 2 menunjukkan peningkatan selama periode 2013-2017. Emisi GRK rata-rata yang dihitung dengan Tier 1 sebesar 5,18 GgCO2eq/tahun. Hal ini berarti lebih rendah dibandingkan dengan  rerata emisi GRK yang dihitung dengan Tier 2 yaitu sebesar 33,86 GgCO2eq/tahun.
POTENSI EKONOMI INDUSTRI PENGOLAHAN LIMBAH UDANG DI KABUPATEN PATI Judhaswati, Ratna Dewi; Damayanti, Herna Octivia
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 15, No 1 (2019): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.064 KB) | DOI: 10.33658/jl.v15i1.126

Abstract

ENGLISHShrimp processing industry produces untapped waste, as result those have less economic value. Shrimp shell waste can be processed into chitinas a mixture of organic fertilizer. The research objectives were (1) to identify the type products produced from shrimp shell waste processing; (2) to estimate the products produced from shrimp shell waste processing; (3) to estimate the income and business feasibility of shrimp shell waste processing. This research uses descriptive study with a quantitative approach. The study is located in Pati district. This research was a development of the Implementation Procedure Manual Model prototype of shrimp shell waste utilization. Data analysis consists of (1) identify the type products produced from shrimp shell waste processing by descriptive; (2) estimation calculation of products produced from shrimp shell waste processing; and (3) Return-Cost analysis (R/C ratio). The results showed that (1) the products produced from shrimp shell waste processing are chitin, liquid fertilizer with pH 6,8 and organic fertilizer with chitin; (2) the estimated product yield was 73,926,258,753.48 kg/year; and (3) the estimated income of 592,052,603,686,220 IDR/year, profit 433,474,175,039,857 IDR/year, and R/C ratio 3.734. INDONESIAIndustri pengolahan udang menghasilkan limbah yang belum termanfaatkan. Limbah kulit udang yang belum dimanfaatkan menyebabkan limbah kulit udang kurang memiliki nilai ekonomis. Limbah kulit udang dapat diolah menjadi kitin sebagai campuran pupuk organik. Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengidentifikasi jenis produk hasil olahan limbah udang di Pati; (2) untuk melakukan estimasi produk yang dihasilkan dari pengolahan limbah kulit udang; dan (3) untuk melakukan estimasi pendapatan serta kelayakan usaha dari pengolahan limbah kulit udang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan lokasi penelitian di Kabupaten Pati. Penelitian ini merupakan pengembangan dari Manual Prosedur Implementasi Model prototipe pemanfaatan limbah kulit udang. Analisis data (1) estimasi produk yang dihasilkan dari pengolahan limbah kulit udang secara deskriptif; (2) perhitungan estimasi produk yang dihasilkan dari pengolahan kulit udang; dan (3) analisis Return-Cost (Rasio R/C). Hasil penelitian yaitu (1) hasil dari pengolahan limbah kulit udang adalah kitin, pupuk cair dengan pH terukur 6,8  dan pupuk organik plus kitin; (2) estimasi produk yang dihasilkan sebesar 73.926.258.753,48 kg/tahun; dan (3) estimasi pendapatan sebesar Rp592.052.603.686.220,00/tahun, profit Rp433.474.175.039.857,00/tahun, dan rasio R/C 3,734.
ANALISIS POTENSI DAMPAK LINGKUNGAN DARI BUDIDAYA TEBU MENGGUNAKAN PENDEKATAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) Astuti, Arieyanti Dwi
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 15, No 1 (2019): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.894 KB) | DOI: 10.33658/jl.v15i1.127

Abstract

ENGLISHMinimizing the adverse impact of sugarcane plantation can be carried out through many ways including increasing the efficiency of energy and natural resources consumption as well as improving the management of waste and emissions. Life Cycle Assessment (LCA) was applied to assess the environmental impact of sugarcane plantation without considering sugarcane usage as a raw material in the sugar industry (gate to gate). CML (baseline) was used as Life Cycle Impact Assessment (LCIA) method. This study aimed to: 1) examine the natural resources and energy consumption; 2) analyze and identify potential environmental impacts; and 3) recommend alternative improvements to reduce environmental impacts. It used primary data and secondary data. The results showed that: 1) natural resources were used to produce 16,097 ton of sugarcane or 1 ton of sugar, were land requirement (0.233 ha), water consumption (2,223.117 m3), and energy consumption (19,234.254 MJ); 2) there are five most potential environmental impacts which are analyzed by using openLCA including climate change (134,275.23 kg CO2 eq), eutrophication (120.24 kg PO4 eq), acidification (1.54 kg SO2 eq), photochemical oxidation (0.36 kg ethylene eq), and human toxicity (0.15 kg 1.4-dichlorobenzene eq); 3) alternative recommendation could be conducted by reducing the usage of inorganic fertilizer, and utilizing cane trash (dry leaves, green leaves, and tops) as boiler fuel for production process in sugar factory. INDONESIABudidaya tebu menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sehingga diperlukan upaya untuk meminimalisir dampak negatif tersebut melalui efisiensi konsumsi energi, konsumsi sumber daya alam (SDA), serta pengelolaan limbah dan emisi. LCA merupakan salah satu metode untuk menganalisis dampak lingkungan dari budidaya tebu tanpa mempertimbangkan penggunaan tebu panen sebagai bahan baku industri gula (gate to gate). Metode yang digunakan untuk LCIA adalah CML (baseline). Penelitian ini  bertujuan untuk: 1) menghitung penggunaan SDA dan energy, 2) menganalisis dan mengidentifikasi potensi dampak lingkungan, dan 3) menyajikan rekomendasi perbaikan untuk menurunkan dampak lingkungan. Data penelitian berupa data primer dan data sekunder. Unit fungsional pada penelitian ini adalah produksi 1 ton gula untuk satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) konsumsi SDA berupa lahan tebu seluas 0,233 ha, air sebanyak 2.223,117 m3 dan energi sebesar 19.234,254 MJ; 2) potensi dampak lingkungan yang dianalisis menggunakan OpenLCA menghasilkan 5 dampak lingkungan tertinggi, yaitu climate change (134.275,23 kg CO2 eq), eutrophication (120,24 kg PO4 eq), acidification (1,54 kg SO2 eq), photochemical oxidation (0,36 kg ethylene eq), and human toxicity (0,15 kg 1,4-dichlorobenzene eq); 3) alternatif perbaikan yang direkomendasikan berupa penggunaan pupuk anorganik dengan dosis yang tepat dan memanfaatkan limbah pasca pane n (daun kering, serasah) sebagai bahan bakar boiler untuk proses produksi industri gula.

Page 1 of 1 | Total Record : 6