cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3" : 9 Documents clear
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN STRES PAD A MAHASISWA FAKULTAS KEDONTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Octa Reni Setiawati; Mardheni Wulandari; Deti Mayestika
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.539 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.752

Abstract

Latar Belakang : Tidur merupakan suatu proses yang sangat penting bagi manusia, karena padasaat tidur terjadi proses pemulihan tubuh. Tidur yang tidak berkualitas dalam jangkapanjang akan mengakibatkan perubahan-perubahan pada siklus tidur biologis, serta menurunkanprestasi kerja.Kualitas tidur yang buruk dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti: perubahangaya hidup, dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubunganKualitas tidur buruk dengan stress pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas MalahayatiTahun Akademik 2015/2016. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan desainpenelitian cross sectional. Sebanyak 162 responden penelitian dimintauntuk mengisi 2 kuesioner yaitu Kuesioner DASS Kuesioner untuk mengetahui tingkat stres dankuesioner pittsburg sleep quality index (PSQI) untuk mengetahui kualitas tidur.Hasil penelitian : Data yang telah diperoleh kemudian dilakukan analisis univariat danbivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji spearman rank. Berdasarkananalisis univariat didapatkan hasil yaitu sebagian besar mahasiswa Fakultas KedokteranUniversitas Malahayati Tahun Akamdemik 2015/2016 memiliki tingkat stress berat, danmemiliki kualitas tidur yang buruk. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji spearmanrank didapatkan hasil yaitu terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur buruk denganstress dengan nilai p-value= 0.000 (α<0.05).Kesimpulan : Sebagian besar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas MalahayatiTahun Akademik 2015/2016 memiliki kualitas tidur yang buruk, dan Memiliki tingkat stressberat dan hasil analisis bivariate menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antarakualitas tidur buruk dan stress Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati TahunA kademik 2015/2016.Scales(DASS), pittsburg sleep quality index, stres, tidur,tingkat stress.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSI S PARU DENGAN TINGKAT KEPATUH AN MEMINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKES MAS KERTAMUKTI KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT TAHUN 2016 Ade Utia Detty; Nita Sahara; Genoneva Gesta m
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.476 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.748

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi kronis menular yang di sebabkan olehmycobacterium tuberculosis, bakteri ini mempunyai basil yang sangat tipis berukuran 3x0,4 mm,bakteri ini mempunyai basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu yang lama untukmengobatinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Tingkat PengetahuanTentang Penyaki Tuberkulosis Paru Dengan Tingkat Kepatuhan Meminum Obat Pada PasienTuberkulosis Paru .Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectionalPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB Paru Puskesmas Kertamukti. Analisis datadilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji korelasi spearman) dengan jumlah sampel115 menetapkan kriteria inklusi dan eksklusiHasil : Hasil Uji Univariat menunjukan disribusi frekuensi karakteristik responden lebih banyakberjenis kelamin perempuan (54,8%), berusia > 60 tahun (49,6%), memiliki pendidikan terakhirsmp/setara (40%) dengan pekerjaan swasta (36,5%). Uji Bivariat menunjukan hubungan yangsignifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan meminum obat TB Paru di Puskesmas Hasil inisesuai dengan hipotesis awal peneliti berupa HA diterima HO ditolak. Sebagian responden sudahmemiliki tingkat pengetahuan yang baik diikuti pula dengan perilaku yang positif berupa kepatuhandan menjalankan minum obat, namun sebagian besar responden yang memiliki tingkat pengetahuancukup dinyatakan tidak patuh dalam menjalankan obat.Kesimpulan : Simpulan pada penelitian ini yaitu bahwa ada hubungan Tingkat PengetahuanTentang Penyaki Tuberkulosis Paru Dengan Tingkat Kepatuhan Meminum Obat Pada PasienTuberkulosis Paru. Dengan nilai p=<0,05 dan kekuatan korelasi (0.611)
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHA D PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI POLI RAWAT JALAN PUSKESMAS RAJABASA INDAH BANDAR LAMPUNG PERIODE FEBRUARI 2016 Teddy Teddy; Edy Ramdhani; Ita Hayani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.582 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.753

Abstract

Latar belakang : Di Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung didapati bahwa penyakit nasopharingitisyang merupakan salah satu penyakit ISPA menduduki peringkat pertama dari 10 penyakit terbanyak diPuskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung.Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap pencegahanInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Poli Rawat Jalan Puskesmas Rajabasa Indah BandarLampung.Metode penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional. Sampel dalam peneltianini berjumlah 81 responden terdiri dari ibu yang mempunyai Balita berusia 1-5 tahun yang menderita ISPA diPoli Rawat Jalan Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung periode Februari 2016. Sampel diambilm enggunakan teknik random sampling dengan uji chi-square.Hasil : Data didapatkan 81 responden yaitu ibu yang mempunyai balita berusia 1-5 tahun yang menderitaISPA. Responden memiliki tingkat pengetahuan kurang baik sebanyak 46 orang (56.8%) dan memiliki sikapnegatif sebanyak 47 orang (58.0%). Diperoleh nilai p-value < 0,05 nilai p-value=0.000. Artinya H01 dan H02ditolak, dapat disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pencegahanISPA pada Balita dan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan pencegahan ISPA pada Balita di PoliR awat Jalan Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung periode Februari 2016.
HUBUNGAN MASA KERJA DAN SIKAP KERJA DENGAN KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROM PADA PEKERJA PEMBUAT KERUPUK DI INDUSTRI PEMBUAT KERUPUK AHAK KECAMATAN SUNGAILIAT PROVINSI BANGKA BELITUNG TAHUN 2016 Muhammad Yunus; Neno Fitriyani Hasbie; Gusti Rian Tami
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.082 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.749

Abstract

Background: Unnatural and ergonomic working attitude for a long time can cause various health problems inworkers one of them is a movement disorder in certain body parts such as hands or called as musculoskeletal.One of musculoskeletal disorders is carpal tunnel syndrome. Crackers makers do repetitive movements, handmovements with strength, flexion and extension, static hand positions, the position of the upper body andlower are not ergonomic, causing stress to the tissue surrounding the carpal tunnel. The purpose of this studyis to determine the relationship of working time and attitude among crackers makers in ahak crackers industry.Methods: An analytical survey with cross sectional approach. The total of sample was 38 respondents. Thestudy was done by spreading questionnaires and doing phalen test measurement. The data was analyzed by chisquare tests.Result : Research shows that respondents with tenure ≥ 4 years as many as 24 people ( 63. 2% ) and with high-risk work attitude as many as 27 people ( 71.12 % ), and then From 38 respondents,25 were having Carpal Tunnel Syndrome. The result showed the relationship between working time (p=0.000< 0,05 and 0R=17,5), working attitude (p= 0.000< 0,05 and OR=25,875) with Carpal Tunnel Syndromeincidences.Conclusion: There is relationship Between Working Time And Attitude With Carpal Tunnel SyndromeIncidences Among Workers In Ahak Crackers Industry Sungailiat Bangka Belitung Province 2016
Hubungan Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kejadia n Penyakit Melasma di RSUD d r. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung tahun 2016 Arif Efendi; Chintya Mutiara; Awang Purbo Sukesah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.55 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.754

Abstract

yang banyak dijumpai,timbulnya melasma menimbulkan gangguan pada kulitwajah sekaligus menyebabkan penurunan kepercayaan diri pada penderitanya.3Melasma banyak dipengaruhioleh faktor risiko dari penderitanyasendiri. Melasma adalah hipermelanosis yang umumnya simetris berupamakula yang tidak merata berwarna coklat muda sampai coklat tua, mengenai areayang terpajan sinar ultraviolet pada sinar matahari dengan tempat predileksi padapipi, dahi, daerah atas bibir, hidung, dan dagu.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik yang bertujuan mengetahuifaktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit melasma di BandarLampung tahun 2016.Hasil : Hasil penelitian distribusi hormon KB pada Pasien Melasma lebih tinggipada kategori penggunaan KB hormonal sebanyak 25 orang (26,9%), distribusipenggunaan Kosmetik pada pasien melasma lebih tinggi pada kategori penggunaankosmetik sebanyak 23 orang (24,7%) distribusi usia pada pasien melasma yangberusia di atas 30 tahun lebih tinggi sebanyak 19 orang (20,4%). Hasil uji chisquare didapat ada hubungan faktor - faktor penggunaan hormon kb, kosmetik dandistribusi usia dengan kejadian penyakit melasma (p value = 0,000 < 0,05).
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKA P WANITA USIA SUBUR DENGAN UPAYA MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER S ERVIKS DI PUSKESMAS GIRIMAYA KOTA PANGKALPINANG Marisa Anggraini; Ade Utia Detty; Intan Permata Sari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.21 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.750

Abstract

Latar Belakang: Kanker leher rahim adalah tumor ganas yang tumbuh didalam leher rahim/serviks (bagianterendah dari rahim yang menempel pada puncak vagina). Biasanya kebanyakan kanker serviks menyerangwanita yang berusia 35-55 tahun. Penyakit kanker serviks ini disebabkan oleh beberapa jenis virus yang disebutHuman Papiloma Virus (HPV). Virus ini menyebar melalui kontak seksual, HPV dapat menyerang semuaperempuan di setiap waktu tanpa melihat umur maupun gaya hidup.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia suburdengan upaya melakukan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian survey analitik denganpendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang. Subjek penelitiansebanyak 195sampel. Analisis dilakukan dengan uji chi square dengan kemaknaan jika p< 0,05.Hasil Penelitian: Diketahui bahwa tingkat pengetahuan terbanyak yaitu kurang baik sebanyak 114 orang (58,5),sikap terbanyak responden yaitu negatif sebanyak 106 orang (54,4%), dan pemeriksaan terbanyak yaitu tidakmelakukan deteksi dini sebanyak 133 orang (68,2%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikapwanita usia subur dengan upaya melakukan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Girimaya KotaPangkalpinang, tingkat pengetahuan (p-value= 0,035) dan sikap (p-value =0,026)Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur dengan upaya melakukandeteksi dini kanker serviks di Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang.
HUBUNGAN LAMA DUDUK DAN LAMA BEKERJA DENGAN KEJADIAN HEMOROI D PADA SUPIR BUS AKAP DI TERMINALINDUK RAJABASA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Indra Kumala; Edy Ramdhani; Eka Fajar Sumirat
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.838 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.746

Abstract

Latar Belakang:Hemoroid merupakan pelebaran dan inflamasi pembuluh darah vena di daerahanus yang berasal dari plexus hemoroidalis. Kebiasaan duduk yang terlalu lama dapat menjadi salahsatu penyebab terjadinya hemoroid, karena dengan duduk yang terlalu lama tanpa merubah posisiakan mengakibatkan tekanan intra vena di anus meningkat. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui tentang hubungan lama duduk dengan kejadian hemoroid pada sopir bus AKAP diTerminal Induk Rajabasa Bandar Lampung tahun 2016.Metode: Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis analitik observasional denganmetode cross-sectinal. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan random sampling, didapat sampelsebanyak 60 responden yang memenuhi kriteria inklusi yang kriteria eksklisu. Data uji statistikdengan menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan jumlah sopir bus AKAP yang menderita hemoroid sebanyak46 responden (76,7%). Kebanyakan penderita hemoroid berusia 45-50 tahun yaitu sebanyak 24responden (40%). Dengan rata-rata lama bekerja sebagai sopir bus AKAP lebih dari 5 tahun yaitusebanyak 39 responden (65%). Berdasarkan lama duduk didapatkan hasil duduk lebih dari 10 jamdengan data terbanyak yaitu 42 responden (70%). Penelitian ini diolah dengan uji Chi-Square yangmenunjukan hubungan lama duduk dengan kejadian hemoroid pengan p=0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara lama duduk dengan kejadian hemoroidpada sopir bus AKAP di Terminal Induk Rajabasa Bandar Lampung tahun 2016 (p < 0,05).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN KEBERADAAN JENTIK Aedes aegypti DI DESA KALI BENING KECAMATAN TALANG PADAN G KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG TAHUN 2016 Sri Maria Puji Lestari; Desty Ardianty
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.172 KB) | DOI: 10.33024/.v3i3.751

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue(DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Peningkatanpengetahuan masyarakat tentang DBD diperlukan karena sebagai modal awal perubahanperilaku masyarakat. Hal ini dikarenakan semakin baiknya pengetahuan masyarakatmaka diharapkan akan semakin baik pula untuk menurunkan angka kejadian DBDtersebut. Jumlah penderita DBD di Kabupaten Tanggamus Lampung pada Tahun 2015tercatat mencapai 119 kasus meningkat dari tahun 2013 yang hanya tercatat 6 kasuspenderita DBD. Sedangkan di wilayah Desa Kali Bening Kabupaten TanggamusLampung pada Tahun 2015 sebanyak 48 kasus.Tujuan: untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Demam BerdarahDengue dengan Keberadaan JentikAedes aegypti.Metode penelitian: Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan crosssectionalyang dilakukan terhadap 151 responden.Hasil: Data dianalisa dengan menggunakan program SPSS. Dari hasil perhitungan ujiChi-Square diketahui bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan tidak baik sebanyak 87responden (57,7%) dan ada jentik sebanyak 81 responden (53,6%) didapatkan p-value0,000, dengan nilai OR sebesar 29,33.Kesimpulan: ada hubungan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat tentang DBDdengan keberadaan jentik Aedes aegypti di Desa KaliBening Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus lampung Tahun 2016
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ISPA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PADA BALITA D I WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR AMBON BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Upik Pebriyani; Ringo Alfarizi; Gita Herminda Putri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/.v3i3.747

Abstract

Angka kematian ibu lebih tinggi pada wanita yang memiliki usia-usia ekstrim yaitu <20 dan >35ISPA merupakan penyakit saluran pernafasan yang banyak diderita. Berdasarkan data SP2TPPuskesmas Pasar Ambon tahun 2015, ISPA menempati urutan pertama dari 10 penyakit terbesar yaitu15.561 kasus dialami oleh balita. Tujuan penelitian ini mengetahui adanya hubungan tingkatpengetahuan ibu tentang ISPA dengan perilaku pencegahan pada balita di wilayah kerja PuskesmasPasar Ambon Bandar Lampung Tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasipenelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita yang tinggal Di Wilayah kerja PuskesmasPasar Ambon 2016 sebanyak 373 orang, sampel diambil menggunakan teknik Purposive samplingsampel sebanyak 79 responden. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan Chisquare.Hasil penelitian Diketahui bahwa bahwa pengetahuan ibu tentang penyakit ISPA sebagian besarmemiliki pengetahuan kurang baik yaitu sebanyak 44 responden (55,7%), memiliki perilaku pencegahanyang kurang baik yaitu sebanyak 49 responden. (62,0%). Ada hubungan tingkat pengetahuan ibutentang ISPA dengan perilaku pencegahan pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar AmbonBandar Lampung Tahun 2015 (p=0,004)

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue