cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
tesla@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tesla@ft.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
TESLA: Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14109735     EISSN : 26557967     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Teknik Sistem Komputer Teknik Sistem Telekomunikasi Teknik Biomedical Intenet of Thing
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
Rancang Bangun Bandpass Filter Frekuensi 1,8 GHz Dengan Perbaikan Resonator Hairpin Dian Widi Astuti; Joranto Walesian
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 2 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.984 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v16i2.381

Abstract

Bandpass filter adalah sebuah komponen pasif yang dipergunakan untuk meloloskan frekuensi antara f1 dan f2.Penggunaan bandpass filter pada komunikasi wireless sangat diperlukan baik di sisi pengirim dan penerima karena bandpass filter dapat mencegah terjadinya gangguan interferensi antar bandwidth frekuensi. Pada perancangan ini bertujuan untuk merancang filter pada perangkat LTE yaitu dengan frekuensi 1,85 - 1,91 GHz. Bentuk resonator yang dipergunakan adalah open loop resonator yang berbentuk persegi panjang. Sebenarnya resonator ini sama saja dengan resonator hairpin hanya saja di buat menjadi persegi. Perancangan filter ini mempergunakan mikrostrip berbahan Rogers TMM10i. Metode yang dipakai adalah transmission zeros, agar filter tersebut memiliki selektifitas yang tinggi. Bentuk resonator yang dibuat pada mikrostripdengan jumlah ordo adalah enam buah. Pada perancangan ini dibantu dengan perhitungan menggunakan Matlab, kemudian disimulasikan dengan EM Sonnet. Pada fabrikasi filter digunakan teknik photo etching PCB, dimana permukaan PCB akan dilarutkan/etching sehingga akan terbentuk jalur konduktor sesuai dengan desain filter. Pada tahap akhir akan dilakukan pengukuran mempergunakan Vector Network Analyzeruntuk mendapatkan grafik respon S21 dan S11dari filter.
Analisis Pencahayaan Malam Hari Terowongan Pasar Rebo Jakarta Timur Endah Setyaningsih; Jeanny Pragantha
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 1 (2017): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.674 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v19i1.308

Abstract

Pencahayaan terowongan harus dirancang dengan baik, karena salah satu manfaatnya adalah untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengguna kendaraan bermotor yang melewati terowongan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan memberikan tingkat pencayahaan yang cukup di dalam terowongan baik pada siang hari maupun malam hari. Pencahayaan yang baik bila memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pencahayaan (iluminansi) dan luminansi terowongan Pasar Rebo yang ada di Jakarta Timur, selanjutnya akan dievalusi dan diberikan rekomendasi mengenai sistem pencahayaan terowongan yang diperlukan. Metode pelaksanaannya adalah dengan melakukan pengukuran luminansi dan iluminansi  pada permukaan jalan di dalam terowongan. Hasilnya diperoleh bahwa luminansi dan iluminansi malam hari pada terowongan Pasar Rebo jauh melebihi dari standar SNI, demikian juga dengan tingkat kerataan pencahayaan di permukaan jalan yang kurang baik. Sementara itu pencahayaan jalan sebelum maupun sesudah terowongan Pasar Rebo mempunyai iluminansi dan luminansi yang telah memenuhi standar SNI, yaitu antara 15 lux – 20 Lux. Akibatnya bila pengendara akan memasuki terowongan Pasar Rebo pada malam hari akan mengalami kekaburan mata beberapa saat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan di terowongan belum memberikan performansi pencahayaan terowongan yang baik untuk pencahayaan malam hari.
Radio Frequency Identification (RFID) Dan Aplikasinya Hidajanto Djamal
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 1 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.696 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v16i1.359

Abstract

Sudah banyak sekali dirancang sistem pengenalan jati diri orang yang diperlukan oleh satu instansi untuk satu keperluan tertentu, seperti misalnya, sensus penduduk dengan KTP-nya, absensi karyawan yang diperlukan untuk segala urusan yang berkait dengan kepegawaian, legalitas kewenangan akses masuk ke ruang kerja ataupun ke pusat data, dan sebagainya. Parameter yang digunakan dalam pengenalan atau identifikasi jati diri tersebut juga bermacam-macam, mulai dari tanda tangan, wajah visual, sidik jari, suara, bahkan kornea mata. Tiga yang terakhir tersebut dikenal sebagai biometri. Terdapat kemudian sistem yang relatif baru, yang tentunya berbeda metoda pengenalannya pada data jati diri tersebut dari sistem-sistem sebelumnya. Metoda baru tersebut dikenal sebagai Radio Frequency Identification atau disingkat RFID. Sistem ini memanfaatkan media frekuensi radio sebagai pembawa segala data yang tersebut menuju unit pembaca yang dikenal sebagai RFID reader. Segala data berada dalam satu chip IC (disebut tag) yang dilekatkan pada target (orang atau barang), dan melalui gelombang radio, data tersebut dibaca oleh RFID reader.
Pengaruh Distorsi Harmonik pada Compact Fluorescent Lamps Endah Setyaningsih; Hang Suharto; Christian Christian
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 2 (2016): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.034 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v18i2.299

Abstract

Lampu CFL adalah salah satu beban non-linier yang menggambarkan gelombang yang terdistorsi yang mengandung harmonik. Harmonik adalah perkalian integer secara periodik terhadap frekuensi fundamental. Harmonik-harmonik yang timbul tersebut dapat memperburuk kualitas dari lampu CFL, salah satu akibatnya adalah memperpendek umur lampu tersebut karena overheating yang terlalu berlebihan. Harmonik-harmonik yang timbul tersebut dapat dihitung dengan Total Harmonic Distortion. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh distorsi harmonik pada lampu CFL, serta membuat Low Pass Filter untuk mereduksi nilai THD. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian pengaruh nilai  terhadap nilai faktor daya, perbandingan nilai THD, faktor daya dan iluminasi lampu mahal dengan lampu murah. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, nilai  memiliki pengaruh negatif terhadap nilai faktor daya. Nilai THD dan faktor daya pada lampu mahal tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan lampu murah, sedangkan nilai iluminasi pada lampu mahal memiliki perbedaan yang signifikan dengan lampu murah. Nilai  dan iluminasi pada lampu yang belum dipasangi filter lebih besar dari lampu yang sudah dipasangi filter, dan filter berhasil mereduksi 88,03% nilai  dari lampu CFL.
ALAT TRANSCEIVER AUDIO WIRELESS ANTARA MUSIC PLAYER DENGAN SPEAKER AKTIF MENGGUNAKAN GELOMBANG RADIO Aripin Aripin; Endah Setyaningsih; Tjandra Susila
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 2 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.36 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v15i2.322

Abstract

Musik adalah suara atau nada yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan. Musik merupakan salah satu karya seni dan budaya manusia. Alat untuk memutar musik dapat berupa CD player, telepon genggam, dan komputer. Sinyal suara yang dikirimkan dari music player ke speaker aktif pada umumnya menggunakan kabel audio. Perancangan alat ini bertujuan untuk membuat alat pengirim dan penerima audio nirkabel antara pemutar musik dengan speaker aktif menggunakan gelombang radio. Alat ini mempermudah pengguna pemutar musik untuk mengatur tata letak speaker aktif secara bebas pada posisi mana saja. Bagian pengirim alat ini menggunakan rangkaian loop fase terkunci dan memakai pengkodean stereo untuk mengirimkan sinyal audio stereo. Sistem modulasi gelombang radio yang dipakai pada alat ini menggunakan sistem modulasi frekuensi dan frekuensi yang dipakai adalah 82,5MHz. Jenis antena yang dipakai pada pemancar adalah antena omnidirectional sehingga arah pancaran ke segala arah. Sinyal radio yang diterima oleh penerima dilakukan proses demodulasi untuk mendapatkan kembali audio yang dipancarkan. Audio yang dihasilkan keluaran speaker aktif memiliki tingkat kesamaan yang tinggi dengan audio yang diputar pemutar musik, terutama hingga jarak 35 meter. Namun, terjadi penurunan amplitudo sinyal yang diterima sebesar 50,67% pada jarak 5 meter hingga sebesar 69,66% pada jarak 50 meter.
Pemodelan Sistem Penyewaan Sepeda berbasis Mikrokontroler Tomy Antonio; Harlianto Tanudjaja; Hugeng Hugeng
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 1 (2016): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.461 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v18i1.290

Abstract

Perancangan pemodelan sistem penyewaan sepeda berbasis mikrokontroler ini dibuat untuk pengadaan sistem perparkiran sepeda secara otomatis dimana pengaturan letak sepeda secara komputerisasi dan pembayarannya dilakukan dengan sistem pembacaan data RFID card. Pada perancangan alat ini digunakan mikrokontroler seri keluaran Atmel yaitu ATMEGA 8535. Penggunaan jenis mikrokontroler ini dianggap dapat memenuhi kebutuhan pemograman pada sistem yang dirancang yang akan menggunakan Basic Compiler serta Visual Basic, dimana program tersebut menggunakan bahasa basic. Pada perancangan,sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan program yang dipakai serta RFID dapat melakukan pembacaan jarak maksimum 8cm.
Perancangan dan Realisasi Sistem Monitoring Pulsa Minimum dan Pemberitahuan Kerusakan Pada KWh Meter Prabayar Firmansyah Jaenaldi; Harlianto Tanudjaja; Suraidi Suraidi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 1 (2018): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.802 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v20i1.2825

Abstract

In this modern era, Electricity is the energy needed for human life. The dominant human needs for using electronics, lighting and running the machine make the electricity has an important thing. All of them makes electricity must be supplied so that the tools can work. Many of electronics used to make electricity credit on kWh meter prepaid will quickly run out. The impact of power loss that happens repeatedly because depletion of electricity credit makes electronics has short life, this is often happens because the user cannot monitor kWh meter prepaid. In this project, system can also monitor the status of electricity credit, abnormal incident and the estimated time of electricity credits running out. This system uses 3 photodiode sensors. It’s for detecting pulse status when the pulse is at a minimum condition of 10 kWh, detecting an abnormal incident in case of damage or problems and detection estimated pulse depletion time to find out how long the electrical electricity credit has run out. This system is designed to detect the change of kWh status from the indicator LED at kWh meter. The receive data will be processed to determine the condition of the remaining pulse or kWh meter state. The Controller of this system uses microcontroller which receive data from sensor. This system successfully displays data on LCD and LED indicator and can send data to user number via SMS when entering the minimum limit, while the pulse at 7, 4 and 1 kWh and gives the estimated timeout of deplection pulse. With this monitoring system created is expected to reduce anxiety about the depletion of electricity pulse when leaving the machine or electronic who always standby without supervision Listrik adalah energi yang dibutuhkan bagi kehidupan manusia pada zaman modern ini. Kebutuhan manusia yang dominan dalam menggunakan elektronik, penerangan dan menjalankan mesin membuat listik mempunyai peranan penting. Kebutuhan tersebut membuat listrik harus tetap bisa tersuplai sehingga alat-alat tersebut dapat bekerja. Banyaknya alat elektronik yang digunakan membuat pulsa pada kWh meter prabayar akan cepat habis. Dampak dari matinya listrik akibat habisnya pulsa listrik secara terus menerus dapat membuat alat elektronik tersebut rentan rusak, hal ini sering terjadi akibat pengguna tidak bisa memonitoring kWh meter prabayar tersebut. Dalam perancangan ini, sistem dapat memonitoring status pulsa, peristiwa abnormal dan estimasi waktu habisnya pulsa. Sistem ini menggunakan 3 sensor photodiode yaitu untuk mendeteksi status pulsa apabila pulsa berada pada kondisi minimum yaitu 10 kWh, peristiwa abnormal apabila terjadi kerusakan atau masalah dan estimasi waktu habisnya pulsa untuk mengetahui berapa lama waktu habisnya pulsa listrik. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi Perubahan status LED indikator pada kWh meter. Pengendalian sistem dilakukan dengan menggunakan mikrokontroler yang menerima data dari sensor. Data yang diterima akan diproses untuk menentukan kondisi dari sisa pulsa atau keadaan kWh meter. Sistem yang dibuat ini berhasil menampilkan data pada LCD dan LED indikator serta dapat mengirimkan data ke nomor pengguna melalui SMS pada saat kondisi memasuki batas minimun, saat sisa pulsa berada pada 7, 4 dan 1 kWh dan memberikan estimasi waktu habisnya pulsa. Sistem yang dibuat ini diharapkan dapat mengurangi rasa khawatir akibat matinya alat elektronik mesin dikarenakan pulsa habis saat ditinggalkan oleh pengguna.
Sistem Keamanan Ruangan Berbasis Internet Of Things Dengan Menggunakan Aplikasi Android Kristomson H; Rosalia , H Subrata; Ferrianto Gozali
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 2 (2018): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.764 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v20i2.2989

Abstract

Along with the increasing level of criminal data theft that occurs, a good room security system is needed to maintain data security of a particular agency or organization. A good security system is a security system that can be monitored and controlled over long distances using the internet or better known as IoT (Internet of Things). In this thesis, an IoT-based room security system will be designed using an Android application, this system works using several modules including RFID (Radio Frequency Identification) module, camera module and solenoid door lock. RFID cards in the RFID Module function as a process of identifying people who want to enter the room. In addition, this RFID module functions also as a trigger for the camera to work and taking pictures of people who want to enter the room. Data obtained from both modules will be sent to the Android application. The admin of the room can carry out a verification process to allow or reject the person who wants to enter the room. The results of the testing of this system can run well when the internet speed of the access point runs fast and stable, but it is less optimal when the internet speed of the access point runs slowly. Seiring dengan meningkatnya tingkat kriminal pencurian data yang terjadi maka dibutuhkan suatu sistem keamanan ruangan yang baik untuk menjaga keamanan data suatu instansi atau organisasi tertentu. Suatu sistem keamanan yang baik adalah sistem kemanan yang bisa di pantau dan di kendalikan dengan jarak yang jauh dengan menggunakan internet atau yang lebih dikenal dengan IoT (Internet of Things). Dalam skripsi ini akan dirancang suatu sistem kemanan ruangan berbasis IoT dengan menggunakan aplikasi Android, sistem ini bekerja menggunakan beberapa module diantaranya module RFID (Radio Frequency Identification), module kamera dan solenoid door lock. Kartu RFID pada Module RFID ini berfungsi sebagai proses identifikasi orang yang ingin masuk ke dalam ruangan. Selain itu module RFID ini juga berfungsi sebagai pemicu kamera untuk bekerja mengambil gambar orang yang ingin masuk ke dalam ruangan tersebut. Data yang diperoleh dari kedua module tersebut nantinya akan dikirimkan ke dalam aplikasi Android. Admin dari ruangan tersebut dapat melakukan proses verifikasi untuk mengizinkan atau menolak orang yang ingin memasuki ruangan tersebut. Hasil dari pengujian sistem ini dapat berjalan dengan baik ketika kecepatan internet dari akses point berjalan dengan cepat dan stabil, tetapi kurang optimal ketika kecepatan internet dari akses point berjalan dengan lambat.
Perancangan Robot Dengan Kemampuan Mencari, Mendekati, Dan Menggiring Bola Ke Gawang Budi Santosa Haryanto; Hadian Satria Utama; Dali Santun Naga
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 1 (2018): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.682 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v20i1.2969

Abstract

This design aims to create a robot that can search the ball, approach the ball, and keep the ball from the field/own goalpost towards the pitch area/the opponent's goalpost also pay attention to the position of the obstacles and the robot’s position in the field. There are various movements such as looking for the ball, dribbling, and avoid the opponent. To be able to perform that movements the robot must be able to know what is the definition of the ball, the opponent, and goalpost. To know these objects then there must be a sensor that can read and that sensor is camera. The robot can know the object based on the different colors of each object caught by the camera. The capture of the camera then processed into a processor and the processor will determine the movement on the robot by sending current to the circuit driving the robot. Processor filters out the colors in turn at each color used. Processor then looks for the coordinates of the midpoint, and the area of the object detected. All values of the coordinates of the midpoint and the area of each color are used to determine the movement of the robot. Robot driving uses 3 driver motors DC, motors DC, and Omni wheels. The movements of the robot are going forward, rotating left/right, and standing still. The test results of the designed the robot successfully searched for the ball, approached the ball, kept the ball from the field/own goalpost towards the pitch area/the opponent's goalpost, and was prevented from going off the field. Perancangan ini bertujuan untuk membuat robot yang dapat mencari bola, mendekati bola, dan menjauhkan bola dari daerah lapangan/gawang sendiri ke arah daerah lapangan/gawang lawan dengan memperhatikan juga posisi halangan dan posisi robot di lapangan. Terdapat berbagai macam gerakan seperti mencari bola, menggiring bola, dan menghindari lawan. Untuk dapat melakukan gerakan-gerakan tersebut, robot harus dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan bola, lawan, dan gawang. Untuk mengetahui benda-benda tersebut maka harus terdapat sensor yang dapat membacanya yaitu kamera. Robot dapat mengetahui benda yang dimaksud berdasarkan warna-warna yang berbeda dari setiap benda hasil tangkapan kamera. Hasil tangkapan kamera kemudian diproses ke sebuah pemroses lalu pemroses menentukan penggerak pada robot dengan mengirim arus pada rangkaian penggerak robot. Pemroses memfilter warna yang ingin dideteksi saja secara bergilir pada setiap warna yang digunakan. Pemroses kemudian mencari koordinat titik tengah, dan luas dari benda yang dideteksi. Nilai-nilai koordinat titik tengah dan luas dari tiap warna yang digunakan ini lah yang menentukan pergerakan robot. Penggerak robot menggunakan 3 buah driver motor DC, motor DC, dan roda omni. Pergerakan robot yang dapat dilakukan adalah maju, berputar tempat kanan/kiri, berputar mengelilingi bola kanan/kiri, dan diam. Hasil pengujian robot yang dirancang berhasil mencari bola, mendekati bola, menjauhkan bola dari daerah lapangan/gawang sendiri ke arah daerah lapangan/gawang lawan, dan menghindari luar lapangan
Penggunaan Internet of Things (IoT) untuk Pemantauan dan Pengendalian Sistem Hidroponik Yodi Setiawan; Harlianto Tanudjaja; Sandra Octaviani
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 2 (2018): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.734 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v20i2.2994

Abstract

nternet of things (IoT) has been widely used in development of technology recently. IoT could be interpreted as communication between devices using internet. The advance of IoT technology can ease lot of works, including king control of hydroponic system, so plant treatment can be done anywhere and anytime. Hydroponic is the best solution to people in urban area, who lacks land for greening. Components required in the IoT are devices that have an IoT module, device(s) to connect to Internet such as router or modem, and a database where everythings collected. The purpose of this research is to utilize IoT technology to monitor and control the condition of plants on the hydroponics system remotely. Sensor results processing from end device microcontroller will be sent by XBee to the server microcontroller and displayed to ThingSpeak web server. An application is made for ThingSpeak-connected smartphones that able to monitor and control the system anytime and anywhere. The control will send a logic of one or zero to ThingSpeak and forwarded to the device.Internet of things (IoT) sedang marak digunakan dalam perkembangan teknologi saat ini. IoT dapat diartikan sebagai komunikasi antara satu perangkat dengan perangkat lain menggunakan internet. Kemajuan teknologi IoT ini dapat memudahkan berbagai macam pekerjaan, termasuk dalam pengendalian sistem hidroponik, sehingga perawatan tanaman dapat dilakukan dari jarak jauh dan setiap waktu. Hidroponik merupakan solusi terbaik untuk masyarakat di ibukota yang minim lahan untuk penghijauan. Komponen yang dibutuhkan dalam IoT antara lain perangkat yang mempunyai modul IoT, perangkat koneksi ke Internet seperti modem dan router, dan sebuah basis data tempat semuanya terkumpul. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan teknologi IoT untuk memantau dan mengendalikan kondisi tanaman pada sistem hidroponik dari jarak jauh. Pengolahan hasil sensor dari mikrokontroler end device akan dikirim melalui XBee ke mikrokontroler server dan ditampilkan ke web server ThingSpeak. Sebuah aplikasi dibuat untuk smartphone yang terkoneksi dengan ThingSpeak yang dapat memantau dan mengontrol sistem kapan saja dan di mana saja. Kontrol yang dilakukan akan mengirim logika satu atau nol ke ThingSpeak dan diteruskan ke perangkat yang digunakan

Page 9 of 29 | Total Record : 285