cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC
Published by Universitas Asahan
ISSN : 20871783     EISSN : 25805320     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Mathematics Paedagogic (JMP) contains about the research result and the study result in the field of matehematics education, pure mathematics, and applied mathematics. This journal has been published since september 2010, but it repackaged the volume in 2015.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): september 2017" : 11 Documents clear
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PENEMUAN TERBIMBING DENGAN DAN TANPA DISKUSI KELOMPOK sukamdi sukamdi; Hidayat Hidayat
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.524 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada pembelajaran operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan yang menerapkan metode penemuan terbimbing melalui diskusi kelompok dengan metode penemuan terbimbing tanpa diskusi kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan disain yang digunakan adalah Randomized Control Group Pre Tes – Pos Tes Design. Lokasi penelitian ini adalah SMP Negeri 1Meranti. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, kelas eksperimen ( VII – 4 ) yaitu kelas yang diberi perlakuan penemuan terbimbing melalui diskusi kelompok, kelas kontrol ( VII – 5 ) yaitu kelas yang menerapkan metode penemuan terbimbing tanpa diskusi kelompok. Dengan menggunakan uji statistik – t pada taraf signifikan ( α = 0,05 ) dalam pembuktian hipotesis diperoleh t Hitung = 4,675 dan t Tabel = 2,046. Ini menunjukkan bahwa harga t perhitungan berada dalam daerah penolakan Ho dan menerima Ha yang menyatakan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa antara pengajaran yang menerapkan metode penemuan terbimbing melalui diskusi kelompok dengan metode penemuan terbimbingtanpa diskusi kelompok pada operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan di kelas VII SMP Negeri 1 Meranti.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP PERCUT SEI TUAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD Tanti Jumaisyaroh Siregar
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.103 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.115

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang diberi pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Variabel penelitian ini terdiri atas variabel bebas yaitu model pembelajaran kooperatif tipe STAD sedangkan variabel terikatnya yaitu kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Swasta Al-Maksum Percut Sei Tuan dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan mengambil dua kelas  secara acak (kelas eksperimen dan kelas kontrol) sebanyak 66 orang dimana kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol . Instrumen yang digunakan terdiri dari tes kemampuan pemecahan masalah matematis selanjutnya data dianalisis dengan uji t. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh yaitu: peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi daripada siswa yang diberi pembelajaran langsung. Oleh karena itu,disarankan agar kooperatif tipe STAD dijadikan alternatif bagi guru untuk meningkatkan kemampuan berpikir pemecahan masalah matematis siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN SELF-EFFICACY MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN REALISTIK DI SMP N 4 PADANGSIDIMPUAN Dwi Putria Nasution
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.781 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.121

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk melihat: (1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan pendekatan realistik lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (2) Peningkatan self-efficacy siswa yang diajar dengan Pendekatan realistik lebih baik daripada self-efficacy siswa yang memperoleh pembelajaran biasa, (3) Interaksi antara pembelajaran dengan gender terhadap kemampuan komunikasi matematis, (4) Interaksi antara pembelajaran dengan gender terhadap self-efficacy siswa, (5) Respon siswa terhadap matematika dengan menggunakan pendekatan realistik. Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 1 Padangsidimpuan. Analisis data dilakukan dengan uji ANAVA 2 jalur.
PENGARUH HASIL BELAJAR MAHASISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI FKIP UMSU Indra Maryanti; Sri Wahyuni; Ellis Mardiana Panggabean
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.467 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.126

Abstract

Model pembelajaran, metode pembelajaran dan teknik pembelajaran yang digunakan oleh dosen akan mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Salah satu model pembelajaran yang merupakan model pembelajaran student centered adalah Problem Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis masalah.Adapun tujuan penelitian ini: (1) Apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) terhadap hasil belajar mahamahasiswa pada mata kuliah aljabar linier elementer prodi pendidikan matematika FKIP UMSU. (2) Berapa besar pengaruh penggunaan model pembelajaran Berbasis masalah (PBM) terhadap hasil belajar mahamahasiswa pada mata kuliah aljabar linier elementer prodi pendidikan matematika FKIP UMSU? Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu.Adapun teknik analisis data dilakukan dari tahapan uji deskripsi data, selanjutnya uji prasyarat yaitu uji normalitas dan kelinieritasan, kemudian uji hipotesis. Langkah-langkah dalam penelitian adalah sebagai berikut : (1) Peneliti memberikan stimulus untuk kelas sample yaitu dengan model pembelajaran Berbasis Masalah; (2) Pada saat poses pembelajaran dosen melihat keaktifan belajar mahasiswa; (3) Memberikan tes essay untuk melihat tingkat keberhasilan mahasiswa dalam pembelajaran; (4) Melakukan uji statistik untuk melihat pengaruh hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Berbasis Masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Berbasis masalah (PBM) terhadap hasil belajar mahamahasiswa pada mata kuliah aljabar linier elementer prodi pendidikan matematika FKIP UMSU yaitu sebesar 75,8%.
PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM KURIKULUM 2013 Eva Margaretha Saragih
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.187 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.116

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran siswa yang menerima pembelajaran kontekstual dengan yang menerima pembelajaran konvensional. (2) Untuk melihat apakah terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran kontekstual dengan kemampuan awal siswa terhadap peningkatan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 2 Kisaran. Sampel yang dipilih adalah kelas VII-1 (kelas eksperimen), dan kelas VII-4 (kelas kontrol) pada SMP Negeri 6 Kisaran sedangkan pada SMP Negeri 2 Kisaran sampel yang dipilih adalah kelas VII-1 (kelas eksperimen) dan kelas VII-4 (kelas kontrol). Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan penalaran dan tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis data dilakukan dengan ANAKOVA. Hasil utama penelitian ini adalah: (1) Terdapat perbedaan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematik siswa SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 2 Kisaran yang diberi pembelajaran kontekstual dengan pembelajaran konvensional. (2) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran yang digunakan dengan kemampuan awal terhadap kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematik siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SMK - SPP NEGERI ASAHAN Cahayati Cahayati; irwan irwan
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.194 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.122

Abstract

Tujuan penelitian dalam desain Quasy Eksperimen ini mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK SPP Negeri Asahan Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X BUN B dilakukan penelitian dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan X BUN A dilakukan penelitian dengan model pembelajaran konvensional.Dari pengujian yang dilakukan diperoleh nilai rata – rata postes pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) adalah 85,94 dengan simpangan baku 11,03. Sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 67,19 dengan simpangan baku 10,54. Dari uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji dua pihak didapat bahwa  ditolak dan  diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa pada Materi Logika Kelas X SMK-SPP Negeri  Asahan Tahun Ajaran 2015/2016.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA Haryati Ahda Nasution; Nurdalilah Nurdalilah
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.857 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.117

Abstract

Tujuan penelitian dalam desain Eksperimen semu ini menyelidiki implementasi pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pembelajaran matematika pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Swasta Tamora 2 sebanyak 73 siswa. Penelitian ini merupakan suatu studi eksperimen dengan desain penelitian pre-test-post-test control group design., populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dengan mengambil sampel dua kelas (kelas eksperimen dan kelas kontrol) melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan uji Independent Sample t Test. Sebelum digunakan uji Independent Sample t Test terlebih dahulu dilakukan uji homogenitas dalam penelitian dan normalitas dalam penelitian ini dengan taraf signifikan 5%. Hasil analisis rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa pada kelas eksperimen sebesar 29,94dan pada kelas kontrol 22,46 dan berdasarkan hasil uji Independent Sample t Test diperoleh signifikansi α = 0,03. Karena taraf nilai signifikan  hasil belajar lebih kecil dari α = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematik siswa yang diajarkan dengan pembelajaran contextual teaching and learning lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Nurhayati Nurhayati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.675 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.123

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan penerapan pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Matriks di Kelas X SMK Negeri 1 Pulau Rakyat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Pada pengujian normalitas didapat dengan menggunakan uji Lilliefors untuk kelompok eksperimen diperoleh Lo < Ltabel yaitu 0,0859 < 0,161  dan pengujian normalitas data dengan menggunakan uji Lilliefors untuk kelompok kontrol diperoleh Lo < Ltabel yaitu 0,0689 < 0,161 maka dapat disimpulkan bahwa data kelompok kontrol berdistribusi normal. hasil perhitungan  = 1,99 dan  = 1,67, maka  >  sehingga  diolak dan  diterima, hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Think Pair Share memiliki hasil belajar matematika yang lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN MODEL LAPS-Heuristic DI SMA SHAFIYYATUL AMALIYAH Oktaviana Nirmala Purba; Syahriani Sirait
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.764 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab apakah setelah penerapan model LAPS-Heuristic dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada materi trigonometri di kelas X SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran LAPS-Heuristic. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 26 siswa, untuk memperoleh data dalam penelitian ini peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara pemberian tes dan angket. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, siklus I dan siklus II, Dari hasil analisis data diperoleh bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada siklus I diperoleh 15 siswa (57,69%) dari 26 siswa yang mengalami peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 23 siswa (88,46%) dari 26 siswa. Dengan peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 30,77%. (2) Rata-rata angket respon siswa pada siklus I adalah 83,46%, dan siklus II adalah 93,78%, , dapat disimpulkan bahwa respon siswa terhadap komponen dan kegiatan pembelajaran berorientasi model LAPS-Heuristic adalah positif. Berdasarkan kategori, terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada materi tigonometri dengan model LAPS-Heuristic.
ANALISIS KESULITAN SISWA PADA MATERI TEOREMA SISA DI SMA NEGERI 1 AEK KUASAN Ira Permata Nasution; irwan irwan
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.288 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal teorema sisa. Untuk mengetahui kesulitan – kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal – soal Terema sisa, peneliti menggunakan tabel kesulitan siswa sebagai pedoman mencari faktor penyebab kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal teorema sisa. Sampel yang diambil yaitu siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Aek Kuasan Tahun Pelajaran 2015/2016 berjumlah 34 siswa. Kesulitan yang dilakukan siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Aek Kuasan Tahun Pelajaran 2015/2016 dalam menyelesaikan soal-soal Teorema sisa adalah : (1) Siswa kesulitan dalam menentukan rumus yang sesuai dengan soal dikarenakan siswa tidak memahami konsep soal, (2) Kesulitan siswa terlihat pada kurangnya ketelitian siswa dalam menyelesaikan soal, (3)Siswa salah dalam proses perhitungan karena kurang teliti dalam proses perhitungan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11