Articles
209 Documents
Algoritma Levenshtein Distance dalam Aplikasi Pencarian isu di Kota Bandung pada Twitter
Rosmala, Dewi;
Risyad, Zulfikar Muhammad
MIND Journal Vol 2, No 2 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (501.03 KB)
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v2i2.1-12
Twitter digunakan Pemerintah Kota Bandung dalam memperoleh data terkait isu yang terjadi di Kota Bandung yang dilaporkan oleh masyarakat Kota Bandung. Kendala yang dihadapi pada saat melakukan pencarian data isu melalui Twitter adalah adanya perbedaan ejaan kata di dalam tweet pada Twitter dengan kata kunci pada data kategori isu yang ada di Pemerintah Kota Bandung. Sehingga dibutuhkan sebuah algoritma yang mampu mengubah suatu kata menjadi kata lainnya, yaitu Algoritma Levenshtein Distance. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, Algoritma Levenshtein Distance mampu 100% mengubah kata dengan kesalahan ejaan pada tweet menjadi kata kunci pada kategori isu.Dengan digunakannya Algoritma Levenshtein Distance pada proses pencarian data isu dari Twitter, data isu yang diperoleh Pemerintah Kota Bandung menjadi lebih baik dan akurat.
Metode Haar-Cascade Classification Menggunakan Raspberry Pi
Ichwan, Muhammad;
Husada, Milda Gustiana;
Helmaputra, Aldri
MIND Journal Vol 2, No 2 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v2i2.13-22
Proses untuk mendeteksi objek dalam citra manggabungkan empat kunci utama yaitu Haar like feature, Integral Image, Adaboost learning dan Cascade Classifier. Metode haar-cascade classification dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam pengaturan traffic light. Cara kerjanya yaitu, citra yang telah di-capture akan dicocokan dengan data latih, apabila dalam citra tersebut terdapat objek yang sesuai dengan data latih maka objek tersebut di tandai, sehingga objek akan terhitung jumlahnya dengan cara melewati sebuah garis virtual yang dibuat sistem. Dari hasil jumlah objek terdeteksi, sistem dapat mengatur berapa lama lampu merah dan hijau menyala atau mati sesuai dengan jumlah objek yang telah ditentukan. Oleh karena itu, alternatif pengaturan traffic light menggunakan metode Haar-cascade classification digunakan untuk pendeteksian objek. Hasil dari penelitian menggunakan kamera 18 megapiksel 60 FPS jumlah mobil terhitung di garis lebih akurat menggunakan resolusi 480p atau 720p sebesar 79.51%.
Konsep Sistem Informasi Akreditasi Perguruan Tinggi Berbasis Cloudcomputing
Sallu, Sulfikar;
n, Darlispo
MIND Journal Vol 1, No 1 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.25 KB)
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v1i1.19
Akreditasi perguruan tinggi adalah bentuk pengakuan pemerintah berupa penilaian terhadap lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang meliputi semua aspek yang ada berdasarkan standar nasional pendidikan tinggi, dalam menunjang proses belajar. Akreditasi ini dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi yang dibentuk pemerintah. Banyaknya persiapan data yang diperlukan untuk pelaksanaan Akreditasi perguruan tinggi yang hampir sebagian besar masih menggunakan cara manual atau semi komputerisasi yang tidak saling terhubung, merupakan sebuah kondisi yang masih terjadi sekarang ini. Tahapan yang akan dilakukan adalah mengumpulkan seluruh dokumen yang ada dalam akreditasi perguruan tinggi untuk dikonversi berbasis elektronik. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem informasi akreditasi perguruan tinggi berbasis cloudcomputing yang akan memudahkan komunikasi ilmiah antara perguruan tinggi dengan asesor dalam pengolahan data. Metode penelitian yang digunakan adalah importif terapan, langkah ini diambil untuk menerapkan, menguji dan mengevaluasi kondisi yang ada berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu dalam memudahkan sistem akreditasi perguruan tinggi sekarang ini, semua yang akan terlibat dapat melaksanakan tugas masing-masing dimana dan kapan saja, adapun hasil yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah memudahkan perguruan tinggi dalam menyiapkan data akreditasi yang telah terkoneksi dengan sistsm informasi kampus dan juga memudahkan asesor dalam pelaksanaan tugas. Kata kunci: Sistem Informasi Akreditasi Perguruan Tinggi, Cloudcomputing
Implementasi Metode Top Down Parsing pada Teknologi Bahasa Alamiah dalam Bentuk Chatbot
N, Youllia Indrawaty;
Harianja, Yandri
MIND Journal Vol 1, No 2 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.932 KB)
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v1i2.51-61
Chatbot adalah sebuah program komputer yang dirancang untuk mensimulasikan sebuah percakapan yang interaktif kepada user dalam bentuk teks.Chatbot dibangun dengan menggunakan metode top down parsing. Top down parsing digunakan untuk mencari kesimpulan dari pertanyaan user yang terdapat dalam database. Kemudian sistem akan mencari kata kunci berdasarkan pertanyaan user. Setelah kata kunci ditemukan maka akan dicocokan dengan kata kunci yang terdapat dalam database. Kemudian sistem akan menampilkan jawaban yang sesuai dengan kata kunci yang terdapat dalam database. Hasil pengujian black box pada proses tanya jawab, sistem dapat menjawab masukan dari pengguna dengan baik sesuai dengan kata kunci yang ada di database. Hasil pengujian user acceptance test tanya jawab yang diajukan langsung kepada 10 mahasiswa, 70% chatbot mudah dioperasikan, 40% chatbot menarik bagi mahasiswa, dan 70% chatbot bermanfaat bagi mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.
Perbandingan Metode Breadth First Search dan Backlink pada Web Crawler
Pardede, Jasman;
Hermana, Asep Nana;
Swarghani, Galih
MIND Journal Vol 2, No 2 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (539.055 KB)
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v2i2.61-69
Dalam sebuah search engine terdapat beberapa komponen penting yang salah satunya adalah crawler / web crawler. Crawler adalah sebuah komponen dalam search engine yang berfungsi untuk mencari semua link pada setiap halaman dimana hasil pengumpulan alamat web selanjutnya akan diindeks. Crawler bekerja dengan menggunakan algoritma pencarian yang beragam, diantaranya adalah Breadth First Search dan Backlink. Breadth first search merupakan algoritma untuk melakukan pencarian secara berurutan dengan mengunjungi setiap simpul secara preorder. Backlink memanfaatkan tautan yang berada disitus lain dan mengarah ke situs tertentu. Adapun hasil dari uji aplikasi yaitu dengan membandingkan kedua metode tersebut dengan cara melihat performa pengambilan URL terbanyak pada Detik.com dan Kompas.com. Metode breadth first search secara performa lebih baik dibandingkan dengan metode backlink, dalam pengujian crawling, perbedaan jumlah url mencapai 25,17 pada website detik.com dan 28,94% pada website Kompas.com.
Pengenalan Pembicara untuk Menentukan Gender Menggunakan Metode MFCC dan VQ
N, Youllia Indrawaty;
ana, Andri;
Permatasari, Dita
MIND Journal Vol 2, No 1 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1475.666 KB)
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v2i1.34-47
Klasifikasi suara berdasarkan gender dibuat dengan tujuan agar komputer mampu mengenali suara laki-laki dan perempuan. Dengan kemampuan komputer yang mampu membedakan suara laki-laki dan perempuan pada pengembangan selanjutnya akan memperkuat tingkat suatu sistem keamanan yang menggunakan password dengan suara. Penelitian ini mengenai pengenalan gender dari pengucap/ pembicara dengan ucapan bergantung teks dan bergantung pembicara, dalam proses pengenalan tersebut digunakan algoritma ekstraksi yang disebut Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) digunakan untuk ekstraksi ciri dari sinyal wicara sedangkan proses pengelompokan menggunakan metode Vector Quantization (VQ). Dalam tahap pengenalan, ukuran distorsi berdasarkan minimisasi jarak Euclidean digunakan untuk mencocokkan penutur uji dengan penutur dalam database. Database wicara menggunakan 20 penutur, terdiri dari 10 penutur pria dan 10 penutur wanita dengan tingkat akurasi pria mencapai 90% dan wanita 80%.
Pembangkitan Gambar Simetris Artistik Model Fraktal IFS Teknik Rotasi Kuadran
Darmanto, Tedjo
MIND Journal Vol 3, No 1 (2018): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v3i1.24-36
Gambar simetris dapat dibangkitkan dengan algoritma iterasi acak pada modelfraktal IFS (iterated function systems) dengan menggunakan teknik rotasikuadran. Teknik rotasi dilakukan mulai dari kuadran ketiga ke kuadran kedua,pertama dan keempat atau mulai dari kuadran ketiga ke kuadran keempat,pertama dan kedua secara berturut-turut. Pada kuadran ketiga dilakukanperancangan collage dimulai dengan pemanfaatan komponen fraktal IFS yangtidak memiliki sifat keserupaan-diri seperti bentuk garis, sedangkan pada kuadranlainnya dilakukan perancangan collage dengan pemanfaatan komponen fraktal IFSyang memiliki sifat keserupaan-diri. Teknik rotasi kuadran dilakukan dalam duafase. Pada fase pertama dilakukan perancangan collage dengan rotasi kuadransearah jarum jam sebagai varian rancangan pertama, dan dilakukan rotasiberlawanan arah jarum jam sebagai varian rancangan kedua. Demikian pula padafase kedua, rotasi dilakukan searah jarum jam untuk varian rancangan pertamadan rotasi dilakukan berlawanan arah jarum jam untuk varian rancangan kedua.Pada fase kedua, teknik rotasi kuadran dilakukan dengan menggunakan teknikpengubinan untuk menghasilkan gambar simetris artistik.
Sistem Pengenalan Isyarat Tangan Konduktor Angklung Menggunakan Metode Fuzzy Logic Tsukamoto
Ichwan, Muhammad;
Amelia, Irma;
Ambarsari, Dewi
MIND Journal Vol 1, No 2 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v1i2.1-10
Didalam permainan angklung interaktif, gestur digunakan oleh conductor atau dirigen angklung sebagai pengganti partitur atau music sheet. Pada permainan angklung, setiap nada dalam satu oktaf direpresentasikan dengan mengadopsi curwen’s solfege handsigns. Penelitian pengenalan isyarat tangan conductor angklung ini mengandalkan salah kemampuan sensor kinect yaitu skeleton tracking dengan membuat isyarat tangan baru menggunakan lengan kanan untuk merepresentasikan nada dan lengan kiri untuk merepresentasikan jumlah ketukan. Isyarat tangan tersebut memanfaatkan tiga joints yaitu bahu, siku dan pergelangan tangan akan membentuk sebuah sudut yang selanjutnya nilai sudut tersebut digunakan sebagai masukkan dalam proses pemetaan output menggunakan metode fuzzy logic. Pengujian dilakukan pada jarak 190 cm, 250 cm dan 300 cm dari sensor kinect dengan ketinggian sensor 84 cm dari tanah dan membentuk sudut sebesar 45 derajat. Hasil pengujian menunjukan bahwa nada do, so, 1/2 ketuk, 1 ketuk dan 3 ketuk memiliki tingkat kebenaran/keberhasilan tertinggi yaitu 100% pada setiap jarak.
Implementasi Algoritma GLCM Dan MED pada Aplikasi Pendeteksi Kolesterol Melalui Iris Mata
B, Mira Musrini;
ana, Andri;
Hidayat, Ari Seisar
MIND Journal Vol 2, No 2 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (824.432 KB)
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v2i2.23-42
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan gambar iris normal dan kolesterol sebagai input, metode GLCM (Gray Level Co-Occurrence Matrix) dapat digunakan pada aplikasi pendeteksi kolesterol melalui iris mata. Karena GLCM mampu memperoleh nilai fitur yang terdiri dari energi, entropi, homogenitas dan kontras dengan cara menghitung nilai probabilitas dari hasil perhitungan kemunculan matriks yang sama dalam piksel gambar dengan sudut(θ) 0◦ dan jarak(d) 1. Metode MED (Minimum Euclidean Distance) dapat digunakan untuk mengklasifikasi gambar iris normal dan kolesterol dengan menghitung nilai jarak Euclidean berdasarkan dari nilai fitur GLCM. Pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk membantu orang-orang dengan mudah mendeteksi kolesterol secara cepat dan praktis tanpa harus pergi ke klinik atau rumah sakit. Pengujian yang dilakukan ke 24 orang dari gambar iris normal dan kolesterol dengan intensitas cahaya yang berbeda tingkat akurasi mencapai 70,83%.
Aplikasi Pengenalan Jenis Tanah Untuk Lahan Pertanian Dengan Menggunakan Metode Euclidean Distance
N, Youllia Indrawaty;
Tristiyono, Anggi
MIND Journal Vol 1, No 1 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (922.948 KB)
|
DOI: 10.26760/mindjournal.v1i1.26
Tiap jenis tanah memiliki tekstur dan nilai manfaat yang berbeda-berbeda. Dalam melakukan identifikasi jenis tanah biasanya petugas penyuluh pertanian menggunakan cara manual dengan melakukan penelitian langsung ke lapangan dan melakukan uji laboratorium, hal ini menyebabkan kurangnya tingkat keakuratanan dan memakan banyak waktu. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan suatu teknologi image processing untuk memudahkan klasifikasi jenis tanah yang akan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dengan menggunakan metode Euclidean Distance. Konsep dasar metode Euclidean Distance adalah sebagai perhitungan pencocokan jarak, keputusan suatu citra tekstur tanah yang mirip adalah bila memiliki nilai paling rendah atau mendekati 0. Tekstur tanah yang telah teridentifikasi akan diproses menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai penujang keputusan jenis tanah yang cocok digunakan untuk lahan komoditi pertanian yang tepat. Berdasarkan pengujian aplikasi, tingkat keakuratan identifikasi tekstur tanah mencapai 80% sehingga aplikasi ini dapat digunakan oleh penyuluh pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Muaro Jambi sebagai media penyuluhan. Kata Kunci: Tekstur Tanah, image processing, Euclidean Distance, Analytical Hierarchy Process (AHP)