The swift advancement of digital technology has heightened the demand for safe, transparent, and efficient transaction systems that minimize reliance on intermediaries. Traditional transaction systems encounter numerous challenges, including the potential for data manipulation, intricate verification procedures, elevated operational expenses, and restricted openness in transaction documentation. Blockchain technology, particularly Ethereum, provides a solution via a smart contract mechanism that facilitates autonomous transaction execution according to predefined criteria, eliminating the necessity for third-party involvement. This project seeks to create and evaluate a prototype that integrates an Ethereum smart contract on the Sepolia Testnet network with an off-chain server system built on Node.js to facilitate secure and efficient digital asset transfers. The research methodology employs an experimental software engineering approach utilizing an Application Programming Interface (API)-based architecture that links the Node.js backend server to a smart contract developed in Solidity via the Ether.js library. The system employs Alchemy services as a node provider and Etherscan for external transaction validation. The implementation findings indicate that the system can authenticate user identification, validate balances, estimate gas fees, transmit transactions to the blockchain, and automatically record transaction proof in real time using smart contracts. Every transaction produces a verified TxHash on the Ethereum Sepolia network. The amalgamation of off-chain validation procedures with on-chain execution has demonstrated enhancements in the security, transparency, traceability, and efficiency of digital asset transactions. This research illustrates that deploying Ethereum smart contracts on traditional servers can serve as an efficient and cost-effective method for creating decentralized digital transaction systems before their launch on the mainnet. Abstrak Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah meningkatkan kebutuhan terhadap sistem transaksi yang aman, transparan, efisien, dan mampu mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga. Sistem transaksi konvensional masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti risiko manipulasi data, proses verifikasi yang kompleks, biaya operasional yang tinggi, serta keterbatasan transparansi dalam pencatatan transaksi. Teknologi blockchain, khususnya Ethereum, menawarkan solusi melalui mekanisme smart contract yang memungkinkan eksekusi transaksi secara otomatis berdasarkan aturan yang telah ditetapkan tanpa memerlukan intervensi pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji prototipe integrasi smart contract Ethereum pada jaringan Sepolia Testnet dengan sistem server off-chain berbasis Node.js guna mendukung transaksi aset digital yang aman dan efisien. Metode penelitian menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak eksperimental dengan arsitektur berbasis Application Programming Interface (API) yang menghubungkan backend server Node.js dengan smart contract yang ditulis menggunakan bahasa Solidity melalui pustaka Ether.js. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan layanan Alchemy sebagai node provider dan Etherscan sebagai sarana validasi transaksi eksternal. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan validasi identitas pengguna, verifikasi saldo, estimasi biaya gas, pengiriman transaksi ke blockchain, serta pencatatan bukti transaksi secara otomatis dan real-time melalui smart contract. Setiap transaksi menghasilkan TxHash yang dapat diverifikasi secara independen pada jaringan Ethereum Sepolia. Integrasi antara mekanisme validasi off-chain dan eksekusi on-chain terbukti meningkatkan keamanan, transparansi, keterlacakan, dan efisiensi transaksi aset digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan smart contract Ethereum pada server konvensional dapat menjadi solusi yang efektif dan ekonomis untuk pengembangan sistem transaksi digital terdesentralisasi sebelum implementasi pada jaringan mainnet.