JABE (Journal of Applied Business and Economic)
JABE (Journal of Applied Business and Economic) is a journal published by Universitas Indraprasta PGRI, issued four times in one year. JABE (Journal of Applied Business and Economic) is a scientific publication in the form of conceptual paper and field research related to business and economic applications. It is hoped that JABE can become a media for academics and researchers to publish their scientific work and become a reference source for the development of science and knowledge.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 3 (2015): JABE"
:
9 Documents
clear
FORMULASI STRATEGI PERUSAHAAN DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN LINGKUNGAN
Dwi Rorin Mauludin Insana
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (119.518 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1397
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi faktor-faktor strategis lingkungan eksternal dan internal perusahaan yang secara kritis mempengaruhi posisi perusahaan, (2) memformulasikan alternatif strategi yang dapat dilakukan perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan, (3) memberikan rekomendasi alternatif strategi yang paling sesuai untuk diterapkan oleh perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan studi kasus. Penentuan sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatanlangsung di lapangan melalui wawancara dan pengisian kuisioner kepada responden yang mengacu pada daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan secara bertahap. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan matriks IFE, matriks EFE, matriks IE, matriks SWOT, dan matriks Quantitative Strategic Planning (QSP). Dari hasil identifikasi faktor-faktor stategis eksternal dan internal yang kemudian dianalisis dalam matriks SWOT maka diperoleh lima alternatif strategi yaitu, strategi penetrasi dan pengembangan pasar, strategi pengembangan produk, strategi pengembangan SDM, strategi pemeliharaan dan pelayanan pelanggan dan strategi fokus. Adapun strategi yang diprioritaskan oleh perusahaan berdasarkan hasil analisis matriks QSP tersebut adalah strategi penetrasi dan pengembangan pasar dengan total nilai daya tarik (TAS) sebesar 5.533, strategi prioritas selanjutnya adalah strategi pemeliharaan dan pelayanan pelanggan dengan nilai TAS sebesar 5.296, sedangkan strategi prioritas ketiga adalah strategi pengembangan SDM dengan nilai TAS sebesar 4.204.
ANALISIS PEMBENTUKAN TINGKAT KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA USAHA PERCETAKAN DIGITAL “CV.ABC”
Ana Rusmardiana
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (360.547 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1433
The level of consumer trust in a business interaction is a crucial prerequisite as the basis for the business person in the conduct of business transactions, as well as the opinion of some experts (Mentzer and Min,2000; Blumberg,2001; Spector and Jones, 2004) which in essence claimed business transactions would not have happened if a trust boundary of the verge is not achieved between the perpetrators of the business. Given the importance of consumer trust in the provider, then it is important to know how the formation of consumer trust in the digital printing sector in Jakarta so that the service provider may be chosen by the consumer. Data obtained from the 22 (twenty-two) of the respondents who meet the criteria as a viable consumer by using interview techniques in subsequent semi-structured dept interviews in dept, later in the conversation transcript to be analyzed with reference to the operational variables.
STRATEGI PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL dan MENENGAH (UMKM) DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN dan PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN DI INDONESIA
Prasetio Ariwibowo
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.004 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1398
Dalam mewujudkan kondisi perekonomian secara makro yang maju dan berkualitas di suatu negara khususnya Indonesia diperlukan pembangunan perekonomian mikro di berbagai wilayah secara merata dan stabil. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi pengembangan pasar bagi para pengusaha UMKM dalam meningkatkan kualitas usaha di Indonesia dan merumuskan rekomendasi penerapan strategi mempertahankan dan peningkatan kualitas UMKM di masa yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan mengunakan analisis deskripsi kualitatif dalam mengkaji setiap data dan informasi dari data statistik di Badan Pusat Statistik Republik Indonesia dan Kementerian UMKM dan Koperasi Republik Indonesia tahun 2009-2014. Hipotetik solution dari kajian ini diharapkan dapat menjadi salah satu masukan bagi pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pembangunan perekonomian di Indonesia khususnya dalam mengentaskan kemiskinan. Kebijakan penciptaan iklim usaha yang seluas-luasnya bagi UMKM, memperluas akses UMKM terhadap sumber daya produktif, pengembangan bank dalam pemberian kredit dan memberikan akses perbankan seluas-luasnya kepada seluruh pengusaha UMKM, mengembangkan UMKM berkeunggulan kompetitif berbasis IPTEK, mengembangkan UMKM yang berdaya saing internasional, penciptaan lapangan kerja produktif secara mandiri dan program intervensi sosial terutama kelompok rawan pangan dan gizi merupakan solusi yang efektif dalam menghadapi persaingan pasar bebas (MEA, AFTA, ACFTA, WTO, APEC, dll.) dan mendukung program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan dan pembangunan perekonomian yang merata hingga pelosok daerah di Indonesia.
Peran Multi Level Marketing Dalam Meningkatkan Kecerdasan Financial Dan Membentuk Pribadi Mandiri Berwirausaha
Kanaria Herwati
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.749 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1406
Suatu negara baru dapat dikatakan sebagai negara maju bahkan tangguh jika tingkat kewirausahaannya mencapai lebih dari 5%. Sementara kewirausahaan di Indonesia masih sangat kecil karena baru mencapai 0,2% jika dilihat dari berbagai versi antara lain versi statistik, versi pengusaha dan versi definisi dari wirausaha itu sendiri.Melihat kenyataan tersebut, setidaknya Indonesia perlu memiliki 2% pengusaha agar perekonomian Indonesia menjadi lebih kuat ditengah kondisi krisis multidimensional yang melanda bangsa Indonesia sejak tahun 1996 yang tidak saja melumpuhkan dunia usaha tetapi juga menggoyahkan sendi-sendi kesejahteraan masyarakat luas.Ditengah-tengah kondisi sulit terebut, masyarakat Indonesia khususnya para sarjana kesulitan mencari pekerjaan. Sebagian besar dari para lulusan tidk dapat ditampung di dunia kerja, mereka harus bersaing dengan orang-orang yang lebih berpengalaman dalam mencari kerja, sehingga para sarjana setiap tahunnya harus menghadapi kenyataan menjadi pengangguran.Berwirausaha merupakan salah satu alternatif jalan keluar terbaik, dan bentuk wirausaha yang dapat dipilih adalah beusaha sendiri sebagai distributor Multilevel Marketing (MLM). Konsep MLM merupakan salah metode pemasaran dengan membuat jaringan (network). Distributor MLM dalam menjalankan usahanya harus memiliki motivasi tinggi baik untuk menjual produk maupun membangun jaringan. Syarat penting untuk meningkatkan motivasi berwirausaha tersebut adalah dengan memahami konsep kecerdasan finansial yaitu kemampuan dalam mengenali, menciptakan dan mempraktekan sistem atau cara untuk mengakumulasi aset.
KETERAMPILAN BERBICARA DALAM NEGOSIASI
Aster Pujaning Ati
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.06 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1405
Dalam dunia bisnis, istilah negosiasi bukanlah hal yang baru. Negosiasi digunakan untuk menjembatani dua kepentingan yang berbeda, misalnya antara penjual dan pembeli atau antara produsen dan konsumen. Oleh karena itu, agar terjadi suatu kesepakatan diantara kedua belah pihak, diperlukan negosiasi. Dalam kehidupan sehari-hari mungkin anda sering mendengar kata negosiasi atau bernegosiasi. Negosiasi merupakan suatu proses keterampilan berbicara antara dua pihak, yang masing-masing mempunyai tujuan dan sudut pandang mereka sendiri, yang berusaha mencapai kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak mengenai masalah yang sama. Untuk mencapai deal, ada dua hal pokok yang perrlu diketahui, yaitu bahasa tubuh dan bahasa lisan salah satu bahasa lisan adalah Keterampilan berbicara. Keterampilan berbicara sangatlah penting dalam dunia bisnis, berpolitik dan bernegara.Sementara itu, orang yang sering melakukan negosiasi disebut sebagai seorang negosiator. Tujuan ini menjelaskan mengenai mengetahui konsep keterampilan berbicara dalam negosiasi, mengetahui ketentuan umum yang melandasi kegiatan keterampilan berbicara dalam negosiasi, dan untuk mengetahui keterkaitan keterampilan berbicara dalam negosiasi. Makalah ini dibuat dengan metode pengumpulan jurnal deskriptif, kualitatif, dan literature.
PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN TAX PLANNING DENGAN KONSERVATISMA AKUNTANSI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TERHADAP SENGKETA PAJAK PENGHASILAN
Desi Paradina;
M. Irfan Tarmizi
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (416.737 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1395
The purpose of the study is to examine the effect of earnings management and tax planning with accounting conservatism as an intervening variable for income tax dispute. The statistical method which is used to test the hypothesis of this study is path analysis. Sampling is done by using purposive random sampling, where sample included in the study had to meet certain criteria, after the selection that based on estabilished criteria, then the final sample of 10 companies obtained. The path analysis test results are earnings management and tax planning variable influence to tax dispute, while earnings management and tax planning variable throught accounting conservatism don’t influence to tax dispute and earnings management and tax planning variable jointly affect tax dispute through conservatism accounting. All of these studies also support the theory of motivation.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI PRODUK MODEM CDMA EVDO SMART TELECOM
Tedy Ardiansyah
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (444.127 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1434
This study aimed to analyze the effect of mareketing mix on purchase descision. The concepts of marketing mix were taken from various sources. This study is descriptive and quantitative in nature. Both primary and secondary data were employed. Secondary data were obtained from books, journals, and website. Primary data were obtained using questionnaire, which was distributed to the consumers of CDMA EVDO modem. Total responses of 100 were obtained.The classic assumption test which include heterocedastisity, normality, multicollinearity and autocorrelation, and linear regression analysis, t test and f test were employed. Based on linear regression analysis, it was found that product and channel distribution significantly influence the purchase decision. In addition products, pricing, promotion and distribution simultaneous had effects on purchase decision of Smart Telecom CDMA EVDO Modem.
IMPLEMENTASI STRATEGI CRM DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS PELANGGAN PADA PENGUSAHA RETAIL BAHAN BANGUNAN (Studi kasus : Setu, Bekasi)
Budi Satria
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (121.544 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1396
Pesatnya pembangunan perumahan belakangan terus menggairahkan minat pengusaha retail bahan bangunan untuk menggarap peluang bisnis tersebut. Untuk tetap bertahan dan berkembang, selain strategi harga dengan memperkecil profit yang didapat agar dappat bersaing dengan pengusaha retail bahan bangunan yang lain, menjual produk lebih banyak dari pesaing, perusahaan juga harus melakukan strategi manajemen hubungan dengan konsumen (Customer Relationship Management) yang merupakan kolaburasi antara strategi marketing, komunikasi dan sistem informasi. Dengan metode deskriptif dan data yang didapat dari konsumen dan pengusaha retail bahan bangunan di Setu Bekasi, didapatkan hasil bahwa implementasi strategi CRM dalam menjalankan bisnis khususnya bisnis retail bahan banguanan dengan tingkat persaingan yang cukup ketat merupakan hal yang mutlak untuk digunakan. Kemudahan dalam mencari informasi bagi konsumen sangat mendukung keberlanjutan bisnis. Hanya saja kenyataanya masih ada beberapa pengusaha retail bahan bangunan Setu Bekasi yang belum sepenuhnya mengimplementasikan strategi CRM tersebut. Oleh sebab itu edukasi dan penginformasi tentang pentingnya pelaksanaan CRM perlu disebar luaskan.
GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS
Siswi Wulandari
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 3 (2015): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.5 KB)
|
DOI: 10.30998/jabe.v1i3.1401
Kode Etik dalam tingkah laku berbisnis di perusahaan merupakan implementasi salah satu prinsip Good Corporate Governance. Kode etik tersebut menuntut karyawan dan pimpinan perusahaan untuk melakukan praktek-praktek etika bisnis yang terbaik di dalam semua hal yang dilaksanakan atas nama perusahaan. Apabila prinsip tersebut telah mengakar di dalam budaya perusahaan, maka seluruh karyawan dan pimpinan perusahaan akan berusaha memahami dan berusaha mematuhi ?mana yang boleh? dan ?mana yang tidak boleh? dilakukan dalam aktivitas bisnis perusahaan. Pelanggaran atas Kode Etik merupakan hal yang serius, bahkan dapat termasuk kategori pelanggaran hukum. Kode Etik yang efektif seharusnya bukan sekedar buku atau dokumen yang tersimpan saja. Namun Kode Etik tersebut hendaknya dapat dimengerti oleh seluruh karyawan & pimpinan perusahaan dan akhirnya dapat dilaksanakan dalam bentuk tindakan (action). Good Corporate Governance dan Etika Bisnis merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Good Corporate Governance lebih memfokuskan pada penciptaan nilai dan penambahan nilai bagi para pemegang saham, sedangkan etika bisnis lebih menekankan pada pengaturan hubungan dengan para stakeholders. Saat ini, ternyata masih banyak perusahaan yang belum menyadari arti pentingnya implementasi Good Corporate Governance dan praktik etika bisnis yang baik bagi peningkatan kinerja perusahaan, sehingga berakibat pada kualitas Sumber Daya Manusia di perusahaan yang buruk. Diharapkan paper ini dapat memberikan kontribusi dalam implementasi etika bisnis dan Good Corporate Governance dalam kegiatan bisnis di Indonesia.