cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2017)" : 13 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI PEMANFAATAN Trichoderma sp SEBAGAI DEKOMPOSER LIMBAH SERASAH KARET DAN PERANANNYA DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT JAMUR AKAR PUTIH Reni Mayerni; Dewi Rezki; Sri Heriza
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1795.7 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.33-40.2017

Abstract

ABSTRAK KKN PPM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok tani Tangkuban Perahu dan Kelompok tani Mekar melalui penyuluhan dan demonstrasi tentang penerapan teknologi pengendalian penyakit jamur akar putih pada tanaman karet di Kenagarian Tebing Tinggi dan Kenagarian Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pendampingan dan demontrasi plot. Respon dari mitra dalam kegiatan KKN PPM ini sangat positif dan memiliki animo yang tinggi untuk menerapkan teknogi pengendalian penyakit jamur akar putih pada tanaman karet. Petani juga antusias untuk melakukan pembuatan kompos sebagai alternatif penggunaan pupuk dan adanya peluang usaha yang baru. Adapun output dari kegiatan ini adalah teknologi pengendalian jamur akar putih dan pembuatan pupuk kompos limbah serasah. Setelah kegiatan ini dilakukan diharapkan mitra dapat menerapkan secara terus menerus dan dapat pula menyebarluaskan teknologi yang sudah diterima untuk diterapkan ke kelompok tani/ petani lainnya di kenagarian tersebut dan kenagarian lainnya. Kata kunci: Pengendaian JAP, Karet, Kompos, Serasah, Trcihoderma sp ABSTRACT KKN PPM aims to increase knowledge and skill of Tangkuban Perahu farmer group and mekar sari farmer group through counseling and demonstration about the apllication of technology of white root fungus control on rubber plant in Kenagarian Tebing tinggi dan Sungai duo Kabupaten Dharmasraya. Methods of activities carried out in the form of counseling, mentoring and demonstration plot. Respons from patners in KKN PPM activity is very positive and has a high interest to apply teknologi control of white root fungus desease in rubber plants. Farmers are also enthusiastiec to make compost as an alternative to the use fertilizer and the existence of new business opportunities. The out put of this activity is the technology of white root fungus control and the manufacture of compost fertilizer waste litter. After this activy is expented partners can apply continuously and can also disseminate technology that has been accepted to apply to other farmers groups in the kenagarian and other kenagarian. Keywords : JAP filling, Rubber, Compost, Litter, Trichoderma sp
IbM ANTISIPASI GAGAL PANEN AKIBAT BANJIR MELALUI LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA (MURATARA) Mareta Widiya; Yuni Krisnawati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.101 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.75-87.2017

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang dihadapi Kabupaten Musi Rawas Utara Sumatera Selatan tepatnya di Kecamatan Karang Jaya dan Rupit adalah pernah dilanda genangan air. Lokasi kedua mitra ini terdapat genangan air saat intensitas hujan deras. Padahal mayoritas penghasilan yang ada di lokasi tersebut petani. Jika terdapat genangan air maka petani rentan sekali terkena gagal panen. Dalam rangka membantu menyelesaikan permasalahan mitra, melalui program IbM ini tim memberikan bantuan alat Lubang Resapan Biopori (LRB), memfasilitasi pembuatan pupuk yang dihasilkan dari pengendapan sampah organik dari LRB, mengadakan pelatihan dan penerapan lubang resapan biopori di lokasi mitra. Metode yang digunakan dengan penyuluhan, pelatihan, demonstrasi dan demoplot. Hasil yang diperoleh dari program ini berupa pengenalan dan pemberian bor Biopori di 2 Kecamatan mitra (desa Terusan dan desa Beringin Jaya). Hasil IbM ini diketahui setelah adanya teknologi LRB laju infiltrasi tanah menjadi lebih baik, perencanaan jumlah LRB yang efektif untuk lahan perkebunan jeruk yaitu 597 LRB dengan memperhatikan kondisi intensitas curah hujan dan kondisi tanah pada kedua daerah tersebut. Topografis lahan perkebunan jeruk yaitu dataran datar dengan jenis tanah lanau, sampah organik yang diendapkan terbentuk kompos dan hasil tanaman cabai warga meningkat. Luaran kegiatan ini adalah teknologi tepat guna berupa alat bor biopori, dan kemampuan mengolah sampah organik berupa sampah sayuran, daun-daun kering, dan sampah buah menjadi pupuk kompos. Kata kunci: IbM, Banjir, LRB (Lubang Resapan Biopori) ABSTRACT The problem from Musi Rawas South Sumatera Utara precisely in Karang Jaya and Rupit was hit by a puddle. The location of both partners there are puddles when the intensity of heavy rainfall. Whereas the majority of existing income of farmers in these locations. If there are puddles of water that farmers vulnerable once exposed to crop failure. In order to help solve the problems of partners, through this IbM program team provides assistance tool Biopori Infiltration Hole (LRB), facilitating the manufacture of fertilizers produced from organic waste deposition of LRB, training and application of absorption holes biopores partner locations. The method used with counseling, training, demonstration and demoplot. The results obtained from this program in the form of recognition and awarding drill Biopori in 2 Subdistrict partners (village canal and village Beringin Jaya). The results of this IbM known after their infiltration LRB technology gets better, LRB number of effective planning for citrus plantation land, namely 597 LRB taking into consideration the intensity of rainfall and soil conditions in the two regions. Topographical citrus plantation is flat plains with silt soil type, organic waste is deposited to form compost and crop yields increased chili citizens. Outcomes of these activities is the appropriate technology in the form of a drill biopori, and ability to theprocess organic waste such as garbage vegetables, dried leaves, and fruit waste into compost. Keywords: IbM, Flood, Infiltration hole,
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI MELALUI PENGENALAN PROGRAM INTEGRASI TERNAK-PADI-IKAN DI NAGARI AMPALU KECAMATAN LAREH SAGO HALABAN KABUPATEN LIMAPULUH KOTA SUMATERA BARAT Purnama Dini Hari; Wenny Surya Murtius
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.096 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.1-8.2017

Abstract

ABSTRAK Integrasi Ternak-Padi-Ikan merupakan program yang memadukan antara peternakan, pertanian dan perikanan. Program ini diharapkan dapat menunjang aktivitas pertanian dan pendapatan petani. Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh adalah pemanfaatan kotoran ternak sebagai bahan baku pupuk organik (kompos) sebagai pupuk padi sekaligus pakan ikan, kotoran ikan yang dihasilkan dari pemeliharaan ikan di lahan sawah juga dapat dijadikan pupuk bagi tanaman padi. Ikan yang dipelihara pada lahan sawah tersebut adalah ikan nila dan padi yang ditanam adalah junjuang. Metode penyampaian program adalah andragogi, dan praktek dilakukan langsung dilahan mitra. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, mitra sangat antusias menerima program dan melaksanakan kegiatan secara bersama. Pengetahuan mitra mengenai program yang diberikan mengalami peningkatan berdasarkan kuisioner yang dibagikan. ALT yang terdapat pada mol (starter kompos) adalah 1,0 x 1010 CFU/ml, kompos yang dihasilkan dimanfaatkan langsung, dan pada program mina padi terjadi kenaikan bobot ikan 40 g pada 10 hari pertama. Kata Kunci: Integrasi Ternak-Padi-Ikan, Pemberdayaan, Ampalu AGRICULTURE COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH INTRODUCING LIVESTOCK-RICE-FISH INTEGRATION IN NAGARI AMPALU KECAMATAN LAREH SAGO HALABAN KABUPATEN LIMAPULUH KOTA SUMATERA BARAT Purnama Dini Hari1) dan Wenny Surya Murtius2) ­Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas 1)email: purnamadini@gmail.com 2)email: wenny.murtius@gmail.com ABSTRACT The livestock-rice-fish integration is a program that combine farming, agriculture and fishery. The output of the program is to support the agriculture activity and farmers income. The advantage gained were : (1) utilization of livestock manure as a raw material of organic fertilizer (Kompos) for rice fertilizer and fish feed; and (2) the use of fish manure that farmed in rice field as rice fertilizer. The type of fish and rice used subsequently, Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) and Junjuang. Andragogy was used as a method to deliver the program and the practice was done in partners field. Based on the completed program, partners were eager to receive the program and to perform activities collectively. Partners knowledge about the program were increasing based on questionnaires given. Total plate count (TPC) obtained from Mol (Kompos starter) was 1,0 x 1010 CFU/ml. The resulted Kompos was applied directly, and resulted in fish weight increasing by 40 g during the first ten days of Mina Program. Keywords : Livestock-Rice-Fish Integration, Empowerment, Ampalu
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA TANAMAN CABAI MERAH DALAM POT Warnita Warnita; Aisman Aisman
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.978 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.41-50.2017

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Limau Manih Kota Padang merupakan kawasan pertanian yang cukup luas, dimana umumnya petani menanam padi, jagung dan sayur – sayuran. Salah satu sayuran yang dibudidayakan adalah cabai merah. Permintaan terhadap cabai merah terus meningkat dan harganya berfluktuasi. Flukasi harga yang tinggi menimbulkan masalah bagi masyarakat, apalagi cabai merah sangat dibutuhkan. Oleh karena itu perlu dilakukan penanaman cabai merah dalam pot di sekitar pekarangan rumah. Tujuan dari KKN-PPM adalah untuk mendorong empati mahasiswa dan dapat memberikan sumbangsih bagi penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat dengan mengaplikasikan hasil-hasil penelitian untuk meningkatkan hasil cabai merah dalam pot. Metode yang diterapkan melalui pendekatan terhadap masyarakat petani dan pemuka masyarakat dengan menumbuhkembangkan dan memotivasi kelompok tani sehingga program KKN–PPM ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kegiatan yang dilakukan berupa : 1) penyuluhan, 2) pelatihan dan 3) demontrasi/ percontohan. Hasil yang dicapai dari kegiatan program KKN-PPM ini adalah : 1) Meningkatnya kepedulian dan empati mahasiswa terhadap permasalahan ekonomi dan sosial sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga masyarakat; 2). Adanya respon positif yang diberikan warga masyarakat berupa partisipasi aktif dan antusias mengikuti kegiatan budidaya cabai merah dalam pot dari awal sampai akhir pelaksanaan. Kata kunci : Cabai merah, Pemberdayaan, Demonstrasi, Masyarakat, Pot ABSTRACT Limau Manih village is a large agricultural area, so farmers generally grow rice, maize and vegetables. One such vegetable is a red chili which is a daily necessity. The demand for red peppers continues to increase and their prices fluctuate. High price fluctuations cause problems for the community, especially chilli is needed. Therefore it is necessary to plant red pepper in pots around the yard of the house. The purpose of KKN-PPM is to encourage empathy students and can contribute to solving problems that exist in the community by applying the results of research to improve the results of red pepper in pots. Method applied by approach to farmer community and community leaders by cultivating and motivating farmer group so that KKN - PPM program can be accepted well by society. The activities are: 1) counseling, 2) training and 3) demonstration / demonstration. The results of this KKN-PPM program are: 1) Increased awareness and empathy of students on economic and social issues so as to increase the income of the community; 2). Positive response given by the community in the form of active and enthusiastic participation following the activity of red chili cultivation in pot from beginning to end of implementation . Keywords: red chili, empowerment, demontration, community, pot
PENGEMBANGAN PERTANIAN ORGANIK MELALUI BUDIDAYA TANAMAN PALAWIJA DENGAN APLIKASI TEKNOLOGI RIZOBAKTERI INDIGENOS DI NAGARI SUNGAI DURIAN KABUPATEN SOLOK Yulmira Yanti; Munzir Busniah; Trimurti Habazar; Zulfadli Syarief; Intan Sari Pasaribu
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2182.949 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.88-94.2017

Abstract

ABSTRAK Nagari Sungai Durian Kabupaten Solok merupakan salah satu nagari yang memiliki berbagai permasalahan seperti kekeringan, tingginya jumlah lahan tidur dan jauhnya akses. Tanaman utama yang ditanam saat musim hujan adalah padi sawah, namun sebagian besar lahan menjadi lahan tidur saat musim kemarau. Solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan penanaman tanaman palawija yang lebih tahan terhadap kekeringan dan penggunaan rizobakteri sebagai agens pengendali hama dan penyakit. Selain sebagai agens pengendali hama dan penyakit, penggunaan rizobakteri juga sebagai PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam budidaya tanaman palawija dengan aplikasi teknologi rizobakteri indigenos. Kegiatan ini dilakukan dengan cara sosialisasi dan demonstrasi plot. Adapun luaran yang didapat dari program pengabdian masyarakat ini adalah :1) Masyarakat mendapatkan pengetahuan serta menguasai teknik budidaya tanaman palawija yang baik (jagung, singkong dan ubi jalar); 2) pengetahuan mengenai teknologi pemanfaatan rizobakteri sebagai agens hayati dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman serta peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman palawija; 3) Mendapatkan produk pertanian organik (jagung, singkong dan ubi jalar) yang bebas dari penggunaan pupuk dan pestisida sintetik. Kata kunci : Agens hayati, Rizobakteri, PGPR, Tanaman palawija ABSTRACT Nagari Sungai Durian of Solok District is one of the village that has various problems such as drought, high number of unused land and the distance of urban access. The main crops in this village grown during the rainy season are wetland paddy, but most of the land becomes unused during the dry season. The solution that can be offered is by planting crops that are more resistant to drought and the use of rhizobacteria as pest and disease control agents. In addition to pest and disease control agents, the use of rhizobacteria which also called PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) that can increase growth and yield of plants. The purpose of this community service program is to provide knowledge to the community in the cultivation of secondary crops with the application of indigenous rhizobacteria technology. This activity is done by socialization and demonstration plot. The outcomes obtained from this community service program are: 1) Communities gain knowledge and master good cultivation of secondary crops (corn, cassava and sweet potatoes); 2) knowledge of rhizobacteria utilization technology as biological agent in plant pests and diseases control and improvement of crops' growth and yield; 3) Obtain organic agricultural products (corn, cassava and sweet potato) that are free from the use of synthetic fertilizers and pesticides. Keywords: Biological agents, Rhizobacteria, PGPR, Secondary crops
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI MELALUI PENERAPAN TEKNIK PASCAPANEN DENGAN TEKNIK PELILINAN PADA BUAH TOMAT DI NAGARI TANJUNG BONAI KEC LINTAU BUO UTARA KABUPATEN TANAH DATAR Ifmalinda Ifmalinda; Omil Charmyn Chatib
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.364 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.9-14.2017

Abstract

ABSTRAK Nagari Tanjung Bonai khususnya Jorong Tanjung Modang merupakan daerah sentra pengembangan tanaman hortikultura. Hasil produksi tanaman hortikultura selain di pasarkan dalam nagari Lintau Buo Utara sendiri juga dipasarkan ke Propinsi Riau yaitu kota Pekanbaru. Permintaan masyarakat terhadap produk ini selalu meningkat dari waktu ke waktu terutama untuk daerah Pekanbaru. Permasalahan yang dialami mayarakat tani adalah komoditi hortikultura yang dijual dibeli dengan harga murah dan tidak mampu bersaing di pasaran. Produk luar negeri yang berada di pasaran mempunyai nilai mutu yang sesuai standar mutu, penampilan dan masa simpan yang lebih baik dari produk yang mereka jual. Selama ini masyarakat tani dalam memasarkan komoditi hortikultura langsung dibawa kepasaran tanpa ada perlakuan pascapanen. Petani tidak punya pengetahuan dalam hal penerapan teknik pascapanen, sementara komoditi hortikultura ini adalah komoditi yang cepat rusak sehingga akan mempengaruhi terhadap mutu dan umur simpan. Penanganan pascapanen dengan pelapisan lilin pada buah tomat dapat mencegah kerusakan dan memperpanjang umur simpan dan menjaga kesegaran serta harga jual masyarakat di pasaran bisa dipertahankan. Hasil yang telah dicapai pada kegiatan ini yaitu masyarakat telah mempunyai pengetahuan dan bisa menggunakan lilin lebah sebagai salah satu teknik penanganan pascapanen. Kelompok tani dapat melihat secara nyata dengan pelapisan lilin dapat memperpanjang umur simpan buah, mempertahankan kesegaran buah dan mempertahan warna kulit buah. Buah tomat tanpa pelilinan akan mengalami kerusakan lebih cepat dan umur simpan lebih pendek. Kata kunci : Pelilinan , Pascapanen, Tanjung Bonai AGRICULTURE COMMUNITYEMPOWERMENT THROUGH THE APPLICATION OF POST HARVEST ENGINEERING WITH WAXING TECHNIQUES ON TOMATO IN NAGARI TANJUNG BONAI KEC LINTAU BUO UTARA KABUPATEN TANAH DATAR Dr. Ifmalinda, S.TP, MP1) and Omil Charmyn Chatib, S.TP, M.Si2) Department of Agricultural Engineering Faculty of Agriculture Technology University of Andalas, Padang Email: Ifmalinda_1273@yahoo.com ABSTRACT Nagari Tanjung Bonai in particular Jorong Tanjung Modang is the center of horticultural crop development. The production of horticultural crops in addition to being marketed in Lintau Buo Utara itself is also on the market to Riau Province, Pekanbaru city. Public demand for this product always increases from time to time especially for Pekanbaru area. The problems experienced by farmers are horticultural commodities that are sold are bought cheaply and can not compete in the market. Overseas products on the market have a quality value that conforms to the quality standard, appearance and better shelf life of the products they sell. So far, farmers in marketing horticultural commodities directly brought to the market without any postharvest treatment. Farmers have no knowledge in the application of post-harvest techniques, while horticultural commodities are rapidly damaged commodities that will affect quality and shelf life. Postharvest handling with wax coating on tomatoes can prevent damage and extend shelf life and maintain freshness and the selling price of the community on the market can be maintained. The result that has been achieved in this activity is that the community already has knowledge and can use beeswax as one of postharvest handling technique. Farmer groups can see significantly with wax coatings to extend fruit shelf life, maintain fruit freshness and maintain fruit skin color. Unleaded tomato fruit will be damaged faster and shorter shelf life. Keyword: Waxing, Post Harvest, Tanjung Bonai
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS USAHA MIKRO TEPUNG SALA DAN SALA MENTAH DI PARIAMAN Desi Handayani; Rasyidah Mustika; Vioni Derosya
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.633 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.51-57.2017

Abstract

ABSTRAK Sebagai salah satu ikon kuliner lokal dari Pariaman, Sumatera Barat, sala lauak telah dikembangkan oleh beberapa industri rumahan. Pada awalnya, sala lauak dijual sebagai jajanan pinggir jalan berupa bulatan-bulatan dari nasi, ikan dan rempah-rempah yang kemudian berkembang pula usaha mengolah tepung untuk membuat sala lauak ataupun sala mentah yang dapat digoreng sendiri oleh konsumen. Oleh karena itu, pada IbM kali ini, industri rumah tangga yang dijadikan mitra adalah Tepung Sala Marna yang memproduksi tepung sala dan Sala Asli Piaman Ela yang memproduksi sala mentah dan sala lauak yang sudah digoreng. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen keuangan, optimasi produksi, perbaikan kemasan dalam menjawab tantangan dan permintaan pasar. Kedua mitra dibantu dalam memperbarui kemasan dan alat produksi serta pengurusan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) sebagai bentuk komitmen mutu dan meningkatkan kualitas. Kata kunci: Sala lauak, Industri rumah tangga, Manajemen keuangan, Akuntansi, Pengemasan ABSTRACT As a typical food from Pariaman, West Sumatera, sala lauak is growing as home industry. In the beginning, sala lauak was only sold as street food made from rice, fish and spices. Nowadays, there is also home industries that produce sala flour and uncooked sala lauak thus consumer can make their own sala lauak at home easily. Thus, there were two home industries as partners in this community service which are ‘Tepung Sala Marna’ producing sala flour and ‘Sala Asli Piaman Ela’ producing uncooked sala and fried sala lauak. The project purposes were to improve financial management, optimize production and packaging in order to support these partners in answering market demands. To increase consumer’s interest, new design for packaging was added. Further, we also gave technical assistance for both partners in achieving PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) licensed as the prove of quality commitment. Keywords: Sala lauak, Home industry, Financial management, Accounting, Packaging
PELATIHAN PRODUKSI KOMPOS DAN BIOGAS DI KELURAHAN LIMAU MANIS SELATAN KOTA PADANG Sahadi Didi Ismanto; Anwar Kasim; Fauzan Azima; Kesuma Sayuti; Novelina Novelina; Rini Rini; Surini Siswarjono; Novizar Novizar; Tuty Anggraini; Hasbullah Hasbullah; Netty Sri Indeswari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.169 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.95-105.2017

Abstract

ABSTRAK Permasalahan utama yang dihadapi kelompok tani saat ini adalah terbatasnya pengetahuan, teknologi dan peralatan produksi untuk menghasilkan kompos yang berkualitas, dengan demikian mutu kompos yang dihasilkan juga relatif masih rendah, sementara potensi yang bisa dihasilkan cukup besar. Kotoran sapi yang ada selama ini juga belum dimanfaatkan sebagai sumber biogas, karena belum adanya teknologi tepat guna pembuatan biogas yang dikuasai kelompok tani. Penyelesaian masalah ditawarkan untuk dengan cara: (1) Memberikan pelatihan cara pembuatan kompos dengan memanfaatkan kotoran sapi dan kotoran ayam broiler, sisa hijauan makanan ternak dan limbah pertanian yang dihasilkan, (2) Memberikan pelatihan pembuatan starter mikroba lokal untuk mempercepat terjadinya pengomposan, (3) Memberikan pelatihan serta peragaan pembuatan biogas dari kotoran sapi, (4) Pembuatan model digester untuk produksi biogas pada skala rumah tangga dan (5) Memberikan pelatihan penguatan kelembagaan kelompok tani untuk menuju kelompok tani yang profesional. Sesuai dengan rencana kegiatan maka dapat dijelaskan target luaran adalah (a) Bahan baku kompos dan Starter yang bisa digunakan, (b) Teknik pembuatan kompos untuk menghasilkan kualitas kompos yang baik, (c) Isu pertanian berkelanjutan dan pentingnya pupuk organik, (d) Teknik mempersiapkan kompos untuk dipasarkan dan teknik memasarkan produk kompos dan (e) Peragaan pembuatan digseter untuk pembuatan biogas berbahan baku kotoran sapi untuk skala rumah tangga. Kata kunci: Pelatihan, Produksi kompos, Biogas
IPTEKS BAGI FORUM STUDI ISLAM (FSI) KEPUTRIAN DALAM MENINGKATKAN MUTU DAN NILAI JUAL RENDANG TELUR DI FAKULTAS PETERNAKAN, UNIVERSITAS ANDALAS Deni Novia; Endang Purwati; Yuherman Yuherman; Indri Juliyarsi; Sri Melia; Afriani Sandra; Ade Sukma
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.089 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.15-22.2017

Abstract

ABSTRAK Rendang merupakan makanan khas Sumatera Barat yang perlu disosialisasikan terutama terhadap masyarakat kampus Fakultas Peternakan melalui Mitra Forum Studi Islam (FSI) Keputrian Fakultas Peternakan Unand yang kenaggotaannya seluruh mahasiswi Fakultas Peternakan melalui pelatihan peningkatan mutu dan nilai jual rendang telur. Tujuan dari pengabdian ini adalah pelatihan kewirausahaan rendang telur di Fakultas Peternakan. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan/penyadaran, pendampingan, rancang bangun kemasan, pelatihan produksi dan manajemen usaha rendang telur termasuk konsultasi bisnis. Luaran yang diharapkan adalah produk rendang telur Fakultas Peternakan dengan cakupan pemasaran yang lebih luas yang dikemas, siap untuk dipasarkan. Berdasarkan pengabdian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa Mitra telah mendapatkan pengetahuan yang proporsional dalam pembuatan rendang telur dan praktek pembuatan yang memadai sehingga diharapkan Mitra sudah dapat melanjutkan usaha rendang telur Fakultas Peternakan dengan mutu dan nilai jual yang lebih tinggi. Kata kunci : Rendang telur, Kewirausahaan, FSI, Manajemen, Mutu dan Nilai jual SCIENCE AND TECHNOLOGY FOR THE FORUM OF ISLAMIC STUDIES (FSI) DAUGHTER IN IMPROVING THE QUALITY AND SELLING VALUE EGGS RENDANG AT ANIMAL SCIENCE FACULTY, UNIVERSITAS ANDALAS Deni Novia, Endang Purwati R.N., Yuherman, Indri Juliyarsi, Sri Melia, Afriani Sandra and Ade Sukma 1)Faculty of Animal Science, Andalas University, email: deni.novia@gmail.com ABSTRACT Rendang is a typical food of West Sumatra that need to be disseminated to the campus community, especially the Faculty of Animal Husbandry through partners for daughter Islamic Studies Forum (FSI), Animal Husbandry Faculty Unand whose membership whole a student of the Faculty of Animal Husbandry through training to improve the quality and selling value eggs rendang. The aim of this devotion was eggs rendang entrepreneurship training in the Animal Husbandry Faculty. Methods of execution in the form of education / awareness, mentoring, packaging design, production and business management training eggs rendang including business consulting. Outcomes were expected were the eggs rendang product the animal husbandry faculty eggs rendang egg with marketing a wider scope with packaged ready to be marketed. Based on the service which had been implemented could be concluded that the Partners have gained knowledge in the making eggs rendang proportional and adequate manufacturing practice so hopefully partners has been able to continue business with animal husbandry faculty egg rendang quality and a higher sale value. Keywords: Eggs rendang, Entrepreneurship, FSI, Management, Quality and Sales value
PENDIDIKAN MEDIA LITERACY PADA SISWA/SISWI SMPN 10 PADANG Alna Hanana; Yesi Pupita; Revi Marta; Novi Elian
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1337.161 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.2.58-66.2017

Abstract

ABSTRAK Dewasa ini, internet telah tumbuh menjadi sedemikian besar dan berdaya sebagai alat informasi dan komunikasi yang tak dapat diabaikan. Penggunanya kini mencakup berbagai kalangan. Perkembangan teknologi komunikasi dan cyber media sudah selayaknya diimbangi dengan kemampuan melek bermedia masyarakat, termasuk anak-anak yang merupakan konsumen aktif dunia maya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya kemampuan melek media internet pada masyarakat di Sumatera Barat terutama bagi siswa siswi SMP yang saat ini rata-rata sudah sangat aktif mengkonsumsi media sosial dengan tujuan memberikan edukasi untuk bisa bijaksana dalam menggunakan internet. Sasaran utama dalam kegiatan ini adalah siswa-siswi SMPN 10 Padang dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Metode kegiatan dilakukan secara sistematis yaitu dengan berupa presentasi, diskusi kelompok, tanya jawab dan evaluasi dalam bentuk kuis/games. Kegiatan pengabdian masyarakat di SMPN 10 Padang ini telah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Hasil kegiatan ini pengabdian ini menunjukkan bahwa anak-anak peserta kegiatan mulai memahami bahwa bahaya internet tidak hanya sebatas bahaya fisik tetapi juga sampai pada bahaya keamanan psikologis dan bahkan hukum, sehingga mereka berjanji untuk lebih bijak menggunakan internet ke depannya. Artinya, peserta sudah berhasil memahami apa itu literasi media dan bagaimana cara menggunakan media dengan lebih bijak. Kata Kunci: Pendidikan, Literasi media, Anak

Page 1 of 2 | Total Record : 13