cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL" : 8 Documents clear
Optimalisasi Penggunaan Ovitrap Dalam Pengendalian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Sondang Siahaan; Supriatna
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.213 KB)

Abstract

Masalah utama dalam upaya menekan angka kesakitan DBD adalah belum optimalnya upaya pergerakan peran serta masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue. Ovitrap dapat menjadi alternatif teknik yang digunakan dalam pengendalian vektor selain survei jentik karena metode ovitrap juga dapat mendeteksi nyamuk dari tempat perindukan yang tidak terjangkau dari area di sekitarnya akan bertelur setelah menghisap darah dan jumlah telur rata-rata 100 butir setiap kali bertelur.. Dari hasil penelitian jumlah larva di dalam rumah yang tertangkap di Ovitrap sebanyak 2.887 ekor dan level 4 (tinggi) Ovitrap Indeks dan luar rumah yang tertangkap di Ovitrap 2.820 dan level 4 (tinggi) Ovitrap Indeks di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Penggunaan ovitrap dalam mengendalikan kepadatan nyamuk dan menekan angka kejadian DBD masih sangat mungkin dilakukan dam merupakan salah satu cara pengendalian yang. Murah dan efektif.
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS KONI KOTA JAMBI TAHUN 2019 Gustien Siahaan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.429 KB)

Abstract

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2013 menunjukkan cakupan ASI eksklusif di Indonesia hanya 42 persen. Angka ini jelas berada di bawah target WHO yang mewajibkan cakupan ASI hingga 50 persen. Dengan angka kelahiran di Indonesia mencapai 4,7 juta per tahun, maka bayi yang memperoleh ASI, selama enam bulan hingga dua tahun, tidak mencapai dua juta jiwa (Widiyani, 2013). Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan status pekerjaan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Koni Kota Jambi tahun 2019. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini akan dilaksanakan di Puskesmas Koni Kota Jambi pada tanggal 13 Agustus tahun 2019. Populasi penelitian ini sebanyak 271 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang diambil secara accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Squere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanyahubungan antara antarastatus pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,008 danadanyahubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Koni Kota Jambi dengan nilai p value 0,015. Diharapkanmeningkatkan upaya promosi kesehatan terutama mengenai pemberian ASI eksklusif secara intensif melalui komunikasi langsung kepada masyarakat dengan melibatkan suami, keluarga, tokoh masyarakat, perawat dan bidan di masyarakat desa Bebengan tentang pentingnya pemberian ASI. Misalnya dengan menggunakan gambar–gambar, melalui media seperti video compact disk atau melalui liflet tentang manajemen laktasi sehingga memudahkan ibu untuk memahami lebih dalam tentang pentingnya ASI dan cara menyusui yang benar
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita di Kelurahan Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020 Lailatul Badriyah
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.098 KB)

Abstract

Masalah vaksin campak lanjutan ini merupakan masalah yang tergolong masih baru dalam periode penerbitan beritanya, karenanya belum ada penelitian yang menggunakan metode dan teori yang sama dengan peneliti gunakan sehingga cakupan imunisasi campak lanjutan masih rendah. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Jambi Tahun 2017 pemberian imunisasi campak lanjutan sebanyak 8861 balita (14.77%) dan pada tahun 2018 cakupan pemberian imunisasi campak lanjutan sebanyak 23525 balita (50.83%). Tujuan penelitian untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Kelurahan Kenali Besar sebanyak 908 ibu balita. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden, Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik simple random sampling. Penelitian ini telah dilakukan di Kelurahan Kenali Besar Kota Jambi yang diperkirakan pada Tanggal 12 sampai 19 Maret 2020. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 responden mayoritas responden tidak melakukan sebanyak 32 (76.2%) responden, pengetahuan kurang sebanyak 25 (59.5%) responden, motivasi yang rendah sebanyak 29 (69.0%) responden, peran petugas kesehatan dengan baik yaitu sebanyak 21 (50.0%) responden. Uji statistic Ada hubungan yang signifikan pengetahuan (0,000), dan Motivasi (0,001) dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan dan tidak ada hubungan peran petugas kesehatan (0,277) dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan pemberian imunisasi campak lanjutan, sedangkan peran petugas kesehatan tidak terdapat hubungan yang siginifikan. Maka upaya dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai imunisasi khususnya imunisasi lanjutan seperti campak dengan cara memperluas sasaran promosi kesehatan mengenai imunisasi lanjutan tidak hanya kepada ibu balita tetapi juga pada anggota keluarga lainnya seperti suami, orang tua dan mertua.
Faktor–faktor yang Berhubungan dengan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Jaminan Kesehatan Nasional di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rsud Raden Mattaher Tahun 2017 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.553 KB)

Abstract

Salah satu standar pelayanan farmasi di rumah sakit adalah waktu tunggu. RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Provinsi Jambi dengan kunjungan yang semakin meningkat dan hal ini akan berdampak pada waktu tunggu pasien menjadi lebih lama. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan waktu tunggu pelayanan resep pasien Jaminan Kesehatan Nasional rawat jalan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 98 sampel. Hasil penelitian ini diketahui waktu tunggu rata-rata obat jadi sebesar 40,1 menit dan obat racikan 65,3 menit. Untuk sumber daya manusia sebanyak 37 responden (37,8%) menyatakan tidak sesuai dan sebanyak 61 responden (62,2) menyatakan sesuai, 59 responden (60,2%) menyatakan sarana / fasilitas tidak sesuai dan 39 responden (39,8%) sesuai. Untuk jenis obat racikan sebanyak 49 resep (50%) dan obat jadi sebanyak 49 resep (50%), sebanyak 62 jumlah resep (63,3%) tidak sesuai dan sebanyak 36 jumlah resep (36,7%) sesuai. Hanya 9 resep (6,1%) tidak sesuai dengan prosedur kefarmasian dan 92 resep (93,9%) sesuai. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi masih belum sesuai sehingga diharapkan agar Instalasi Farmasi dapat meningkatkan kualitas pelayanan agar mencapai waktu tunggu pelayanan yang tepat.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indikasi Sectio casesarea (SC) Pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Mayang Mangurai Polda Jambi Donna Harriya Novidha; Silvia Friyandini
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea adalah suatu persalinan buatan, di mana janin dilahirkan melalui suatu insisi pada dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram. Menurut Word Health Organization (WHO) mengatakan standart rata-rata operasi SC sekitar 5-15%. Angka kematian akibat sectio caesarea adalah sekitar 5,8 per 100.000 persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi indikasi sc (sectio caesarea) pada ibu bersalin di rumah sakit bhayangkara mayang mangurai polda jambi tahun 2021. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey analitik dengan rancangan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 09 sampai 31 Maret 2021 yang bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara Mayang Mangurai Polda Jambi dengan jumlah sampel sebanyak 204 orang. Data akan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara CPD terhadap persalinan SC dengan p-value 0,003. Tidak ada pengaruh antara KPD terhadap persalinan SC dengan p-value 0,472. Ada pengaruh antara partus lama terhadap persalinan SC dengan p-value 0,008. Ada pengaruh antara plasenta previa terhadap persalinan SC dengan p-value 0,004. Tidak ada pengaruh antara gameli terhadap persalinan SC dengan p-value 0,115. Ada pengaruh antara riwayat SC terhadap persalinan SC daengan p-value 0,000. Hasil analisis multivariat menunjukkan terdapat variabel yang paling dominan mempengaruhi persalinan SC adalah CPD p-value 0,003 dengan risiko terjadi 7,500 kali, Partus Lama p-value 0,008 dengan risiko terjadi 4,000 kali, Plasenta Previa p-value 0,004 dengan resiko terjadi 2,620 kali dan Riwayat SC p-value 0,000 dengan resiko terjadi 1,960 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara CPD, partus lama, plasenta previa dan riwayat sectio caesarea (SC) dengan tindakan sectio caesarea (SC) pada ibu bersalin. Tidak ada pengaruh antara ketuban pecah dini (KPD) dan gemeli dengan tindakan sectio caesarea (SC) pada ibu bersalin. Kata Kunci: KPD, CPD, Partus Lama, Plasenta Previa, Gameli, Riwayat SC, dan Sectio Caesarea
Analisis Pemanfaatan Perpustakaan bagi Mahasiswa Kebidanan Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan adalah salah satu alat vital dalam setiap program pendidikan dan ilmu yang berfungsi untuk membantu mensukseskan serta melancarkan program-program pendidikan. Memanfaatkan perpustakaan dapat memperkaya informasi dan pengalaman belajar dari mahasiswa, membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen serta dapat menimbulkan kecintaan mahasiswa terhadap kegiatan membaca. Metode penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan perpustakaan dengan pemanfaatkan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa kebidanan Universitas Adiwangsa sebanyak 175 orang. Data diambil dengan menggunakan instrument skala kualitas pelayanan perpustakaan dengan tingkat pemanfaatan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. Hasil penelitian diperoleh 61,7% kualitas pelayanan perpustakaan termasuk dalam kategori baik dan sangat baik, sebanyak 57,7% pemanfaatan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar yang menunjukkan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan 0,364 pada taraf signifikan 0,01.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP BOUNDING ATTACHMENT PADA IBU NIFAS Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, menunjukkan proses mulai menyusu kurangdari satu jam (IMD) setelah bayi lahir di Indonesia adalah 34,5%. Proses menyusu yang baik sejakdini (inisiasi menyusu sejak dini) akan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi (bounding attachment)yang penting untuk perkembangan emosi dan kepercayaan diri di kemudian hari. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap bounding attachmentpada ibu nifas di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Titi Safitri Kota Jambi Tahun 2020. Ruang lingkuppenelitian ini ditujukan kepada Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan bounding attachment dengandesain penelitian analitik comparative. Sampel pada penelitian adalah keseluruhan ibu nifas yangmelakukan persalinan di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Titi Safitri Kota Jambi Tahun 2020 padatanggal 01 sampai dengan 29 Februari 2020 berjumlah 32 orang. Hasil yang diperoleh dari uji MannWhitney test mendapatkan nilai p value = 0,000 berarti ada pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD)terhadap bounding attachment pada ibu nifas. Disarankan kepada penolong persalinan yang berada diBPM Titi Safitri Kota Jambi dapat memotivasi dan membantu semua ibu bersalin atau nifas untukmelakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang sangat bermanfaat bagi ibu maupun bayinya.
TINGKAT RISIKO FASILITAS SARANA SANITASI SEKOLAH DASAR SEBAGAI UPAYA MENUJU SEKOLAH SEHAT DI KECAMATAN JELUTUNG KOTA JAMBI TAHUN 2019 V.A Irmayanti Harahap
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi merupakan uapaya pengendalian semua faktor lingkungan fisik menusia,yang mungkin menimbulkan atau dapat merugikan, bagi perkembangan fisik, kesehatan,dan daya tahan hidup manusia. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadaidisekolah, baik kualitas maupun kuantitas harus diupayakan secara terus menerustermasuk perawatan dan pemeliharaannya dengan melibatkan semua potensi yang ada dilingkungan sekolah. Lingkungan sekolah yang sehat sangat diperlukan, selain dapatmendukung proses pembelajaran diharapkan juga dapat membudayakan gerakanmasyarakat perilaku hidup bersih dan sehat (Depkes RI, 2003).Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan menerapkandua teknik pengumpulan data yakni wawancara langsung dan pengamatan terhadapfasilitas sarana sekolah Dasar sebagai upaya menuju Sekolah Sehat.Hasil penelitian yang menunjukkan tingkat risiko fasilitas sarana sanitasi sekolahadalah sebagai berikut; 1) kondisi jamban di sekolah dasar ada 8 sekolah yang berisikodari 34 sekolah dasar. 2) Kondisi SPAL di sekolah dasar ada 18 sekolah yang berisikodari 34 sekolah. 3) Ketersediaan tempat cuci tangan di sekolah dasar ada 26 sekolahyang berisiko dari 34 sekolah dasar. 4) Kondisi TPS di sekolah dasar ada 18 sekolahyang berisiko dari 34 sekolah dasar. 5) Kondisi penyedia air bersih di sekolah dasar ada18 sekolah yang berisiko dari 34 sekolah dasar. 6) Kegiatan PSN di sekolah dasar ada 4sekolah yang berisiko dari 34 sekolah dasar

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2020 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue