cover
Contact Name
Fitria
Contact Email
jurnal@stikkessurabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikessurabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Infokes : Info Kesehatan
ISSN : 2087877X     EISSN : 26552213     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini terbit dua kali setahun bulan Januari dan bulan Juni berisi tulisan ilmiah yang belum pernah di publikasikan dalam media lain. Publikasi ilmiah ini memuat tulisan hasil - hasil penelitian para Dosen dilingkungan STIKES dan para peneliti ilmu - ilmu Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG BAHAYA NARKOBA DI SMK NEGERI 1 INDRAMAYU Desi, Nina Maria
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.633 KB)

Abstract

Narkoba (narkotika, psikotropika dan bahan-bahan zat adiktif lainnya) dapat membahayakan kehidupan manusia, jika dikonsumsi dengan cara yang tidak tepat, bahkan dapat menyebabkan kematian. Narkoba mempunyai dampak negatif yang sangat luas; baik secara fisik, psikis, ekonomi, sosial budaya hankam, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan gabungan tiga metode, yaitu metode ceramah dan leaflet terhadap pengetahuan siswa tentang bahaya narkoba di SMK Negeri 1 Indaramyu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi eksperimen) dengan rancangan one group pre-post test design. Besar sampel pada penelitian adalah 29 siswa. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai mean atau rerata pre test adalalah 7,50 sedangkan nilai mean atau rerata post test adalah 15,27 dengan p value 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan responden setelah dilakukan penyuluhan kesehatan. Penyuluhan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah dan leaflet berpengaruh terhadap pengetahuan siswa tentang bahaya narkoba di SMK Negeri 1 Indramayu. Diharapkan para orang tua untuk melakukan pengawasan pergaulan anaknya agar mencegah dan menghindari mengkonsusmi narkoba.
Pengaruh Riwayat Medis Pasien terhadap Kejadian Hepatitis B Kronik di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Faisal, Faisal
Infokes Vol 9 No 01 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.713 KB)

Abstract

Faktor host dan environment diduga berkaitan erat dengan kejadian hepatitis B kronik, termasuk riwayat medis dari host yang berpotensi terhadap perkembangan infeksi VHB menjadi kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh berbagai riwayat medis pasien terhadap kejadian hepatitis B kronik. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan desain studi case-control dan didukung wawancara mendalam. Populasi studi adalah pasien RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang diperoleh dari data rekam medis dan hasil pemeriksaan HBsAg. Sebanyak 176 orang sampel terdiri dari 88 kasus dan 88 kontrol secara consecutive sampling dengan matching pada jenis kelamin dan usia. Hasil analisis Multivariate Regression Logistic metode Enter terbukti bahwa faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hepatitis B kronik adalah riwayat keluarga penderita hepatitis B (aOR=7,4 pada 95%CI=2,44-22,54). Beberapa variabel lainnya yang tidak berpengharuh secara statistik yaitu, riwayat transfusi darah (p=0,494), riwayat vaksinasi hepatitis B (p=0,496), riwayat operasi (p=0,855), dan riwayat hemodialisis (p=0,246). Probabilitas kejadian hepatitis B kronik sebesar 56,4% dengan asumsi adanya riwayat keluarga penderita hepatitis B.
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN REMAJA YANG SEDANG MENGALAMI MENARCHE ANTARA YANG DIBERI KONSELING DAN YANG TIDAK TENTANG MENSTRUASI DI SDN NGANTRU 3 DAN SMPN 1 TRENGGALEK Rahagia, Rasi; Anggrasari, Anggun Pranessia
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.081 KB) | DOI: 10.30643/info kesehatan.v9i02.125

Abstract

Menarche merupakan haid pertama yang terjadi pada wanita karena adanya proses pengeluaran darah dari uterus disertai oleh serpihan selaput dinding uterus dan terjadi secara periodik. Konseling merupakan metode untuk membantu memecahkan masalah klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan remaja yang mengalami menarche yang tidak diberi konseling, mengidentifikasi tingkat kecemasan remaja yang mengalami menarche yang diberi konseling, dan menganalisis perbedaan tingkat kecemasan remaja yang mengalami menarche yang diberi konseling dan yang tidak diberi konseling. Penelitian ini merupakan jenis Survey Analitik  dengan menggunakan Case Control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 orang diambil secara non probability dengan purposive sampling. Penelitian dilakukan di SDN Ngantru 3 dan SMPN 1 Trenggalek. Proses pengumpulan data berlangsung mulai tanggal 23 januari sampai 28 januari 2012. Variabel yang diukur adalah tingkat kecemasan pada remaja yang mengalami menarche antara yang diberi konseling dan yang tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan remaja yang mengalami menarche yang tidak diberi konseling mengalami cemas ringan (48,64%), mengalami cemas sedang (51,36%). Tingkat kecemasan remaja yang mengalami menarche yang diberi konseling tidak mengalami kecemasan atau normal (51,36%), mengalami cemas ringan (48,64%). Dari hasil uji statistik Mann Whitney U test nilai Z hitung = -7.238 dengan P-value sebesar 0.000. lebih kecil dari alpha (? = 5%) yaitu (0.000 < 0.050), sehingga Ho ditolak, artinya terdapat perbedaan hasil yang nyata pada tingkat kecemasan remaja yang mengalami menarche antara yang diberi konseling dan yang tidak.
SUMBER INFORMASI, PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN SADARI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANGGUT ATAS KOTA BENGKULU Herdiani, Tria Nopi; Rosiana, Rosiana
Infokes Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.864 KB) | DOI: 10.30643/info kesehatan.v10i1.123

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi wanita usia subur melakukan SADARI  di Wilayah Kerja Puskesmas Anggut Atas Kota  Bengkulu tahun 2018. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan  Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di Wilayah Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu Tahun 2017 yang berjumlah 1477 orang yang terdiri dari 211 orang yang melakukan SADARI dan 1266 yang tidak melakukan SADARI. Sampel dalam  penelitian ini berjumlah 315 responden. Tekhnik  pengambilan menggunakan teknik  Proportional  Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer menggunakan kuesioner yang terdiri dari identitas wanita usia subur, kuesioner pengetahuan tentang SADARI, kuesioner peran petugas kesehatan  terhadap SADARI dan kuesioner tentang sumber informasi. Pengumpulan data sekunder melihat register Puskesmas untuk melihat jumlah wanita usia subur. Hasil penelitian didapatkan wanita usia subur yang tidak melakukan SADARI sebanyak (85,7%) dan yang melakukan SADARI sebanyak (14,3%). Wanita usia subur yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak (45,4%), pengetahuan cukup sebanyak (42,9%) dan pengetahuan baik sebanyak (11,7%). Peran petugas kesehatan kurang baik terhadap SADARI sebanyak (60%) dan peran petugas kesehatan baik terhadap SADARI sebanyak (40%).  Sumber informasi kurang tentang SADARI sebanyak (54%) dan sumber informasi yang baik tentang SADARI sebanyak (46%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, peran tenaga kesehatan dan sumber informasi dengan SADARI pada WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Anggut Atas Kota  Bengkulu tahun 2018.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NIPAH PANJANG TAHUN 2019 berliana, novi; Listiawaty, Renny; Prasetyo, Handoko
Infokes Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.833 KB) | DOI: 10.30643/info kesehatan.v10i1.124

Abstract

Ketidakpatuhan penderita TB dalam minum obat menyebabkan angka kesembuhan penderita rendah, angka kematian tinggi dan kekambuhan meningkat serta yang lebih beresiko adalah terjadinya resisten kuman terhadap beberapa obat anti tuberkulosis atau multi drug resistence, sehingga penyakit TB paru sangat sulit disembuhkan. Angka kesembuhan TB di Puskesmas Nipah Panjang tahun 2018 sebesar 51,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Nipah Panjang Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Nipah Panjang tahun 2019 sebanyak 21 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,1% responden tidak patuh dalam minum obat, 52,4% memiliki pengetahuan kurang baik, 57,1% memiliki motivasi rendah, 38,1% memiliki dukungan keluarga kurang baik. Hasil analisis bivariat diketahui ada hubungan antara pengetahuan (p=0,001) dengan kepatuhan minum obat penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Nipah Panjang. Tidak ada hubungan antara motivasi (p=0,673) dan dukungan keluarga (p=0,400) dengan kepatuhan minum obat penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Nipah Panjang. Memberikan konseling dan memberikan pemahaman kepada responden tentang penyakit TB yang mereka derita sehingga responden memiliki pemahaman yang baik dan dapat meningkatkan motivasi dalam kesembuhan penyakitnya terutama kepatuhan minum obat. Menggunakan komitmen minum obat antara petugas kesehatan, penderita TB, dan keluarga dalam mengatasi masalah kepatuhan minum obat TB
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BATITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WARA BARAT KOTA PALOPO TAHUN 2019 Kadang, Hafsah Citra; Ryadinency, Resty; Irawati, Ayu
Infokes Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.315 KB) | DOI: 10.30643/info kesehatan.v10i1.126

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan kondisi kronis terganggunya pertumbuhan dengan  pemberian asupan protein yang kurang, ASI yang tidak diberikan secara eksklusif dan adanya BBLR. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2018 cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada batita umur 12-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Wara Barat Kota Palopo Tahun 2019. Metode penelitian observasional dengan pendekatan case control dan dilaksanakan pada bulan Juni 2019. Populasi dalam penelitian ini yaitu 90 batita di wilayah kerja Puskesmas Wara Barat Kota Palopo Tahun 2019, yang terdiri dari 45 kasus dan 45 kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner dan food recall 2 x 24 jam. Data  diolah  menggunakan program SPSS versi 20 dan Nutrisurvey 2005 dan dianalisis dengan uji odds ratio (OR) serta disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian dengan analisis bivariat didapatkan faktor risiko penelitian menunjukan bahwa asupan protein dengan kejadian stunting (OR = 9,750), riwayat ASI eksklusif dengan kejadian stunting (OR = 3,368), dan BBLR dengan kejadian stunting (OR = 4,333). Kesimpulan dari penelitian ini adalah asupan protein, riwayat ASI eksklusif, dan BBLR merupakan faktor risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Wara Barat Kota Palopo tahun 2019.    
ANALISIS PEMBERIAN MAKAN DAN MINUM PADA MASA PERSALINAN Irianti, Bayu; Hartiningtiyaswati, Setiya
Infokes Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.529 KB) | DOI: 10.30643/info kesehatan.v9i02.127

Abstract

Abstrak Latarbelakang Pemberian makan dan minum pada masa persalinan di Indonesia sering kali diabaikan, hal ini terlihat dari belum adanya protap pemberian makan dan minum selama persalinan berlangsung di unit-unit pemberi layanan persalinan. Selama masa persalinan seorang ibu memerlukan 700-1000 kkal/jam energi, jika energi tidak terpenuhi secara adekuat maka proses persalinan dapat mengalami hambatan. Sehingga mengetahui kebiasaan pemberian makan dan minum menjadi hal penting untuk dilakukan. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif ekploratif dengan pendekatan crosssectional. Jumlah subjek penelitian sebanyak 284 dikumpulkan menggunakan teknik sampling purposive, dengan kriteria wanita yang telah memiliki anak dengan usia dibawah 5 tahun dan melahirkan di fasilitas kesehatan. Pengumpulan data secara primer dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan univariat melihat angka kejadian yang disajikan dalam bentuk table. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar ibu bersalin diberikan makan berbentuk padat (71.48%) dan minum mengandung gula (59.89%) selama persalinan. Namun makanan yang diberikan belum sesuai dengan perubahan fisiologi yang terjadi sehingga tidak cukup efektif untuk memenuhi kebutuhan energi saat persalinan, hal tersebut dapat menjadi penyebab lambatnya proses persalinan. Kesimpulan makanan yang mudah dicerna dan mengandung cukup bahan energi merupakan makanan dan minuman terbaik selama proses persalinan.   
PENGARUH KOMBINASI PMR (PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION) DENGAN MUSIK TERHADAP ANKLE BRACHIAL INDEX PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSI. JEMURSARI SURABAYA Farida, Denis; Yuliastuti, Retno Ayu
Infokes Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.672 KB) | DOI: 10.30643/info kesehatan.v10i1.133

Abstract

  Pasien diabetes mellitus masalah utama yang terjadi adalah peningkatan gula darah. Gula darah yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi ankle brachial index (ABI). Tujuan penelitian mengertahui pengaruh kombinasi PMR dengan musik terhadap ankle brachial index. Desain penelitian quasy experimen dengan pendekatan pre post test kontrol group design. Besar sampel 34 responden yang dibagi menjadi 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan kombinasi PMR dengan musik selama 1 bulan. Kelompok kontrol diberikan tindakan sesuai standar rumah sakit. Instrument menggunakan lembar observasi. Penelitian menggunakan uji paired t test dan independent t test  dengan ? < 0.05 Hasil penelitian menunjukan rata-rata ABI kelompok intervensi sebelum latihan 0.78 dan sesudah latihan di 0.90. Pada kelompok kontrol sebelum diberikan tindakan didapatkan rata-rata ABI 0.74 dan sesudahnya didapatkan rata-rata ABI 0.79. Berdasarkan uji independent t test kadar gula darah di dapatkan ? 0.000 (? < 0.05) dan ABI di dapatkan ? 0.000 (? < 0.05). Sehingga H0 ditolak artinya ada pengaruh kombinasi PMR dengan musik terhadap ankle brachial index. Kombinasi PMR dengan musik yang rutin dilakukan  mampu meningkatkan ABI. Perawat perlu menerapkan latihan ini pada pasien DM selama 1 bulan   Kata kunci: ABI, Diabetes mellitus, Musik, PMR  
LSVT LOUD MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN DISARTRIA DI RSI JEMURSARI SURABAYA Yuliastuti, Retno Ayu
Infokes Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.59 KB) | DOI: 10.30643/info kesehatan.v10i1.134

Abstract

Disartria adalah ketidaksempurnaan pengucapan artikulasi sehingga terjadi kerusakan komunikasi verbal. Lee Silverman Voice Treatment Loud adalah suatu latihan bicara yang efektif digunakan untuk pasien disartria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan komunikasi verbal pasien stroke iskemik dengan disartria di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Desain penelitian ini Pre experimental, dengan populasi seluruh pasien stroke iskemik dengan disartria di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Besar sampel 34 orang yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji pairet t-test ?< 0,05. Hasil penelitian didapatkan hampir seluruh responden (76,5 %) kemampuan komunikasi verbal pre intervensi jelas. Berdasarkan analisis paired t-test p = 0,000 < ? 0,05 sehingga H0 ditolak maka ada peningkatan kemampuan komunikasi verbal pada pasien stroke iskemik dengan disartria di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya pasca pemberian intervensi. Simpulan peneliti adalah ada perubahan kemampuan komunikasi verbal pasien stroke iskemik dengan disartria di Rumah Sakit Jemursari Surabaya pasca pemberian Lee Silverman Voice Treatment Loud, sehingga disarankan agar rumah sakit menginformasikan kepada rehab medik terutama terapis bicaratentang manfaat peningkatan kemampuan komunikasi verbal dengan metode tersebut. Bagi peneliti berikutnya agar menggunakan kelompok kontrol pemberian terapi bicara yang biasa digunakan di rumah sakit sebagai pembanding keefektifitasan metode ini, selain itu saran bagi keluarga agar mendukung program terapi bicara pasien di rumah.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG AIR SUSU IBU (ASI) DENGAN LAMA PEMBERIAN ASI PADA BADUTA USIA 6-24 BULAN Nur Layli, Alvia; Fatimah, Siti
Infokes Vol 8 No 01 (2018): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/info kesehatan.v8i01.142

Abstract

Lama pemberian ASI oleh ibu kepada baduta berkaitan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif, diantara faktor yang ada tingkat pengetahuan ibu tentang ASI mempunyai pengaruh besar terhadap pemberian ASI eksklusif. Dukungan dari orang terdekat seperti keluarga juga memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan ibu tentang ASI dengan lama pemberian ASI pada baduta. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional, lokasi penelitian di Posyandu Sedap Malam Kelurahan Krembangan Selatan Surabaya. Sampel sebanyak 36 diambil dengan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan Chi Square dan Kruskal-Wallis dengan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak bekerja (66,7%), memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) (63,9%), tidak mendapat dukungan keluarga (94,4%), memiliki pengetahuan tentang ASI cukup (66,7%), lama pemberian ASI 6-12 bulan (77,8%). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga (p=0,044) dan tingkat pengetahuan ibu tentang ASI (p=0,031) dengan lama pemberian ASI. Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan pengetahuan ibu tentang ASI dengan lama pemberian ASI pada baduta usia 6-24 bulan.