cover
Contact Name
Fitria
Contact Email
jurnal@stikkessurabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikessurabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Infokes : Info Kesehatan
ISSN : 2087877X     EISSN : 26552213     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini terbit dua kali setahun bulan Januari dan bulan Juni berisi tulisan ilmiah yang belum pernah di publikasikan dalam media lain. Publikasi ilmiah ini memuat tulisan hasil - hasil penelitian para Dosen dilingkungan STIKES dan para peneliti ilmu - ilmu Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pelayanan Kehamilan Terhadap Perilaku Kunjungan ANC (Antenatal Care) Di Desa Mekargalih elba, fardila
Infokes Vol 9 No 01 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.512 KB)

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu selama kehamilan merupakan hal penting bagi ibu hamil maupun bayi yang dikandungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang pelayanan kehamilan terhadap perilaku kunjungan Antenatal Care (ANC) di desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan rancangan potong lintang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 23 ibu hamil. Metode pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuisioner serta wawancara secara langsung, selain itu penelitian ini menggunakan data sekunder berupa buku catatan rekam medis bidan desa. Karakteristik responden dalam penelitian ini yaitu usia, pekerjaan, paritas dan pendidikan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang pelayanan kehamilan terhadap perilaku kunjungan ANC dengan nilai p = 0,006. Pengetahuan didapatkan melalui tingkat pendidikan yang ditempuh, terkadang ibu hamil mendapatkan informasi dari para petugas kesehatan Pendidikan yang baik akan berdampak pada peningkatan pengetahuan ibu hamil, sehingga akan terjadi perubahan perilaku yang positif.  
Efektivitas Program “Ngiung-Ngiung Hayuk” Dalam Menurunkan Kasus Kematian Ibu Di Puskesmas Lohbener Kabupaten Indramayu Tahun 2018 Hasanah, Uswatun; Dartiwen, Dartiwen; Rudiansyah, Rudiansyah
Infokes Vol 9 No 01 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.806 KB)

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) in West Java in 2015 was 823 cases while the Infant Mortality Rate (IMR) was 3,369 cases. The causes of maternal deaths were hypertension in pregnancy (31%), bleeding (30%), infection (4%), prolonged labor (1%) and others (34%). Of these figures, West Java is a contributor to maternal and newborn mortality rates with an average mortality of above 50%. This study aims to analyze how the efforts to implement the ngiung-ngiung hayuk  program in lowering the case of maternal mortality at the Lohbener Health Center in Indramayu Regency. The research method used in this study is mix methods, namely research that combines two forms of approaches in research (quantitative and qualitative). The subjects in this study were the Lohbener Health Center in Indramayu Regency, the person in charge of the Ngiung-ngiung Hayuk program and the high risk pregnant women in the Trimester III (> 28 weeks) as many as 27 people. The results of the study showed that the effort to implement this program was effective in lowering case of maternal mortality at the Lohbener Health Center in Indramayu district. It is hoped that this ngiung-ngiung hayuk program can be adopted by other health centers so that cases of maternal mortality can be suppressed.
STUDI KOMPARATIF STATUS HEMODINAMIK PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA Sucipto, Adi; Pranatha, I Gede Suardiana; Rahil, Nazwar Hamdani
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.717 KB)

Abstract

Gagal Ginjal Kronik merupakan kelainan pada fungsi ginjal dan laju filtrasi glomerulus (LFG) yang menurun secara proggresif. Untuk mengatasi permasalahan ini, maka tindakan yang akan dilakukan adalah terapi hemodialisis (cuci darah) yang dimana merupakan salah satu tindakan terapi pengganti fungsi ginjal yang disebabkan karena salah satu ginjal tidak bisa berfungsi dengan baik atau rusak. Manfaat dari hemodialisis sendiri untuk mengembalikan keseimbangan cairan. Komplikasi yang terjadi pada saat hemodialisis yaitu mual dan muntah, nyeri kepala, hipoksia, emboli udara, dan kram otot serta gangguan hemodinamik. Metode dalam penelitian ini kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi pada penelitian ini adalah 198 orang. Responden pada penelitian ini berjumlah 67 orang dan pengumpulan sampel menggunakan consecutive sampling. Uji statistik yang digunakan di penelitian ini yaitu T-test paired dan Wilcoxon.  Usia terbanyak 46-55 tahun, jumlah responden terbanyak laki-laki 38 orang. Hasil tekanan darah sebelum dan sesudah p value 0,000, hasil nadi sebelum dan sesudah p value 0,000, hasil pernafasan sebelum dan sesudah p value 0,004, hasil saturasi oksigen sebelum dan sesudah p value 0,001, hasil suhu sebelum dan sesudah p value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini  adalah ada perbedaan status hemodinamik pre dan post hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronis.
HUBUNGAN AKTIVITAS SEDENTARI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SD FRATER THAMRIN MAKASSAR Silwanah, Andi Sani; Amaliah, Ananda
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.553 KB)

Abstract

Obesitas adalah penimbunan lemak tubuh secara berlebihan, obesitas merupakan permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, salah satu penyebabnya adalah aktivitas sedentari atau  perilaku yang menetap pada anak. Aktivitas sedentari itu biasanya berupa menonton televisi dan bermain game hingga berjam-jam. Aktivitas yang minim akan meningkatkan risiko kegemukan dan obesitas pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sedentari dengan kejadian obesitas anak usia sekolah dasar di SD Frater Thamrin. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-VI di SD Frater Thamrin Makassar sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan analisis hubungan kedua variabel antara aktivitas sedentari dengan kejadian obesitas tersebut menggunakan uji statistik chi-square didapatkan nilai p < nilai α dimana nilai p = 0,011 (0,011 < 0,05). Simpulan, terdapat hubungan antara aktivitas sedentari dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah dasar di SD Frater Thamrin Makassar. Diharapkan agar orang tua memperhatikan aktivitas anak agar terhindar dari obesitas.
ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN MASYARAKAT DESA LERMATANG KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT Dewi, Chitra; Naraha, Josep Andreson
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.176 KB)

Abstract

Perilaku buang air besar sembarangan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi besar terhadap kejadian kematian anak di Indonesia. UNICEF (2015) sebanyak 1,7 miliar anak berusia balita di dunia menderita kasus diare. Sekitar 300.000 meninggal setiap tahun atau lebih dari 800 per hari menderita penyakit diare yang diakibatkan air, sanitasi dan kebersihan yang buruk. Selain penyakit, perilaku buang air besar sembarangan juga memperbesar risiko yang menghambat pertumbuhan fisik anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mendalam perihal peran faktor lingkungan terhadap perilaku BAB Sembarangan Masyarakat Desa Lermatang Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jumlah informan 6 orang, terdiri dari 2 informan kunci, 2 informan utama dan 2 informan tambahan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku BAB sembarangan masyarakat Desa Lermatang dikarenakan kondisi geografis, ketersediaan sumber air dan kondisi tanah, selain itu perilaku BAB sembarangan sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. Simpulan dari penelitian ini adalah Faktor lingkungan fisik dalam hal ini kondisi geografis, ketersediaan sumber air, struktur tanah dan faktor lingkungan budaya (tradisi) merupakan faktor yang berperan penting dalam mendorong masyarakat Desa Lermatang untuk BAB sembarangan. Disarankan bagi pemerintah Desa Lermatang agar menggalakan kerja sama dengan LSM atau instansi swasta yang bergerak dalam bidang sanitasi, untuk mengadakan pelatihan guna mencari solusi terkait masalah pembangunan jamban.
THE RELATIONSHIP OF AGE AND PARITY WITH ANEMIA IN PREGNANT WOMEN IN THE TEMBILAHAN HULU PUBLIC HEALTH CENTER Sari, Nurul Indah; Arsita, Yuni
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.476 KB)

Abstract

Pregnancy anemia is called "potential danger to mother and child" (potentially endangering the mother and child). The results of the Basic Health Research (Riskesdas) in 2016 stated that the prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia was 37.1%. This study aims to determine the relationship between age and parity with the incidence of anemia in pregnant women in the UPT Puskesmas Tembilahan Hulu. Analytical descriptive research design with a case control approac. The sampling technique in the case group used a total sampling of 306 cases. Whereas for the control group using sistematic random sampling as many as 306 cases. The data collected is secondary data using a checklist. There is a relationship between age and incidence of anemia p value = 0,000 with OR 13,277 and there is a parity relationship with the incidence of anemia p value = 0,000 with OR 12,592. This research is expected to reduce the incidence of anemia, as well as being an input in services and care for pregnant women to make regular vitis who have their pregnances examined at the upstream healt clinik in the UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA HARI RAWAT INAP PADA PASIEN DBD DI RSUD BARRU Syam, Ilham Syam; Khair, Hasruni
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.353 KB)

Abstract

Demam berdarah merupakan salah satu masalah kesehatan. Indonesia yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas, lama rawat inap pada pasien juga sangat bervariasi, semakin lama rawat inap maka semakin besar biaya yang dikeluarkan dan semakin besar risiko infeksi. Pada tahun 2013 kasus DBD Di RSUD Barru sebanyak 45 kasus, tahun 2014 meningkat menjadi 85 kasus, pada tahun 2015 masih terjadi  peningkatan yaitu sebanyak 290 kasus. Diketahui factor yang berhubungan dengan lama hari rawat inap pasien DBD Di RSUD Barru. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional Study dengan cara pendekatan observasi. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien DBD yang dirawat inap sebanyak 66 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Consecutive Sampling. Hasil analisis bivariat tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,178) dengan lama hari rawat inap . terdapat hubungan bermakna antara penyakit penyerta (p= 0,005) terhadap lama rawat inap. Tidak terdapat hubungan antara derajat DHF (p= 0,160) terhadap lama rawat inap. Tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dan derajat DHF dengan lama hari rawat inap pasien. ada hubungan antara penyakit penyerta terhadap lama hari rawat inap pasien. bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang banyak dan rentang waktu yang panjang.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN AKSES LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT ADAT DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA TAHUN 2018 MPH, Candra; Khatimah, Husnul; Sundari, Sinta
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.306 KB)

Abstract

Mengakses pelayanan kesehatan dasar jauh lebih kompleks daripada sekedar mencari layanan dalam atau dekat dengan masyarakat adat. Beberapa studi menunjukkan bahwa kesehatan masyarakat adat secara substansial lebih miskin dibandingkan dengan populasi umum, dengan tingkat penyakit dan mortalitas lebih tinggi daripada populasi umum. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap akses layanan kesehatan masyarakat adat Kabupaten Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional survey.Sampel penelitian ini adalah masyarakat adat di kabupaten Jayapura berjumlah 141 orang. Analisis data menggunakan software Stata 12. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jarak tempuh, status parenthood, transportasi, zona geografis dengan akses layanan kesehatan masyarakat adat dimana p value < 0,005. Sedangkan waktu tempuh, pendapatan tidak terdapat hubungan dengan akses layanan kesehatan masyarakat adat dimana p value > 0,005. Waktu tempuh yang lama dapat menghambat aksesibilitas ke fasilitas kesehatan sehingga menurunkan tingkat utilisasi puskesmas. Ketersediaan alat transportasi menjadi hambatan aksesibilitas ke fasilitas layanan kesehatan. Masyarakat adat yang berdomisili di kota lebih sering menggakses layanan kesehatan dibanding di desa. Kesimpulan: Akses layanan kesehatan masyarakat adat di Kabupaten Jayapura masih belum memadai.
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI KOTA MAKASSAR Nurleli, Nurleli Nurleli
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.334 KB)

Abstract

Masa remaja adalah masa perubahan fisik yang sangat unik dan berkelanjutan. Banyak remaja yang merasa tidak puas dengan penampilan dirinya. Body image yang negatif dapat menyebabkan status gizi yang tidak normal. Riskesdas 2013 prevalensi  kurus pada remaja umur 16-18 tahun secara nasional sebesar 9,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dengan status gizi pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah Survei analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel sebanyak 74 remaja yang diambil secara stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Berdasarkan hasil analisa data dengan mengunakan uji Chi-Square didapatkan bahwa ada hubungan antara body image dengan status gizi remaja (0,048 < 0,05). Simpulan penelitian adalah terdapat  hubungan antara body image dengan status gizi pada remaja. Diharapkan remaja lebih meningkatkan pengetahuan terkait status gizi.
EFEK PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA MAHASISWI TINGKAT II DIII KEBIDANAN STIKES SURABAYA F, Fitria; Zahrah, Fatimatus
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.042 KB)

Abstract

Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi.  Menurut WHO angka kejadian anemia putri di negara berkembang sekitar 53,7%. Menurut hasil kemenkes tahun 2014 prevalensi anemia di Indonesia sebesar 21.7% dengan penderitasia 5-14 tahun sebesar 26,4 dan penderita usia 15-24 tahun sebesar 18,4%. Upaya penanggulangan anemia pada remaja berkaitan dengan asupan makanan yang mengandung zat besi salah satunya jus jambu biji merah. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar Hb pada mahasiswi tingkat II DIII Kebidanan Stikes Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitan pra eksperimen dengan desain one group pre test – pos test.  Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswi D3 kebidanan Stikes Surabaya Jumlah sampel penelitian 18 mahasiswi dengan pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian ini didapat kadar Hb mahasiswi sebelum pemberian jus jambu biji merah sebagian kecil atau 11.1 % kadar Hb mahasiswi didapat  12.8 gr%, 13.1gr%, dan 13,4gr% dengan rata-rata 12.806. Kadar Hb mahasiswi setelah pemberian jus jambu biji merah sebagian kecil atau 16.7% kadar Hb  mahasiswi  yaitu: 16.5 gr% dengan rata-rata 14.133. Analisa data menggunakan uji paired t test p value 0.019 < 0,05 yang berarti hipotesis diterima. Kesimpulan dengan penelitian ini ada pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar Hb pada mahasiswi tingkat II D3 Kebidanan Stikes Surabaya. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan head education (HE) bahwa jus jambu biji merah dapat digunakan sebagai alternatif meningkatkan kadar Hb terutama pada remaja.