cover
Contact Name
Dina Angela
Contact Email
dina_angela@ithb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltelematika@ithb.ac.id
Editorial Address
Jl. Dipati Ukur no. 80-84, Kel. Coblong, Kec. Lebak Gede, Bandung, 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Telematika
ISSN : 18582516     EISSN : 25793772     DOI : https://doi.org/10.61769/telematika
Jurnal Telematika is a scientific periodical written in Indonesian language published by Institut Teknologi Harapan Bangsa twice per year. Jurnal Telematika publishes scientific papers from researchers, academics, activist, and practicioners, which are results from scientific study and research in the field of telematics and information technology.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2017)" : 15 Documents clear
Perancangan Sistem Rekomendasi Paket Wisata dengan Metode Keyword Matching Maharani, Herastia; Sipayung, Evasaria Magdalena; Oliviani, Hana Philia
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.177

Abstract

Kota Bandung terkenal dengan tempat-tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh banyak orang baik dari luar kota maupun luar negeri. Para pengunjung tersebut datang ke Bandung dengan banyak tujuan yang berbeda satu dengan lainnya. PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan tur yang menawarkan paket wisata dengan tujuan Bandung. Selama ini PT. XYZ hanya menyiapkan paket wisata standar yang ternyata kurang dapat memenuhi permintaan para wisatawan. PT. XYZ ingin mengembangkan layanannya dengan menyediakan paket wisata yang dapat dikustomisasi sehingga wisatawan yang datang dapat terpenuhi permintaannya dengan waktu yang singkat. Dalam penelitian ini dirancang suatu sistem rekomendasi yang dapat membantu bagian konsultan travel dalam menyediakan paket wisata yang sesuai dengan permintaan masing-masing wisatawan. Sistem ini menggunakan metode Keyword Matching untuk melakukan pemilihan tempat wisata yang sesuai dengan kategori yang diinginkan oleh wisatawan. Berdasarkan daftar tempat wisata yang didapat sesuai kategori, dilakukan perhitungan untuk menentukan jumlah tempat wisata yang direkomendasikan sesuai dengan durasi tur dan akan diurutkan berdasarkan tingkat popularitas, wilayah tempat, dan jam operasional. Tempat yang sudah diurutkan akan dibuat menjadi satu paket wisata beserta jadwalnya dengan memperhitungkan jam operasional tempat wisata, lama kunjungan dan lama perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya.
Text Mining Untuk Klasifikasi Kategori Cerita Pendek Menggunakan Naïve Bayes (NB) Somantri, Oman
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.154

Abstract

Determination of the category of a short story requires a slightly long process, in other way we must read a whole or at least a half of the contents of the short story to know the entire contents from the beginning to the end. These constraints require a solution to overcome by using Naïve Bayes algorithm (NB) to serve as the solution of the existing problems. Naïve Bayes, used as a model, resulted with accuracy of 78.59%. Evaluation was conducted by comparing the level of accuracy produced with other models of Support Vector Machine (SVM). The result of the research show that level of accuracy NB greater than Support Vector Machine (SVM) with accuracy level 64,36%. Based on the results of research conducted can be concluded that Naïve Bayes has a higher level of accuracy than the Support Vector Machine (SVM) for the short story category classification.Penentuan kategori sebuah cerita pendek memerlukan sebuah proses yang lama. Kita harus membaca secara keseluruhan atau, minimal, setengah dari isi dari cerpen tersebut. Untuk mengetahui seluruh isi konten dari suatu cerpen adalah dengan membaca isi cerpen, mulai dari awal sampai akhir. Kendala ini memerlukan sebuah solusi untuk mengatasinya. Pada penelitian ini diusulkan sebuah model dengan menggunakan algoritme Naïve bayes (NB) untuk dijadikan sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Naïve Bayes digunakan sebagai model dengan tingkat akurasi sebesar 78,59%. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat akurasi yang dihasilkan dengan model lain, yaitu Support Vector Machine (SVM). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tingkat akurasi NB lebih besar dibandingkan dengan SVM, yaitu dengan tingkat akurasi 64,36%. Oleh karena itu, didapatkan kesimpulan pada penelitian ini bahwa Naïve Bayes mempunyai tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan dengan Support Vector Machine untuk klasifikasi kategori cerpen.
Pengembangan Model untuk Aplikasi Pengendalian Persediaan Probabilistik Multi Item Single Supplier Silitonga, Roland Y. H.; Kawet, Meyelin Paskal
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.158

Abstract

The probabilistic inventory model is a state of inventory that has uncertainty, but its expected value, variance, and distribution patterns can be predicted. This model can be used to solve inventory problems in the fluctuating demand form. In a postal service provider, inventory shortage in a period can be fulfilled by making back order, so the cost is usually more expensive than regular order. The probabilistic inventory model used to solve the problem is Q back order by assuming that all types of goods in the company are independent. This model can be developed, because basically the goods in the service company are not mutually free but have one form of dependence which is supplier similarity. Based on that, the research was developed using multi item single supplier model by combining several kinds of goods in the procurement process through a tender to select the vendor that offers the cheapest price so it can minimize the purchasing cost and procurement cost, and minimize the total inventory cost. This model would be applied in software applications in order to make model’s performance easier to monitor.Model persediaan probabilistik merupakan suatu keadaan persediaan yang memiliki ketidakpastian, namun nilai ekspektasi, variansi, dan pola distribusinya dapat diprediksi. Model ini dapat digunakan untuk menjawab permasalahan persediaan berupa jumlah permintaan yang fluktuatif. Di sebuah perusahaan jasa penyedia layanan pos, kekurangan persediaan pada suatu periode dapat dipenuhi dengan melakukan pemesanan darurat, sehingga biaya yang ditimbulkan biasanya lebih mahal dari pemesanan normal. Model persediaan probabilistik yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah Q back order dengan mengasumsikan bahwa semua jenis barang dalam perusahaan saling bebas. Model ini dapat dikembangkan, karena pada dasarnya barang di perusahaan jasa tidak saling bebas tetapi memiliki suatu bentuk ketergantungan berupa kesamaan supplier. Berdasarkan hal tersebut dilakukan pengembangan penelitian menggunakan model multi item single supplier, yaitu menggabungkan beberapa jenis barang dalam proses pengadaan melalui tender untuk memilih vendor yang menawarkan harga terendah, sehingga dapat meminimasi biaya pembelian dan biaya pengadaan, serta meminimasi total biaya persediaan. Model ini akan diterapkan dalam aplikasi perangkat lunak dengan tujuan agar kinerja model dapat dengan mudah dipantau.
Perancangan dan Implementasi Payment Gateway dengan metode Concurrency untuk Transaksi Nontunai Gamaliel, Yoyok Yusman; Suakanto, Sinung; Andreas, Andreas
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.174

Abstract

Abstract— Nowadays, the use of technology in the non-cash transaction system has started to shift the system of cash transaction. In line with this situation, the issue of concurrency, the system’s ability to handle the large amount of transactions at the same time, is emerging. This matter may result in lost updates, uncommitted dependencies, and inconsistent analysis. Therefore, it is required to build a payment gateway system that is able to handle this issue. In addition, the system must apply the standard format for non-cash transactions. This paper will design a payment gateway system using concurrency mechanism by applying Akka framework and ISO 8583 as a message format for non-cash transaction. The implementation of the payment gateway system will enable the system to handle concurrency and to use standard format transaction. The payment gateway system is tested with 2 parameters, namely functionality and concurrency.Keywords— Concurrency, Non-cash transactions, payment gateway, framework Akka, ISO8583 Abstrak— Sistem transaksi non-tunai yang berbasis teknologi kini telah mulai menggantikan system transaksi tunai. Berkaitan dengan hal tersebut muncul isu tentang concurrency, yaitu kemampuan system dalam menangani jumlah transaksi yang banyak dalam waktu bersamaan. Adanya isu tersebut dapat mengakibatkan lost update, uncommitted dependency, dan inconsistent analysis. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem payment gateway yang mampu menangani isu tersebut. Selain itu, sistem tersebut harus menerapkan standar format untuk transaksi nontunai. Makalah ini akan merancang sebuah sistem payment gateway yang menggunakan mekanisme concurrency dengan menggunakan framework Akka dan ISO 8583 sebagai format pesan untuk transaksi nontunai. Implementasi dari sistem payment gateway tersebut akan membuat sistem tersebut mampu menangani concurrency dan menggunakan standard format data transaksi. Sistem payment gateway ini diuji dengan 2 parameter, yaitu fungsionalitas dan concurrency. Kata kunci— concurrency, transaksi nontunai, payment gateway, framework Akka, ISO8583.
Perancangan Sensor Kecepatan dan Arah Angin untuk Automatic Weather Station (AWS) Angela, Dina; Nugroho, Tunggul Arief; Gultom, Binsar Tonggo Parulian; Yonata, Yosi
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.186

Abstract

Salah satu hal yang paling penting untuk dipantau adalah cuaca, terutama di sektor pertanian yang sangat tergantung kepada cuaca. Informasi kecepatan dan arah angin selalu harus dapat diketahui oleh para petani untuk memprediksi cuaca dan iklim. Penelitian ini merancang dan merealisasikan suatu perangkat sistem pengukur kecepatan dan arah angin yang terdiri atas rotary encoder digunakan untuk mengukur kecepatan angin dan sensor Hall effect digunakan untuk mengetahui arah angin. Kedua alat tersebut dihubungkan dengan Atmega328P sebagai pemroses sinyalnya. Hasil akhir peneltian ini adalah sebuah purwarupa perangkat sistem pengukur kecepatan dan arah angin yang telah dikalibrasi dengan anemometer dan dibandingkan dengan alat ukur kecepatan dan arah angin BMKG Bandung.

Page 2 of 2 | Total Record : 15