Articles
285 Documents
Sistem Smart –Banner Berbasis Mikrokontroler
Marlon Mondong;
Dali S Naga;
Yohanes Calvinus
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 1 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.475 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v17i1.269
X banner merupakan salah satu jenis media periklanan yang sangat lazim digunakan dalam hal periklanan. X banner juga bisa digunakan sebagai tempat promosi akan suatu hal. X banner saat ini belum dianggap terlalu efektif karena sifat X banner yang hanya satu arah saja, sehingga yang melihat hanya bisa dari satu arah. Masalah ini kemudian yang menjadi dasar perancangan sistem smart X banner yang berputar ke segala arah yaitu dengan mengarah secara otomatis ke tempat keramaian orang. Keramaian orang berdasarkan hasil deteksi halangan orang terdepan setiap 15 derajat. Smart X banner dilengkapi dengan sensor ultrasonik untuk mendeteksi keramaian orang. Selain itu X banner juga dilengkapi dengan speaker untuk menambahkan fitur suara pada iklan tersebut. Perancangan ini terdiri atas 4 buah X banner dengan X banner utama yang mengarah ke arah deteksi keramaian. Ketika hasil deteksi masih sama maka X banner bergeser ke X banner ke 2 dan seterusnya.
Tampilan Pengantrian Pada Ruang Ganti Di Department Store
Edo Anggoro;
Dali Santun Naga;
Meirista Wulandari
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 2 (2017): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1039.905 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v19i2.2697
Advanced technologies increase business value then contribute more cosiness for customer [1]. Based on technologies advancement, a smartphone android can be designed as user interface in department store to make their customer more comfort and convenience. Customer needs to try on some clothes before they buy them. User interface via monitor in smartphone android can support customer to know the empty fitting room conveniently. A sensor was placed in fitting room to detect a movement. This detection is used as a sign if there is a person inside it. This sensor priority is to give an information about an empty fitting room and automatically technology. There is one additional feature about help button. It will be active if customer inside fitting room needs a clerk to help him. Some conditions are tested to know how successful the system is. There are 12 conditions for each fitting room or all (4) fitting rooms. The results show that detection sensor can connect to android system in smartphone, help button can connect with LED to show the sign that customer needs clerk to help him and the connection between microcontroller with smartphone can be done by bluetooth to show the entire system worksKecanggihan teknologi membawa nilai bisnis meningkat sehingga memberikan kenyamanan bagi pelanggan [1]. Berdasarkan kemajuan teknologi tersebut, sebuah smartphone android dapat dimanfaatkan sebagai user interface dalam department store bagi pelanggan agar merasa lebih nyaman. User interface melalui layar monitor pada smartphone android dapat membantu pelanggan mengetahui letak ruang ganti yang kosong secara lebih nyaman. Sebuah sensor diletakan di ruang ganti. Sensor ini dapat mendeteksi seseorang yang masuk ke ruang ganti berdasar pada gerakan. Penggunaan sensor ini mengutamakan informasi ruangan yang kosong dan teknologi otomatis. Terdapat sebuah fitur tentang tombol bantuan. Tombol bantuan ini aktif bila pelanggan membutuhkan pramuniaga department store untuk membantunya. Beberapa kondisi dilakukan untuk menguji keberhasilan sistem ini. Sebanyak 12 kondisi diuji baik untuk masing-masing ruang ganti dan keseluruhan (4 buah) ruang ganti. Hasil dari pengujian didapatkan bahwa sensor pendeteksi gerakan dapat dihubungkan dengan android, tombol bantuan dapat dihubungkan dengan LED dan hubungan antara rangkaian sensor, tombol dan monitor dapat dilakukan melalui Bluetooth.
Sistem Pengontrol Fungsi Gardu Listrik Menggunakan PLC dengan Remote Control Di Lenteng Agung
Cecep Bunyamin;
Nurwijayanti K.N.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 2 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.634 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v16i2.380
Keselamatan transportasi perkeretaapian adalah kebutuhan masyarakat dan tugas Pemerintah untuk membenahi sarana maupun prasarana untuk kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa angkutan kereta listrik khusus di wilayah Jabodetabek. Pemerintah dan masyarakat pengguna angkutan kereta api listrik harus menjalin kerja sama demi keamanan dan kenyamanan agar transportasi perkeretaapian lebih baik. Kenyamanan sering terganggu karena kurangnya catudaya untuk menyuplai power dari gardu listik ke jaringan, yang menggerakkan operasi kereta listrik, semakin hari pengguna jasa kereta api sekitar 1,3 juta orang per hari di lintas Bogor – Jakarta, maka membangun pengadaan dan pemasangan gardu listrik baru dengan system pengontrolan menggunakan Programeble Logic Controller (PLC), agar power listrik stabil dalam mengoperasikan kereta listrik. Catudaya dari PLN yaitu 20 KV masuk ke trafo dan panel 20 KV serta diteruskan ke panel Rectifier menghasilkan arus listrik 1500 Vdc, dan dilanjut kembali ke Disconecting Switch langsung ke jaringan guna untuk menggerakan operasi kereta listrik. Hasil Pengujian Pengendali Catudaya, bila pemutus traksi DC utama remote dari Operasi sentral Manggarai O akan terjadi OFF dan sebaliknya I akan terjadi ON. Dan begitu juga pemutus traksi DC utama lokal dari gardu Lenteng Agung O akan terjadi OFF dan sebaliknya juga I akan terjadi ON. Dari hasil pengujian keseluruhan yang dilakukan didtem dapat Bekerja dengan baik.
Analisis Sistem Estimasi Produksi Menggunakan Metode Fuzzy Berbasis Web
Bobby Wisely Ziliwu;
Suhartati Agoes
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 1 (2017): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (735.506 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v19i1.307
Permintaan jumlah produk yang banyak dalam masyarakat, tentunya harus ada kecukupan dalam memproduksi suatu produk yang diinginkan oleh konsumen. Jumlah produksi sering kali mengalami keterlambatan dalam persediaan produk, sehingga belum dapat melayani secara optimal produk tersebut. Logika Fuzzy merupakan sarana yang tepat untuk digunakan, mengingat dalam analisis ini dapat diprediksikan berapa jumlah barang yang akan dipakai oleh sang konsumen. Jurnal ini membahas penerapan logika fuzzy pada penyelesaian masalah transportasi pada pengiriman produk dengan menggunakan metode Mamdani, metode ini harus menentukan nilai variabel yang digunakan, yaitu variabel input dan variabel output. Selanjutnya akan diproses pada pengujian Fuzzyfikasi, Pembentukan Basis Pengetahuan, Aplikasi Fungsi Implikasi, dan Defuzzifikasi. Hasil jumlah permintaan yang diinginkan oleh konsumen, terlebih dahulu akan diaplikasikan kedalam sebuah website. Hasil uji coba simulasi untuk freezer tipe EFI-2753 dengan tujuan Yogyakarta 422 unit, Solo 521 unit dan Bali 566 unit. Perhitungan defuzzifikasi dengan menggunakan metode Mamdani tipe freezer EFI-2753 dengan tujuan Yogyakarta 429 unit, Solo 725 unit dan Bali 541 unit. Hasil uji coba simulasi untuk freezer tipe EFI-3453 dengan tujuan Medan 288 dan Manado 264 unit. Sedangkan hasil perhitungan defuzzifikasi dengan menggunakan metode Mamdani tipe freezer EFI-3453 dengan tujuan Medan 255 unit dan Manado 215 unit.
Simulasi Sistem Prediksi Arah Gerak Indeks Harga Saham Gabungan Berbasis Adaptive Neuro-Fuzzy Interference System
Joni Fat
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 1 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (592.477 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v16i1.357
Sistem simulasi dengan menggunakan metode Fuzzy Inference System (FIS) dalam penelitian ini memungkinkan prediksi arah gerak harga penutupan saham secara harian. Sistem simulasi menggunakan indikator teknikal sebagai variabel input. Tipe FIS yang digunakan adalah Sugeno. Metode defuzzifikasinya adalah wtaver. Neural Networks (NN) digunakan untuk menyesuaikan range fungsi keanggotaan pada masing-masing label variabel input mau pun output. NN menerapkan metode Gauss. Hasil simulasi adalah berupa variabel perubahan harga pada periode perhitungan. Variabel-variabel yang digunakan merupakan variabel teknikal, dan meniadakan unsur fundamental. Simulasi ini menggunakan empat buah simulator. Setiap simulator ini mensimulasikan momen-momen tertentu, yaitu momen bearish, sideways, bullish dan total. Momen total merupakan gabungan dari ketiga momen yang lain. Simulasi pada tiap momen berupaya mengetahui apakah sistem hanya mampu melakukan prediksi dengan kecenderungan tertentu saja atau tidak. Bila terbukti, maka simulasi dianggap gagal. Sebaliknya, bila tidak terbukti, maka simulasi dianggap berhasil. Hasil pengujian memperlihatkan simulasi berhasil dengan tingkat akurasi sistem mencapai 61,55%.
Penerapan Antena Mikrostrip di Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) Sriti
Yomi Guno;
Eko Syamsuddin Hasrito
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 2 (2016): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (941.358 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v18i2.298
Unmanned aerial vehicle (UAV) di Indonesia lebih dikenal sebagai Pesawat Udara Nir Awak (PUNA). Data link dari pemantauan udara diperlukan komponen pendukung transmitter yang dipasang di PUNA yaitu antena. Antena harus berukuran kecil dan ringan dikarenakan keterbatasan kapasitas dari payload PUNA. Saat ini PUNA menggunakan antena dipole yang masih memiliki beberapa kelemahan, termasuk kerentanan terhadap gesekan angin (drag effect). Oleh karena itu digunakan antena mikrostrip untuk meningkatkan kinerja transmisi sinyal dari PUNA ke Ground Control Station (GCS). Antena mikrostrip dipilih karena memiliki hambatan gesekan yang rendah, ringan, mudah untuk dipabrikasi dan biaya murah. Penempatan antena harus diperhatikan untuk memastikan transmisi yang baik. Dalam penelitian ini, antena mikrostrip bekerja di frekuensi 2,35 GHz untuk aplikasi video yang ditempatkan di dalam badan pesawat (fuselage). Simulasi co-site interference dilakukan pada frekuensi kerja data link di 900 MHz dengan penempatan antena data link di permukaan atas (canopy) PUNA. Hasil pengukuran di ruang anechoic chamber, antena mikrostrip di dalam badan pesawat (fuselage) mampu bekerja pada frekuensi 2,35 GHz dengan bandwidth 60 MHz, rentang frekuensi dari 2,31 GHz sampai dengan 2,37 GHz. Hasil pengukuran return loss pada frekuensi 2,35 GHz adalah -23,85 dB dan gain antena sebesar 3,81 dBi.
Mesin Peminjaman Dan Pengembalian Buku
Edward Yulisar;
Hadian Satria Utama
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 2 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (717.557 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v15i2.321
Perpustakaan adalah sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya. Terdapat dua unsur utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan, namun di jaman sekarang koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas pada buku-buku, tetapi bisa berupa film, slide, atau lainnya. Alat yang dirancang pada laporan Tugas Akhir ini adalah berupa mesin yang terbuat dari bahan triplek. Penginputan kartu anggota dan buku menggunakan teknologi barcode. Perancangan ini juga dilengkapi dengan 2 buah konveyor, yang pertama berfungsi untuk membawa buku ke tempat peminjaman dan yang kedua untuk membawa buku yang dikembalikan ke tempat yang telah disediakan. Setiap konveyor tersusun dari satu buah motor DC yang dapat bergerak 2 arah. Komputer pada perancangan ini digunakan sebagai tempat penyimpanan data buku dan pengendali mikrokontroler. Komputer sebagai tempat penyimpanan data buku, berfungsi untuk meyimpan data siapa dan kapan seseorang meminjam atau mengembalikan buku. Komputer sebagai pengendali mikrokontroler digunakan apabila buku yang diletakkan diatas konveyor tidak terbaca oleh sensor barcode, maka komputer akan mengirimkan perintah ke mikrokontroler untuk merubah arah putaran konveyor, sehingga buku berada pada posisi awal. Setiap modul yang dirancang dilakukan pengujian yang bertujuan untuk mengetahui ketidaksesuaian antara cara kerja modul dengan teori, sedangkan pengujian yang dilakukan pada sistem bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara cara kerja sistem dengan tujuan rancangan. Berdasarkan hasil pengujian, alat ini sudah teruji dapat memasukan data peminjam buku dan buku yang dipinjam, begitu juga sebaliknya, alat dapat menerima masukan data pengembali buku dan buku yang ingin dikembalikan.
Sistem Penimbangan Berat Barang Berbasis Komputer PC
Alex Candra;
Ferrianto Gozali;
Johan Kunto Wibowo
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 2 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (732.976 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v17i2.289
Pada masa sekarang ini penimbangan dan pencatatan berat barang yang dilakukan di pabrik-pabrik maupun di toko-toko masih dilakukan dengan menggunakan alat ukur konvensional. Timbangan konvensional sudah tidak efektif lagi digunakan dalam melakukan penimbangan besaran karena pada saat melakukan penimbangan besaran bisa saja melakukan kesalahan dalam melakukan penimbangan yang disebabkan oleh faktor manusia. Oleh karena itu dengan berkembang pesatnya teknologi maka timbangan konvensional sudah beralih dengan pemakaian komputer PC. Komputer disini digunakan untuk pengolahan data-data yang berhubungan dengan hasil penimbangan misalnya proses pembayaran, updating data stock barang di gudang. Alat ini digunakan untuk menimbang berat barang dan pencatatan hasil penimbangan. Alat ini terdiri dari Sensor Tekanan, penguat, ADC dan mikrokontroler AT89C51 sebagai pengatur kerja sistem secara keseluruhan.Hasil dari penimbangan akan ditampilkan di sebuah LCD 2x16 karakter dan juga akan ditampilkan di layar komputer. Komputer juga berfungsi sebagai pengolah data yang berhubungan dengan hasil penimbangan.
Rancang Bangun Sistem Sensor pada Model Fuze Proximity untuk Mendukung Rudal Nasional
Eko Syamsuddin Hasrito;
Frandi A Kaharjito
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 1 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1250.92 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v17i1.276
Fuze proximity berfungsi sebagai pemicu awal berlangsungnya peledakan, pada jarak tertentu dari objek-objek yang bergerak dengan semakin cepat, seperti pesawat tempur, kapal perang, peluru kendali. Fuze ini merupakan komponen utama dari sebuah munisi yang saat ini 100% masih diimpor dari negara lain, sehingga rawan diembargo dan tidak lagi memiliki aspek kerahasiaan karena jumlahnya selalu dapat diketahui oleh negara pembuat atau pengirimnya. Selain itu, fuze juga tidak boleh mudah rusak dan harus tahan lama disimpan, tahan terhadap cuaca dan lingkungan sekeliling, serta tahan diperlakukan kasar (rugged) saat dipindahkan, sebelum munisi diluncurkan. Dengan persyaratan yang sedemikian ketat, maka tidak semua pabrik senjata dan pabrik munisi mampu membuat sendiri fuzenya. Dengan kondisi tersebut, ancaman embargo dari negara-negara produsen fuze setiap saat dapat dikenakan kepada negara pengimpornya, bila ada perselisihan. Untuk itu, fuze pada munisi kaliber besar (MKB), maupun rudal perlu dikembangkan sehingga mampu mendukung industri pertahanan nasional untuk lebih mandiri. Pada tulisan ini dibahas mengenai hasil-hasil pengembangan sistem sensor pada model fuze proximity di BPP Teknologi.
Manipulator Tangan Robotik pada Proses Sintesis Kimia Berisiko Bahaya
David Indra;
Tjia May On;
Suraidi Suraidi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 2 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1053.326 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v16i2.385
Proses sintesis kimia, khususnya larutan-larutan kimia yang berbahaya, kerap kali dilakukan menggunakan pengaman seadanya. Faktor keselamatan dari pekerja juga kadangkala terabaikan, sehingga kecelakaan pada saat bekerja dengan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut sangat mungkin terjadi walaupun langkah kerja telah sesuai dengan prosedur yang ada. Kecelakaan kerja ini dapat berupa insiden peledakan dan keracunan uap dari larutan kimia berbahaya. Sebenarnya, masalah ini dapat diatasi menggunakan sebuah glove box. Akan tetapi, solusi ini belumlah cukup mengingat proses sintesis ini dilakukan secara berulang-ulang dalam jumlah besar pada proses industri. Faktor kelalaian manusia dan kecenderungan manusia untuk lelah dan jenuh saat melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang turut memicu terjadinya kecelakaan pada saat bekerja. Berdasarkan hal ini, maka dirancanglah otomatisasi proses sintesis larutan-larutan kimia berbahaya menggunakan sebuah lengan robotik di dalam glove box yang dikendalikan secara wireless. Proses yang terjadi di dalam glove box ini dalam rangka sintesis bahan-bahan kimia berbahaya dimulai dari persiapan larutan awal, penuangan larutan awal ke dalam bejana campur, pengadukan, dan proses peletakan bejana campur ke dalam batch agar proses sintesis kimia dapat dilakukan lebih dari satu kali. Alat yang dirancang akan menggantikan fungsi tangan manusia dengan sebuah lengan robotik yang ditempatkan di dalam sebuah glove box yang telah dilengkapi dengan sebuah sistem pengisian larutan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan memudahkan pekerja dalam melakukan proses sintesis kimia berisiko bahaya. Pengendalian dari alat ini dilakukan dengan sebuah PC yang terhubung dengan glove box secara wireless. Pengguna pada akhirnya juga dapat menyimpan data-data yang telah dimasukkan ke dalam PC agar dapat dipergunakan kembali di kemudian hari. Alat yang dirancang mampu melakukan pekerjaan yang telah diinstruksikan dan menghentikan sistem saat diperoleh suhu di luar batas yang telah ditentukan.